Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:
PT Global Mediacom Tbk (BMTR.JK) Analisis Saham
Diperbarui: tuesday 20 january 2026
Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.
Grafik Saham

Grafik Indeks

Grafik Relatif

Ringkasan
Sentimen Stockbit
Skor: 50
Sentimen Investing.com
Skor: 40
Kinerja Tahun Lalu
Status: Underperformed
Outlook
1 Minggu
Target: 170
Vs Indeks: Underperform
1 Bulan
Target: 150
Vs Indeks: Underperform
1 Tahun
Target: 100
Vs Indeks: Underperform
Berita Terbaru
PT Global Mediacom Tbk (BMTR) mencatat pendapatan sebesar Rp 10,5 triliun pada tahun 2024, dengan 71% berasal dari program reguler dan 29% dari program khusus. Direktur Utama Hary Tanoesoedibjo menyatakan bahwa mayoritas pendapatan dari program reguler menunjukkan kondisi pendapatan yang stabil meskipun persaingan ketat dalam periklanan. Pendapatan iklan digital dan non-digital turun 12% menjadi Rp 5,83 triliun, sementara pendapatan dari konten dan IP naik 47% menjadi Rp 1,87 triliun. Layanan berlangganan tumbuh 44% menjadi Rp 714 miliar. Segmen TV berbayar dan broadband mengalami penurunan 19% menjadi Rp 1,6 triliun, namun perusahaan berstrategi untuk pengembangan di kota-kota kecil.
PT Global Mediacom Tbk (BMTR) secara resmi menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Tahap I Tahun 2025 dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan V Tahap I Tahun 2025 dengan total nilai Rp1,4 triliun. Penerbitan ini mendapatkan peringkat idAAAcg (Triple A) dari PEFINDO, menunjukkan profil kredit yang kuat dan fundamental yang sehat. Dana tersebut akan digunakan untuk refinancing utang.
PT Global Mediacom Tbk (BMTR) telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 25 Juni 2024, yang menerima laporan tahunan dan menyetujui laporan keuangan untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2023.
Rumor
Di Investing.com, terdapat komentar yang menunjukkan kekhawatiran tentang manajemen utang perusahaan ('Gali lobang, tutup lobang, terbitkan surat berharga untuk bayar hutang, Manajemen apa itu, nggak beres nih saham') dan perbandingan kinerja saham dengan pesaing ('Scma naik, bmtr turun, apakah ini saham gorengan?'), meskipun ada juga sentimen positif tentang akumulasi dan potensi multibagger. Rumor ini mencerminkan skeptisisme di kalangan beberapa investor tentang praktik keuangan dan stabilitas harga saham BMTR.
Ikhtisar
Sekilas
Buffett Indicator
2.5/10Warren Buffett cenderung berinvestasi pada perusahaan dengan 'moat' yang kuat (keunggulan kompetitif yang berkelanjutan), manajemen yang jujur dan kompeten, model bisnis yang mudah dipahami, serta valuasi yang menarik. Untuk BMTR, meskipun merupakan pemimpin pasar di Indonesia dengan portofolio media yang luas dan terintegrasi, beberapa aspek mungkin tidak sesuai dengan kriteria Buffett: 1. **Moat:** Industri media sangat kompetitif dan terus berubah dengan cepat karena disrupsi digital. Meskipun BMTR memiliki jangkauan luas, 'moat'-nya mungkin tidak sekuat perusahaan dengan teknologi atau merek konsumen yang lebih defensif. 2. **Model Bisnis:** Meskipun bisnis media itu sendiri dapat dipahami, diversifikasi BMTR ke berbagai segmen (TV FTA, Pay TV, Broadband, Konten, layanan digital, dan bahkan jasa keuangan) membuatnya menjadi konglomerat yang kompleks, yang mungkin kurang menarik bagi Buffett yang menyukai kesederhanaan. 3. **Utang:** Meskipun rasio utang terhadap ekuitas BMTR telah menurun, masih ada kekhawatiran tentang cakupan utang oleh arus kas operasional dan pembayaran bunga, seperti yang terlihat dari komentar komunitas dan metrik keuangan. Buffett umumnya menyukai perusahaan dengan sedikit atau tanpa utang. 4. **Manajemen:** Hary Tanoesoedibjo adalah tokoh yang sangat dikenal, tetapi Buffett biasanya mencari manajemen yang fokus pada penciptaan nilai jangka panjang tanpa diversifikasi yang berlebihan atau kebutuhan konstan untuk refinancing utang. 5. **Valuasi:** Meskipun beberapa metrik (P/E 4.39, P/B 0.14) mungkin terlihat murah, 'cheap' saja tidak cukup. Buffett mencari 'fair price for a wonderful company', bukan 'wonderful price for a fair company'. Sentimen analis yang sangat bearish dan target harga rendah menunjukkan bahwa pasar tidak melihatnya sebagai 'wonderful company'. Oleh karena itu, Buffett kemungkinan tidak akan menyarankan pembelian saham ini karena kompleksitas bisnis, sifat industri yang sangat kompetitif dan berubah cepat yang mungkin mengikis 'moat', serta kekhawatiran terkait utang dan manajemen.
Prospek Jangka Pendek
Prospek 1 Tahun
Konsensus analis untuk BMTR adalah 'Sell' dengan target harga rata-rata 0 IDR, menunjukkan potensi penurunan yang signifikan atau ketidakpastian tinggi. Walletinvestor juga menganggap BMTR sebagai 'bad, high-risk 1-year investment option'. Mengingat lingkungan kompetitif di industri media, tantangan dalam mengelola utang, dan transisi menuju media digital, prospek jangka panjang BMTR cenderung negatif. Target harga 100 IDR mencerminkan pandangan bearish ini, meskipun tidak serendah '0 IDR' yang mungkin merupakan nilai placeholder.
Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.
Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.
Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.
Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.