Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:
PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF.JK) Analisis Saham
Diperbarui: tuesday 23 december 2025
Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.
Grafik Saham

Grafik Indeks

Grafik Relatif

Ringkasan
Sentimen Stockbit
Skor: 85
Sentimen Investing.com
Skor: 95
Kinerja Tahun Lalu
Status: Underperformed
Outlook
1 Minggu
Target: 6950
Vs Indeks: In-line
1 Bulan
Target: 7100
Vs Indeks: Outperform
1 Tahun
Target: 9500
Vs Indeks: Outperform
Berita Terbaru
Hasil keuangan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) pada kuartal ketiga tahun 2025 menunjukkan performa yang beragam, dengan segmen agribisnis mencatat kinerja terkuat berkat kenaikan volume dan harga jual rata-rata (ASP). Namun, proyeksi laba inti untuk tahun fiskal 2025-2026 direvisi turun karena tekanan di segmen konsumen (ICBP).
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan bahwa produk Indomie yang ditarik di Taiwan bukanlah produk ekspor resmi dari Indofood. Kejadian serupa terkait dugaan kandungan Etilen Oksida pada Indomie Soto Banjar juga dijelaskan Indofood sudah sesuai standar BPOM.
PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) akan membagikan dividen sebesar Rp 280 per saham, dengan total mencapai Rp 2,45 triliun.
PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) membukukan pertumbuhan penjualan neto konsolidasi sebesar 4% year-on-year menjadi Rp115,79 triliun pada tahun 2024. Laba usaha meningkat 17% menjadi Rp23,09 triliun, dan laba inti (core profit) tumbuh 16% menjadi Rp11,34 triliun.
Ikhtisar
Sekilas
Buffett Indicator
8.5/10Warren Buffett cenderung berinvestasi pada perusahaan yang ia pahami, memiliki keunggulan kompetitif yang berkelanjutan (moat), manajemen yang kompeten, dan ditawarkan dengan harga menarik (undervalued) untuk jangka panjang. INDF memenuhi banyak kriteria ini. Perusahaan bergerak di sektor kebutuhan pokok (makanan dan minuman) yang relatif stabil, merupakan pemimpin pasar mi instan di Indonesia dengan merek yang sangat kuat (Indomie), menunjukkan keunggulan kompetitif yang jelas. Bisnisnya terdiversifikasi dan terintegrasi secara vertikal, membuatnya mudah dipahami dan memiliki kontrol atas rantai pasok. Meskipun ada tekanan pada segmen tertentu, kekuatan agribisnis menunjukkan resiliensi. Valuasi INDF saat ini dianggap undervalued oleh banyak analis, yang sesuai dengan filosofi Buffett untuk membeli bisnis hebat dengan harga wajar atau bahkan diskon. Perusahaan juga secara konsisten membagikan dividen. Dengan fokus pada nilai intrinsik jangka panjang dan kepemilikan bisnis yang solid, Buffett kemungkinan besar akan mempertimbangkan INDF sebagai investasi yang menarik.
Prospek Jangka Pendek
Prospek 1 Tahun
Dalam satu tahun ke depan, INDF memiliki potensi kuat untuk outperform indeks. Rata-rata target harga analis berada di kisaran 9,500 IDR, menunjukkan potensi kenaikan signifikan dari harga saat ini. Posisi pasar yang dominan, operasi yang terintegrasi, adaptasi strategi harga, dan potensi pemulihan daya beli konsumen akan menjadi pendorong utama. Meskipun ada risiko terkait harga komoditas global dan nilai tukar, perusahaan diuntungkan oleh fondasi bisnis yang kuat dan valuasi yang menarik.
Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.
Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.
Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.
Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.