ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 352
Target 1 Minggu: Rp 390
Target 1 Bulan: Rp 440
Target 1 Tahun: Rp 600
Sentimen Investing: Bullish
Sentimen Stockbit: Bullish

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT Buma Internasional Grup Tbk (DOID.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 20 january 2026

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID.JK), sebelumnya dikenal sebagai PT Delta Dunia Makmur Tbk, adalah kontraktor pertambangan batu bara independen terkemuka di Indonesia dengan pangsa pasar 15%, juga beroperasi di Australia dan Amerika Serikat. Konsensus analis merekomendasikan 'BUY' untuk DOID.JK dengan target harga rata-rata IDR 663.00, menunjukkan potensi kenaikan sebesar 107,19%. Namun, perusahaan mencatatkan kerugian bersih USD74,21 juta pada Semester I 2025, meningkat 179% dari periode sebelumnya. Meskipun demikian, kinerja pada Kuartal III 2025 menunjukkan pemulihan yang berkelanjutan. Rasio keuangan menunjukkan P/E Ratio -1.12, Price/Book 1.39, Debt/Equity yang tinggi sebesar 1.096,97%, dan Return on Equity -76.15%, tanpa dividen. Antara 2021 dan 2024, total liabilitas perusahaan tumbuh lebih cepat (15,08%) dibandingkan total asetnya (9,78%). Perusahaan aktif dalam pengelolaan utang, dengan melunasi Senior Notes lebih awal dan menerbitkan sukuk ijarah senilai Rp2 triliun. Selain itu, DOID juga berencana menerbitkan global bond hingga USD500 juta untuk ekspansi. Upaya diversifikasi dan perpanjangan kontrak besar di Australia menunjukkan strategi pertumbuhan yang berkelanjutan.

Sentimen Stockbit

Bullish

Skor: 65

Sentimen di Stockbit cenderung bullish, terutama dari analisis teknikal dan trading plan yang menunjukkan potensi kenaikan. Beberapa pengguna memberikan target harga jangka pendek yang optimis (TP 1: 390 – 410, TP 2: 440 – 460) dan melihat koreksi harga sebagai peluang beli selama histogram MACD tetap positif. Meskipun ada komentar yang menunjukkan frustrasi atas penurunan, pandangan keseluruhan untuk pergerakan harga jangka pendek cenderung positif.

Sentimen Investing.com

Bullish

Skor: 70

Analisis teknikal di Investing.com menunjukkan sinyal 'Sangat Beli' berdasarkan rata-rata bergerak dan indikator teknikal lainnya per 18 Januari 2026. Meskipun sentimen anggota komunitas Investing.com menunjukkan campuran antara 'Bearish' dan 'Bullish', sinyal teknikal yang kuat mengindikasikan pandangan yang lebih positif secara keseluruhan.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Underperformed

Selama 365 hari terakhir berdasarkan data yang diberikan, harga saham DOID mengalami penurunan sebesar 31,65% (dari 515 menjadi 352). Sementara itu, indeks pasar meningkat sebesar 27,84% (dari 7170.736 menjadi 9167.164). Oleh karena itu, DOID secara signifikan 'Underperformed' dibandingkan indeks. Penurunan kinerja ini sebagian besar disebabkan oleh kerugian bersih yang membengkak hingga 179% pada Semester I 2025 (rugi USD74,21 juta) dan kegagalan akuisisi tambang batu bara metalurgi besar di Australia pada Agustus 2025. Meskipun ada berita positif seperti pelunasan utang dan perpanjangan kontrak di akhir tahun 2025, serta pemulihan kinerja di Kuartal III 2025, faktor-faktor negatif sebelumnya tidak dapat diimbangi sepenuhnya, menyebabkan harga saham tetap berada di bawah tekanan dan mencapai titik terendah 52 minggu di IDR 292.00 pada 15 Desember 2025.

Outlook

1 Minggu

Target: 390

Vs Indeks: Outperform

Didorong oleh sentimen pasar positif dari kemenangan sengketa kontrak dan perpanjangan kontrak signifikan di BUMA Australia, serta sinyal 'Sangat Beli' dari analisis teknikal Investing.com. Harga saat ini 352 IDR.

1 Bulan

Target: 440

Vs Indeks: Outperform

Prospek satu bulan diharapkan positif karena pemulihan kinerja kuartalan yang berkelanjutan pada 9M 2025, upaya penguatan neraca keuangan melalui pelunasan utang, dan rekomendasi 'BUY' dari mayoritas analis. Harga saat ini 352 IDR.

1 Tahun

Target: 600

Vs Indeks: Outperform

Didukung oleh konsensus analis yang merekomendasikan 'BUY' dengan target harga rata-rata IDR 663.00, strategi diversifikasi perusahaan, dan potensi perbaikan fundamental seiring stabilnya harga batu bara dan kinerja operasional yang terus membaik. Rencana penerbitan global bond juga dapat mendukung ekspansi. Namun, pertumbuhan liabilitas yang lebih cepat dari aset dan fluktuasi harga komoditas menjadi risiko. Harga saat ini 352 IDR.

Berita Terbaru

Mahkamah Agung Queensland Memenangkan BUMA Australia dalam Sengketa Perjanjian Kontrak Pertambangan (23 December 2025)

Mahkamah Agung Queensland telah memutuskan mendukung BUMA Australia dalam sengketa perjanjian kontrak pertambangan. Ini adalah berita positif yang dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap stabilitas operasional dan hukum perusahaan di Australia.

BUMA Australia Raih Perpanjangan Kontrak Multi Tahun Senilai AUD740 Juta dengan Whitehaven di Tambang Blackwater Hingga 2030 (22 December 2025)

Anak usaha DOID, BUMA Australia, berhasil mendapatkan perpanjangan kontrak senilai AUD740 juta dengan Whitehaven untuk tambang Blackwater hingga tahun 2030. Ini menunjukkan kekuatan dalam hubungan klien dan prospek pendapatan jangka panjang yang stabil.

Kinerja 9M 2025 BUMA International Group Menunjukkan Pemulihan Berkelanjutan Ditunjang Kinerja QoQ yang Menguat (28 November 2025)

PT BUMA International Group Tbk (DOID) melaporkan pemulihan kinerja yang berkelanjutan hingga Kuartal III 2025, didukung oleh penguatan kinerja secara kuartalan. Hal ini mengindikasikan adanya perbaikan fundamental setelah periode yang menantang.

BUMA Perkuat Neraca Keuangan Melalui Pelunasan Penuh Lebih Awal Senior Notes 7,75% yang Jatuh Tempo di 2026 (18 November 2025)

Perusahaan berhasil memperkuat neraca keuangannya dengan melunasi seluruh Senior Notes 7,75% yang jatuh tempo pada tahun 2026 lebih awal. Tindakan ini mengurangi beban utang dan meningkatkan profil keuangan perusahaan.

DOID Rugi USD74,21 Juta di Semester I-2025, Kerugian Membengkak 179% (01 October 2025)

PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID) membukukan kerugian bersih sebesar USD74,21 juta pada semester pertama tahun 2025, kerugian tersebut membengkak hingga 179% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Ini menunjukkan tantangan signifikan yang dihadapi perusahaan di paruh pertama tahun tersebut.

DOID Terbitkan Global Bond Rp8 Triliun, Ada Sinyal Ekspansi Besar? (22 October 2025)

DOID berencana menerbitkan surat utang global (global bond) senilai maksimal USD500 juta atau setara sekitar Rp8,31 triliun. Penerbitan ini dilakukan melalui anak usahanya, PT Bukit Makmur Mandiri Utama, dan akan dicatatkan di Singapore Exchange, mengindikasikan rencana ekspansi besar atau kebutuhan modal kerja.

Rencana DOID Kuasai Salah Satu Tambang Batubara Metalurgi Terbesar di Australia Pupus (20 August 2025)

Rencana PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID) untuk mengakuisisi 51% saham di Dawson Complex di Queensland, Australia, senilai USD455 juta, telah gagal. Pembatalan ini menghilangkan potensi pertumbuhan signifikan melalui ekspansi di sektor batu bara metalurgi.

Anak Usaha DOID Kantongi Dana Segar Rp2 Triliun dari Sukuk Ijarah I BUMA 2025 (20 March 2025)

PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), anak usaha DOID, berhasil memperoleh dana Rp2 triliun dari penerbitan perdana sukuk ijarah I BUMA 2025. Dana ini akan digunakan untuk memperkuat operasional anak usaha BUMA di Indonesia.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 352
Sentimen Investing.com Bullish 70 %
Sentimen Stockbit Bullish 65 %

Buffett Indicator

3.0/10

Warren Buffett kemungkinan besar tidak akan merekomendasikan pembelian saham ini. Bisnis kontraktor pertambangan batu bara sangat bergantung pada siklus komoditas dan tunduk pada regulasi lingkungan, yang tidak sesuai dengan kriteria Buffett untuk bisnis yang mudah diprediksi dan memiliki 'moat' (keunggulan kompetitif) yang kuat. Selain itu, rasio utang terhadap ekuitas yang tinggi (1.096,97%) dan Return on Equity yang negatif (-76,15%) menjadi perhatian serius bagi investor nilai seperti Buffett. Meskipun ada upaya manajemen utang dan rencana ekspansi, volatilitas kinerja keuangan dan pertumbuhan liabilitas yang lebih cepat dari aset akan menjadi penghalang bagi investasi jangka panjang bergaya Buffett.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 390
Kinerja vs Indeks
Outperform
Target 1 Bulan
Rp. 440
Kinerja vs Indeks
Outperform

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 600
Kinerja vs Indeks
Outperform

Didukung oleh konsensus analis yang merekomendasikan 'BUY' dengan target harga rata-rata IDR 663.00, strategi diversifikasi perusahaan, dan potensi perbaikan fundamental seiring stabilnya harga batu bara dan kinerja operasional yang terus membaik. Rencana penerbitan global bond juga dapat mendukung ekspansi. Namun, pertumbuhan liabilitas yang lebih cepat dari aset dan fluktuasi harga komoditas menjadi risiko. Harga saat ini 352 IDR.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.