ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 675
Target 1 Minggu: Rp 680
Target 1 Bulan: Rp 720
Target 1 Tahun: Rp 850
Sentimen Investing: Bullish
Sentimen Stockbit: Mixed

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 25 november 2025

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) adalah perusahaan penyedia infrastruktur telekomunikasi dengan model layanan business-to-business (B2B). Perusahaan fokus mendukung penyedia jasa internet (ISP) di Indonesia melalui layanan pusat data interkoneksi, kolokasi, local loop, pengelolaan perangkat, dan IP transit. INET memiliki lebih dari 200 klien ISP dari sekitar 1.200 ISP di Indonesia, dengan pangsa pasar sekitar 15-18%. Perusahaan juga telah mengembangkan bisnis pusat data, jaringan fiber optik melalui entitas anak PT Prima Fiber Optic Indonesia, dan sedang memperluas portofolio ke layanan bandwidth untuk pengguna akhir dengan merek Data Prime. Perusahaan mengoperasikan 13 Points of Presence (POP) di 8 kota besar di Indonesia dan satu di Singapura. Dalam rencana ekspansi, INET berencana mengakuisisi 60% saham PT Trans Hybrid Communication (THC) dan menggarap proyek kabel bawah laut rute Jakarta-Singapura bekerja sama dengan Nokia. Untuk mendanai ekspansi, INET berencana melakukan rights issue sebesar Rp 3,2 triliun dan penerbitan obligasi. Laporan keuangan Q2 2025 menunjukkan laba bersih Rp 7,8 miliar, naik signifikan dari Rp 1,0 miliar pada periode yang sama tahun 2024. Analis memproyeksikan pertumbuhan pendapatan yang kuat, dengan perkiraan pendapatan mencapai IDR 1,1 triliun pada tahun 2026F dan IDR 2,2 triliun pada tahun 2027F.

Sentimen Stockbit

Mixed

Skor: 45

Diskusi di Stockbit menunjukkan sentimen yang campur aduk. Ada kepanikan dan pertanyaan mengenai 'suspend' saham dan potensi penundaan rights issue. Beberapa investor khawatir akan dampak negatif seperti penurunan harga signifikan, sementara yang lain berpendapat bahwa penundaan ini tidak lama dan bahkan menguntungkan bagi pemegang saham dengan harga beli rendah.

Sentimen Investing.com

Bullish

Skor: 75

Sentimen di Investing.com cenderung bullish. Analis memiliki konsensus 'Strong Buy' untuk INET dengan target harga rata-rata IDR 590, estimasi tertinggi IDR 620, dan terendah IDR 550. Meskipun sentimen anggota (members' sentiments) terbagi antara bearish dan bullish, analisis teknikal menunjukkan sinyal 'Strong Buy', mengindikasikan potensi kenaikan.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Outperformed

Dalam 365 hari terakhir, harga saham INET.JK melonjak dari 68 IDR menjadi 675 IDR, mencatatkan kenaikan sebesar 892.6%. Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hanya naik dari 7314.11 menjadi 8570.25, atau sekitar 17.17%. Kinerja luar biasa INET disebabkan oleh beberapa faktor kunci. Perusahaan resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada Juli 2023. INET telah melakukan serangkaian aksi korporasi strategis, termasuk akuisisi PT Garuda Prima Internetindo (Bali Internet) dan rencana akuisisi 60% saham PT Trans Hybrid Communication, yang memperluas penetrasi pasar. Selain itu, perusahaan memiliki rencana besar untuk rights issue sebesar Rp 3,2 triliun untuk mendanai ekspansi ke jaringan kabel bawah laut dan Fiber-to-the-Home (FTTH), serta kerjasama dengan Nokia untuk proyek kabel bawah laut Jakarta-Singapura. Proyeksi pertumbuhan pendapatan dan laba yang sangat kuat di tahun-tahun mendatang juga menjadi pendorong utama kenaikan harga saham.

Outlook

1 Minggu

Target: 680

Vs Indeks: In-line

Setelah kenaikan signifikan baru-baru ini, saham INET mungkin akan mengalami konsolidasi atau profit-taking dalam jangka pendek. Namun, momentum positif dari berita aksi korporasi dan potensi sentimen 'buy' dari Investing.com dapat memberikan dukungan harga, membuatnya cenderung bergerak sejalan dengan indeks atau sedikit menguat.

1 Bulan

Target: 720

Vs Indeks: Outperform

Apabila rights issue dan rencana akuisisi berjalan sesuai rencana tanpa hambatan besar, sentimen pasar kemungkinan akan tetap positif. Ekspansi strategis INET ke infrastruktur digital yang sedang berkembang pesat di Indonesia akan terus menarik minat investor, mendorong saham untuk mengungguli indeks. Namun, mengingat sudah melebihi target analis sebelumnya, kenaikan akan lebih moderat.

1 Tahun

Target: 850

Vs Indeks: Outperform

Prospek jangka panjang INET sangat kuat didukung oleh ekspansi agresif ke segmen kabel bawah laut dan FTTH, serta peningkatan basis pelanggan B2B. Proyeksi pertumbuhan pendapatan dan laba bersih yang signifikan pada tahun 2026 dan 2027 oleh beberapa sekuritas menunjukkan fundamental yang semakin kuat. Meskipun valuasi saat ini sudah tinggi, potensi pertumbuhan di sektor telekomunikasi digital Indonesia yang terus berkembang memberikan dasar untuk kinerja yang melampaui indeks dalam satu tahun ke depan, namun dengan kewaspadaan terhadap valuasi.

Berita Terbaru

INET Ungkap Perjanjian Pinjam Aset dengan Dua Perusahaan Terkendali (2025-11-20)

PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) mengumumkan dua perjanjian pinjam pakai aset dengan PT Internet Anak Bangsa (IAB) untuk jangka waktu 5 tahun dan PT Pusat Fiber Indonesia (PFI) untuk 2 tahun. Aset yang dipinjamkan adalah bangunan kantor di Jakarta Barat. Transaksi ini dikecualikan dari POJK 42/2020 karena dilakukan dengan perusahaan terkendali yang sahamnya dimiliki lebih dari 99%.

Ada Dua Aksi Besar, Saham Ngacir 900%, Targetnya Segini (2025-11-24)

Saham INET melonjak pada sesi I perdagangan Senin (24/11/2025), mencapai Rp 610 atau +12,96%, dan telah terbang lebih dari 900% year-to-date. INET akan melakukan aksi akuisisi dan rights issue. Kiwoom Sekuritas merekomendasikan beli dengan target harga Rp 620 dalam 12 bulan ke depan.

INET On Fire, Muncul Beragam Target Harganya (2025-11-17)

Saham INET tetap 'on fire' dengan beragam rekomendasi dan target harga dari sekuritas. INET merupakan operator infrastruktur digital yang berkembang pesat, menyediakan layanan B2B kepada lebih dari 200 ISP. Daya tarik utama adalah rights issue sebesar Rp 3,2 triliun untuk mendanai ekspansi ke jaringan kabel bawah laut dan FTTH. MNC Sekuritas memproyeksikan laba bersih INET melonjak pada tahun 2026 menjadi Rp 281,7 miliar.

Rumor

Penundaan Rights Issue dan Suspend Saham INET (2025-11-24)

Ada diskusi di media sosial, khususnya Stockbit, mengenai potensi penundaan atau pembatalan Rights Issue (RI) INET, yang menyebabkan beberapa investor panik dan sahamnya sempat di-suspend. Meskipun ada kekhawatiran, beberapa pihak berpendapat bahwa penundaan tersebut bersifat sementara dan tidak akan berdampak negatif jangka panjang. Ini menciptakan ketidakpastian di kalangan investor.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 675
Sentimen Investing.com Bullish 75 %
Sentimen Stockbit Mixed 45 %

Buffett Indicator

6.5/10

Warren Buffett cenderung berinvestasi pada perusahaan dengan fundamental yang kuat, model bisnis yang mudah dimengerti, keunggulan kompetitif (moat), manajemen yang kompeten, dan valuasi yang menarik. INET beroperasi di sektor infrastruktur digital yang sedang berkembang pesat di Indonesia, yang menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat. Perusahaan ini memiliki model bisnis B2B yang fokus melayani ISP dan sedang melakukan diversifikasi ke pusat data, fiber optik, dan kabel bawah laut, menunjukkan strategi ekspansi yang jelas. Proyeksi pertumbuhan pendapatan dan laba bersih yang sangat tinggi pada tahun 2026-2027 adalah daya tarik. Namun, valuasi saham INET saat ini yang sangat tinggi (P/E 625.8x) dan sudah melebihi target harga analis yang diterbitkan sebelumnya (bahkan sebelum kenaikan harga terbaru) mungkin menjadi kekhawatiran bagi Buffett, yang mencari nilai intrinsik dan margin keamanan. Meskipun prospek bisnisnya menjanjikan, valuasi saat ini mungkin terlalu premium untuk kriteria investasi 'nilai' Buffett. Oleh karena itu, skornya berada di tengah hingga sedikit di atas, mencerminkan potensi bisnis yang baik tetapi dengan catatan pada valuasi.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 680
Kinerja vs Indeks
In-line
Target 1 Bulan
Rp. 720
Kinerja vs Indeks
Outperform

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 850
Kinerja vs Indeks
Outperform

Prospek jangka panjang INET sangat kuat didukung oleh ekspansi agresif ke segmen kabel bawah laut dan FTTH, serta peningkatan basis pelanggan B2B. Proyeksi pertumbuhan pendapatan dan laba bersih yang signifikan pada tahun 2026 dan 2027 oleh beberapa sekuritas menunjukkan fundamental yang semakin kuat. Meskipun valuasi saat ini sudah tinggi, potensi pertumbuhan di sektor telekomunikasi digital Indonesia yang terus berkembang memberikan dasar untuk kinerja yang melampaui indeks dalam satu tahun ke depan, namun dengan kewaspadaan terhadap valuasi.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.