ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 6225
Target 1 Minggu: Rp 6450
Target 1 Bulan: Rp 6550
Target 1 Tahun: Rp 6800
Sentimen Investing: Campur/Netral
Sentimen Stockbit: Campur/Netral

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT Vale Indonesia Tbk (INCO.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 20 january 2026

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT Vale Indonesia Tbk (INCO.JK) adalah pemain kunci di sektor pertambangan nikel, dengan kapitalisasi pasar sekitar Rp 67,45 triliun. Perusahaan memiliki rasio P/E 64,8 dan Price/Book 1,05, menunjukkan valuasi yang agak tinggi dibandingkan beberapa metrik. Rasio utang terhadap ekuitas yang sangat rendah sebesar 0,16-0,17% mencerminkan posisi keuangan yang sangat sehat dan minim leverage. Namun, laba bersih perusahaan mengalami penurunan signifikan pada tahun 2024, menjadi Rp 938,7 miliar dari Rp 4,23 triliun pada tahun 2023. Meskipun total aset tumbuh 45,36% antara 2021 dan 2024, liabilitas tumbuh lebih cepat sebesar 57,73%. Prospek industri nikel di Indonesia secara keseluruhan menjanjikan, didukung oleh permintaan kendaraan listrik (EV) global, namun keberlanjutan dan dampak lingkungan menjadi perhatian utama. Persetujuan RKAB 2026 memberikan kepastian operasional, namun kuota produksi yang disetujui hanya sekitar 30% dari yang diajukan, yang dapat membatasi volume produksi. INCO adalah perusahaan yang membayar dividen dengan imbal hasil dividen TTM sebesar 0,84%.

Sentimen Stockbit

Campur/Netral

Skor: 60

Diskusi di Stockbit untuk INCO menunjukkan sentimen yang cenderung campur namun dengan nada kehati-hatian optimis. Beberapa investor menyoroti bahwa 'pesta 2025 sudah usai, saatnya tatap 2026' dan menyarankan pendekatan 'Trend Follower' untuk saham-saham seperti TINS dan ANTM, mengindikasikan bahwa INCO mungkin juga diperlakukan serupa. Ada juga seruan untuk 'Pantau berita soal Danantara' karena kebijakan baru terkait pengelolaan aset tambang dapat menjadi sentimen positif mendadak, menunjukkan bahwa investor sangat memperhatikan perkembangan regulasi dan berita terkait.

Sentimen Investing.com

Campur/Netral

Skor: 50

Sentimen analis di Investing.com untuk INCO sebagian besar 'Buy', dengan 10 dari 14 analis merekomendasikan pembelian dan 4 menahan, tidak ada yang merekomendasikan jual. Namun, sentimen anggota di forum Investing.com tampaknya lebih campur, dengan indikasi 'Bearish' dan 'Bullish' tanpa mayoritas yang jelas. Meskipun ada sentimen beli dari para ahli, keragaman pandangan di antara investor ritel menunjukkan ketidakpastian mengenai arah saham. JPMorgan baru-baru ini juga meningkatkan peringkat INCO menjadi 'Overweight'.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Outperformed

Selama 365 hari terakhir, PT Vale Indonesia Tbk (INCO.JK) mencatat kenaikan harga saham sebesar 75,85% (dari 3540.0 menjadi 6225.0). Pada periode yang sama, indeks acuan (IHSG) hanya naik sebesar 27,84% (dari 7170.74 menjadi 9167.16). Dengan demikian, INCO secara signifikan mengungguli kinerja indeks. Kinerja superior ini dapat dikaitkan dengan beberapa faktor, termasuk sentimen positif terhadap industri nikel Indonesia sebagai produsen nikel terbesar di dunia dan fokus pada hilirisasi untuk mendukung industri kendaraan listrik global. Meskipun ada kekhawatiran terkait perlambatan harga nikel dan penundaan persetujuan RKAB, berita positif seperti persetujuan RKAB 2026 yang memberikan kepastian operasional dan peningkatan peringkat saham oleh JPMorgan ke 'Overweight' telah mendukung harga saham. Namun, ada tantangan seperti kuota produksi yang disetujui hanya 30% dari yang diajukan, yang dapat menjadi hambatan di masa depan.

Outlook

1 Minggu

Target: 6450

Vs Indeks: In-line

Dalam satu minggu ke depan, harga saham diperkirakan akan bergerak cenderung stabil atau sedikit meningkat, sejalan dengan indeks. Sentimen positif dari persetujuan RKAB dan dukungan analis seperti peningkatan peringkat dari JPMorgan dapat diimbangi oleh kekhawatiran terkait kuota produksi yang lebih rendah dari yang diharapkan. Harga penutupan terakhir yang diketahui dari pencarian web adalah 6400 IDR pada 19/01/2026.

1 Bulan

Target: 6550

Vs Indeks: Outperform

Prospek satu bulan kemungkinan akan didorong oleh kelanjutan sentimen positif terhadap upaya hilirisasi nikel dan proyek-proyek smelter yang sedang berlangsung. Meskipun ada tekanan dari kuota produksi, minat investor terhadap peran Indonesia dalam rantai pasokan EV global akan tetap menjadi katalis. Analis mempertahankan rekomendasi 'Buy' secara keseluruhan, memberikan dorongan kepercayaan jangka pendek. Harga target mencerminkan kenaikan moderat di atas harga saat ini.

1 Tahun

Target: 6800

Vs Indeks: Outperform

Dalam jangka waktu satu tahun, INCO diperkirakan akan mengungguli indeks, didukung oleh prospek jangka panjang yang kuat untuk nikel seiring dengan meningkatnya permintaan dari industri kendaraan listrik. Investasi berkelanjutan perusahaan dalam industri hilir dan teknologi HPAL akan memperkuat posisinya. Meskipun ada tantangan seperti potensi fluktuasi harga nikel global dan pembatasan kuota produksi, komitmen INCO terhadap keberlanjutan dan pertumbuhan di pasar nikel global memberikan dasar yang kuat untuk apresiasi harga saham. Berbagai target harga analis menunjukkan konsensus 'Buy' yang kuat, dengan beberapa target yang lebih tinggi mengindikasikan potensi kenaikan yang signifikan.

Berita Terbaru

JPMorgan Tingkatkan Peringkat Saham PT Vale Indonesia menjadi Overweight (Investing.com, Saat Ini)

JPMorgan telah menaikkan peringkat saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) dari 'Neutral' menjadi 'Overweight' karena prospek bijih yang membaik, menunjukkan pandangan yang lebih bullish terhadap kinerja saham perusahaan ke depan.

Vale Ungkap Progres 3 Proyek Smelter di Sulawesi, Termasuk Kolaborasi dengan Ford (Energi, 20 Januari 2026)

PT Vale Indonesia Tbk (INCO) membeberkan perkembangan proyek smelter yang tersebar di Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Selatan. Proyek-proyek ini vital untuk hilirisasi nikel dan rantai pasokan kendaraan listrik global.

Vale Hanya Diberi 30% Kuota Produksi dari Pengajuan ke Pemerintah (Dunia Energi, 19 Januari 2026)

PT Vale Indonesia Tbk (INCO) hanya menerima persetujuan kuota produksi nikel sekitar 30% dari volume yang diajukan ke Kementerian ESDM untuk tahun 2026. Keterbatasan kuota ini berisiko mengganggu pasokan bijih nikel untuk fasilitas pengolahan.

PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Kantongi Persetujuan RKAB 2026 dari Kementerian ESDM (Mysteel, 19 Januari 2026)

Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 PT Vale Indonesia Tbk (INCO) telah disetujui secara resmi oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Persetujuan ini memberikan kepastian operasional dan menjamin keberlanjutan investasi jangka panjang Vale dalam ekosistem industri nikel Indonesia.

Ekspor Nikel Matte Vale (INCO) Tahun 2026 Masih Fokus untuk Pasar Jepang (KONTAN, Tidak Bertanggal Pasti)

PT Vale Indonesia (INCO) menetapkan Jepang sebagai satu-satunya tujuan ekspor nikel matte pada tahun 2026 melalui kontrak jangka panjang. Ini menunjukkan fokus strategis perusahaan terhadap pasar tertentu.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 6225
Sentimen Investing.com Campur/Netral 50 %
Sentimen Stockbit Campur/Netral 60 %

Buffett Indicator

5.0/10

Warren Buffett cenderung berinvestasi pada perusahaan dengan keunggulan kompetitif yang kuat (moat), pendapatan yang konsisten, manajemen yang baik, dan valuasi yang menarik. PT Vale Indonesia (INCO) memiliki keunggulan kompetitif yang signifikan karena Indonesia adalah pemilik cadangan nikel terbesar di dunia, dan INCO memiliki konsesi besar serta terlibat dalam hilirisasi nikel untuk baterai EV, yang merupakan industri dengan prospek jangka panjang yang kuat. Namun, ada beberapa pertimbangan yang mungkin membuat Buffett berhati-hati. Pertama, meskipun ada pertumbuhan aset, laba bersih perusahaan mengalami penurunan drastis pada tahun 2024, menunjukkan kurangnya konsistensi pendapatan. Kedua, rasio P/E yang tinggi (64,8) menunjukkan bahwa saham tersebut mungkin tidak diperdagangkan pada valuasi yang menarik bagi Buffett, yang mencari 'bisnis hebat dengan harga wajar'. Ketiga, masalah kuota produksi yang lebih rendah dari yang diminta oleh pemerintah dapat menimbulkan ketidakpastian regulasi dan tantangan bagi manajemen dalam menjaga pertumbuhan. Oleh karena itu, meskipun bisnisnya mudah dipahami dan memiliki moat yang kuat, inkonsistensi pendapatan dan valuasi yang relatif tinggi kemungkinan akan membuat Buffett mempertimbangkan dengan sangat hati-hati sebelum merekomendasikan pembelian saham ini.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 6450
Kinerja vs Indeks
In-line
Target 1 Bulan
Rp. 6550
Kinerja vs Indeks
Outperform

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 6800
Kinerja vs Indeks
Outperform

Dalam jangka waktu satu tahun, INCO diperkirakan akan mengungguli indeks, didukung oleh prospek jangka panjang yang kuat untuk nikel seiring dengan meningkatnya permintaan dari industri kendaraan listrik. Investasi berkelanjutan perusahaan dalam industri hilir dan teknologi HPAL akan memperkuat posisinya. Meskipun ada tantangan seperti potensi fluktuasi harga nikel global dan pembatasan kuota produksi, komitmen INCO terhadap keberlanjutan dan pertumbuhan di pasar nikel global memberikan dasar yang kuat untuk apresiasi harga saham. Berbagai target harga analis menunjukkan konsensus 'Buy' yang kuat, dengan beberapa target yang lebih tinggi mengindikasikan potensi kenaikan yang signifikan.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.