ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 110
Target 1 Minggu: Rp 115
Target 1 Bulan: Rp 125
Target 1 Tahun: Rp 130
Sentimen Investing: Mixed
Sentimen Stockbit: Bearish

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

None (BRRC.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 23 december 2025

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT Raja Roti Cemerlang Tbk (BRRC) adalah perusahaan pengolahan makanan yang bergerak dalam produksi tepung roti (breadcrumbs), didirikan pada 21 September 2015. Perusahaan ini menawarkan berbagai produk seperti royal breadcrumb mix. Per 17 November 2025, BRRC mencatat penjualan sebesar Rp 54,66 miliar dan laba bersih Rp 647,8 juta. Total aset perusahaan adalah Rp 113,71 miliar, dengan liabilitas Rp 34,83 miliar, dan ekuitas Rp 78,87 miliar. Pada kuartal 1 2025 (3M25), BRRC membukukan pendapatan Rp 32 miliar dan laba bersih Rp 1,1 miliar. Struktur kepemilikan saham didominasi oleh Ari Sudarsono (43,43%), PT Granada Global Industri (21,16%), dan masyarakat (30,01%).

Sentimen Stockbit

Bearish

Skor: 30

Sentimen di Stockbit cenderung bearish atau sangat hati-hati. Beberapa pengguna menyarankan investor untuk segera 'keluar saja' dan membandingkan pergerakan saham BRRC dengan 'fake bid' di saham lain, yang mengindikasikan kekhawatiran manipulasi harga atau potensi penurunan yang signifikan. Komentar seperti 'hati-hati besok kemungkinan diguyur' juga menunjukkan pandangan negatif dari komunitas trader aktif mengenai prospek jangka pendek saham ini.

Sentimen Investing.com

Mixed

Skor: 55

Sentimen di Investing.com menunjukkan gambaran yang beragam. Berita terbaru menyoroti adanya sentimen positif akibat rencana aksi korporasi dengan Triple B yang belum jelas rinciannya. Namun, 'Analisis Teknikal' Investing.com memberikan sinyal 'Sangat Jual' berdasarkan berbagai indikator. Sementara itu, 'Sentimen Anggota' terbagi antara pesimistis dan optimistis, menunjukkan ketidakpastian di kalangan investor.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Underperformed

Dalam satu tahun terakhir, harga saham BRRC mengalami penurunan signifikan sebesar -58,02% (dari Rp 262 menjadi Rp 110), jauh di bawah kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang naik sekitar 22,38%. Setelah IPO pada 9 Januari 2025 dengan harga penawaran Rp 210 dan sempat melonjak hingga mencapai harga tertinggi sepanjang masa Rp 326 pada 13 Januari 2025, saham BRRC kemudian anjlok tajam hingga menyentuh Rp 50 pada 3 Maret 2025. Meskipun ada beberapa sentimen positif baru-baru ini seperti rencana kolaborasi dengan Triple B dan pembelian saham oleh Noprian Fadli pada November 2025 yang sempat mengangkat harga, kenaikan tersebut bersifat spekulatif dan belum mampu mengimbangi penurunan drastis yang terjadi sebelumnya. Fundamental perusahaan yang masih lemah dengan laba yang relatif kecil juga menjadi faktor pembatas kinerja jangka panjang.

Outlook

1 Minggu

Target: 115

Vs Indeks: In-line

Dalam satu minggu ke depan, harga saham BRRC diperkirakan akan bergerak in-line dengan indeks, dengan potensi sedikit penguatan. Sentimen positif dari rencana aksi korporasi dan pembelian saham oleh investor besar masih bisa memberikan dukungan. Namun, volatilitas tinggi saham ini dan sinyal teknikal 'Sangat Jual' dari beberapa platform dapat menahan kenaikan signifikan. Harga terakhir berada di 110 IDR, dengan target sekitar 115 IDR mencerminkan sedikit apresiasi dari sentimen positif yang masih ada, namun terbatas oleh kehati-hatian investor.

1 Bulan

Target: 125

Vs Indeks: Outperform

Dalam satu bulan ke depan, BRRC berpotensi mengungguli indeks jika ada perkembangan lebih lanjut dan positif mengenai kolaborasi strategis dengan Triple B. Kejelasan tentang bentuk dan tujuan kerja sama dapat mengurangi ketidakpastian dan menarik lebih banyak investor spekulatif, meskipun fundamental masih perlu dibuktikan. Target harga 125 IDR didasarkan pada potensi kelanjutan momentum dari aksi korporasi yang diisyaratkan.

1 Tahun

Target: 130

Vs Indeks: Underperform

Untuk satu tahun ke depan, prospek BRRC masih akan sangat bergantung pada realisasi dan dampak nyata dari aksi korporasi yang direncanakan. Jika kolaborasi dengan Triple B berhasil meningkatkan kinerja fundamental dan profitabilitas secara signifikan, saham bisa menunjukkan perbaikan. Namun, penolakan perusahaan terhadap rumor akuisisi penuh untuk tahun 2025, ditambah dengan fundamental yang saat ini lemah dan kinerja historis yang sangat volatil dan menurun, menunjukkan bahwa potensi kenaikan signifikan mungkin terbatas. Target harga 130 IDR mencerminkan potensi apresiasi moderat jika ada perbaikan operasional, namun tetap diperkirakan akan berkinerja di bawah indeks karena ketidakpastian jangka panjang dan perlunya pembuktian fundamental. Analis Investing.com sempat memberikan 'Upside' di kisaran 17-21%, yang jika diterapkan pada harga saat ini, akan berada di sekitar 129-133 IDR.

Berita Terbaru

Sentimen Positif Dorong BRRC, Pasar Tunggu Kejelasan Aksi Korporasi (2025-11-17)

Saham PT Raja Roti Cemerlang Tbk (BRRC) mendapat sentimen positif dari pasar setelah manajemen mengisyaratkan rencana aksi korporasi yang melibatkan kolaborasi strategis dengan PT Bisnis Bersama Berkah (Triple B). Meskipun rincian kerja sama belum jelas, sinyal ini memicu spekulasi positif dan mendorong pergerakan harga saham. Analis menilai penguatan ini didorong respons spekulatif investor dan bukan fundamental baru dari perusahaan.

Saham BRRC Lompat Tinggi, Ternyata Ada Aksi Ini (2025-11-20)

Saham BRRC melonjak setelah Noprian Fadli membeli 50 juta lembar saham perseroan melalui pasar negosiasi dengan harga Rp 150 per saham. Setelah transaksi ini, kepemilikan Noprian Fadli di BRRC meningkat menjadi 5,18%, meskipun ia bukan merupakan pemegang saham pengendali. Aksi ini turut berkontribusi pada kenaikan harga saham BRRC.

Rumor

Rumor Akuisisi atau Perubahan Pengendali BRRC Ditepis Perusahaan untuk 2025 (2025-11-02)

Terdapat rumor di pasar saham mengenai potensi akuisisi atau perubahan pengendali di BRRC yang sempat mendorong kenaikan harga saham. Namun, Sekretaris Perusahaan BRRC menyatakan bahwa perseroan belum melaksanakan aksi korporasi apa pun terkait akuisisi atau pergantian pengendali untuk tahun 2025. Manajemen menjelaskan bahwa jenis aksi korporasi yang akan dilaksanakan pada tahun 2026 masih dalam tahap kajian dan pematangan.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 110
Sentimen Investing.com Mixed 55 %
Sentimen Stockbit Bearish 30 %

Buffett Indicator

2.0/10

Warren Buffett cenderung berinvestasi pada perusahaan dengan fundamental kuat, model bisnis yang mudah dipahami dan memiliki keunggulan kompetitif (moat), pendapatan yang stabil dan dapat diprediksi, serta manajemen yang kompeten dan berintegritas. BRRC, sebagai perusahaan produsen tepung roti, mungkin memiliki model bisnis yang relatif sederhana. Namun, profitabilitasnya yang rendah, kinerja saham yang sangat volatil (terutama setelah IPO dengan penurunan drastis), dan pergerakan harga yang sangat didorong oleh spekulasi pasar atas aksi korporasi (bukan fundamental) tidak sesuai dengan kriteria investasi Buffett. Tidak ada indikasi 'moat' yang kuat atau keunggulan kompetitif yang jelas. Volatilitas harga dan performa yang jauh di bawah indeks juga menunjukkan bahwa saham ini tidak memenuhi kriteria Buffett untuk investasi jangka panjang yang stabil dan berorientasi nilai. Oleh karena itu, Warren Buffett kemungkinan besar tidak akan merekomendasikan pembelian saham ini.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 115
Kinerja vs Indeks
In-line
Target 1 Bulan
Rp. 125
Kinerja vs Indeks
Outperform

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 130
Kinerja vs Indeks
Underperform

Untuk satu tahun ke depan, prospek BRRC masih akan sangat bergantung pada realisasi dan dampak nyata dari aksi korporasi yang direncanakan. Jika kolaborasi dengan Triple B berhasil meningkatkan kinerja fundamental dan profitabilitas secara signifikan, saham bisa menunjukkan perbaikan. Namun, penolakan perusahaan terhadap rumor akuisisi penuh untuk tahun 2025, ditambah dengan fundamental yang saat ini lemah dan kinerja historis yang sangat volatil dan menurun, menunjukkan bahwa potensi kenaikan signifikan mungkin terbatas. Target harga 130 IDR mencerminkan potensi apresiasi moderat jika ada perbaikan operasional, namun tetap diperkirakan akan berkinerja di bawah indeks karena ketidakpastian jangka panjang dan perlunya pembuktian fundamental. Analis Investing.com sempat memberikan 'Upside' di kisaran 17-21%, yang jika diterapkan pada harga saat ini, akan berada di sekitar 129-133 IDR.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.