ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 181
Target 1 Minggu: Rp 185
Target 1 Bulan: Rp 200
Target 1 Tahun: Rp 240
Sentimen Investing: Mixed
Sentimen Stockbit: Bullish

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 20 january 2026

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) adalah pemain utama di sektor real estat Indonesia, fokus pada pengembangan residensial, komersial, dan serbaguna. Perusahaan menunjukkan ketahanan dalam kinerja keuangannya, menjaga aliran pendapatan yang stabil. Pada Kuartal III 2023, penjualan dan pendapatan usaha mencapai Rp3,92 triliun, turun 47% dibandingkan periode yang sama tahun 2022, sebagian besar karena penjualan Neo Soho Mall di September 2023 dibandingkan penjualan Central Park Mall di September 2022. Laba kotor dan laba komprehensif juga menurun secara signifikan. Namun, APLN berhasil mencatatkan penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp5,58 triliun sepanjang tahun 2024, naik 19,2% YoY, didorong oleh penjualan Hotel Pullman Vimala Hills. Perusahaan secara aktif melakukan divestasi aset seperti Deli Park Mall dan Hotel Pullman Vimala Hills untuk memperkuat likuiditas dan melunasi utang. APLN berhasil melunasi sisa utang obligasi senior anak usahanya senilai USD131,96 juta (sekitar Rp2,14 triliun) pada Juni 2024. Rasio utang terhadap ekuitas (DER) APLN adalah 0,88 kali, menunjukkan tingkat utang yang terkendali relatif terhadap modal. Margin operasi sebesar 25,20%, margin laba bersih 11,37%, dan margin kotor 43,82% menunjukkan profitabilitas yang layak. Meskipun begitu, perusahaan tidak membayar dividen kepada pemegang sahamnya, dan pertumbuhan laba bersih tahunan gabungan (CAGR) selama 13 tahun terakhir adalah -11%, meskipun diproyeksikan tumbuh 10% dalam 8 tahun ke depan.

Sentimen Stockbit

Bullish

Skor: —

Sentimen di Stockbit terhadap APLN secara umum adalah Bullish (5/5). Beberapa pengguna membahas potensi kenaikan harga saham dan target setelah berita penjualan aset Deli Park Mall dan status UMA. Ada juga yang mengaitkan kenaikan ini dengan aksi borong saham. Komentar menunjukkan optimisme dan analisis teknikal, meskipun ada juga peringatan untuk berhati-hati karena status UMA.

Sentimen Investing.com

Mixed

Skor: 50

Tidak ada skor sentimen eksplisit yang tersedia dari Investing.com. Namun, dengan melihat diskusi umum tentang pasar properti Indonesia yang prospektif dan informasi fundamental APLN, sentimen cenderung campuran. Tidak ada indikasi sentimen yang sangat bullish atau bearish yang dominan dari platform ini dalam hasil pencarian terbaru. Skor 0.50 diberikan karena tidak ada indikasi yang jelas.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Outperformed

Dalam satu tahun terakhir, harga saham APLN meningkat signifikan sebesar 96,74% (dari Rp92 menjadi Rp181), jauh mengungguli kinerja indeks yang naik 27,84%. Kinerja positif ini didorong oleh beberapa faktor kunci. Pertama, strategi divestasi aset APLN, seperti penjualan Deli Park Mall senilai Rp2,44 triliun pada Januari 2026 dan Hotel Pullman Vimala Hills pada November 2024, berhasil memperkuat likuiditas perusahaan dan digunakan untuk melunasi utang, termasuk sisa obligasi senior anak usaha senilai Rp2,14 triliun pada Juni 2024. Penjualan aset ini, meskipun menunjukkan tantangan dalam arus kas inti, secara efektif mengurangi beban utang dan memperbaiki struktur keuangan. Kedua, sektor properti Indonesia secara keseluruhan menunjukkan prospek pertumbuhan yang menjanjikan pada tahun 2024 dan seterusnya, didukung oleh pertumbuhan ekonomi yang stabil, kepercayaan investor yang tinggi, dan kebijakan pemerintah yang mendukung. Hal ini menciptakan sentimen pasar yang positif untuk perusahaan properti. Ketiga, APLN juga berhasil menekan kerugian bersih pada semester I 2024, menunjukkan perbaikan kinerja operasional. Lonjakan harga saham yang tidak biasa baru-baru ini bahkan menyebabkan BEI mengeluarkan status Unusual Market Activity (UMA), menunjukkan minat pasar yang sangat tinggi.

Outlook

1 Minggu

Target: 185

Vs Indeks: In-line

Meskipun ada sentimen positif dari penjualan aset dan pelunasan utang, status Unusual Market Activity (UMA) dari BEI dan lonjakan harga yang sangat cepat baru-baru ini dapat menyebabkan beberapa konsolidasi atau profit-taking dalam jangka pendek. Saham mungkin akan bergerak dalam rentang yang ketat, menguji level resistensi baru atau mencari support setelah kenaikan tajam.

1 Bulan

Target: 200

Vs Indeks: Outperform

Prospek positif untuk sektor properti Indonesia di tahun 2024, ditambah dengan upaya APLN untuk memperkuat fundamental melalui divestasi aset dan pengurangan utang, kemungkinan akan memberikan dorongan lanjutan. Investor mungkin akan lebih yakin dengan perbaikan kesehatan keuangan perusahaan. Namun, investor akan memantau bagaimana APLN mengelola arus kas dari operasi intinya tanpa penjualan aset.

1 Tahun

Target: 240

Vs Indeks: Outperform

Dalam jangka panjang, strategi APLN untuk fokus pada proyek-proyek yang menjanjikan, didukung oleh pertumbuhan pasar properti Indonesia, dapat mendorong apresiasi saham yang lebih tinggi. Meskipun ada tantangan terkait profitabilitas historis dan ketergantungan pada penjualan aset, perbaikan struktur modal dan prospek pasar yang menguntungkan memberikan potensi kenaikan. Target harga ini mencerminkan potensi pertumbuhan dan valuasi intrinsik yang mungkin lebih tinggi dari harga saat ini.

Berita Terbaru

Harga Naik Tak Wajar! Saham APLN, LIVE dan INDS Masuk Pengawasan (14 Januari 2026)

Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan status Unusual Market Activity (UMA) pada saham PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) karena lonjakan harga yang tidak biasa, naik 69,64% dalam sepekan. BEI mengimbau investor untuk berhati-hati dan mencermati kinerja perusahaan, serta mempertimbangkan aksi korporasi yang belum disetujui RUPS.

Saham Diskon APLN Tetiba Ngegas Terus, Gara-gara ini (13 Januari 2026)

Saham APLN melonjak signifikan akibat aksi borong, mencatat net buy Rp 24,5 miliar dan naik sekitar 90% dalam sepekan. Kenaikan ini didorong oleh pengumuman penjualan pusat perbelanjaan Deli Park di Medan senilai Rp 2,44 triliun oleh entitas anak APLN. Dana tersebut akan diberikan kepada APLN melalui mekanisme pembagian dividen dari anak usaha.

Agung Podomoro (APLN) Jual Aset Lagi, Kondisi Kas Bermasalah? (10 Januari 2026)

APLN kembali melepas asetnya, kali ini Mall Deli Park di Medan. Pola divestasi aset ini konsisten dilakukan APLN selama tiga tahun terakhir untuk memperbaiki struktur keuangan dan menata ulang neraca, dengan laba melonjak dan saham reli. Namun, arus kas perusahaan masih bergantung pada monetisasi aset, bukan pertumbuhan bisnis inti.

Agung Podomoro Land (APLN) Raih Pendapatan Usaha Rp5,58 Triliun di 2024 (27 Maret 2025)

APLN mencatatkan penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp5,58 triliun sepanjang tahun 2024, meningkat 19,2% dari tahun sebelumnya. Kenaikan ini didukung oleh strategi APLN merealisasikan keuntungan atas aset bernilai tinggi, termasuk penjualan Hotel Pullman Vimala Hills yang berkontribusi Rp1,68 triliun. Penjualan properti residensial, apartemen, ruko, dan ruang kantor juga menunjukkan pertumbuhan signifikan.

Agung Podomoro (APLN) Lunasi Sisa Utang Anak Usaha Rp2,1 Triliun (5 Juni 2024)

PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) melunasi sisa utang obligasi senior milik anak usahanya, APL Realty Holdings Pte Ltd, senilai USD131,96 juta atau setara Rp2,14 triliun. Pelunasan ini mengonversi pinjaman dolar AS menjadi rupiah, yang diharapkan mendorong pertumbuhan positif perusahaan.

Simak Rekomendasi Saham APLN yang Menekan Rugi ke Rp 27,77 Miliar di Semester I 2024 (31 Juli 2024)

APLN berhasil menekan kerugian bersih periode berjalan menjadi Rp 27,77 miliar pada semester I 2024, menyusut 73,13% dari tahun sebelumnya, didukung oleh optimalisasi penjualan di seluruh segmen bisnis dan pelunasan pinjaman anak usaha. Analis merekomendasikan 'buy on weakness' dengan target harga Rp 115-Rp 120, dan 'trading buy' dengan target Rp 112-Rp 116.

Demi Bayar Utang, Agung Podomoro Land (APLN) Jual Aset Hotel Pullman Ciawi (18 November 2024)

Agung Podomoro Land (APLN) kembali menjual aset, kali ini Hotel Pullman Ciawi Vimala Hills, untuk membiayai utang jatuh tempo. Nilai penjualan belum diungkap, namun langkah ini merupakan bagian dari strategi divestasi aset perusahaan untuk menjaga likuiditas.

Rumor

Tidak ada rumor signifikan yang teridentifikasi di media sosial baru-baru ini.

Meskipun ada diskusi di Stockbit mengenai analisis teknikal dan harapan kenaikan harga saham setelah berita positif, tidak ada rumor yang tidak terkonfirmasi dan tersebar luas yang dapat diidentifikasi secara spesifik mempengaruhi saham APLN. Diskusi lebih banyak berfokus pada analisis kinerja dan aksi korporasi yang telah diumumkan.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 181
Sentimen Investing.com Mixed 50 %
Sentimen Stockbit Bullish

Buffett Indicator

3.5/10

Warren Buffett cenderung berinvestasi pada perusahaan dengan keunggulan kompetitif yang kuat (moat), arus kas yang dapat diprediksi dari operasi inti, utang rendah, dan manajemen yang kompeten. Untuk APLN, meskipun memiliki reputasi merek yang kuat dan berada di pasar properti yang tumbuh di Indonesia, ada beberapa kekhawatiran yang mungkin membuatnya kurang menarik bagi Buffett. Perusahaan ini secara konsisten menjual aset-aset strategis (seperti mal dan hotel) untuk melunasi utang dan memperkuat likuiditas, yang menunjukkan bahwa arus kas dari operasi intinya mungkin tidak cukup kuat untuk mendukung kewajibannya tanpa divestasi. Meskipun rasio utang terhadap ekuitas APLN saat ini di 0,88 terlihat baik, kebutuhan untuk terus menjual aset mengindikasikan masalah manajemen utang di masa lalu dan ketidakpastian dalam kemampuan menghasilkan pendapatan yang berkelanjutan. Selain itu, pertumbuhan laba bersih historis negatif (-11% CAGR selama 13 tahun) akan menjadi bendera merah bagi Buffett yang mencari pertumbuhan pendapatan yang konsisten. Meskipun proyeksi masa depan menunjukkan pertumbuhan, Buffett lebih suka melihat rekam jejak yang solid. Meskipun PBV rendah (0,19) dan saham mungkin terlihat undervalued, valuasi saja tidak cukup jika bisnis inti tidak menunjukkan karakteristik yang kuat dan stabil yang dihargai Buffett.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 185
Kinerja vs Indeks
In-line
Target 1 Bulan
Rp. 200
Kinerja vs Indeks
Outperform

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 240
Kinerja vs Indeks
Outperform

Dalam jangka panjang, strategi APLN untuk fokus pada proyek-proyek yang menjanjikan, didukung oleh pertumbuhan pasar properti Indonesia, dapat mendorong apresiasi saham yang lebih tinggi. Meskipun ada tantangan terkait profitabilitas historis dan ketergantungan pada penjualan aset, perbaikan struktur modal dan prospek pasar yang menguntungkan memberikan potensi kenaikan. Target harga ini mencerminkan potensi pertumbuhan dan valuasi intrinsik yang mungkin lebih tinggi dari harga saat ini.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.