Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.
Situs analisis saham AI Nomor 1 Indonesia
Bank, perusahaan asuransi, dan para profesional pasar modal sudah lama memanfaatkan AI untuk mencari peluang dan mengambil keputusan lebih cepat di bursa saham.
Kini, dengan sombong.online, Anda bisa mengakses wawasan AI yang sama—ringkas, mudah dipahami, dan membantu keputusan yang lebih percaya diri.
Selamat menikmati.
Penjelasan lebih lanjut: tonton video ini.
Apa yang membuat situs ini berbeda? Klik di sini untuk membaca laporan lengkap.
Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.
Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.
Berita Terbaru
Sentimen IHSG Terkini: Analisis Jangka Pendek dan Panjang
Skor: jangka pendek 4, jangka panjang 7
Berdasarkan data dan analisis pasar terkini, berikut adalah ringkasan sentimen dan prospek Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Indonesia:
Sentimen Terkini
Sentimen terhadap IHSG saat ini cenderung beragam namun dengan kecenderungan ke arah optimistis yang berhati-hati. Pasar menunjukkan pergerakan konsolidatif dengan potensi rebound yang terbatas setelah sempat melemah. Pada perdagangan 27 Januari
Prospek Jangka Pendek
Untuk jangka pendek, IHSG diproyeksikan bergerak konsolidatif dengan kecenderungan rebound terbatas. Analis memperkirakan IHSG akan bergerak di rentang 8.900 hingga 9.050 atau 8.850-9.100. Tekanan jual di pasar domestik mulai mereda, namun investor cenderung menahan diri menjelang rilis data ekonomi global dan kejelasan arah kebijakan bank sentral utama dunia, seperti keputusan suku bunga The Fed.
Secara teknikal, IHSG menunjukkan sinyal beragam. Indikator Stochastic RSI berada di area oversold namun belum menunjukkan sinyal pembalikan arah yang jelas. Histogram negatif pada indikator MACD justru melebar, mengindikasikan tekanan. Level support terdekat diperkirakan berada di sekitar 8.909, 8.922, 8.878, dan 8.840, sementara level resistance di 8.992, 9.035, dan 9.050.
Prospek Jangka Panjang (2026)
Prospek jangka panjang IHSG sepanjang tahun 2026 umumnya dinilai optimistis. Beberapa analis memproyeksikan IHSG dapat menembus level 9.400, bahkan mencapai 9.820, dan dalam skenario bullish optimistis, level 10.000 dinilai realistis. Optimisme ini didukung oleh fundamental ekonomi Indonesia yang kokoh, dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi yang kuat sebesar 5,2% pada 2025 dan 5,4% pada 2026. Permintaan domestik yang tangguh dan meningkatnya kepercayaan investor juga menjadi pendorong utama.
Risiko terhadap Indeks
Beberapa risiko dapat menekan pergerakan IHSG:
- Ketidakpastian Geopolitik Global: Memanasnya ketegangan perdagangan, ketidakpastian geopolitik, dan risiko politik di Amerika Serikat dapat memicu permintaan aset safe haven seperti emas dan menekan pasar saham.
- Kebijakan Moneter Global: Keputusan suku bunga bank sentral utama dunia, terutama The Fed, akan menjadi penentu arah aset global dan selera risiko investor di pasar negara berkembang.
- Defisit APBN: Jika defisit APBN melebar, pemerintah mungkin perlu menerbitkan lebih banyak obligasi, yang dapat menekan yield obligasi dan pasar saham.
- Independensi Bank Indonesia: Kekhawatiran investor asing terhadap independensi Bank Indonesia menyusul pencalonan Deputi Gubernur dapat menurunkan kepercayaan dan memicu outflow dana asing.
- Perubahan Metodologi MSCI: Rencana perubahan mekanisme penghitungan free float MSCI pada akhir Januari 2026 dapat berdampak jangka pendek pada beberapa emiten.
- Aksi Profit Taking: Setelah reli awal tahun, aksi profit taking oleh investor dapat menahan laju indeks.
Peluang Pendorong Kenaikan Indeks
Beberapa faktor berpotensi mendukung kenaikan IHSG:
- Stabilitas Ekonomi Makro Domestik: Inflasi yang terkendali (2,92% yoy pada Desember 2025 dan diproyeksikan tetap rendah pada 2026-2027) serta pertumbuhan ekonomi yang kuat menjadi fondasi fundamental yang solid. Bank Indonesia juga mempertahankan BI-Rate untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah.
- Daya Beli Masyarakat yang Membaik: Prospek perbaikan daya beli masyarakat pada 2026 diperkirakan akan mendorong kinerja sektor konsumer.
- Rotasi Sektoral: Sektor-sektor seperti konsumer siklikal, barang baku (basic materials), dan industrials menunjukkan kinerja kuat yang didorong oleh ekspektasi penurunan suku bunga acuan global dan prospek fundamental sektor tersebut.
- Investasi Sektor Strategis: Sektor industrial dan barang baku diuntungkan oleh ekspektasi belanja infrastruktur, proyek hilirisasi, serta perbaikan siklus komoditas tertentu. Sektor konsumsi, energi, batu bara, emas, nikel, dan timah juga memiliki kecenderungan yang baik.
- Minat Investor Asing: Non-residen masih melakukan net buy di pasar saham domestik (Rp37,40 triliun pada triwulan IV 2025). Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) juga berencana masuk ke pasar modal Indonesia pada tahun 2026.
- Valuasi yang Relatif Murah: Dibandingkan bursa regional, valuasi saham domestik masih berada di bawah rata-rata jangka panjang, memberikan ruang untuk re-rating.
Sumber: Skor: short=4, long=7
2026-01-28 06:12:24
MSCI resmi mengeluarkan ACES dari indeks MSCI Indonesia Small Cap, efektif mulai 28 Februari 2026. Penghapusan ini berpotensi menyebabkan tekanan jual dari fund manager dan ETF yang melakukan rebalancing portofolio.
Sumber: Desakarangbendo.id, CNBC Indonesia
Sentimen: Mostly negative
2026-02-26 07:23:43
MSCI resmi mengeluarkan INDF dari indeks Global Standard dan mendegradasinya ke segmen Small Cap, efektif mulai 28 Februari 2026. Perubahan ini berpotensi memengaruhi aliran dana asing dan dapat menyebabkan tekanan jual pada saham.
Sumber: Desakarangbendo.id, CNBC Indonesia, Investortrust.id
Sentimen: Mostly negative
2026-02-26 07:23:41
ANTM adalah pilihan 'high-conviction' JP Morgan untuk Indonesia. Saham ini diuntungkan oleh kenaikan harga nikel dan penguatan harga emas, potensi pemulihan volume perdagangan emas, kebijakan dividen 100%, dan valuasi yang dinilai wajar.
Sumber: Ajaib
Sentimen: Mostly positive
2026-02-26 07:23:39
Saham ini tampil sebagai 'monster likuiditas' dengan volume transaksi yang sangat besar dan akumulasi asing bersih yang signifikan. BUMI juga disebut sebagai kandidat terkuat untuk masuk MSCI Standard Cap Index pada peninjauan Februari 2026, yang berpotensi memicu re-rating saham.
Sumber: Kontan.co.id, Mirae Asset, Stockbit
Sentimen: Mostly positive
2026-02-26 07:23:36
MDKA memiliki fundamental yang kuat berkat eksposur pada emas dan tembaga, proyek hilirisasi mineral dan baterai, serta didukung oleh logam mulia yang stabil sebagai safe haven. Peningkatan permintaan tembaga global juga berkontribusi pada potensi kenaikan saham ini.
Sumber: Mitrapost.com
Sentimen: Mostly positive
2026-02-26 07:23:34
Saham ini memiliki potensi pergerakan harga yang signifikan karena fundamentalnya yang kuat sebagai kontraktor tambang terintegrasi, didukung oleh backlog proyek batu bara dan nikel yang solid, serta grup besar di belakangnya. Aktivitas tambang yang meningkat dan sektor energi-mineral yang kembali aktif menjadi katalis positif. Selain itu, PTRO disebut sebagai kandidat kuat untuk masuk MSCI Standard Cap Index.
Sumber: Mitrapost.com, Mirae Asset
Sentimen: Mostly positive
2026-02-26 07:23:31
Saham ini tercatat sebagai salah satu top loser signifikan pada penutupan perdagangan Senin, 23 Februari 2026, dengan penurunan 14,75%. Saham ini juga tercatat ambles 14,98% pada Jumat, 20 Februari 2026.
Sumber: Investing.com, Katadata.co.id
Sentimen: Mostly negative
2026-02-25 14:23:37
Saham ini merupakan salah satu top gainer signifikan pada penutupan perdagangan Senin, 23 Februari 2026, dengan kenaikan 34,72%.
Sumber: Investing.com
Sentimen: Mostly positive
2026-02-25 14:23:35
Analisis Saham
| Simbol | Nama | Tautan |
|---|---|---|
| ACES.JK | Aspirasi Hidup Indonesia Tbk. | Lihat Analisis |
| ADRO.JK | Alamtri Resources Indonesia Tbk | Lihat Analisis |
| AIMS.JK | Artha Mahiya Investama Tbk. | Lihat Analisis |
| ANTM.JK | Aneka Tambang Tbk. | Lihat Analisis |
| ASHA.JK | Cilacap Samudera Fishing Indust | Lihat Analisis |
| BBCA.JK | Bank Central Asia Tbk | Lihat Analisis |
| BBRI.JK | Bank Rakyat Indonesia (Persero) | Lihat Analisis |
| BDMN.JK | Bank Danamon Indonesia Tbk. | Lihat Analisis |
| BFIN.JK | BFI Finance Indonesia Tbk | Lihat Analisis |
| BMRI.JK | Bank Mandiri (Persero) Tbk | Lihat Analisis |
| BUKK.JK | Bukaka Teknik Utama Tbk. | Lihat Analisis |
| BUMI.JK | Bumi Resources Tbk | Lihat Analisis |
| BYAN.JK | Bayan Resources Tbk | Lihat Analisis |
| CUAN.JK | Petrindo Jaya Kreasi Tbk. | Lihat Analisis |
| DMAS.JK | Puradelta Lestari Tbk. | Lihat Analisis |
| DOID.JK | BUMA Internasional Grup Tbk. | Lihat Analisis |
| ELSA.JK | Elnusa Tbk | Lihat Analisis |
| EXCL.JK | XLSMART Telecom Sejahtera Tbk. | Lihat Analisis |
| FOLK.JK | Multi Garam Utama Tbk. | Lihat Analisis |
| FUTR.JK | Futura Energi Global Tbk. | Lihat Analisis |
| INCO.JK | Vale Indonesia Tbk. | Lihat Analisis |
| INDF.JK | Indofood Sukses Makmur Tbk | Lihat Analisis |
| INET.JK | Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. | Lihat Analisis |
| KRAS.JK | Krakatau Steel (Persero) Tbk. | Lihat Analisis |
| MANG.JK | Manggung Polahraya Tbk. | Lihat Analisis |
| MBMA.JK | Merdeka Battery Materials Tbk. | Lihat Analisis |
| MDKA.JK | Merdeka Copper Gold Tbk. | Lihat Analisis |
| MEGA.JK | Bank Mega Tbk | Lihat Analisis |
| MYOR.JK | Mayora Indah Tbk | Lihat Analisis |
| NCKL.JK | Trimegah Bangun Persada Tbk. | Lihat Analisis |
Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.