ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 135
Target 1 Minggu: Rp 135
Target 1 Bulan: Rp 145
Target 1 Tahun: Rp 160
Sentimen Investing: Bearish
Sentimen Stockbit: Mixed

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 23 december 2025

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE) adalah perusahaan manufaktur karoseri kendaraan komersial yang telah melakukan diversifikasi ke sektor kontraktor pertambangan melalui akuisisi signifikan saham PT Tambang Meranti Mulia Sejahtera (TMMS). Meskipun pendapatan perusahaan melonjak 123% menjadi Rp14,1 miliar pada semester I 2025, HOPE masih mencatatkan rugi bersih Rp11,4 miliar pada periode yang sama, sebagian besar disebabkan oleh penurunan harga batu bara. Rasio profitabilitas seperti Return on Assets (ROA) sebesar -13,77%, Return on Equity (ROE) -24,82%, dan Return on Invested Capital (ROIC) -11,41% menunjukkan profitabilitas yang buruk. Dari sisi valuasi, rasio Price/Book (P/B) sebesar 3,42x jauh di atas rata-rata sektor Barang Industri 1,05x, mengindikasikan bahwa saham HOPE diperdagangkan pada valuasi yang relatif tinggi dibandingkan mayoritas pesaingnya. Kapitalisasi pasar HOPE per 17 Desember 2025 adalah Rp300,4 miliar. Adanya aktivitas beli oleh pihak internal dalam sebulan terakhir bisa menjadi sinyal positif.

Sentimen Stockbit

Mixed

Skor: 40

Diskusi di Stockbit menunjukkan sentimen yang beragam. Beberapa investor menyatakan kekhawatiran karena saham 'nyangkut' dan adanya pembatalan RUPS di bulan Januari. Ada juga sentimen yang mengaitkan pergerakan harga dengan 'bandar' (manipulator pasar) dan harapan agar harga saham pulih. Beberapa pengguna terlihat melakukan 'akumulasi' saham saat harga rendah, menunjukkan adanya keyakinan di antara sebagian investor meskipun ada kekhawatiran.

Sentimen Investing.com

Bearish

Skor: 20

Sentimen di Investing.com cenderung bearish. Analisis teknikal harian menunjukkan sinyal 'Sangat Jual' dengan 0 sinyal beli dan 7 sinyal jual. Sentimen dari para anggota juga dilaporkan 'Bearish'.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Outperformed

Dalam 365 hari terakhir, harga saham HOPE meningkat signifikan sebesar 419% (dari Rp26 menjadi Rp135), sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hanya naik sekitar 21,84% (dari Rp7096 menjadi Rp8645). Kinerja yang jauh melampaui indeks ini didorong oleh beberapa faktor kunci. Saham HOPE sempat melonjak 500% dari Januari 2025 hingga Oktober 2025, yang bahkan memicu suspensi oleh BEI karena kenaikan harga kumulatif yang signifikan meskipun perusahaan melaporkan kerugian bersih. Pendorong utama lainnya adalah langkah strategis perusahaan untuk mendiversifikasi bisnis ke sektor pertambangan melalui akuisisi saham signifikan di PT Tambang Meranti Mulia Sejahtera (TMMS) dan masuknya PT Celebes Mining Resources sebagai mitra strategis. Namun, kinerja tersebut juga diwarnai dengan aksi penjualan saham dalam jumlah besar oleh pemegang saham utama.

Outlook

1 Minggu

Target: 135

Vs Indeks: In-line

Mengingat sentimen bearish yang dilaporkan di Investing.com dan adanya penjualan saham oleh investor besar baru-baru ini, saham HOPE mungkin akan mengalami konsolidasi atau sedikit tekanan jual dalam satu minggu ke depan. Namun, harga penutupan terakhir di Rp137 menunjukkan adanya upaya bertahan di level tersebut.

1 Bulan

Target: 145

Vs Indeks: Outperform

Dalam satu bulan ke depan, fokus pasar kemungkinan akan beralih ke perkembangan terkait akuisisi TMMS dan persetujuan RUPS yang diperlukan. Potensi pertumbuhan dari lini bisnis pertambangan dapat menarik minat investor jangka pendek, ditambah dengan sinyal positif dari aktivitas pembelian insider. Target harga di sekitar Rp145 mencerminkan antisipasi positif terhadap perkembangan akuisisi, meskipun akan ada volatilitas.

1 Tahun

Target: 160

Vs Indeks: Outperform

Prospek satu tahun HOPE akan sangat bergantung pada keberhasilan integrasi dan profitabilitas dari ekspansi ke sektor pertambangan. Jika segmen baru ini mampu memberikan kontribusi positif signifikan terhadap pendapatan dan laba perusahaan, saham memiliki potensi untuk terus naik. Namun, tantangan berupa kinerja finansial yang masih merugi dan valuasi P/B yang tinggi tetap menjadi perhatian. Kemampuan manajemen untuk menstabilkan dan mengembangkan bisnis inti karoseri, sambil memanfaatkan potensi pertambangan, akan menjadi kunci untuk kinerja yang lebih baik dibandingkan indeks dalam jangka panjang.

Berita Terbaru

HOPE Ungkap Caplok 27,39% Saham Perusahaan Kontraktor Tambang (2025-10-22)

PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE) telah memperluas portofolio bisnisnya ke sektor pertambangan dengan meningkatkan kepemilikan saham di PT Tambang Meranti Mulia Sejahtera (TMMS) dari 4,30% menjadi 27,39%. Transaksi senilai Rp66,6 miliar ini merupakan transaksi material dan afiliasi yang memerlukan persetujuan RUPS, mengingat pendapatan TMMS jauh lebih besar dari HOPE.

Investor Raksasa HOPE Ini Jual 130 Juta Saham di Harga Rp 155 (2025-12-05)

PT Celebes Mining Resources, salah satu pemegang saham besar HOPE, menjual 130 juta saham (6,1%) HOPE pada harga Rp155 per saham, dengan total transaksi mencapai Rp20 miliar pada 1 Desember 2025. Setelah transaksi ini, kepemilikan Celebes Mining Resources di HOPE menjadi 16%.

Usai Reli 500% dari FCA, Pengendali HOPE Pindahkan 390 Juta Saham (2025-10-12)

Pengendali HOPE, Harapan Group Sukses, melepas 390,78 juta saham (18,34%) kepada Celebes Mining Resources pada 9 Oktober 2025 dengan harga Rp145 per saham, senilai Rp56,66 miliar. Transaksi ini bertujuan untuk mendatangkan mitra strategis dari sektor pertambangan dan mendukung ekspansi bisnis HOPE.

BEI Interogasi HOPE! Kinerja Rugi Tapi Saham Melonjak Hingga Suspensi (2025-08-13)

PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp11,4 miliar per 30 Juni 2025. Bursa Efek Indonesia (BEI) sempat melakukan suspensi terhadap saham HOPE di level Rp123 pada 31 Juli 2025 karena lonjakan harga yang signifikan meskipun kinerja rugi. Perusahaan menjelaskan kerugian ini dipicu oleh penurunan harga batu bara dan berencana diversifikasi produk serta pasar untuk meningkatkan pendapatan.

Rumor

Rumor Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) dan Ekspansi Tambang (2022-04-19)

Pada April 2022, beredar rumor bahwa HOPE akan melakukan penerbitan saham baru (rights issue) untuk mendanai ekspansi ke bisnis logistik pendukung pertambangan dan smelter nikel. Rumor ini sempat disebut-sebut sebagai pendorong penguatan harga saham HOPE saat itu. Namun, berita ini sudah tidak relevan karena saat ini HOPE telah mengumumkan akuisisi di sektor pertambangan.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 135
Sentimen Investing.com Bearish 20 %
Sentimen Stockbit Mixed 40 %

Buffett Indicator

3.0/10

Warren Buffett cenderung berinvestasi pada perusahaan dengan model bisnis yang mudah dipahami, memiliki keunggulan kompetitif yang kuat (moat), manajemen yang jujur dan kompeten, serta valuasi yang menarik. Untuk HOPE, beberapa aspek tidak sejalan dengan filosofi investasi Buffett. Perusahaan ini melaporkan kerugian bersih, menunjukkan profitabilitas yang buruk dengan ROA, ROE, dan ROIC yang negatif. Selain itu, rasio P/B-nya yang tinggi dibandingkan dengan rekan-rekannya di sektor Barang Industri menyiratkan valuasi yang tidak menarik. Meskipun ada upaya diversifikasi ke sektor pertambangan, hal ini menambah kompleksitas pada model bisnis. Volatilitas harga saham yang tinggi dan suspensi oleh bursa karena kenaikan harga yang signifikan meskipun kinerja merugi, dapat menimbulkan kekhawatiran tentang stabilitas dan fokus manajemen. Oleh karena itu, Warren Buffett kemungkinan besar tidak akan merekomendasikan pembelian saham ini karena tidak memenuhi kriteria fundamentalnya yang ketat, terutama terkait profitabilitas, valuasi, dan kejelasan keunggulan kompetitif jangka panjang.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 135
Kinerja vs Indeks
In-line
Target 1 Bulan
Rp. 145
Kinerja vs Indeks
Outperform

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 160
Kinerja vs Indeks
Outperform

Prospek satu tahun HOPE akan sangat bergantung pada keberhasilan integrasi dan profitabilitas dari ekspansi ke sektor pertambangan. Jika segmen baru ini mampu memberikan kontribusi positif signifikan terhadap pendapatan dan laba perusahaan, saham memiliki potensi untuk terus naik. Namun, tantangan berupa kinerja finansial yang masih merugi dan valuasi P/B yang tinggi tetap menjadi perhatian. Kemampuan manajemen untuk menstabilkan dan mengembangkan bisnis inti karoseri, sambil memanfaatkan potensi pertambangan, akan menjadi kunci untuk kinerja yang lebih baik dibandingkan indeks dalam jangka panjang.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.