ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 8400
Target 1 Minggu: Rp 8350
Target 1 Bulan: Rp 8700
Target 1 Tahun: Rp 12500
Sentimen Investing: Bearish
Sentimen Stockbit: Mixed

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 2 december 2025

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) merupakan salah satu pemain utama di sektor barang konsumsi primer di Indonesia, terkenal dengan produk mi instan kemasan seperti Indomie, Supermi, dan Sarimi. Perusahaan juga memproduksi berbagai produk susu (Indomilk, Cap Enaak), makanan ringan (Chitato, Qtela, Lays, Cheetos), biskuit, bumbu makanan, minuman, serta nutrisi dan makanan khusus untuk bayi dan ibu hamil/menyusui (Promina, SUN). ICBP juga memiliki divisi pendukung berupa bisnis pengemasan. Dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp 97,38 triliun dan 80.53% saham dimiliki oleh PT Indofood Sukses Makmur Tbk, ICBP memiliki posisi pasar yang kuat. Meskipun pendapatan tumbuh (misalnya penjualan Kuartal I 2024 naik menjadi Rp19,92 triliun), laba bersih sempat merosot, menunjukkan potensi tekanan pada margin. Analisis fundamental menunjukkan kekuatan pada beberapa rasio keuangan seperti arus kas bebas positif, aset lancar lebih dari 2x hutang lancar, dan margin laba operasi/bersih yang sehat. EPS TTM perusahaan adalah 517,78 IDR.

Sentimen Stockbit

Mixed

Skor: 40

Sentimen di Stockbit terhadap ICBP cenderung beragam. Ada pandangan bahwa investor masih lemah terhadap sektor konsumer akibat daya beli yang belum begitu baik. Namun, PT Indofood Sukses Makmur (INDF) yang merupakan induk dan proxy dari ICBP, disebut sebagai 'laggard play with limited downside' dan menawarkan 'dividend yield yang cukup menarik' (5-6%), menunjukkan potensi peluang meskipun sentimen sektor secara keseluruhan lemah. Diskusi juga mencakup perbandingan valuasi antara INDF dan ICBP, di mana INDF diperdagangkan dengan diskon valuasi yang signifikan terhadap ICBP.

Sentimen Investing.com

Bearish

Skor: 20

Sentimen pengguna di Investing.com untuk ICBP secara keseluruhan cenderung Pesimistis atau Bearish. Analisis teknikal harian juga menunjukkan sinyal 'Strong Sell' berdasarkan moving averages dan indikator teknikal lainnya. Meskipun konsensus analis adalah 'Strong Buy', sentimen dari anggota Investing.com mayoritas menunjukkan pandangan negatif terhadap prospek jangka pendek saham ini.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Underperformed

Dalam setahun terakhir, harga saham ICBP mengalami penurunan signifikan. Harga penutupan tertinggi adalah 11850 IDR dan harga terendah adalah 8400 IDR, menunjukkan penurunan sekitar 29,11% (dari 11850 menjadi 8400). Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kenaikan sekitar 21,31% (dari 7047 menjadi 8549). Ini berarti ICBP secara jelas 'Underperformed' dibandingkan dengan IHSG. Kinerja yang melemah ini sebagian besar disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk sentimen negatif terhadap sektor komoditas yang berdampak pada biaya bahan baku (misalnya gandum dan CPO) bagi ICBP, meskipun kontribusi agribisnis terhadap INDF (induk ICBP) semakin mengecil. Selain itu, daya beli konsumen yang belum begitu kuat di sektor konsumer juga menekan kinerja. Beberapa berita juga menyebutkan tantangan harga bahan baku dan merosotnya laba bersih di Kuartal I 2024 meskipun penjualan naik.

Outlook

1 Minggu

Target: 8350

Vs Indeks: In-line

Dalam satu minggu ke depan, ICBP kemungkinan akan bergerak 'In-line' dengan indeks atau cenderung stabil. Meskipun ada minat asing yang masuk baru-baru ini, sentimen investor ritel di Investing.com masih 'bearish' dan analisis teknikal menunjukkan 'Strong Sell'. Tidak ada katalis jangka pendek yang signifikan untuk mendorong kenaikan harga secara drastis, sehingga pergerakan akan cenderung mengikuti tren pasar secara keseluruhan.

1 Bulan

Target: 8700

Vs Indeks: In-line

Untuk satu bulan ke depan, ICBP diperkirakan akan bergerak 'In-line' dengan indeks. Meskipun ada optimisme dari sisi analis dengan rata-rata target harga 12-bulan di sekitar 12.253-12.832 IDR, sentimen pasar saat ini masih dipengaruhi oleh tekanan pada sektor konsumer dan harga bahan baku. Namun, daya tahan perusahaan sebagai produsen barang konsumsi esensial dapat memberikan dukungan. Potensi kenaikan akan moderat, bergantung pada data ekonomi makro Indonesia dan sentimen pasar global.

1 Tahun

Target: 12500

Vs Indeks: Outperform

Dalam satu tahun ke depan, ICBP memiliki potensi untuk 'Outperform' indeks. Konsensus analis menunjukkan rekomendasi 'Strong Buy' dengan target harga rata-rata 12-bulan antara 12.253 IDR hingga 13.485 IDR. Mirae Asset Sekuritas bahkan memberikan target Rp13.500 untuk full year 2026. Meskipun ada tantangan jangka pendek, posisi pasar yang kuat, merek-merek yang dominan (Indomie), dan sifat defensif produknya menjadikan ICBP menarik untuk investasi jangka panjang. Peningkatan daya beli konsumen dan stabilnya perekonomian Indonesia juga akan mendukung pertumbuhan pendapatan dan laba. Pembalikan sentimen negatif pada sektor konsumer juga bisa menjadi katalis positif.

Berita Terbaru

Asing Net Buy, Saham ICBP Jadi Incaran Asing Rp 109,14 Miliar (26 November 2025)

Saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) menjadi saham yang paling banyak diincar investor asing dengan nilai net foreign buy mencapai Rp 109,14 miliar pada perdagangan Selasa, 25 November 2025, meskipun IHSG melemah. Ini menunjukkan minat investor asing yang kuat terhadap ICBP meskipun kondisi pasar sedang bergejolak.

Kinerja ICBP Tangguh, Mirae Rekomendasikan Beli dengan Target Harga Rp13.500 (5 November 2025)

Mirae Asset Sekuritas merekomendasikan 'Beli' untuk saham ICBP dengan target harga Rp13.500 untuk full year 2026. Rekomendasi ini didasarkan pada valuasi ke depan dengan Core EPS sebesar Rp976/saham dan kelipatan P/E 13,9x, menunjukkan keyakinan terhadap kinerja fundamental perusahaan.

Ekonomi Indonesia Triwulan III-2025 Tumbuh 5,04 Persen (Y-on-Y) (5 November 2025)

Perekonomian Indonesia pada triwulan III-2025 tumbuh 5,04 persen (y-on-y), didorong oleh Lapangan Usaha Jasa Pendidikan dan komponen Ekspor Barang dan Jasa. Pertumbuhan PDB ini memberikan gambaran makro ekonomi yang stabil, yang secara tidak langsung mendukung kinerja perusahaan-perusahaan domestik seperti ICBP.

Penjualan Indofood CBP (ICBP) Kuartal I 2024 Naik Jadi Rp19,92 Triliun, Laba Bersih Merosot (2024)

Penjualan Indofood CBP pada Kuartal I 2024 mengalami kenaikan menjadi Rp19,92 triliun, namun laba bersihnya merosot. Hal ini mengindikasikan bahwa meskipun pendapatan tumbuh, profitabilitas perusahaan mungkin tertekan oleh biaya produksi atau faktor lainnya.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 8400
Sentimen Investing.com Bearish 20 %
Sentimen Stockbit Mixed 40 %

Buffett Indicator

6.5/10

Warren Buffett cenderung berinvestasi pada perusahaan dengan keunggulan kompetitif yang kuat (moat), manajemen yang solid, pendapatan yang dapat diprediksi, dan valuasi yang wajar. ICBP memiliki 'moat' yang kuat melalui merek-merek ikonik dan dominasinya di pasar makanan dan minuman Indonesia, terutama mi instan. Bisnisnya bersifat defensif, menghasilkan pendapatan yang stabil bahkan di tengah gejolak ekonomi. Namun, valuasi pasar Indonesia saat ini, dengan rasio kapitalisasi pasar terhadap PDB sekitar 62.17% (per 29 November 2025), dianggap 'Modestly Overvalued' menurut GuruFocus. Jika Buffett melihat ICBP dengan harga yang menarik dan yakin terhadap pertumbuhan jangka panjang pasar Indonesia serta kemampuan manajemen untuk terus berinovasi dan mempertahankan dominasi pasar, dia kemungkinan akan merekomendasikan pembelian. Mengingat kualitas bisnisnya yang tinggi namun valuasi pasar secara keseluruhan yang sedikit overvalued, skor 6.5 menunjukkan bahwa ini adalah perusahaan yang sangat baik, namun mungkin tidak selalu pada titik harga 'bargain' yang dicari Buffett, meskipun analis memiliki target harga yang lebih tinggi.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 8350
Kinerja vs Indeks
In-line
Target 1 Bulan
Rp. 8700
Kinerja vs Indeks
In-line

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 12500
Kinerja vs Indeks
Outperform

Dalam satu tahun ke depan, ICBP memiliki potensi untuk 'Outperform' indeks. Konsensus analis menunjukkan rekomendasi 'Strong Buy' dengan target harga rata-rata 12-bulan antara 12.253 IDR hingga 13.485 IDR. Mirae Asset Sekuritas bahkan memberikan target Rp13.500 untuk full year 2026. Meskipun ada tantangan jangka pendek, posisi pasar yang kuat, merek-merek yang dominan (Indomie), dan sifat defensif produknya menjadikan ICBP menarik untuk investasi jangka panjang. Peningkatan daya beli konsumen dan stabilnya perekonomian Indonesia juga akan mendukung pertumbuhan pendapatan dan laba. Pembalikan sentimen negatif pada sektor konsumer juga bisa menjadi katalis positif.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.