ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 3710
Target 1 Minggu: Rp 3720
Target 1 Bulan: Rp 3680
Target 1 Tahun: Rp 3450
Sentimen Investing: Bearish
Sentimen Stockbit: Campur/Mixed

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT Prima Andalan Mandiri Tbk (MCOL.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 23 december 2025

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

Analisis fundamental PT Prima Andalan Mandiri Tbk (MCOL) menunjukkan perusahaan beroperasi di sektor pertambangan batubara, dengan fokus pada batubara sub-bituminous di Kalimantan Utara. Perusahaan memiliki bisnis yang terintegrasi dari penambangan, kontraktor, hingga jasa pengangkutan dan bongkar muat batubara. MCOL dikenal memproduksi batubara rendah abu dan rendah sulfur yang ramah lingkungan. Secara finansial, MCOL memiliki rasio keuangan penting seperti P/E Ratio 16.66, Price/Book 1.5, Debt / Equity 11.51%, Return on Equity 8.84%, dan Dividend Yield 7.43%. EBITDA perusahaan tercatat sebesar US$ 185,58 juta. Perusahaan mempertahankan neraca keuangan yang relatif konservatif dengan leverage rendah dan likuiditas yang solid. Namun, beberapa analisis menunjukkan saham ini mungkin overvalued dengan Price to Book Value (PBV) lebih dari 1x valuasi perusahaan (2.12).

Sentimen Stockbit

Campur/Mixed

Skor: 60

Diskusi di Stockbit mengenai MCOL cenderung campuran. Ada sentimen positif terkait pembagian dividen interim sebesar Rp80 per saham, yang menunjukkan komitmen perusahaan kepada pemegang saham. Beberapa pengguna juga menyoroti MCOL sebagai produsen batubara 'ramah lingkungan' dengan kandungan abu dan sulfur rendah. Namun, tidak ada konsensus kuat mengenai arah harga saham dalam jangka pendek, mencerminkan kehati-hatian investor terhadap sektor batubara secara keseluruhan.

Sentimen Investing.com

Bearish

Skor: 30

Sentimen di Investing.com untuk MCOL cenderung bearish. Indikator teknikal seperti rata-rata bergerak dan indikator teknikal lainnya memberikan sinyal 'Strong Sell'. Meskipun tidak ada sentimen analis secara langsung, sentimen anggota menunjukkan pandangan bearish. Kekhawatiran umum tampaknya terkait dengan penurunan harga batubara global dan prospek jangka panjang sektor ini.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Underperformed

Selama 365 hari terakhir, saham MCOL menunjukkan penurunan signifikan sebesar 27.96% (dari Rp 5150 menjadi Rp 3710). Pada periode yang sama, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kenaikan sebesar 21.41%. Ini menunjukkan MCOL secara substansial underperformed dibandingkan dengan indeks. Kinerja buruk ini sebagian besar disebabkan oleh tren penurunan harga batubara global yang berkelanjutan sepanjang tahun 2024 dan 2025. Harga batubara Newcastle telah turun secara signifikan, dipengaruhi oleh kelebihan pasokan, perlambatan ekonomi Tiongkok, dan pergeseran global menuju energi terbarukan. Keputusan Menteri ESDM untuk memangkas produksi batubara tahun depan juga mengindikasikan tekanan pasar. Meskipun MCOL menunjukkan fundamental yang solid dan telah membagikan dividen interim, sentimen negatif terhadap komoditas batubara secara umum menekan harga sahamnya.

Outlook

1 Minggu

Target: 3720

Vs Indeks: In-line

Dalam satu minggu ke depan, harga MCOL diperkirakan akan bergerak in-line dengan indeks, dengan potensi fluktuasi kecil. Harga batubara global saat ini berada di level rendah, dan sentimen pasar masih berhati-hati. Namun, pembayaran dividen interim baru-baru ini dapat memberikan sedikit dukungan dan mencegah penurunan tajam, menstabilkan harga di sekitar level saat ini.

1 Bulan

Target: 3680

Vs Indeks: Underperform

Untuk satu bulan ke depan, MCOL kemungkinan akan underperform indeks. Tekanan pada harga batubara global diperkirakan akan berlanjut, dengan proyeksi stabilisasi di level yang lebih rendah pada akhir kuartal. Meskipun ada fundamental yang kuat, sentimen negatif pasar komoditas kemungkinan akan membatasi potensi kenaikan dan bisa mendorong harga sedikit lebih rendah.

1 Tahun

Target: 3450

Vs Indeks: Underperform

Dalam satu tahun ke depan, MCOL diperkirakan akan terus underperform indeks. Prospek jangka panjang untuk batubara secara global cenderung menurun karena transisi energi dan peningkatan penggunaan energi terbarukan. Meskipun ada proyeksi permintaan batubara yang mencapai puncaknya pada 2025 sebelum menurun menuju 2030, tekanan dekarbonisasi dan kelebihan pasokan akan menjadi faktor penekan utama. Ini akan memberikan tantangan signifikan bagi perusahaan batubara seperti MCOL, meskipun memiliki manajemen yang baik dan batubara 'ramah lingkungan'.

Berita Terbaru

Prima Andalan (MCOL) Tebar Dividen Interim 48% dari Laba, Ini Jadwalnya 2025-11-18

PT Prima Andalan Mandiri Tbk (MCOL) berencana membagikan dividen interim tunai sebesar Rp 284,45 miliar atau Rp 80 per saham untuk tahun buku 2025. Pembayaran dividen dijadwalkan pada 15 Desember 2025, dengan cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 26 November 2025. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk mengembalikan nilai kepada pemegang saham meskipun pasar batubara sedang menantang.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 3710
Sentimen Investing.com Bearish 30 %
Sentimen Stockbit Campur/Mixed 60 %

Buffett Indicator

2.0/10

Warren Buffett cenderung menghindari investasi di perusahaan komoditas seperti batubara karena sifat siklisnya dan kurangnya 'moat' (keunggulan kompetitif berkelanjutan) yang kuat. Industri batubara sangat rentan terhadap fluktuasi harga komoditas global, perubahan regulasi lingkungan, dan pergeseran menuju energi terbarukan. Meskipun PT Prima Andalan Mandiri Tbk memiliki neraca yang konservatif, likuiditas yang baik, dan membagikan dividen, prospek jangka panjang untuk sektor batubara secara keseluruhan tidak sesuai dengan filosofi Buffett yang mencari bisnis dengan pendapatan yang dapat diprediksi dan pertumbuhan jangka panjang yang stabil. Risiko-risiko struktural dalam industri batubara akan membuat Buffett enggan berinvestasi pada saham ini, kecuali jika saham tersebut diperdagangkan pada diskon yang sangat dalam, yang mana PBV saat ini menunjukkan tidak demikian.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 3720
Kinerja vs Indeks
In-line
Target 1 Bulan
Rp. 3680
Kinerja vs Indeks
Underperform

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 3450
Kinerja vs Indeks
Underperform

Dalam satu tahun ke depan, MCOL diperkirakan akan terus underperform indeks. Prospek jangka panjang untuk batubara secara global cenderung menurun karena transisi energi dan peningkatan penggunaan energi terbarukan. Meskipun ada proyeksi permintaan batubara yang mencapai puncaknya pada 2025 sebelum menurun menuju 2030, tekanan dekarbonisasi dan kelebihan pasokan akan menjadi faktor penekan utama. Ini akan memberikan tantangan signifikan bagi perusahaan batubara seperti MCOL, meskipun memiliki manajemen yang baik dan batubara 'ramah lingkungan'.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.