ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 1205
Target 1 Minggu: Rp 1230
Target 1 Bulan: Rp 1280
Target 1 Tahun: Rp 1350
Sentimen Investing: Mixed
Sentimen Stockbit: Bearish

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 20 january 2026

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS.JK) adalah grup bisnis otomotif terintegrasi terkemuka di Indonesia yang didirikan pada tahun 1976 dan melantai di Bursa Efek Indonesia sejak 2001. Perusahaan beroperasi melalui empat segmen utama: Otomotif, Jasa Keuangan, Rental dan Jasa, serta Lain-lain. IMAS mendistribusikan dan merakit kendaraan dari merek internasional terkemuka seperti Audi, Volkswagen, Nissan, Suzuki, Hino, Volvo, dan John Deere, serta memproduksi komponen otomotif dan menyediakan layanan purna jual, pembiayaan kendaraan, dan solusi penyewaan mobil yang komprehensif. Meskipun perusahaan menunjukkan pendapatan yang stabil sebesar Rp 29,3 triliun pada tahun 2024, laba bersih mengalami penurunan signifikan menjadi Rp 233,7 miliar dari Rp 632,5 miliar pada tahun 2023. Rasio utang terhadap ekuitas (DER) IMAS sangat tinggi, berkisar antara 3,03 hingga 3,40 kali, yang menunjukkan tingkat leverage yang tinggi. Return on Equity (ROE) juga sangat rendah, sekitar 0,27% hingga 3,41%. Valuasi Price to Book Value (PBV) perusahaan berada di angka rendah 0,35 hingga 0,27, yang mungkin menunjukkan undervaluation tetapi juga mencerminkan kekhawatiran investor terhadap beban utang dan profitabilitas yang tipis. Perusahaan memiliki rasio P/E 11,3. Fokus strategis IMAS termasuk pengembangan bisnis logistik dan ekspansi ke segmen kendaraan listrik (EV) melalui kerja sama dengan merek Tiongkok, yang diharapkan dapat menjadi pendorong kinerja di masa depan.

Sentimen Stockbit

Bearish

Skor: 20

Diskusi di Stockbit menunjukkan sentimen yang cenderung negatif dan hati-hati terhadap saham IMAS. Terdapat komentar yang menyarankan untuk berhati-hati terhadap saham yang 'potensial sampah' dan pentingnya mendeteksi kapan institusi mulai meninggalkan saham, menunjukkan kekhawatiran tentang kualitas dan keberlanjutan investasi.

Sentimen Investing.com

Mixed

Skor: 60

Sentimen anggota di Investing.com menunjukkan pandangan yang bervariasi antara pesimis dan optimis. Namun, analisis teknikal dari platform tersebut menunjukkan sinyal beli yang kuat berdasarkan indikator MACD dan rata-rata bergerak 5-hari, meskipun Indeks Kekuatan Relatif (RSI) berada pada posisi netral. Ini menciptakan gambaran sentimen yang campur aduk, dengan optimisme teknikal berhadapan dengan pandangan anggota yang terbagi.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Outperformed

Selama 365 hari terakhir, PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS.JK) menunjukkan kinerja yang jauh lebih baik dibandingkan indeks. Harga saham IMAS meningkat sebesar 43.45% (dari 840 IDR menjadi 1205 IDR), sementara indeks hanya naik sebesar 27.84% (dari 7170.74 menjadi 9167.16). Kinerja positif ini didorong oleh beberapa faktor, termasuk langkah strategis perusahaan dalam memasuki pasar kendaraan listrik (EV) dengan membawa merek China ke Indonesia. Selain itu, fokus pada pengembangan bisnis logistik juga memberikan kontribusi. Meskipun laba bersih perusahaan pada tahun 2024 (Rp 233,7 miliar) menurun dibandingkan tahun 2023 (Rp 632,5 miliar), pertumbuhan laba yang signifikan di periode sebelumnya (90,75%) serta komitmen pemegang saham mayoritas untuk melaksanakan seluruh hak HMETD menunjukkan kepercayaan terhadap prospek perusahaan. Namun, kinerja ini juga dipengaruhi oleh sentimen pasar yang terkadang bersifat spekulatif dan tidak selalu didasari oleh perbaikan fundamental yang solid, terutama mengingat rasio utang yang tinggi dan profitabilitas yang tipis.

Outlook

1 Minggu

Target: 1230

Vs Indeks: Outperform

Dalam satu minggu ke depan, saham IMAS diperkirakan akan sedikit mengungguli indeks didorong oleh momentum positif dari aktivitas perdagangan terkini dan sinyal teknikal 'Strong Buy' dari Investing.com. Harga saat ini 1210 IDR.

1 Bulan

Target: 1280

Vs Indeks: Outperform

Prospek satu bulan ke depan menunjukkan IMAS berpotensi melanjutkan kenaikan, mengungguli indeks. Ini didukung oleh upaya berkelanjutan dalam pengembangan bisnis logistik dan respons pasar terhadap inisiatif kendaraan listrik perusahaan. Namun, investor tetap akan memantau perkembangan terkait manajemen utang dan profitabilitas.

1 Tahun

Target: 1350

Vs Indeks: In-line

Untuk prospek satu tahun, IMAS diharapkan bergerak sejalan dengan indeks. Potensi pertumbuhan dari ekspansi EV dan segmen bisnis yang terdiversifikasi dapat mengimbangi tantangan yang ada. Namun, tingkat utang yang tinggi dan margin keuntungan yang tipis masih menjadi perhatian utama yang dapat membatasi kenaikan harga saham dalam jangka panjang.

Berita Terbaru

IMAS (INDOMOBIL SUKSES) - Harga, Analisis, dan Berita Terkini (19/01/2026)

CNBC Indonesia menyediakan informasi harga, data historis, grafik, analisis, dan berita terkini mengenai saham IMAS.JK yang diperbarui secara real-time.

Teknikal dan Fundamental Saham IMAS : Genjot Bisnis Logistik, Ini Prospeknya (06 Januari 2026)

Artikel ini membahas analisis teknikal dan fundamental saham IMAS, menyoroti upaya perusahaan dalam mengembangkan bisnis logistiknya dan prospek ke depan.

Emiten Grup Salim IMAS Raup Laba Rp 328,26 M, Melesat 90,75% (2 tahun yang lalu)

PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS), emiten Grup Salim, berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 328,26 miliar, melonjak 90,75%.

Sah! Indomobil (IMAS) Bawa Merek China ke RI, Mau Jualan Mobil Listrik (1 tahun yang lalu)

Indomobil (IMAS) telah resmi membawa merek mobil dari China ke Indonesia dengan rencana untuk menjual kendaraan listrik, menandai langkah strategis perusahaan di pasar EV.

Rumor

Kenaikan saham Grup Indomobil bersifat event driven dan spekulatif (20/10/2025)

Menurut analis, kenaikan signifikan saham Grup Indomobil termasuk IMAS lebih merupakan reaksi terhadap ekspektasi masa depan dan bersifat event driven serta spekulatif, bukan berdasarkan perbaikan fundamental. Pola 'buy on rumor, sell on fact' terlihat dari koreksi tajam setelah euforia rights issue mereda.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 1205
Sentimen Investing.com Mixed 60 %
Sentimen Stockbit Bearish 20 %

Buffett Indicator

3.0/10

Warren Buffett kemungkinan besar tidak akan merekomendasikan pembelian saham IMAS. Meskipun perusahaan memiliki bisnis otomotif yang terdiversifikasi dan relatif mudah dipahami dengan berbagai merek internasional, ada beberapa faktor fundamental yang bertentangan dengan filosofi investasinya. Pertama, IMAS memiliki rasio utang terhadap ekuitas (DER) yang sangat tinggi (3.03 - 3.40 kali), menunjukkan ketergantungan yang signifikan pada utang, yang merupakan bendera merah bagi Buffett yang mengutamakan perusahaan dengan sedikit atau tanpa utang. Kedua, profitabilitas perusahaan sangat tipis, dengan Return on Equity (ROE) yang rendah (0.27% - 3.41%) dan laba bersih yang menurun pada tahun 2024 dibandingkan 2023, menunjukkan kesulitan dalam menghasilkan keuntungan yang konsisten dan kuat. Meskipun Price to Book Value (PBV) rendah (0.35 - 0.27) mungkin terlihat menarik, bagi Buffett, PBV rendah yang disertai dengan fundamental yang lemah seringkali menunjukkan 'value trap' atau masalah struktural, bukan peluang yang terlewatkan. Buffett mencari bisnis dengan 'moat' yang kuat dan keuntungan yang dapat diprediksi, yang kurang terlihat jelas pada IMAS mengingat tantangan utang dan profitabilitas.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 1230
Kinerja vs Indeks
Outperform
Target 1 Bulan
Rp. 1280
Kinerja vs Indeks
Outperform

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 1350
Kinerja vs Indeks
In-line

Untuk prospek satu tahun, IMAS diharapkan bergerak sejalan dengan indeks. Potensi pertumbuhan dari ekspansi EV dan segmen bisnis yang terdiversifikasi dapat mengimbangi tantangan yang ada. Namun, tingkat utang yang tinggi dan margin keuntungan yang tipis masih menjadi perhatian utama yang dapat membatasi kenaikan harga saham dalam jangka panjang.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.