ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 326
Target 1 Minggu: Rp 330
Target 1 Bulan: Rp 315
Target 1 Tahun: Rp 300
Sentimen Investing: Mixed
Sentimen Stockbit: Mixed

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT. Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 25 november 2025

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN) adalah perusahaan pembiayaan konsumen yang sudah lama beroperasi di Indonesia, menyediakan pembiayaan investasi, modal kerja, multiguna, dan sewa operasi, dengan fokus pada pembiayaan mobil (baru dan bekas), alat berat, dan multiguna. Perusahaan mencatatkan laba bersih positif selama lima tahun berturut-turut dan Earning per Share (EPS) positif selama lima tahun berturut-turut. Rasio utang terhadap ekuitas (DER) kurang dari 1 (0,49 kali modal), menunjukkan kesehatan neraca keuangan. Net Profit Margin (NPM) sebesar 10,48% dianggap baik. Berdasarkan metrik Price to Book Value (PBV) sebesar 0,21 dan nilai intrinsik sebesar Rp 603, saham CFIN tergolong undervalued. Perusahaan juga menawarkan dividen dengan yield yang tinggi, sebesar 15,43% dari TTM (Trailing Twelve Months). Meskipun demikian, kinerja keuangan CFIN menunjukkan penurunan signifikan pada laba bersih di tahun 2024 (Rp 214,8 miliar, turun dari Rp 815 miliar di 2023) dan Kuartal I 2025 (Rp 35 miliar, turun dari Rp 86,1 miliar di Kuartal I 2024). Penurunan pendapatan, khususnya pendapatan lain-lain, menjadi penyebab utama pelemahan kinerja ini. ROA dan ROE juga mengalami penurunan. Lingkungan persaingan di industri multifinance semakin ketat, dan kondisi makroekonomi, suku bunga, serta daya beli masyarakat menjadi tantangan bagi kinerja perusahaan.

Sentimen Stockbit

Mixed

Skor: 40

Sentimen di Stockbit cenderung bervariasi. Beberapa komentar menunjukkan spekulasi jangka panjang dan kesediaan untuk menanggung risiko (misalnya 'aku beli pake UANG DINGIN & IKHLAS jika DELISTING'). Namun, tidak ada konsensus yang jelas, dengan diskusi yang mencakup berita pasar umum dan pengumuman dividen tanpa indikasi sentimen yang dominan terhadap CFIN secara spesifik, meskipun ada postingan 'Potential Junk'/'Potential Spam' terkait pengumuman perusahaan.

Sentimen Investing.com

Mixed

Skor: 55

Sentimen anggota Investing.com menunjukkan pandangan 'Bearish' dan 'Bullish' secara bersamaan, mengindikasikan opini yang terbagi. Sementara analisis teknikal harian menunjukkan 'Strong Buy', analisis mingguan juga 'Strong Buy', namun analisis bulanan menunjukkan 'Sell'. Tidak ada data sentimen analis yang spesifik tersedia di platform ini.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Underperformed

Selama satu tahun terakhir, harga saham CFIN tetap stagnan di 326 IDR, sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik sekitar 17,17%. Ini menunjukkan CFIN jauh di bawah kinerja indeks. Underperformance ini dapat dijelaskan oleh penurunan signifikan laba bersih perusahaan pada tahun 2024 dan Kuartal I-III 2025, serta penurunan pendapatan yang disebabkan oleh tantangan di industri pembiayaan dan kondisi makroekonomi seperti suku bunga dan daya beli masyarakat yang melambat. Meskipun ada pertumbuhan di pembiayaan modal kerja pada Juli 2025, ini belum cukup untuk mengatasi dampak dari pelemahan kinerja keuangan secara keseluruhan.

Outlook

1 Minggu

Target: 330

Vs Indeks: In-line

Dalam jangka pendek satu minggu, analisis teknikal harian Investing.com dan TradingView menunjukkan sinyal 'Buy' atau 'Strong Buy'. Hal ini dapat memberikan dorongan kenaikan harga saham CFIN, namun mungkin tidak cukup untuk mengungguli kinerja IHSG secara signifikan mengingat sentimen pasar yang masih dipengaruhi oleh laporan keuangan yang kurang memuaskan.

1 Bulan

Target: 315

Vs Indeks: Underperform

Untuk prospek satu bulan, sinyal teknikal bulanan dari Investing.com menunjukkan 'Sell' dan TradingView juga memberikan sinyal 'penjualan'. Penurunan laba bersih di Kuartal III 2025 kemungkinan akan terus menekan harga saham, menyebabkan CFIN cenderung underperform dibandingkan dengan pergerakan indeks secara umum. Manajemen juga masih bersikap 'wait and see' terhadap target kinerja 2025.

1 Tahun

Target: 300

Vs Indeks: Underperform

Prospek satu tahun ke depan CFIN menghadapi tantangan yang signifikan. Konsensus analis memberikan rekomendasi 'Sell' meskipun target harga spesifik menunjukkan anomali. Meskipun saham ini dinilai undervalued berdasarkan PBV dan nilai intrinsik, penurunan laba dan pendapatan yang berkelanjutan pada tahun 2024 dan 2025 menjadi perhatian utama. Persaingan ketat di industri multifinance, serta dampak faktor makroekonomi seperti suku bunga dan daya beli, diperkirakan akan terus menjadi hambatan bagi pertumbuhan signifikan. Tanpa adanya katalis positif yang kuat atau perbaikan fundamental yang jelas, CFIN kemungkinan akan terus underperform terhadap indeks.

Berita Terbaru

Clipan Finance Catat Pertumbuhan Pembiayaan Modal KerjaLebih dari 50% per Juli 2025

PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN) mencatat penyaluran pembiayaan modal kerja lebih dari Rp 200 miliar hingga akhir Juli 2025, melesat lebih dari 50% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan ini didorong oleh tingginya kebutuhan pelaku usaha dan relaksasi regulasi.

Laba dan Pendapatan CFIN Kuartal III 2025 Kompak Jeblok

Laba bersih dan pendapatan PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN) pada Kuartal III 2025 mengalami penurunan signifikan. Laba per saham merosot menjadi Rp34,05 dari sebelumnya Rp40,32, sementara total pendapatan turun 10,29% menjadi Rp1,22 triliun.

Industri Lesu, Clipan Finance (CFIN) Tetap Pertahankan Target Kinerja 2025

Meskipun industri pembiayaan lesu, Clipan Finance tetap mempertahankan target kinerja 2025 sambil mencermati perkembangan kondisi eksternal. Perusahaan berupaya mengoptimalkan jaringan pemasaran, meningkatkan kerja sama grup, dan digitalisasi proses bisnis.

TEMUKAN INSPIRASI BARU DI PANIN EXPO Jakarta, 25 Juli 2025

Panin Expo 2025, dengan dukungan penuh dari PaninBank, diselenggarakan mulai 25 Juli hingga 3 Agustus di Upper West BSD City, Tangerang. Acara ini menyapa konsumen otomotif melalui Kredit Kendaraan Bermotor (KKB).

Rumor

Grup Panin (termasuk CFIN) Diakuisisi MotoGP?

Terdapat rumor yang beredar di media sosial Stockbit bahwa grup Panin, termasuk CFIN, mungkin diakuisisi oleh MotoGP. Rumor ini bersifat spekulatif dan belum ada konfirmasi resmi, namun dapat memicu spekulasi di kalangan investor.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 326
Sentimen Investing.com Mixed 55 %
Sentimen Stockbit Mixed 40 %

Buffett Indicator

3.0/10

Warren Buffett cenderung berinvestasi pada perusahaan dengan bisnis yang mudah dipahami, memiliki keunggulan kompetitif yang berkelanjutan (moat), manajemen yang solid, pendapatan yang konsisten, utang rendah, dan valuasi yang menarik. CFIN, sebagai perusahaan pembiayaan, memiliki bisnis yang dapat dipahami. Rasio utang terhadap modalnya tergolong rendah (0,49). Beberapa metrik valuasi seperti PBV (0,21) dan nilai intrinsik (Rp 603) menunjukkan bahwa saham ini undervalued. Namun, penurunan laba bersih yang signifikan dan tidak konsisten pada tahun 2024 dan 2025 merupakan sinyal merah besar bagi Buffett, yang memprioritaskan konsistensi profitabilitas dan pertumbuhan pendapatan. Meskipun ada pertumbuhan pembiayaan modal kerja, persaingan yang ketat di industri dan dampak kondisi makroekonomi menimbulkan keraguan terhadap keunggulan kompetitif jangka panjang perusahaan. Oleh karena itu, kemungkinan besar Warren Buffett akan menahan diri untuk tidak membeli saham ini tanpa bukti perbaikan fundamental yang berkelanjutan dan kejelasan mengenai sumber keunggulan kompetitifnya di tengah tantangan industri.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 330
Kinerja vs Indeks
In-line
Target 1 Bulan
Rp. 315
Kinerja vs Indeks
Underperform

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 300
Kinerja vs Indeks
Underperform

Prospek satu tahun ke depan CFIN menghadapi tantangan yang signifikan. Konsensus analis memberikan rekomendasi 'Sell' meskipun target harga spesifik menunjukkan anomali. Meskipun saham ini dinilai undervalued berdasarkan PBV dan nilai intrinsik, penurunan laba dan pendapatan yang berkelanjutan pada tahun 2024 dan 2025 menjadi perhatian utama. Persaingan ketat di industri multifinance, serta dampak faktor makroekonomi seperti suku bunga dan daya beli, diperkirakan akan terus menjadi hambatan bagi pertumbuhan signifikan. Tanpa adanya katalis positif yang kuat atau perbaikan fundamental yang jelas, CFIN kemungkinan akan terus underperform terhadap indeks.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.