ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 64
Target 1 Minggu: Rp 65
Target 1 Bulan: Rp 70
Target 1 Tahun: Rp 90
Sentimen Investing: Mixed
Sentimen Stockbit: Bullish

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 23 december 2025

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

Analisis fundamental PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menunjukkan perusahaan berada di jalur yang tepat menuju profitabilitas, meskipun masih membukukan kerugian secara keseluruhan. Pada Kuartal 2 2025, GTV inti tumbuh 43% YoY dan pendapatan bersih meningkat 23% YoY. EBITDA yang disesuaikan mencapai 427 miliar IDR, menandai kuartal positif ketiga berturut-turut untuk EBITDA grup. Perusahaan memiliki posisi kas yang kuat sebesar 18,2 triliun IDR dan arus kas operasional yang disesuaikan positif. GoTo menargetkan buku pinjaman 8 triliun IDR pada akhir tahun dan memperkirakan EBITDA yang disesuaikan setahun penuh sebesar 1,4-1,6 triliun IDR. Fokus saat ini adalah pada perluasan ekosistem pembayaran digital dan peningkatan kemampuan AI/teknologi. Rasio P/E (TTM) masih negatif di -14,38, menunjukkan bahwa perusahaan masih rugi. Marjin operasi juga negatif sebesar -3,50%. Namun, rasio utang terhadap aset rendah (0,05), menunjukkan posisi keuangan yang sehat. Pertumbuhan pendapatan kuartalan YoY adalah 20,67% dan pertumbuhan laba kuartalan YoY adalah 87,88%. Meskipun demikian, perusahaan masih memiliki margin keuntungan bersih -32,43%.

Sentimen Stockbit

Bullish

Skor: 75

Sentimen di Stockbit cenderung bullish, dengan beberapa analisis teknikal menunjukkan potensi kenaikan harga saham GOTO. Banyak investor yang melihat pola 'Inverse Head and Shoulders' dan volume transaksi yang mendukung ketika harga naik sebagai sinyal positif. Jika GOTO dapat bertahan di atas 64 IDR, ada potensi untuk naik menuju kisaran 80-82 IDR.

Sentimen Investing.com

Mixed

Skor: 45

Sentimen di Investing.com cenderung campuran. Meskipun konsensus analis menunjukkan rating 'Buy' dengan target harga yang lebih tinggi, indikator teknikal untuk GOTO berada pada posisi 'Strong Sell'. Sentimen anggota komunitas di Investing.com menunjukkan campuran antara bearish dan bullish, mencerminkan ketidakpastian di kalangan investor retail terkait pergerakan harga saham GOTO.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Underperformed

Selama setahun terakhir, harga saham GOTO menurun dari 71 IDR menjadi 64 IDR, atau sekitar -9.86%. Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kenaikan signifikan dari 7096 IDR menjadi 8645 IDR, atau sekitar 21.84%. Berdasarkan data ini, GOTO secara jelas berkinerja buruk dibandingkan dengan indeks. Kinerja buruk ini dapat dikaitkan dengan beberapa faktor, termasuk 'musim dingin teknologi' yang melanda Indonesia pada tahun 2025, ditandai dengan berkurangnya investasi dan sentimen investor yang lebih hati-hati akibat perlambatan ekonomi, pengetatan regulasi, dan gelombang PHK di sektor teknologi global. Meskipun GOTO melaporkan kinerja keuangan yang kuat pada Q2 2025 dan mencapai tonggak profitabilitas, aksi ambil untung yang lebih luas di saham teknologi Indonesia dan kekhawatiran yang berkelanjutan tentang jalur perusahaan menuju profitabilitas berkelanjutan di tengah tekanan kompetitif telah menekan harga sahamnya. Namun, ada juga periode di mana saham GOTO menunjukkan ketahanan dan bahkan meningkat, seperti saat rumor kesepakatan dengan Grab muncul atau setelah laporan profitabilitas yang menguat.

Outlook

1 Minggu

Target: 65

Vs Indeks: In-line

Dalam satu minggu ke depan, harga saham GOTO diperkirakan akan sedikit stabil atau mengalami sedikit kenaikan dari level saat ini (64 IDR). Meskipun baru-baru ini terjadi penurunan karena aksi ambil untung, saham telah menemukan dukungan di level 64 IDR. Tanpa katalis positif yang signifikan, pergerakan kemungkinan akan sejalan dengan sentimen pasar yang lebih luas.

1 Bulan

Target: 70

Vs Indeks: Outperform

Dalam satu bulan ke depan, saham GOTO memiliki potensi untuk berkinerja lebih baik daripada indeks. Ini didukung oleh spekulasi yang sedang berlangsung mengenai merger dengan Grab yang dapat menjadi katalis positif. Selain itu, fokus perusahaan pada pencapaian profitabilitas berkelanjutan dan pertumbuhan yang kuat di segmen intinya dapat menarik minat investor jangka pendek hingga menengah.

1 Tahun

Target: 90

Vs Indeks: Outperform

Target harga rata-rata 12 bulan dari analis adalah sekitar 90 IDR, menunjukkan potensi kenaikan yang signifikan dari harga saat ini. Justifikasi untuk pandangan ini meliputi pertumbuhan pendapatan dan GTV yang berkelanjutan, pencapaian tonggak profitabilitas, perluasan ekosistem pembayaran digital, dan potensi kemitraan atau merger strategis. Kemampuan GOTO untuk mengelola persaingan dan memanfaatkan pertumbuhan ekonomi digital Indonesia akan menjadi kunci kinerja jangka panjangnya.

Berita Terbaru

Kinerja Keuangan GoTo Q2 2025 Menunjukkan Pertumbuhan Kuat dan Pencapaian Profitabilitas (13 Agustus 2025)

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) melaporkan kinerja keuangan yang kuat pada panggilan pendapatan Kuartal 2 2025, menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam pendapatan dan GTV (Gross Transaction Value). Perusahaan mencapai tonggak profitabilitas dengan pertumbuhan pendapatan sebesar 23%.

Saham GoTo Turun di Tengah Aksi Ambil Untung dan Pelemahan Pasar Regional (19 Desember 2025)

Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk diperdagangkan turun 1,54% menjadi 64 IDR, didorong oleh aksi ambil untung yang lebih luas pada saham teknologi Indonesia di tengah pelemahan pasar regional. Investor mengevaluasi upaya restrukturisasi perusahaan dan jalur menuju profitabilitas.

Saham GoTo Melonjak Pasca Laporan Profitabilitas dan Dukungan Regulasi (8 Desember 2025)

Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk melonjak setelah minat beli yang tinggi, karena investor bereaksi terhadap laporan penguatan profitabilitas di segmen on-demand dan e-commerce perusahaan, serta optimisme tentang dukungan regulasi yang akan datang untuk ekonomi digital Indonesia.

Patrick Walujo Mundur sebagai CEO GoTo, Hans Patuwo Ditunjuk sebagai Pengganti (24 November 2025)

Saham GoTo naik setelah pengumuman bahwa Patrick Walujo mengundurkan diri sebagai Chief Executive Officer (CEO) dan Hans Patuwo akan menggantikannya. Penggantian ini akan ditentukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 17 Desember 2025.

Badan Anti-Monopoli Indonesia Denda TikTok atas Keterlambatan Pelaporan Kesepakatan Tokopedia (Tidak ada tanggal)

Badan anti-monopoli Indonesia menjatuhkan denda kepada TikTok karena keterlambatan pelaporan kesepakatan Tokopedia, yang merupakan bagian dari perjanjian investasi signifikan TikTok senilai $1,5 miliar dengan GoTo Group untuk mengakuisisi 75,01% Tokopedia.

Rumor

Spekulasi Merger GoTo dengan Grab Berlanjut (15 November 2025)

Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk naik 1,56% di tengah spekulasi yang sedang berlangsung mengenai potensi merger dengan Grab. Optimisme diperkuat oleh keuangan kuartal ketiga yang kuat yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam profitabilitas dan pertumbuhan di segmen bisnis utama.

Proses Merger GoTo dan Grab Masih Berlangsung (24 November 2025)

CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menyatakan bahwa proses merger antara PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) dan Grab masih berlangsung.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 64
Sentimen Investing.com Mixed 45 %
Sentimen Stockbit Bullish 75 %

Buffett Indicator

2.0/10

Warren Buffett dikenal karena filosofi investasi nilainya, yang berfokus pada pembelian bisnis berkualitas tinggi dengan fundamental yang kuat, keuntungan yang dapat diprediksi, keunggulan kompetitif yang tahan lama (moat), dan manajemen yang cakap, seringkali dengan harga yang diskon dari nilai intrinsiknya. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) adalah perusahaan teknologi yang sedang berkembang pesat di sektor e-commerce, ride-hailing, dan fintech. Meskipun menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang kuat dan bergerak menuju profitabilitas, GOTO saat ini masih membukukan kerugian (rasio P/E negatif) dan beroperasi di pasar yang sangat kompetitif dan cepat berubah. Karakteristik ini, seperti kurangnya profitabilitas yang konsisten dan bisnis yang masih berkembang di sektor teknologi yang dinamis, umumnya tidak sejalan dengan kriteria investasi Buffett yang menekankan pada bisnis yang 'mudah dipahami', stabil, dan menghasilkan arus kas yang dapat diprediksi. Oleh karena itu, Warren Buffett kemungkinan besar tidak akan merekomendasikan pembelian saham ini.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 65
Kinerja vs Indeks
In-line
Target 1 Bulan
Rp. 70
Kinerja vs Indeks
Outperform

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 90
Kinerja vs Indeks
Outperform

Target harga rata-rata 12 bulan dari analis adalah sekitar 90 IDR, menunjukkan potensi kenaikan yang signifikan dari harga saat ini. Justifikasi untuk pandangan ini meliputi pertumbuhan pendapatan dan GTV yang berkelanjutan, pencapaian tonggak profitabilitas, perluasan ekosistem pembayaran digital, dan potensi kemitraan atau merger strategis. Kemampuan GOTO untuk mengelola persaingan dan memanfaatkan pertumbuhan ekonomi digital Indonesia akan menjadi kunci kinerja jangka panjangnya.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.