ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 985
Target 1 Minggu: Rp 995
Target 1 Bulan: Rp 1050
Target 1 Tahun: Rp 1350
Sentimen Investing: Mixed
Sentimen Stockbit: Neutral to Bullish

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT Harum Energy Tbk (HRUM.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 25 november 2025

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT Harum Energy Tbk (HRUM) adalah perusahaan induk yang berfokus pada pertambangan batu bara, pertambangan, pengolahan dan pemurnian nikel, serta logistik. Perusahaan telah secara aktif melakukan diversifikasi bisnisnya ke sektor nikel sejak tahun 2020 sebagai bagian dari strategi transisi energi global. HRUM memiliki rantai pasokan yang terintegrasi secara vertikal, yang mencakup jalan angkut, pelabuhan, fasilitas pengolahan, serta armada kapal tunda dan tongkang, yang meningkatkan efisiensi operasional. Pada semester I 2025, pendapatan konsolidasi perusahaan naik 8% YoY menjadi US$ 645,3 juta, dengan segmen nikel menyumbang 62% dari total pendapatan, menunjukkan keberhasilan diversifikasi. Namun, laba bersih periode tersebut turun 28% YoY menjadi US$ 38,4 juta, sebagian besar karena penurunan harga batu bara global dan pemangkasan target produksi batu bara. Rasio Debt/Equity perusahaan sekitar 64% pada 1H 2025, yang dianggap wajar untuk perusahaan di sektor pertambangan yang sedang berekspansi. Perusahaan menganggarkan belanja modal besar, US$ 315 juta untuk 2025, yang mayoritas akan digunakan untuk proyek nikel, termasuk proyek HPAL Blue Sparking Energy (BSE) yang ditargetkan beroperasi akhir 2025.

Sentimen Stockbit

Neutral to Bullish

Skor: 57

Sentimen di Stockbit cenderung positif moderat dengan skor +15 per 7 September 2025. Diskusi utama menyoroti peningkatan pendapatan pada semester I 2025 yang didorong oleh kontribusi signifikan dari segmen nikel (62%). Pengguna juga mencermati alokasi belanja modal yang besar untuk proyek nikel dan kemajuan proyek HPAL yang diharapkan beroperasi akhir 2025. Meskipun ada kekhawatiran terkait penurunan laba bersih dan target produksi batu bara yang lebih rendah, diversifikasi ke nikel dianggap sebagai pendorong positif.

Sentimen Investing.com

Mixed

Skor: 60

Sentimen di Investing.com menunjukkan gambaran yang beragam. Konsensus analis secara keseluruhan memberikan rekomendasi 'Buy' dengan target harga rata-rata IDR 1.397, menunjukkan pandangan positif terhadap prospek saham. Namun, sentimen anggota di forum Investing.com tampak 'Bearish. Bullish.', menunjukkan adanya opini yang terpecah. Sementara itu, analisis teknikal harian seringkali menunjukkan sinyal 'Strong Sell' atau 'Jual'. Kombinasi ini mengindikasikan bahwa meskipun ada keyakinan dari analis, terdapat kehati-hatian atau pandangan negatif dari sisi teknikal dan sebagian komunitas investor.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Underperformed

Dalam 365 hari terakhir, harga saham HRUM mengalami penurunan sekitar 12.44% (dari 1125 menjadi 985), sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik sekitar 17.17% (dari 7314 menjadi 8570). Ini menunjukkan HRUM secara signifikan berkinerja di bawah indeks. Kinerja buruk ini dapat dikaitkan dengan beberapa faktor: normalisasi harga batu bara global setelah lonjakan di tahun 2022 dan lesunya permintaan yang menyebabkan HRUM memangkas target produksi batu bara untuk tahun 2025. Meskipun HRUM melakukan diversifikasi ke nikel yang memberikan kontribusi besar pada pendapatan, penurunan laba bersih secara keseluruhan pada paruh pertama 2025 menunjukkan bahwa dampak positif dari nikel belum sepenuhnya mengkompensasi tekanan dari bisnis batu bara. Faktor makroekonomi dan sentimen pasar yang bergeser dari komoditas batu bara ke energi terbarukan juga mungkin memengaruhi valuasi.

Outlook

1 Minggu

Target: 995

Vs Indeks: In-line

Dalam jangka pendek satu minggu, saham HRUM mungkin akan bergerak sejalan dengan indeks. Meskipun ada sinyal jual teknikal dan penurunan dalam seminggu terakhir, rencana buyback saham dapat memberikan dukungan sementara. Harga saat ini 985, kenaikan moderat menuju 995 diperkirakan.

1 Bulan

Target: 1050

Vs Indeks: Outperform

Untuk satu bulan ke depan, HRUM berpotensi mengungguli indeks. Konsensus analis yang sebagian besar merekomendasikan 'Buy' dan program buyback saham yang sedang berjalan hingga Januari 2026 diperkirakan akan memberikan sentimen positif dan dukungan harga. Pembaruan positif mengenai proyek nikel juga dapat menjadi katalis. Target harga 1050 mencerminkan pemulihan dari tekanan jangka pendek.

1 Tahun

Target: 1350

Vs Indeks: Outperform

Prospek satu tahun HRUM sangat positif untuk mengungguli indeks. Strategi diversifikasi ke nikel, dengan proyek HPAL Blue Sparking Energy yang ditargetkan beroperasi pada akhir 2025, merupakan pendorong pertumbuhan utama. Meskipun harga batu bara mungkin tetap volatil, pertumbuhan di sektor nikel yang didorong oleh permintaan kendaraan listrik (EV) akan menjadi penopang kuat. Target harga rata-rata analis sekitar IDR 1.397 juga mendukung pandangan optimis ini. Target 1350 IDR adalah konservatif di bawah rata-rata analis tetapi masih menunjukkan potensi kenaikan signifikan dari harga saat ini.

Berita Terbaru

Harum Energy (HRUM) Anggarkan Capex US$ 315 Juta di Tahun 2025, Mayoritas untuk Nikel (28 Mei 2025)

PT Harum Energy Tbk (HRUM) mengalokasikan belanja modal (capex) sebesar US$ 315 juta untuk tahun 2025, dengan sebagian besar (US$ 300 juta) difokuskan pada pengembangan usaha nikel. Anggaran ini lebih besar 38,83% dibandingkan capex 2024. Fokus pada nikel ini menunjukkan komitmen perusahaan terhadap diversifikasi dan transisi energi, yang berpotensi positif untuk pertumbuhan jangka panjang meskipun membutuhkan investasi besar.

Harum Energy Siapkan Buyback Saham Selama Tiga Bulan (5 Oktober 2025)

PT Harum Energy Tbk (HRUM) mengumumkan rencana pembelian kembali saham (buyback) tanpa persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Buyback akan dilaksanakan selama tiga bulan, dari 6 Oktober 2025 hingga 2 Januari 2026. Aksi buyback ini berpotensi memberikan dukungan pada harga saham, menunjukkan kepercayaan manajemen terhadap valuasi perusahaan, dan dapat meningkatkan laba per saham.

Pendapatan 1H 2025 HRUM Naik 8% YoY, Segmen Nikel Sumbang 62% (7 September 2025)

Pada semester pertama 2025, HRUM membukukan pendapatan konsolidasi sebesar US$ 645,3 juta, naik 8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Segmen nikel memberikan kontribusi signifikan sebesar 62% terhadap pendapatan ini. Meskipun pendapatan naik, laba bersih periode berjalan turun 28% YoY. Pertumbuhan kontribusi nikel menunjukkan keberhasilan strategi diversifikasi perusahaan dari batu bara.

HRUM Pangkas Target Produksi Batu Bara 2025 Akibat Permintaan Global Lesu (7 September 2025)

PT Harum Energy Tbk memangkas target produksi batu bara untuk tahun 2025 menjadi 5–5,5 juta ton dari sebelumnya karena lesunya permintaan global. Penurunan target ini menunjukkan tantangan di pasar batu bara dan potensi tekanan pada pendapatan dari segmen batu bara, meskipun telah sebagian diimbangi oleh kinerja segmen nikel.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 985
Sentimen Investing.com Mixed 60 %
Sentimen Stockbit Neutral to Bullish 57 %

Buffett Indicator

6.0/10

Warren Buffett biasanya menyukai bisnis dengan keunggulan kompetitif yang tahan lama (moat), pendapatan yang dapat diprediksi, dan manajemen yang prudent, seringkali di sektor yang tidak terlalu terpengaruh siklus komoditas. Harum Energy (HRUM) beroperasi di sektor pertambangan, yang secara inheren siklis dan rentan terhadap fluktuasi harga komoditas. Ini bukan tipikal investasi Buffett. Namun, diversifikasi HRUM ke nikel, yang merupakan komponen kunci untuk baterai kendaraan listrik, menunjukkan langkah strategis menuju industri dengan potensi pertumbuhan jangka panjang yang signifikan. Ini bisa menjadi 'moat' baru jika HRUM dapat membangun posisi yang kuat di rantai nilai nikel. Rasio Debt/Equity sekitar 64% pada 1H 2025 juga bukan yang terendah, tetapi dapat dikelola. Jika Buffett melihat potensi jangka panjang yang kuat dalam transisi energi dan HRUM dapat mempertahankan keunggulan kompetitif dalam produksi nikelnya, dia mungkin akan mempertimbangkan saham ini. Namun, volatilitas harga komoditas akan selalu menjadi faktor risiko. Oleh karena itu, saham ini tidak akan menjadi 'beli kuat' bagi Buffett, tetapi juga tidak akan sepenuhnya diabaikan, sehingga skor 6 mencerminkan potensi pertumbuhan di sektor baru dengan tetap mempertimbangkan risiko komoditas.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 995
Kinerja vs Indeks
In-line
Target 1 Bulan
Rp. 1050
Kinerja vs Indeks
Outperform

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 1350
Kinerja vs Indeks
Outperform

Prospek satu tahun HRUM sangat positif untuk mengungguli indeks. Strategi diversifikasi ke nikel, dengan proyek HPAL Blue Sparking Energy yang ditargetkan beroperasi pada akhir 2025, merupakan pendorong pertumbuhan utama. Meskipun harga batu bara mungkin tetap volatil, pertumbuhan di sektor nikel yang didorong oleh permintaan kendaraan listrik (EV) akan menjadi penopang kuat. Target harga rata-rata analis sekitar IDR 1.397 juga mendukung pandangan optimis ini. Target 1350 IDR adalah konservatif di bawah rata-rata analis tetapi masih menunjukkan potensi kenaikan signifikan dari harga saat ini.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.