ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 1125
Target 1 Minggu: Rp 1137
Target 1 Bulan: Rp 1165
Target 1 Tahun: Rp 1428
Sentimen Investing: Mixed
Sentimen Stockbit: Mixed

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 20 january 2026

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN.JK) menunjukkan fundamental yang beragam. Laba bersih perusahaan meningkat menjadi Rp 2,74 triliun pada tahun 2024 dari Rp 2,53 triliun pada tahun 2023, dengan laba bersih per saham sebesar Rp 115,05 di tahun 2024. Namun, laporan sebelumnya dari Stock Unlock menunjukkan penurunan pendapatan sebesar -0,87% selama setahun terakhir, meskipun laba bersih meningkat 15,85% pada periode tersebut. Rasio P/E terbaru adalah 12,60x (2024) dan Price/Book Value (PBV) adalah 0,62x (2024), menunjukkan valuasi yang menarik jika dibandingkan dengan nilai bukunya. Return on Equity (ROE) tercatat 4,88% pada tahun 2024. Meskipun beberapa sumber menyebut Debt/Equity 0%, laporan keuangan Indo Premier Sekuritas menunjukkan Debt/Equity yang lebih tinggi, yaitu 3,35 pada tahun 2024, yang perlu dipertimbangkan untuk bank. Perusahaan membayar dividen tahunan dengan hasil dividen 3,77%. Samuel Sekuritas memberikan peringkat 'BUY' pada Oktober 2024 dengan target harga IDR 2,200, didorong oleh potensi divestasi saham ANZ, peningkatan kualitas aset, dan perbaikan NIM.

Sentimen Stockbit

Mixed

Skor: 50

Sentimen di Stockbit cenderung beragam, mencerminkan pergerakan harga saham yang fluktuatif. Ada diskusi mengenai aksi ambil untung (profit-taking) setelah kenaikan, serta kekhawatiran atas potensi pengetatan target pertumbuhan pinjaman oleh Bank Indonesia. Namun, sentimen positif juga muncul dari pandangan bahwa sektor perbankan Indonesia memiliki prospek pertumbuhan kredit yang stabil.

Sentimen Investing.com

Mixed

Skor: 50

Konsensus analis di Investing.com saat ini 'Netral', dengan satu analis merekomendasikan 'Hold' dan tidak ada rekomendasi 'Buy' atau 'Sell'. Sentimen anggota komunitas Investing.com sendiri menunjukkan pandangan 'Bearish' dan 'Bullish' secara bersamaan, mengindikasikan sentimen yang terpecah atau beragam di antara para investor.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Underperformed

Selama 365 hari terakhir, saham PNBN.JK mengalami penurunan signifikan sekitar -40,79% (dari IDR 1880 menjadi IDR 1115). Sebaliknya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan kinerja positif dengan kenaikan sekitar 27,84%. Ini menunjukkan PNBN.JK secara substansial berkinerja buruk dibandingkan indeksnya. Kinerja buruk ini dapat dikaitkan dengan beberapa faktor, termasuk sentimen pasar yang berhati-hati terhadap saham perbankan Indonesia karena kekhawatiran kualitas kredit dan pertumbuhan pinjaman yang melambat, serta aksi ambil untung setelah kenaikan sebelumnya. Selain itu, rumor berulang mengenai divestasi saham ANZ yang belum terselesaikan telah menciptakan ketidakpastian dan volatilitas. Meskipun ada peningkatan laba bersih di tahun 2024, dampak positifnya belum sepenuhnya tercermin dalam harga saham.

Outlook

1 Minggu

Target: 1137

Vs Indeks: In-line

Dalam satu minggu ke depan, harga saham PNBN diperkirakan akan bergerak relatif stabil atau sedikit menguat, sejalan dengan sentimen positif umum di sektor perbankan Indonesia yang mengantisipasi potensi pertumbuhan kredit dan margin bunga bersih yang stabil di kuartal pertama 2026. Namun, volume perdagangan cenderung ringan, yang dapat membatasi kenaikan signifikan.

1 Bulan

Target: 1165

Vs Indeks: In-line

Dalam satu bulan ke depan, PNBN kemungkinan akan menunjukkan kinerja yang sejalan dengan indeks. Konsensus analis yang netral dan sentimen pasar yang beragam menunjukkan tidak ada katalis jangka pendek yang kuat untuk kenaikan besar, tetapi perbaikan kondisi ekonomi dan prospek pertumbuhan kredit dapat memberikan dukungan moderat.

1 Tahun

Target: 1428

Vs Indeks: Outperform

Dalam satu tahun ke depan, PNBN memiliki potensi untuk mengungguli indeks, didukung oleh target harga rata-rata analis Wall Street sebesar IDR 1,428. Faktor pendorong termasuk strategi bank untuk beralih ke segmen komersial yang lebih menguntungkan dan peningkatan kualitas aset, serta potensi dampak positif dari penyelesaian divestasi saham ANZ yang dapat meningkatkan ROE dan distribusi dividen. Namun, risiko dari rencana divestasi yang belum selesai dan potensi NPLs dari segmen komersial tetap ada.

Berita Terbaru

PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN) Membukukan Laba Bersih Tahun 2024 Sebesar Rp 2,74 Triliun (26 Feb 2025)

PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN) mencatatkan laba bersih sebesar Rp 2,74 triliun pada tahun 2024, mengalami kenaikan dibandingkan Rp 2,53 triliun pada tahun 2023. Laba bersih per saham setara dengan Rp 115,05 per lembar. Kinerja positif ini menunjukkan peningkatan profitabilitas perusahaan.

Samuel Sekuritas Memulai Cakupan PNBN dengan Peringkat 'BUY' dan Target Harga IDR 2,200 (23 Okt 2024)

Samuel Sekuritas memulai cakupan Bank Pan Indonesia (PNBN) dengan peringkat 'BUY' dan target harga IDR 2,200. Rekomendasi ini didasarkan pada spekulasi rencana divestasi ANZ atas 38,8% sahamnya, perbaikan kualitas aset segmen korporasi, dan peningkatan margin bunga bersih (NIM) dari penyaluran aset berimbal hasil lebih tinggi.

Rumor ANZ Jual Saham PNBN ke Mu'min Ali Gunawan, Angkat Saham Panin Group (27 Nov 2025)

Rumor mengenai ANZ yang melepaskan saham PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN) kembali mencuat, dengan kabar terbaru bahwa ANZ menjual saham PNBN kepada pendirinya, Mu'min Ali Gunawan. Spekulasi ini telah mendorong kenaikan harga saham emiten grup Panin secara serentak.

Dividen Bank Pan Indonesia Tbk PT (PNBN.JK) 2026 (08 Jul 2026)

Bank Pan Indonesia Tbk PT (PNBN.JK) diperkirakan akan membayar dividen tahunan berikutnya sebesar Rp42 per saham, dengan perkiraan tanggal ex-dividen pada 8 Juli 2026 dan tanggal pembayaran pada 24 Juli 2026. Hasil dividen saat ini adalah 3,77%.

Rumor

Rumor Divestasi Saham ANZ di Bank Panin (PNBN) kepada Mu'min Ali Gunawan atau Mizuho Financial Group (27 Nov 2025)

Rumor yang terus beredar di pasar adalah rencana Australia & New Zealand Banking Group (ANZ) untuk menjual kepemilikan sahamnya di PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN). Spekulasi bervariasi, termasuk potensi penjualan kembali ke pendiri, Mu'min Ali Gunawan, atau kepada Mizuho Financial Group. Rumor ini telah menjadi pendorong volatilitas harga saham PNBN selama beberapa tahun.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 1125
Sentimen Investing.com Mixed 50 %
Sentimen Stockbit Mixed 50 %

Buffett Indicator

4.0/10

Warren Buffett cenderung berinvestasi pada bisnis yang sederhana, mudah dipahami, memiliki sejarah operasional yang konsisten, dan prospek jangka panjang yang baik, serta dihargai di bawah nilai intrinsiknya. Bank Pan Indonesia sebagai bank yang sudah mapan (sejak 1971) dan beroperasi di sektor perbankan yang fundamentalnya dapat dipahami, memenuhi beberapa kriteria tersebut. Bank ini juga memiliki sejarah dividen yang konsisten. Namun, indikator Buffett menunjukkan skeptisisme. Pertama, meskipun PBV terlihat rendah, beberapa model penilaian intrinsik menunjukkan bahwa PNBN saat ini dinilai terlalu tinggi (overvalued) di pasar. Kedua, rumor divestasi saham ANZ yang telah berlangsung bertahun-tahun menciptakan ketidakpastian mengenai struktur kepemilikan jangka panjang dan stabilitas, yang mungkin tidak disukai Buffett. Terakhir, meskipun ada upaya untuk meningkatkan profitabilitas dan kualitas aset, kinerja saham selama setahun terakhir yang jauh di bawah indeks menunjukkan adanya tantangan dalam menciptakan nilai bagi pemegang saham, yang akan membuat Buffett berhati-hati. Oleh karena itu, Buffett kemungkinan tidak akan menyarankan pembelian saham ini saat ini.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 1137
Kinerja vs Indeks
In-line
Target 1 Bulan
Rp. 1165
Kinerja vs Indeks
In-line

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 1428
Kinerja vs Indeks
Outperform

Dalam satu tahun ke depan, PNBN memiliki potensi untuk mengungguli indeks, didukung oleh target harga rata-rata analis Wall Street sebesar IDR 1,428. Faktor pendorong termasuk strategi bank untuk beralih ke segmen komersial yang lebih menguntungkan dan peningkatan kualitas aset, serta potensi dampak positif dari penyelesaian divestasi saham ANZ yang dapat meningkatkan ROE dan distribusi dividen. Namun, risiko dari rencana divestasi yang belum selesai dan potensi NPLs dari segmen komersial tetap ada.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.