ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 6850
Target 1 Minggu: Rp 6950
Target 1 Bulan: Rp 7100
Target 1 Tahun: Rp 9500
Sentimen Investing: Bullish
Sentimen Stockbit: Bullish

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 23 december 2025

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) merupakan perusahaan solusi makanan terintegrasi yang dominan di Indonesia, dikenal sebagai penguasa pangsa pasar mi instan dan memiliki lini bisnis terdiversifikasi mulai dari agribisnis, Bogasari (tepung dan pasta), produk bermerek konsumen (CBP), hingga distribusi. Perusahaan menunjukkan operasional yang efisien dan memiliki posisi pasar yang kuat. Meskipun kinerja keuangan menunjukkan performa yang beragam dengan tekanan pada segmen konsumen (ICBP) pada 3Q25, segmen agribisnis menunjukkan pertumbuhan yang kuat. Valuasi INDF saat ini dinilai undervalued atau sangat murah, bahkan mencapai level terendah sepanjang masa pada Februari 2024, dengan potensi re-rating yang terbuka. Perusahaan juga dikenal memberikan dividen yang menarik. Risiko utama termasuk kenaikan harga gandum, depresiasi Rupiah terhadap Dolar AS, dan penurunan harga CPO.

Sentimen Stockbit

Bullish

Skor: 85

Sentimen di Stockbit cenderung bullish terhadap INDF. Analisis menunjukkan INDF sebagai 'Laggard Play with Limited Downside' dengan valuasi terendah sepanjang masa meskipun laba bersih mencapai level tertinggi sepanjang masa. Potensi kenaikan saham INDF untuk menyusul ICBP dan dividen yield yang menarik menjadi sorotan utama.

Sentimen Investing.com

Bullish

Skor: 95

Berdasarkan Investing.com, konsensus analis untuk Indofood adalah 'Strong Buy' dari 13 analis, di mana semua merekomendasikan untuk membeli saham ini tanpa ada rekomendasi jual atau tahan. Hal ini mencerminkan sentimen yang sangat positif dari kalangan analis.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Underperformed

Selama 365 hari terakhir, harga penutupan saham INDF mengalami penurunan sekitar 11.33% (dari 7725 IDR menjadi 6850 IDR), sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru meningkat sekitar 21.83%. Ini menunjukkan bahwa INDF secara signifikan underperformed dibandingkan dengan indeks pasar. Kinerja yang kurang memuaskan ini dapat dikaitkan dengan beberapa faktor, termasuk laporan laba INDF Grup yang anjlok 31% pada Semester I-2024 meskipun penjualan bersih naik tipis. Selain itu, proyeksi laba inti untuk FY25-26 direvisi turun akibat tekanan pada segmen konsumen (ICBP). Meskipun terdapat berita positif seperti pertumbuhan laba usaha dan core profit pada tahun 2024 serta kinerja kuat segmen agribisnis di 3Q25, sentimen pasar juga dipengaruhi oleh isu penarikan produk Indomie di luar negeri (meskipun Indofood mengklarifikasi bukan ekspor resmi) dan adanya efek underreaction pada harga saham terhadap informasi baru dengan volatilitas yang lebih tinggi dibandingkan IHSG. Valuasi INDF yang mencapai level terendah sepanjang masa pada awal 2024 juga menunjukkan adanya ketidakpercayaan pasar terhadap prospeknya meskipun laba bersih tinggi.

Outlook

1 Minggu

Target: 6950

Vs Indeks: In-line

Dalam satu minggu ke depan, harga saham INDF diperkirakan akan bergerak in-line dengan pergerakan IHSG. Konsensus analis yang positif dan valuasi yang menarik dapat memberikan dukungan, namun tekanan pada segmen konsumen serta isu-isu eksternal masih menjadi pertimbangan. Pergerakan harga baru-baru ini juga menunjukkan sedikit kenaikan.

1 Bulan

Target: 7100

Vs Indeks: Outperform

Untuk satu bulan ke depan, INDF berpotensi untuk outperform indeks. Kekuatan segmen agribisnis yang terus berlanjut, valuasi yang dianggap murah, dan rekomendasi 'Strong Buy' dari analis dapat menarik minat investor. Namun, pemulihan di segmen konsumen perlu terus dipantau.

1 Tahun

Target: 9500

Vs Indeks: Outperform

Dalam satu tahun ke depan, INDF memiliki potensi kuat untuk outperform indeks. Rata-rata target harga analis berada di kisaran 9,500 IDR, menunjukkan potensi kenaikan signifikan dari harga saat ini. Posisi pasar yang dominan, operasi yang terintegrasi, adaptasi strategi harga, dan potensi pemulihan daya beli konsumen akan menjadi pendorong utama. Meskipun ada risiko terkait harga komoditas global dan nilai tukar, perusahaan diuntungkan oleh fondasi bisnis yang kuat dan valuasi yang menarik.

Berita Terbaru

Kinerja Keuangan INDF di 3Q25 Tunjukkan Performa Campuran (24 November 2025)

Hasil keuangan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) pada kuartal ketiga tahun 2025 menunjukkan performa yang beragam, dengan segmen agribisnis mencatat kinerja terkuat berkat kenaikan volume dan harga jual rata-rata (ASP). Namun, proyeksi laba inti untuk tahun fiskal 2025-2026 direvisi turun karena tekanan di segmen konsumen (ICBP).

BPOM: Indomie yang Ditarik Taiwan Bukan Ekspor Resmi Indofood (15 September 2025)

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan bahwa produk Indomie yang ditarik di Taiwan bukanlah produk ekspor resmi dari Indofood. Kejadian serupa terkait dugaan kandungan Etilen Oksida pada Indomie Soto Banjar juga dijelaskan Indofood sudah sesuai standar BPOM.

Indofood (INDF) Bagikan Dividen Rp 280 per Saham (21 Juni 2025)

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) akan membagikan dividen sebesar Rp 280 per saham, dengan total mencapai Rp 2,45 triliun.

INDF Catatkan Laba Tembus Rp11,34 Triliun Selama 2024 (26 Maret 2025)

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) membukukan pertumbuhan penjualan neto konsolidasi sebesar 4% year-on-year menjadi Rp115,79 triliun pada tahun 2024. Laba usaha meningkat 17% menjadi Rp23,09 triliun, dan laba inti (core profit) tumbuh 16% menjadi Rp11,34 triliun.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 6850
Sentimen Investing.com Bullish 95 %
Sentimen Stockbit Bullish 85 %

Buffett Indicator

8.5/10

Warren Buffett cenderung berinvestasi pada perusahaan yang ia pahami, memiliki keunggulan kompetitif yang berkelanjutan (moat), manajemen yang kompeten, dan ditawarkan dengan harga menarik (undervalued) untuk jangka panjang. INDF memenuhi banyak kriteria ini. Perusahaan bergerak di sektor kebutuhan pokok (makanan dan minuman) yang relatif stabil, merupakan pemimpin pasar mi instan di Indonesia dengan merek yang sangat kuat (Indomie), menunjukkan keunggulan kompetitif yang jelas. Bisnisnya terdiversifikasi dan terintegrasi secara vertikal, membuatnya mudah dipahami dan memiliki kontrol atas rantai pasok. Meskipun ada tekanan pada segmen tertentu, kekuatan agribisnis menunjukkan resiliensi. Valuasi INDF saat ini dianggap undervalued oleh banyak analis, yang sesuai dengan filosofi Buffett untuk membeli bisnis hebat dengan harga wajar atau bahkan diskon. Perusahaan juga secara konsisten membagikan dividen. Dengan fokus pada nilai intrinsik jangka panjang dan kepemilikan bisnis yang solid, Buffett kemungkinan besar akan mempertimbangkan INDF sebagai investasi yang menarik.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 6950
Kinerja vs Indeks
In-line
Target 1 Bulan
Rp. 7100
Kinerja vs Indeks
Outperform

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 9500
Kinerja vs Indeks
Outperform

Dalam satu tahun ke depan, INDF memiliki potensi kuat untuk outperform indeks. Rata-rata target harga analis berada di kisaran 9,500 IDR, menunjukkan potensi kenaikan signifikan dari harga saat ini. Posisi pasar yang dominan, operasi yang terintegrasi, adaptasi strategi harga, dan potensi pemulihan daya beli konsumen akan menjadi pendorong utama. Meskipun ada risiko terkait harga komoditas global dan nilai tukar, perusahaan diuntungkan oleh fondasi bisnis yang kuat dan valuasi yang menarik.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.