Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:
PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA.JK) Analisis Saham
Diperbarui: tuesday 23 december 2025
Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.
Grafik Saham

Grafik Indeks

Grafik Relatif

Ringkasan
Sentimen Stockbit
Skor: 80
Sentimen Investing.com
Skor: 40
Kinerja Tahun Lalu
Status: Outperformed
Outlook
1 Minggu
Target: 380
Vs Indeks: Outperform
1 Bulan
Target: 450
Vs Indeks: Outperform
1 Tahun
Target: 500
Vs Indeks: In-line
Berita Terbaru
Bursa Efek Indonesia (BEI) mensuspensi saham PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) pada 2 Desember 2025 karena peningkatan harga kumulatif yang signifikan. Saham MINA melonjak 11,35% ke Rp 412 pada 1 Desember 2025, naik 131% dalam sebulan, dan 776,6% year-to-date. Suspensi ini bertujuan untuk memberikan waktu bagi investor untuk mempertimbangkan informasi. MINA juga mengumumkan penunjukan LAB Architecture sebagai mitra pengembangan arsitektur dan interior untuk proyek lahan seluas 4 hektare di Sanur, Bali.
Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman, memprediksi target terdekat harga saham MINA bisa mencapai Rp 448-Rp 458 per saham. Saham MINA sempat menguat 1,94% ke Rp 420 per saham pada sesi I perdagangan 3 Desember 2025. Namun, hingga kuartal III-2025, PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) masih membukukan rugi bersih sebesar Rp 3,8 miliar, meningkat dari rugi Rp 2,3 miliar pada periode yang sama tahun 2024.
Saham MINA melonjak 30% menjadi Rp 182 pada 10 Maret 2025 setelah BEI mencabut status MINA dari papan pemantauan khusus full call auction (FCA). Perusahaan ini juga berada di bawah kendali Happy Hapsoro, suami dari Puan Maharani, yang meningkatkan daya tarik saham di kalangan investor. Analis memandang positif perubahan kendali ini sebagai potensi keuntungan di masa depan.
PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) menawarkan 3,28 miliar saham baru melalui rights issue dengan harga pelaksanaan Rp 50 per saham, berpotensi mengumpulkan dana segar Rp 164,06 miliar. Happy Hapsoro, melalui PT Basis Utama Prima, berkomitmen untuk menyerap seluruh haknya. Dana ini akan digunakan untuk modal kerja Perseroan dan anak usahanya, PT Minna Padi Resorts dan PT Sanur Hasta Griya, untuk biaya operasional dan pengembangan usaha.
Rumor
Terdapat spekulasi tinggi di kalangan pelaku pasar mengenai saham MINA, didorong oleh proyek pengembangan lahan pesisir Sanur seluas 4 hektare yang diklaim akan menjadi sumber pendapatan utama di masa depan. Keterlibatan dan peningkatan kepemilikan oleh Happy Hapsoro melalui aksi korporasi seperti rights issue juga memicu sentimen positif dan spekulasi kenaikan harga saham. Spekulasi ini diyakini menjadi salah satu faktor di balik lonjakan harga saham yang signifikan, menyebabkan beberapa suspensi oleh BEI.
Ikhtisar
Sekilas
Buffett Indicator
1.0/10Warren Buffett cenderung berinvestasi pada perusahaan dengan model bisnis yang mudah dipahami, memiliki 'economic moat' yang kuat, manajemen yang kompeten, dan rekam jejak profitabilitas yang konsisten, serta dihargai secara wajar. PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA.JK) kemungkinan besar tidak akan menjadi pilihan Buffett karena beberapa alasan. Pertama, perusahaan ini secara konsisten membukukan kerugian bersih dalam beberapa tahun terakhir (2022, 2023, 2024, dan Q3 2025). Buffett sangat menekankan profitabilitas dan arus kas positif. Kedua, meskipun ada proyek ekspansi properti yang ambisius, bisnis properti dan perhotelan seringkali bersifat siklis dan mungkin tidak menawarkan 'moat' yang jelas dan tahan lama yang dicari Buffett. Ketiga, lonjakan harga saham yang sangat signifikan dan suspensi oleh BEI mengindikasikan spekulasi pasar yang tinggi, bukan pertumbuhan nilai intrinsik yang stabil. Buffett menghindari saham yang digerakkan oleh euforia atau spekulasi. Keempat, rasio valuasi seperti P/E negatif dan PBV yang tinggi untuk perusahaan yang merugi menunjukkan bahwa saham ini mungkin dinilai terlalu tinggi berdasarkan fundamental saat ini. Singkatnya, kurangnya profitabilitas, volatilitas tinggi, dan sifat spekulatif saham ini akan menjauhkannya dari kriteria investasi Warren Buffett.
Prospek Jangka Pendek
Prospek 1 Tahun
Prospek satu tahun MINA sangat bergantung pada keberhasilan implementasi strategi pengembangan properti dan perhotelan, khususnya proyek Sanur, serta kemampuan perusahaan untuk mencapai profitabilitas. Meskipun ada potensi pertumbuhan dari ekspansi, perusahaan masih mencatat kerugian yang meningkat. Kinerja akan menjadi 'in-line' dengan indeks jika perusahaan mampu menunjukkan kemajuan signifikan dalam proyek-proyeknya dan mengurangi kerugian, namun ketidakpastian seputar profitabilitas jangka panjang dan tingginya valuasi (PBV tinggi) untuk perusahaan yang merugi bisa membatasi kenaikan lebih lanjut, meskipun ada dukungan dari kepemilikan strategis.
Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.
Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.
Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.
Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.