ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 1895
Target 1 Minggu: Rp 1920
Target 1 Bulan: Rp 1950
Target 1 Tahun: Rp 2340
Sentimen Investing: Bullish
Sentimen Stockbit: Mixed

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 23 december 2025

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

ADRO.JK menunjukkan fundamental yang solid meskipun menghadapi fluktuasi harga komoditas. Perusahaan memiliki rasio P/E 11.24 dan Price/Book 0.7. Rasio Debt/Equity sangat sehat di 14.19% dan Debt to Assets Ratio 0.09x, menunjukkan posisi keuangan yang kuat dengan lebih banyak kas daripada utang. Margin keuntungan sebesar 83.15% jauh di atas rata-rata industri. Meskipun laba bersih mengalami penyusutan pada tahun 2024 (-12.02%) dari 25.34 triliun menjadi 22.3 triliun, perusahaan menunjukkan pertumbuhan aset total 20.30% dari 2020-2024 dan penurunan liabilitas 37.24% dalam periode yang sama. ADRO memiliki sejarah dividen yang konsisten sejak 2008 dan terus berupaya diversifikasi ke energi terbarukan, mineral, dan aluminium hijau, dengan target 50% pendapatan non-batu bara termal pada tahun 2030, termasuk proyek PLTA Mentarang dan pabrik peleburan aluminium.

Sentimen Stockbit

Mixed

Skor: 55

Diskusi di Stockbit menunjukkan sentimen yang beragam. Beberapa investor menyatakan kehati-hatian terhadap potensi tekanan jual jangka pendek. Namun, sentimen positif jangka panjang muncul dari prospek bisnis ADRO di luar batu bara, seperti kontribusi dari anak usaha SIS, kenaikan harga 'coking coal' dan aluminium, serta rencana pengembangan PLTA dan bisnis aluminium hingga 2030.

Sentimen Investing.com

Bullish

Skor: 65

Analisis di Investing.com menunjukkan sentimen 'Buy' dari konsensus analis. Secara khusus, 7 dari 13 analis merekomendasikan 'buy', 3 'hold', dan 2 'sell', menghasilkan rekomendasi keseluruhan 'Buy'. Namun, sentimen anggota masyarakat umum disebut 'Bearish. Bullish.', menunjukkan pandangan yang bercampur di kalangan investor ritel, meskipun konsensus analis lebih cenderung positif.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Underperformed

Selama 365 hari terakhir, harga saham ADRO.JK menurun sekitar 25,4% (dari 2540 IDR menjadi 1895 IDR), sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kenaikan sekitar 21,8% (dari 7096.44 menjadi 8645.84). Ini menunjukkan ADRO.JK secara signifikan berkinerja buruk dibandingkan dengan indeks. Kinerja buruk ini kemungkinan disebabkan oleh tekanan harga batu bara global yang berfluktuasi dan prospek permintaan jangka panjang yang menantang, meskipun ada beberapa momen kenaikan harga komoditas dan dividen interim yang besar. Meskipun ADRO melakukan diversifikasi ke non-batu bara, sentimen pasar terhadap sektor batu bara secara keseluruhan tetap menjadi faktor penekan.

Outlook

1 Minggu

Target: 1920

Vs Indeks: In-line

Dalam satu minggu ke depan, harga ADRO diperkirakan akan bergerak in-line dengan indeks, dengan sedikit kenaikan. Hal ini didukung oleh sentimen pasar yang masih sedikit positif terhadap saham ini setelah beberapa hari perdagangan terakhir menunjukkan kenaikan harga dan beberapa berita positif tentang permintaan batu bara global, meskipun ada peringatan tentang tekanan jual jangka pendek di media sosial.

1 Bulan

Target: 1950

Vs Indeks: Outperform

Untuk satu bulan ke depan, ADRO berpotensi mengungguli indeks, didorong oleh ekspektasi pembayaran dividen interim pada 15 Januari 2026. Meskipun ada fluktuasi harga batu bara, komitmen dividen yang kuat dapat menarik investor jangka pendek. Namun, perlu diperhatikan potensi penurunan setelah tanggal ex-dividen.

1 Tahun

Target: 2340

Vs Indeks: Outperform

Dalam satu tahun ke depan, ADRO diperkirakan akan mengungguli indeks, dengan target harga rata-rata analis sekitar 2.340 IDR. Proyeksi ini didukung oleh strategi diversifikasi perusahaan ke energi terbarukan, mineral, dan aluminium, yang diharapkan mengurangi ketergantungan pada batu bara termal dan menciptakan aliran pendapatan yang lebih stabil. Sentimen 'Buy' dari mayoritas analis juga memperkuat pandangan positif jangka panjang terhadap saham ini.

Berita Terbaru

Pasar Batu Bara Penuh Tantangan, Adaro Andalan (AADI) Jaga Kinerja 2025 (22 Desember 2025)

PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), anak usaha Adaro Energy, menyatakan pasar batu bara termal di tahun 2025 menghadapi tekanan harga di tengah ketersediaan pasokan melimpah, meskipun industri ini tetap penting untuk kebutuhan energi jangka panjang. Perusahaan berupaya menjaga kinerja melalui tata kelola yang baik, disiplin keuangan, peningkatan produktivitas, dan pengendalian biaya.

Investor ADRO Dapat Jatah Dividen Rp 4 Triliun, Kapan Mulai Cair? (18 Desember 2025)

PT Alamtri Resources Tbk (ADRO) mengumumkan pembagian dividen tunai interim tahun buku 2025 sebesar USD 250 juta, setara dengan sekitar Rp 4,18 triliun. Pembayaran dividen dijadwalkan pada 15 Januari 2026, yang berasal dari laba bersih perusahaan periode sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2025.

Harga Batu Bara Melemah, Ekspor Global Naik Ditopang Australia dan AS (20 Desember 2025)

Harga batu bara global sebagian besar melemah pada perdagangan Jumat (19/12/2025) di tengah tekanan prospek permintaan jangka panjang. Meskipun demikian, ekspor batu bara global justru naik 5,6% secara mingguan, terutama didukung oleh lonjakan pengapalan dari Australia dan Amerika Serikat, meskipun sebagian tertahan oleh penurunan ekspor dari Indonesia.

Permintaan Batubara Global Mencapai Rekor Tertinggi Sepanjang Masa (21 Desember 2025)

Permintaan batu bara global mencapai rekor tertinggi sepanjang masa pada tahun 2025, mengabaikan tren terbaru. Meskipun ada penurunan penggunaan batu bara di India, kenaikan harga gas alam dan langkah kebijakan di Amerika Serikat menyebabkan peningkatan konsumsi batu bara kembali.

Saham ADRO Menguat Didorong Pemulihan Harga Batu Bara Termal dan Sentimen Positif Kuota Ekspor (17 Desember 2025)

Saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) menguat 4,12% ke 1.895 IDR. Kinerja kuat ini didorong oleh sentimen positif di sektor energi karena harga batu bara termal global tetap tinggi di tengah permintaan berkelanjutan dari pasar Asia, khususnya Tiongkok dan India, yang sangat bergantung pada batu bara untuk pembangkit listrik selama puncak musim dingin. Rally ini mencerminkan optimisme investor terhadap potensi pendapatan ADRO yang kuat mengingat profil produksi berbiaya rendah dan posisi strategisnya di pasar batu bara termal jalur laut.

Rumor

Peringatan Volatilitas Saham ADRO di Forum Stockbit

Sebuah komentar di forum Stockbit menyatakan 'ADRO siap siap diguyur besok sama lusa sama MG, yang buy hati hati !!!', yang mengindikasikan spekulasi tentang potensi tekanan jual dalam waktu dekat. Ini bukan rumor resmi perusahaan tetapi pandangan spekulatif dari komunitas investor.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 1895
Sentimen Investing.com Bullish 65 %
Sentimen Stockbit Mixed 55 %

Buffett Indicator

6.0/10

Warren Buffett cenderung menghindari perusahaan komoditas karena kurangnya keunggulan kompetitif (moat) yang berkelanjutan dan volatilitas harga. ADRO, sebagai perusahaan batu bara, sebagian besar adalah bisnis komoditas. Namun, ada beberapa faktor yang mungkin menarik bagi Buffett: (1) Profil produksi berbiaya rendah dan neraca keuangan yang sehat dengan lebih banyak kas daripada utang, menunjukkan manajemen yang konservatif. (2) Sejarah dividen yang konsisten menunjukkan komitmen terhadap pemegang saham. (3) Strategi diversifikasi yang jelas ke energi terbarukan dan aluminium dapat menciptakan moat baru dan aliran pendapatan yang lebih stabil di masa depan. Meskipun demikian, risiko komoditas dan fluktuasi pendapatan tetap menjadi pertimbangan utama. Oleh karena itu, skor 6 menunjukkan daya tarik moderat, bukan investasi 'Buffett-esque' klasik, tetapi dengan potensi peningkatan jika diversifikasi berhasil menciptakan keunggulan kompetitif yang kuat.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 1920
Kinerja vs Indeks
In-line
Target 1 Bulan
Rp. 1950
Kinerja vs Indeks
Outperform

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 2340
Kinerja vs Indeks
Outperform

Dalam satu tahun ke depan, ADRO diperkirakan akan mengungguli indeks, dengan target harga rata-rata analis sekitar 2.340 IDR. Proyeksi ini didukung oleh strategi diversifikasi perusahaan ke energi terbarukan, mineral, dan aluminium, yang diharapkan mengurangi ketergantungan pada batu bara termal dan menciptakan aliran pendapatan yang lebih stabil. Sentimen 'Buy' dari mayoritas analis juga memperkuat pandangan positif jangka panjang terhadap saham ini.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.