ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 8950
Target 1 Minggu: Rp 9260
Target 1 Bulan: Rp 9559
Target 1 Tahun: Rp 9800
Sentimen Investing: Bearish
Sentimen Stockbit: Neutral

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. (DNET.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 25 november 2025

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. (DNET.JK) adalah perusahaan induk investasi yang berfokus pada industri konsumen dan ritel di Indonesia, dengan kepemilikan saham di PT Indomarco Prismatama (Indomaret), PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST/KFC dan Taco Bell), dan PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI/Sari Roti). Perusahaan juga berinvestasi dalam pengembangan infrastruktur jaringan fiber optik melalui PT Mega Akses Persada (FiberStar). Secara fundamental, DNET menunjukkan efisiensi tinggi dalam menghasilkan keuntungan per karyawan sebesar IDR 4,60 miliar, menempatkannya di antara 3 perusahaan teratas di sektor Keuangan untuk metrik NIPE (Net Income Per Employee). Pertumbuhan aset perusahaan lebih cepat (24,02%) dibandingkan liabilitasnya (0,51%) antara tahun 2020-2024, menandakan neraca keuangan yang sehat. Namun, rasio P/E DNET yang tinggi sebesar 118,08x jauh di atas rata-rata IDX (10,33x) dan rata-rata sektor (22,44x), menunjukkan valuasi yang terlalu tinggi. Nilai wajar menurut formula Peter Lynch per 17 November 2025 adalah 2.054,53 IDR, menyiratkan bahwa saham saat ini dinilai terlalu tinggi. Perusahaan memiliki rasio Utang/Ekuitas sebesar 0,43 dan ROE 8,18%.

Sentimen Stockbit

Neutral

Skor: 50

Informasi spesifik mengenai sentimen di Stockbit untuk DNET.JK tidak tersedia secara langsung dari hasil pencarian. Oleh karena itu, sentimen dianggap Netral karena kurangnya data yang mendukung bias tertentu.

Sentimen Investing.com

Bearish

Skor: 20

Sentimen anggota di Investing.com menunjukkan campuran antara 'Pesimistis' dan 'Optimistis', namun analisis teknikal memberikan sinyal 'Sangat Jual'. Hal ini menunjukkan adanya kekhawatiran yang signifikan di kalangan investor berdasarkan indikator teknikal.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Underperformed

Selama setahun terakhir, saham DNET.JK menunjukkan perubahan harga -1,65%, sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) meningkat sebesar +19,79%. Ini menunjukkan bahwa DNET.JK secara signifikan berkinerja lebih rendah dibandingkan indeks. Penurunan kinerja DNET dapat dikaitkan dengan beberapa faktor, meskipun investasi intinya seperti Indomaret menunjukkan kinerja yang kuat, segmen lain seperti Fast Food Indonesia (FAST) mengalami kinerja yang kurang memuaskan. Meskipun ada berita positif seperti fasilitas pinjaman baru dari Bank Mandiri dan peningkatan kelas ke papan utama BEI yang diharapkan dapat meningkatkan visibilitas dan likuiditas saham, valuasi saham yang tinggi (P/E ratio 118,08x) dan harga di atas nilai wajar menurut beberapa metrik fundamental kemungkinan menekan harga saham. Fluktuasi harga saham DNET.JK berada dalam rentang 52 minggu antara IDR 8.675,00 dan IDR 12.000,00, dengan harga saat ini mendekati batas bawah rentang tersebut.

Outlook

1 Minggu

Target: 9260

Vs Indeks: In-line

Target harga dalam 14 hari diperkirakan sekitar 9.260 IDR. Meskipun analisis teknikal Investing.com menunjukkan 'Sangat Jual', perpindahan DNET ke Papan Utama BEI dapat memberikan dorongan sentimen positif jangka pendek. Namun, sentimen pasar yang beragam akan membuat pergerakan saham cenderung sejalan dengan indeks dalam seminggu ke depan.

1 Bulan

Target: 9559

Vs Indeks: In-line

Prediksi harga penutupan untuk Desember 2025 adalah 9.559 IDR. Fasilitas kredit dari Bank Mandiri dapat memberikan dukungan likuiditas. Meskipun demikian, valuasi yang tinggi dan kurangnya cakupan analis untuk perkiraan pertumbuhan dan pendapatan tetap menjadi perhatian, yang dapat membatasi kenaikan signifikan dibandingkan indeks.

1 Tahun

Target: 9800

Vs Indeks: Outperform

Dalam jangka panjang, strategi DNET dengan diversifikasi investasi di sektor ritel (Indomaret), makanan cepat saji, roti, dan infrastruktur fiber optik (FiberStar) menawarkan potensi pertumbuhan. Kinerja Indomaret yang kuat dan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba per karyawan menunjukkan fundamental yang solid di beberapa area. Meskipun valuasi saat ini tampak tinggi (P/E ratio 118,08x), segmen telekomunikasi dan ritel konsumen di Indonesia memiliki prospek pertumbuhan yang baik. Dengan masuk ke Papan Utama, DNET mungkin mendapatkan perhatian investor yang lebih luas. Target harga 9.800 IDR mencerminkan potensi pertumbuhan moderat dengan mempertimbangkan valuasi yang ada dan rata-rata rentang harga 52 minggu.

Berita Terbaru

DNET Kantongi Fasilitas Kredit Rp450 Miliar dari Bank Mandiri (07 Nov 2025)

PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) telah resmi mendapatkan fasilitas pinjaman term loan dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. sebesar Rp450 miliar dalam dua tranche. Fasilitas ini berpotensi mendukung operasional dan ekspansi perusahaan.

Sebelas Saham Naik Kelas ke Papan Utama, Salah Satunya DNET (25 Nov 2025)

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan hasil evaluasi perpindahan papan pencatatan, di mana PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) menjadi salah satu dari 11 saham yang berhasil naik kelas dari papan pengembangan ke papan utama. Perpindahan ini dapat meningkatkan visibilitas dan likuiditas saham.

Kinerja Indomaret Cemerlang, Laba Indoritel Melonjak, KFC Malah Bikin Boncos (04 Agu 2025)

PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. (DNET) membukukan kenaikan laba bersih konsolidasi sebesar 138,3% yang sebagian besar didorong oleh kinerja PT Indomarco Prismatama (Indomaret) yang cemerlang. Namun, investasi perusahaan di PT Fastfood Indonesia Tbk (FAST) yang mengelola KFC, mencatat kinerja kurang memuaskan.

DNET Tebar Dividen Rp5 per Saham, Mayoritas Laba Dialokasikan untuk Ekspansi Ritel dan Teknologi

PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. (DNET) mengumumkan pembagian dividen sebesar Rp5 per saham. Mayoritas laba perusahaan dialokasikan untuk mendukung ekspansi di sektor ritel dan teknologi, menunjukkan fokus perusahaan pada pertumbuhan di segmen-segmen inti ini.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 8950
Sentimen Investing.com Bearish 20 %
Sentimen Stockbit Neutral 50 %

Buffett Indicator

2.0/10

Warren Buffett cenderung berinvestasi pada perusahaan dengan keunggulan kompetitif yang jelas (moat), manajemen yang kompeten, dan valuasi yang menarik. Meskipun DNET memiliki investasi di bisnis yang mudah dipahami seperti ritel (Indomaret) dan memiliki manajemen yang efisien dalam menghasilkan laba per karyawan, valuasi saham saat ini (P/E ratio 118,08x) jauh di atas rata-rata pasar dan sektor. Nilai wajar menurut formula Peter Lynch yang sangat rendah (2.054,53 IDR) dibandingkan harga pasar saat ini (8.950 IDR) akan menjadi penghalang besar bagi Buffett, yang berprinsip membeli bisnis hebat dengan harga wajar. Oleh karena itu, Warren Buffett kemungkinan besar tidak akan merekomendasikan pembelian saham DNET pada valuasi saat ini, meskipun memiliki aset-aset dasar yang menarik. Skala 1-10 menunjukkan probabilitas yang sangat rendah.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 9260
Kinerja vs Indeks
In-line
Target 1 Bulan
Rp. 9559
Kinerja vs Indeks
In-line

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 9800
Kinerja vs Indeks
Outperform

Dalam jangka panjang, strategi DNET dengan diversifikasi investasi di sektor ritel (Indomaret), makanan cepat saji, roti, dan infrastruktur fiber optik (FiberStar) menawarkan potensi pertumbuhan. Kinerja Indomaret yang kuat dan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba per karyawan menunjukkan fundamental yang solid di beberapa area. Meskipun valuasi saat ini tampak tinggi (P/E ratio 118,08x), segmen telekomunikasi dan ritel konsumen di Indonesia memiliki prospek pertumbuhan yang baik. Dengan masuk ke Papan Utama, DNET mungkin mendapatkan perhatian investor yang lebih luas. Target harga 9.800 IDR mencerminkan potensi pertumbuhan moderat dengan mempertimbangkan valuasi yang ada dan rata-rata rentang harga 52 minggu.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.