ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 8050
Target 1 Minggu: Rp 8150
Target 1 Bulan: Rp 8700
Target 1 Tahun: Rp 10284
Sentimen Investing: Campuran
Sentimen Stockbit: Campuran

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 20 january 2026

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menunjukkan fundamental yang kuat sebagai salah satu bank swasta terbesar di Indonesia. Rasio P/E (Price-to-Earnings) BBCA berada di 17.41x dan Price/Book (P/B) di 3.57x, yang sedikit di atas rata-rata sektor perbankan namun mencerminkan kualitas aset dan posisi pasar yang dominan. Bank ini memiliki Debt/Equity Ratio 0%, menunjukkan neraca yang sangat sehat dan tanpa beban utang ekuitas, sebuah keunggulan signifikan dalam sektor perbankan. Return on Equity (ROE) yang tinggi sebesar 21.47% menggarisbawahi efisiensi dan profitabilitas yang kuat. Margin laba bersih BCA yang mencapai 51.75% juga sangat mengesankan, menunjukkan manajemen biaya yang efektif dan daya tawar yang kuat. Dividend Yield saat ini adalah 3.78%, menarik bagi investor yang mencari pendapatan. Kapitalisasi pasar BBCA sangat besar, sekitar IDR 995,22 triliun, menjadikannya pemain kunci di pasar saham Indonesia. Meskipun Current Ratio tercatat 0 pada Januari 2026 (TTM), yang merupakan hal umum untuk bank, pada Desember 2024 rasio ini sebesar 0.32. Laba per saham (EPS) tercatat sebesar IDR 463.72 (TTM). Secara keseluruhan, fundamental BBCA menunjukkan perusahaan yang dikelola dengan baik, sangat menguntungkan, dan memiliki posisi pasar yang dominan dengan neraca yang solid.

Sentimen Stockbit

Campuran

Skor: 70

Sentimen di Stockbit terhadap BBCA menunjukkan pandangan yang campuran namun cenderung positif. Diskusi didorong oleh pertumbuhan laba yang meningkat dan fundamental yang solid, namun terdapat kekhawatiran terkait valuasi yang mungkin premium dan potensi perlambatan ekonomi. Beberapa 'bull' menyoroti pertumbuhan laba bersih, ROE tinggi, dan rasio CASA (Current Account Savings Account) yang kuat, sementara 'bear' menyuarakan perlambatan pertumbuhan laba dibandingkan tahun sebelumnya, NIM yang datar, kenaikan biaya provisi, serta persaingan dari bank digital. Namun, secara keseluruhan, 'Skor Sentimen' Stockbit adalah +15 (positif ringan), menunjukkan bias positif.

Sentimen Investing.com

Campuran

Skor: 55

Di Investing.com, sentimen terhadap BBCA juga terlihat campuran. Konsensus analis memberikan peringkat 'Strong Buy' dengan target harga yang signifikan. Namun, bagian 'Members' Sentiments' menunjukkan adanya pandangan bullish dan bearish dari anggota komunitas, yang mengindikasikan spektrum pendapat yang lebih luas di antara investor ritel. Berita-berita intraday terbaru pada Januari 2026 menunjukkan sentimen yang bervariasi, dengan beberapa hari menunjukkan 'momentum positif' dan 'kepercayaan investor yang berkelanjutan', sementara hari-hari lain diwarnai oleh 'profit-taking' dan 'sentimen hati-hati' di tengah kelemahan pasar perbankan Indonesia yang lebih luas.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Underperformed

Selama 365 hari terakhir, saham BBCA mengalami penurunan sekitar 16.15% (dari 9600 menjadi 8050), sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat kenaikan sekitar 27.83% (dari 7170.74 menjadi 9167.16). Ini menunjukkan bahwa BBCA secara signifikan 'Underperformed' dibandingkan indeks pasar. Penurunan kinerja ini dapat dikaitkan dengan beberapa faktor. Pada akhir tahun 2025 dan awal 2026, terdapat kelemahan pasar yang lebih luas di saham perbankan Indonesia karena kekhawatiran perlambatan pertumbuhan kredit dan potensi hambatan regulasi yang memengaruhi sektor keuangan. Aksi profit-taking dan rebalancing portofolio akhir tahun juga terlihat memberikan tekanan jual pada saham. Selain itu, meskipun sektor perbankan Indonesia secara keseluruhan menunjukkan pertumbuhan pendapatan dan profitabilitas yang kuat pada tahun fiskal 2024, didukung oleh perluasan portofolio pinjaman dan pendapatan bunga bersih yang lebih tinggi, tantangan makroekonomi seperti fluktuasi suku bunga acuan Bank Indonesia, tekanan inflasi, dan perubahan regulasi tetap menjadi perhatian. Analis Stockbit juga mencatat 'penurunan tajam tahun 2025' untuk BBCA, meskipun memberikan ruang untuk pemulihan jika fundamental tetap mendukung.

Outlook

1 Minggu

Target: 8150

Vs Indeks: In-line

Untuk satu minggu ke depan, harga saham BBCA diperkirakan akan bergerak 'In-line' dengan indeks. Sentimen pasar cenderung hati-hati dan mungkin ada profit-taking jangka pendek, namun fundamental yang kuat akan menahan penurunan tajam. Kisaran harga saat ini di sekitar 8.050-8.125, dengan potensi sedikit kenaikan.

1 Bulan

Target: 8700

Vs Indeks: Outperform

Dalam satu bulan ke depan, BBCA memiliki potensi untuk 'Outperform' indeks. Konsensus analis yang kuat untuk 'Strong Buy' dan target harga rata-rata jangka panjang yang lebih tinggi memberikan dorongan positif. Jika BBCA berhasil menembus level resistance Moving Average 200 (~8.700) seperti yang disarankan analisis teknikal, tren kenaikan dapat berlanjut. Sentimen terhadap sektor perbankan Indonesia yang stabil juga akan mendukung.

1 Tahun

Target: 10284

Vs Indeks: Outperform

Outlook satu tahun untuk BBCA sangat positif, diproyeksikan 'Outperform' indeks. Target harga rata-rata analis mencapai IDR 10.284, menunjukkan potensi kenaikan yang signifikan dari harga saat ini. Hal ini didorong oleh posisi pasar BBCA yang dominan sebagai bank swasta terbesar di Indonesia, kinerja keuangan yang solid, dan kemampuannya untuk beradaptasi dengan kondisi ekonomi. Meskipun ada kekhawatiran jangka pendek, strategi jangka panjang bank, kekuatan fundamental, dan potensi pertumbuhan sektor perbankan Indonesia diperkirakan akan mendorong apresiasi harga saham.

Berita Terbaru

Bnk Central As menerima Pembaruan Peringkat Analis Bank Investasi (09 Jan 2026)

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mendapatkan pembaruan peringkat dari analis bank investasi, mengindikasikan evaluasi terbaru terhadap prospek saham bank.

IHSG Hari Ini Ditutup Naik Sentuh Level 9.133, Tertinggi Sepanjang Masa! (19 Jan 2026)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa, ditutup naik ke level 9.133,87. Kenaikan IHSG ini dapat memberikan sentimen positif bagi pergerakan saham BBCA sebagai salah satu emiten berkapitalisasi besar.

Asing Pilih Jualan Rp710,51 Miliar Kala IHSG Cetak Rekor, 10 Saham Ini Dilepas! (19 Jan 2026)

Meskipun IHSG mencetak rekor, investor asing tercatat melakukan penjualan bersih sebesar Rp710,51 miliar. Hal ini menunjukkan adanya aksi profit-taking oleh investor asing yang berpotensi memberikan tekanan jual pada saham-saham unggulan, termasuk BBCA.

Komitmen BCA Dukung Pengembangan Destinasi Pariwisata (07 Jan 2026)

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan destinasi pariwisata. Ini mencerminkan strategi bank untuk berkontribusi pada ekonomi riil dan potensi pertumbuhan non-bunga dari sektor pariwisata.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 8050
Sentimen Investing.com Campuran 55 %
Sentimen Stockbit Campuran 70 %

Buffett Indicator

8.0/10

Warren Buffett dikenal karena filosofi investasi nilainya, berfokus pada bisnis berkualitas tinggi dengan keunggulan kompetitif yang kuat ('moat'), manajemen yang kompeten, dan fundamental yang solid, dibeli dengan harga yang wajar. BBCA sangat cocok dengan banyak kriteria ini. Bank ini adalah pemimpin pasar di sektor perbankan Indonesia, menunjukkan 'moat' yang kuat melalui jaringan luas dan basis nasabah yang loyal. Fundamentalnya luar biasa, dengan ROE tinggi 21.47%, margin laba bersih 51.75%, dan rasio Debt/Equity 0%, menandakan bisnis yang sangat sehat dan dikelola dengan baik. Buffett juga menyukai industri 'abadi' seperti perbankan. Meskipun rasio P/E (17.41x) dan P/B (3.57x) mungkin tidak menunjukkan diskon yang dalam dibandingkan rata-rata pasar, bagi bisnis berkualitas tinggi dengan pertumbuhan yang konsisten, Buffett mungkin menganggapnya sebagai 'harga yang wajar' daripada 'undervalued'. Dia menekankan bahwa bank harus diperlakukan seperti bisnis lain, dinilai berdasarkan potensi arus kas masa depan yang didiskon. Mengingat kualitas dan posisi pasarnya yang tak tertandingi, Buffett kemungkinan besar akan menyarankan untuk membeli saham ini sebagai investasi jangka panjang.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 8150
Kinerja vs Indeks
In-line
Target 1 Bulan
Rp. 8700
Kinerja vs Indeks
Outperform

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 10284
Kinerja vs Indeks
Outperform

Outlook satu tahun untuk BBCA sangat positif, diproyeksikan 'Outperform' indeks. Target harga rata-rata analis mencapai IDR 10.284, menunjukkan potensi kenaikan yang signifikan dari harga saat ini. Hal ini didorong oleh posisi pasar BBCA yang dominan sebagai bank swasta terbesar di Indonesia, kinerja keuangan yang solid, dan kemampuannya untuk beradaptasi dengan kondisi ekonomi. Meskipun ada kekhawatiran jangka pendek, strategi jangka panjang bank, kekuatan fundamental, dan potensi pertumbuhan sektor perbankan Indonesia diperkirakan akan mendorong apresiasi harga saham.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.