ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 127
Target 1 Minggu: Rp 130
Target 1 Bulan: Rp 120
Target 1 Tahun: Rp 180
Sentimen Investing: Neutral
Sentimen Stockbit: Mixed

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (SMKM.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 23 december 2025

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (SMKM.JK) adalah perusahaan yang bergerak di bidang kontraktor umum dan desain interior, meliputi konstruksi jalan, jembatan, gedung, perumahan, dan telekomunikasi, didirikan pada tahun 1981. Secara finansial, perusahaan menunjukkan penurunan kinerja laba. Laba bersih pada tahun 2024 tercatat sebesar Rp 2,470 miliar, turun dari Rp 9,994 miliar pada tahun 2023. Penurunan ini sejalan dengan penurunan penjualan menjadi Rp 85,299 miliar pada 2024 dari Rp 130,026 miliar pada 2023, yang disebabkan oleh fokus perusahaan pada proyek dengan periode kerja yang lebih pendek. Meskipun laba menurun, total aset perusahaan meningkat menjadi Rp 210,962 miliar pada akhir 2024, sementara kewajiban jangka pendek juga meningkat. Dengan rasio Price/Book Value (PBV) sekitar 0.40-0.45, saham ini dianggap berpotensi undervalued. Perusahaan juga memiliki risiko kebangkrutan yang rendah berdasarkan Altman Z-Score. SMKM tidak membagikan dividen untuk tahun 2024, mengalokasikan laba untuk kegiatan operasional dan investasi jangka panjang. Prospek perusahaan akan sangat dipengaruhi oleh diversifikasi bisnisnya ke sektor akuakultur melalui akuisisi Panasia Aquaculture Pte. Ltd. senilai Rp 1,6 triliun, yang direncanakan akan dibiayai melalui rights issue pada tahun 2026.

Sentimen Stockbit

Mixed

Skor: 75

Diskusi di Stockbit menunjukkan sentimen yang sangat spekulatif dan cenderung bullish terhadap SMKM. Banyak pengguna memprediksi kenaikan harga yang signifikan, bahkan mencapai 'auto reject atas' (ARA) dan menargetkan harga hingga 830, terutama pasca berita akuisisi dan diversifikasi bisnis. Namun, ada juga suara-suara yang lebih berhati-hati, menyoroti risiko tinggi dan ketidakjelasan terkait pihak pembeli dalam akuisisi baru.

Sentimen Investing.com

Neutral

Skor: 35

Berdasarkan analisis teknikal di Investing.com, sentimen untuk SMKM cenderung 'Sangat Jual' berdasarkan moving average dan indikator teknikal lainnya. Indikator RSI 14-hari juga menunjukkan sinyal 'Jual'. Sentimen anggota (users' sentiments) di Investing.com tercatat campuran antara bearish dan bullish. Namun, ada juga laporan bahwa sentimen di forum lebih berhati-hati dengan peringatan potensi penurunan harga setelah reaksi terhadap harga tender offer.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Outperformed

SMKM secara signifikan mengungguli indeks selama setahun terakhir, dengan kenaikan saham sebesar 81% dibandingkan kenaikan indeks sebesar 21%. Kinerja superior ini didorong oleh serangkaian aksi korporasi besar dan minat spekulatif. Pendorong utama termasuk pengumuman dan penyelesaian akuisisi oleh Lim Shrimp Org Pte. Ltd. (LSO) yang menjadi pemegang saham pengendali baru. Disusul dengan penawaran tender wajib (meskipun dengan harga yang lebih rendah dari harga pasar saat ini) yang memicu aktivitas perdagangan dan spekulasi yang signifikan. Katalis terbaru adalah rencana akuisisi Panasia Aquaculture Pte. Ltd. senilai Rp1,6 triliun, yang akan didanai melalui *rights issue* pada tahun 2026, menandakan diversifikasi besar-besaran ke bisnis akuakultur. Meskipun laba bersih perusahaan mengalami penurunan pada tahun 2024 dibandingkan tahun 2023, pasar tampaknya merespons positif terhadap perubahan strategis dan arah bisnis baru ini, yang mendorong kenaikan harga saham.

Outlook

1 Minggu

Target: 130

Vs Indeks: In-line

Dalam satu minggu ke depan, harga saham SMKM kemungkinan akan mengalami volatilitas tinggi di sekitar berita akuisisi Panasia dan implikasi dari penawaran tender wajib (MTO) yang sedang berjalan hingga 9 Januari 2026. Berita akuisisi Panasia pada 23 Desember 2025 dapat memberikan dorongan positif, namun harga MTO di Rp 93 bisa menjadi batas atas psikologis atau pemicu aksi ambil untung. Performa kemungkinan akan sejalan dengan indeks, karena sentimen pasar terbagi antara optimisme diversifikasi dan kehati-hatian terhadap harga tender offer.

1 Bulan

Target: 120

Vs Indeks: Underperform

Setelah periode penawaran tender wajib berakhir pada 9 Januari 2026, pasar akan mencerna dampak dari aksi korporasi tersebut. Harga MTO yang lebih rendah dari harga pasar saat ini berpotensi memicu tekanan jual atau aksi ambil untung bagi investor yang membeli di harga lebih tinggi. Fokus pasar kemudian akan bergeser ke detail akuisisi Panasia dan persiapan rights issue di tahun 2026. Karena masih minimnya informasi detail mengenai kontribusi langsung bisnis akuakultur terhadap kinerja keuangan jangka pendek, saham mungkin akan terkonsolidasi atau sedikit tertekan.

1 Tahun

Target: 180

Vs Indeks: Outperform

Prospek satu tahun SMKM sangat bergantung pada keberhasilan diversifikasi ke bisnis akuakultur melalui Panasia dan pelaksanaan *rights issue* yang sukses pada tahun 2026. Jika bisnis akuakultur menunjukkan kemajuan positif dan mulai berkontribusi signifikan terhadap pendapatan dan laba, maka saham memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang yang kuat. Meskipun ada risiko eksekusi karena ini adalah bidang bisnis baru, SMKM telah menunjukkan kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan strategis. Dengan asumsi eksekusi yang baik dan penerimaan pasar yang positif terhadap diversifikasi ini, SMKM berpotensi mengungguli indeks.

Berita Terbaru

Sumber Mas Konstruksi Akuisisi Panasia Rp1,6 Triliun, Dibiayai Rights Issue 2026 (23 Desember 2025)

PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (SMKM) berencana mengakuisisi 100% saham Panasia Aquaculture Pte. Ltd. senilai sekitar US$100 juta (sekitar Rp1,676 triliun) dari Lim Shrimp Org Pte. Ltd. (LSO). Transaksi ini akan dibiayai melalui Penawaran Umum Terbatas dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PUT HMETD) atau rights issue pada tahun 2026. Akuisisi ini merupakan langkah strategis untuk diversifikasi bisnis SMKM ke bidang akuakultur dan diharapkan dapat meningkatkan kinerja perusahaan di masa mendatang.

Pengendali Sumber Mas Konstruksi (SMKM) Tender Wajib Rp 64,11 Miliar (10 Desember 2025)

Lim Shrimp Org Pte Ltd, pengendali baru PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (SMKM), akan melakukan penawaran tender wajib (tender offer) sebanyak 689.419.856 lembar saham atau sekitar 55,02% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan. Harga pelaksanaan penawaran tender wajib adalah Rp 93 per saham, yang berlangsung dari 10 Desember 2025 hingga 9 Januari 2026.

Sumber Mas Konstruksi (SMKM) Resmi Diakuisisi, Ini Pemilik Barunya (6 November 2025)

Lim Shrimp Org Pte. Ltd. (LSO) telah menyelesaikan akuisisi 313.250.000 saham PT Sumber Mas Konstruksi (SMKM), setara dengan 25% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh, dari PT Vina Nauli Jordania. Dengan penuntasan transaksi ini, LSO secara resmi menjadi pemegang saham pengendali dan mayoritas baru perseroan.

Sumber Mas Konstruksi Tbk Umumkan Perkembangan Negosiasi sehubungan dengan Rencana Pengambilalihan Perseroan (13 Oktober 2025)

PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (SMKM) mengumumkan telah terjadi perkembangan negosiasi terkait rencana pengambilalihan perseroan, ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat pada 10 Oktober 2025 antara Lim Shrimp Org Pte. Ltd. (Calon Pengendali Baru) dan PT Vina Nauli Jordania (VNJ) untuk akuisisi 35,91% saham perseroan.

Financial Statements 2Q 2024 of SMKM (3 Agustus 2024)

PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (SMKM) membukukan laba bersih pada Kuartal 2 2024 sebesar Rp 308,3 juta, mengalami penurunan signifikan dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2023 yang sebesar Rp 8,1 miliar.

Rumor

Potensi SMKM menjadi 'The Next' Saham yang Melejit

Terdapat spekulasi di Stockbit bahwa SMKM memiliki potensi pertumbuhan besar ('the next ??'), dengan beberapa pengguna mengaitkannya dengan aset global di berbagai negara dan teknologi akuakultur raksasa. Ada juga perbandingan dengan saham AMMS yang sebelumnya mengalami lonjakan setelah berita akuisisi.

Kekhawatiran terhadap Pembeli Akuisisi Panasia

Beberapa pengguna di Stockbit menyuarakan kekhawatiran mengenai akuisisi Panasia, menyebut pembelinya (Panasia) 'gak jelas' dan 'perusahaan yg baru didirikan 2025', menimbulkan keraguan terhadap prospek diversifikasi ini.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 127
Sentimen Investing.com Neutral 35 %
Sentimen Stockbit Mixed 75 %

Buffett Indicator

3.0/10

Warren Buffett cenderung berinvestasi pada bisnis yang mudah diprediksi, memiliki keunggulan kompetitif yang kuat, manajemen yang solid, dan pendapatan yang konsisten dengan harga yang wajar. SMKM saat ini sedang mengalami transformasi bisnis yang signifikan dengan diversifikasi ke sektor akuakultur, yang memperkenalkan elemen ketidakpastian dan risiko eksekusi baru, sesuatu yang biasanya dihindari Buffett. Kinerja keuangan terbaru menunjukkan penurunan laba bersih, yang bertentangan dengan preferensi Buffett akan pertumbuhan pendapatan yang stabil. Meskipun rasio Price/Book Value (PBV) menunjukkan potensi undervalued, proses akuisisi yang melibatkan rights issue dapat menyebabkan dilusi bagi pemegang saham eksisting. Selain itu, harga tender offer wajib yang lebih rendah dari harga pasar saat ini menimbulkan pertanyaan tentang nilai intrinsik yang sebenarnya. Mengingat perubahan besar dalam model bisnis dan ketidakpastian seputar profitabilitas di masa depan, saham ini kemungkinan besar tidak akan menarik bagi Warren Buffett. Skala 1 hingga 10, kemungkinan Buffett akan merekomendasikan pembelian saham ini adalah 3.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 130
Kinerja vs Indeks
In-line
Target 1 Bulan
Rp. 120
Kinerja vs Indeks
Underperform

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 180
Kinerja vs Indeks
Outperform

Prospek satu tahun SMKM sangat bergantung pada keberhasilan diversifikasi ke bisnis akuakultur melalui Panasia dan pelaksanaan *rights issue* yang sukses pada tahun 2026. Jika bisnis akuakultur menunjukkan kemajuan positif dan mulai berkontribusi signifikan terhadap pendapatan dan laba, maka saham memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang yang kuat. Meskipun ada risiko eksekusi karena ini adalah bidang bisnis baru, SMKM telah menunjukkan kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan strategis. Dengan asumsi eksekusi yang baik dan penerimaan pasar yang positif terhadap diversifikasi ini, SMKM berpotensi mengungguli indeks.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.