ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 1145
Target 1 Minggu: Rp 1180
Target 1 Bulan: Rp 1300
Target 1 Tahun: Rp 1720
Sentimen Investing: Bullish
Sentimen Stockbit: Bullish

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT Archi Indonesia Tbk (ARCI.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 25 november 2025

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT Archi Indonesia Tbk (ARCI.JK) adalah produsen emas murni yang berbasis di Indonesia, mengoperasikan Tambang Emas Toka Tindung di Sulawesi Utara. Perusahaan menunjukkan fundamental yang beragam namun dengan indikator pertumbuhan yang kuat baru-baru ini. Pada sembilan bulan pertama tahun 2025, ARCI mencatat laba bersih sebesar USD 71 juta (sekitar Rp 1,18 triliun), membalikkan kerugian USD 4 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya, didorong oleh peningkatan produksi emas sebesar 23% menjadi 90 ribu ons dan kenaikan harga emas global. Perusahaan juga sedang melakukan diversifikasi ke pengembangan panas bumi melalui PT Toka Tindung Geothermal. Rasio Harga terhadap Pendapatan (P/E) ARCI sekitar 20.44x, yang lebih tinggi dibandingkan rata-rata Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan rata-rata sektor material dasar, menunjukkan potensi valuasi yang tinggi. Rasio Harga terhadap Nilai Buku (P/B) berkisar antara 4.9x hingga 5.6x, juga di atas rata-rata sektor, mengindikasikan premi pasar. Namun, rasio utang terhadap aset sebesar 0,47 menunjukkan posisi keuangan yang relatif sehat, meskipun beberapa sumber menyebutkan Rasio Ekuitas Utang (DER) yang lebih tinggi sekitar 1.26x. ARCI memiliki cadangan emas yang signifikan dengan potensi eksplorasi lebih lanjut di Tambang Emas Toka Tindung. Kepemilikan saham terkonsentrasi, dengan PT Rajawali Corpora memegang 73,05% dan PT Rajawali Kapital Emas 11,95%, yang berarti float publik terbatas dan berpotensi memengaruhi likuiditas saham. Pendapatan ARCI pada tahun 2024 mencapai USD 287,62 juta, meningkat 15,22% YoY, meskipun laba menurun -28,22% menjadi USD 10,46 juta pada tahun yang sama. Prospek pertumbuhan laba bersih diperkirakan meningkat signifikan pada FY24, didorong oleh pemulihan pit Araren dan kenaikan harga emas.

Sentimen Stockbit

Bullish

Skor: 75

Sentimen di Stockbit cenderung bullish terhadap ARCI, didorong oleh kinerja laba yang melesat tajam pada tahun 2025 dan valuasi PE Ratio annualized yang dianggap relatif murah. Beberapa pengguna menyatakan sentimen positif seperti 'cuan cuan'. Namun, ada juga diskusi mengenai perlunya konsistensi kinerja setahun penuh dan valuasi Price to Sales serta Price to Cashflow yang masih tinggi. Kurangnya dividen dan free float yang rendah juga menjadi perhatian.

Sentimen Investing.com

Bullish

Skor: 65

Analisis Investing.com menunjukkan konsensus 'Strong Buy' dari para analis dengan target harga rata-rata yang signifikan. Namun, sentimen anggota Investing.com sendiri terbagi antara 'Bearish' dan 'Bullish'. Indikator teknikal memberikan sinyal yang beragam, dengan beberapa jangka waktu menunjukkan 'Strong Sell' sementara jangka waktu bulanan menunjukkan 'Strong Buy'. Secara keseluruhan, meskipun ada sinyal beragam dari anggota dan teknikal jangka pendek, rekomendasi analis yang kuat menunjukkan optimisme.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Outperformed

Dalam satu tahun terakhir, saham ARCI.JK menunjukkan kinerja yang luar biasa, naik sekitar 329,7%, jauh mengungguli indeks yang hanya naik sekitar 17,17%. Kinerja superior ini didorong oleh beberapa faktor utama. Peningkatan produksi emas yang signifikan sebesar 23% pada sembilan bulan pertama tahun 2025, ditambah dengan kenaikan harga emas global, secara drastis membalikkan kerugian perusahaan menjadi laba bersih yang substansial. Selain itu, rencana ekspansi ke bisnis panas bumi dan keberhasilan mendapatkan pinjaman sindikasi jumbo untuk peningkatan produktivitas pabrik juga memberikan sentimen positif yang kuat kepada investor. Meskipun sempat ada tekanan dari isu bea keluar emas, dampaknya bersifat sementara bagi ARCI, yang menunjukkan ketahanan dan prospek positif jangka panjang di mata investor.

Outlook

1 Minggu

Target: 1180

Vs Indeks: In-line

Dalam satu minggu ke depan, harga saham ARCI mungkin akan menunjukkan pergerakan yang relatif sejalan dengan indeks. Meskipun ada sentimen positif dari pinjaman baru dan kinerja laba yang kuat, kekhawatiran jangka pendek terkait bea keluar ekspor emas masih dapat membatasi kenaikan signifikan. Samuel Sekuritas memproyeksikan ARCI berpotensi menguji resistensi di 1.310 setelah rebound, tetapi stabilitas harga setelah tekanan bea keluar perlu diamati. Fluktuasi kecil bisa terjadi seiring sentimen pasar.

1 Bulan

Target: 1300

Vs Indeks: Outperform

Untuk satu bulan ke depan, ARCI diperkirakan akan mengungguli indeks. Katalis utama adalah fasilitas pinjaman sindikasi sebesar Rp7,4 Triliun yang akan digunakan untuk meningkatkan produktivitas pabrik pengolahan emas. Ditambah dengan laporan laba bersih yang kuat pada Q3 2025 dan prospek harga emas global yang bullish, sentimen pasar kemungkinan besar akan tetap positif. Samuel Sekuritas juga merekomendasikan akumulasi saham ARCI dengan target Rp 1.310.

1 Tahun

Target: 1720

Vs Indeks: Outperform

Dalam satu tahun ke depan, ARCI memiliki potensi kuat untuk mengungguli indeks. Konsensus analis memberikan peringkat 'Strong Buy' dengan target harga rata-rata sekitar Rp 1.719 - Rp 1.722, menunjukkan potensi kenaikan hingga lebih dari 50%. Peningkatan produksi emas yang berkelanjutan, diversifikasi ke bisnis panas bumi yang merupakan proyek strategis nasional, serta proyek pertambangan bawah tanah akan menjadi pendorong pertumbuhan jangka panjang. Prospek kenaikan harga emas global juga akan terus mendukung pendapatan perusahaan.

Berita Terbaru

Archi Indonesia (ARCI) Raih Pinjaman Jumbo Rp7,4 T, Simak Prospek Sahamnya (2025-11-21)

PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) mendapatkan fasilitas pinjaman sindikasi senilai total USD421 juta dan USD475 juta, setara sekitar Rp7,4 Triliun, dari sindikasi bank. Dana ini akan digunakan untuk keperluan umum dan meningkatkan produktivitas pabrik pengolahan emas. Hal ini berpotensi meningkatkan kinerja operasional dan keuangan perusahaan.

Archi Indonesia (ARCI) Reports Strong Performance, Plans Expansion into Geothermal Business (2025-11-12)

PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) membukukan laba bersih USD 71 juta pada Q3-2025, membalikkan kerugian USD 4 juta di periode yang sama tahun lalu. Peningkatan produksi emas sebesar 23% menjadi 90 ribu ons troy dan kenaikan harga emas global menjadi pendorong utama. ARCI juga berencana diversifikasi ke bisnis panas bumi melalui PT Toka Tindung Geothermal (TTG), yang merupakan proyek strategis nasional.

Usai Rebound, Segini Target Harga Saham ARCI (2025-11-20)

Saham ARCI rebound setelah tertekan isu bea keluar emas. Samuel Sekuritas menargetkan ARCI berpotensi menguji resistensi terdekat di Rp 1.310 per saham, setelah berhasil rebound dari area support Rp 1.135.

Harga Saham Emiten Emas Melemah Efek Bea Keluar, Investor Ritel Perlu Jual / Beli? (2025-11-19)

Saham ARCI dan mayoritas produsen emas lainnya sempat tertekan akibat kekhawatiran pasar terhadap pengenaan tarif bea keluar (BK) untuk ekspor emas, yang dapat mencapai 15%. Namun, analis memperkirakan dampak bagi ARCI bersifat sementara karena fundamental sektor emas global masih solid dengan tren bullish.

Rumor

Temukan Cadangan Emas Jumbo, ARCI Kabarnya Dilirik Entitas Asing (2025-06-26)

Muncul rumor mengenai divestasi saham Grup Rajawali, pemegang saham pengendali ARCI, kepada perusahaan asing, dengan dugaan salah satu pembeli potensial adalah perusahaan asal Tiongkok. Isu divestasi ini bukanlah hal baru dan sempat dikaitkan dengan PT United Tractors Tbk (UNTR) pada akhir 2023.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 1145
Sentimen Investing.com Bullish 65 %
Sentimen Stockbit Bullish 75 %

Buffett Indicator

3.0/10

Warren Buffett cenderung berinvestasi pada perusahaan dengan bisnis yang mudah dipahami, memiliki keunggulan kompetitif yang kuat dan tahan lama (moat), manajemen yang kompeten dan berintegritas, serta valuasi yang menarik dengan pendapatan yang konsisten. ARCI mungkin tidak akan menjadi pilihan utama Buffett. Valuasi ARCI, dengan rasio P/E yang tinggi (sekitar 20x atau bahkan lebih tinggi dalam beberapa metrik) dan rasio P/B yang juga tinggi (sekitar 4.9x - 5.6x), cenderung menunjukkan bahwa saham ini dihargai mahal di pasar, yang tidak sesuai dengan filosofi investasi nilai Buffett. Meskipun perusahaan baru-baru ini mencatat pembalikan laba yang kuat, riwayat laba sebelumnya menunjukkan inkonsistensi. Bisnis pertambangan emas juga rentan terhadap fluktuasi harga komoditas global, yang dapat membuatnya kurang memiliki 'moat' yang stabil dan mudah diprediksi seperti yang disukai Buffett. Meskipun ada rencana diversifikasi ke panas bumi, itu masih dalam tahap pengembangan. Tingkat kepemilikan saham yang tinggi oleh satu entitas (Rajawali Corpora sebesar 73,05%) juga dapat menimbulkan pertanyaan tentang likuiditas dan kepentingan pemegang saham minoritas. Selain itu, tidak adanya pembayaran dividen baru-baru ini juga bukan ciri khas perusahaan yang menarik bagi Buffett.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 1180
Kinerja vs Indeks
In-line
Target 1 Bulan
Rp. 1300
Kinerja vs Indeks
Outperform

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 1720
Kinerja vs Indeks
Outperform

Dalam satu tahun ke depan, ARCI memiliki potensi kuat untuk mengungguli indeks. Konsensus analis memberikan peringkat 'Strong Buy' dengan target harga rata-rata sekitar Rp 1.719 - Rp 1.722, menunjukkan potensi kenaikan hingga lebih dari 50%. Peningkatan produksi emas yang berkelanjutan, diversifikasi ke bisnis panas bumi yang merupakan proyek strategis nasional, serta proyek pertambangan bawah tanah akan menjadi pendorong pertumbuhan jangka panjang. Prospek kenaikan harga emas global juga akan terus mendukung pendapatan perusahaan.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.