ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 2940
Target 1 Minggu: Rp 2970
Target 1 Bulan: Rp 3050
Target 1 Tahun: Rp 3360
Sentimen Investing: Mixed
Sentimen Stockbit: Bullish

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 20 january 2026

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

Secara fundamental, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) menunjukkan kinerja yang menguat signifikan pada tahun 2024, dengan laba bersih melonjak 224,71% menjadi Rp3,01 triliun dan penjualan netto meningkat 9,03%. Meskipun di paruh pertama 2025 laba bersih sempat turun 16,42% akibat lesunya segmen broiler dan DOC serta tekanan harga ayam, perusahaan diproyeksikan mencatat laba bersih Rp940–1.115 miliar di 3Q25, didorong kenaikan harga live bird dan penurunan biaya pakan. Margin operasi juga melebar menjadi 9,0% di 3Q25. Valuasi saham JPFA dinilai relatif murah dengan P/E di kisaran 6,19 kali pada Juli 2025 dan sekitar 8-10x berdasarkan analisis Stockbit. Namun, rasio utang terhadap ekuitas (DER) lebih dari 1 (1,01 kali modal) menjadi perhatian. Investor asing menunjukkan sentimen positif dengan net buy yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir di tahun 2025.

Sentimen Stockbit

Bullish

Skor: 85

Diskusi di Stockbit menunjukkan sentimen bullish terhadap JPFA, didukung oleh inflow positif ke sektor perikanan dan seafood. Investor melihat potensi upside yang kuat dari saham ini, didorong oleh fundamental yang solid, pertumbuhan EPS yang tinggi dari rebound komoditas, serta prospek harga komoditas yang menguntungkan. Banyak yang merekomendasikan 'Buy' dengan target harga yang menarik.

Sentimen Investing.com

Mixed

Skor: 65

Meskipun ada indikator 'Pesimistis' dan 'Optimistis' pada Investing.com, sentimen anggota cenderung positif. Komentar terbaru (November 2025) menyebutkan fundamental yang sangat baik, pembelian terus-menerus oleh investor asing, dan tren uptrend jangka panjang secara teknikal. Namun, ada juga momentum menengah yang lemah, menunjukkan adanya pandangan yang bervariasi.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Outperformed

Selama 365 hari terakhir, saham JPFA mengungguli Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara signifikan. JPFA mencatatkan kenaikan sekitar 56,8%, sementara IHSG tumbuh sekitar 27,83%. Kinerja luar biasa ini didorong oleh beberapa faktor. Pada tahun 2024, JPFA melaporkan peningkatan laba bersih sebesar 224,71% dan kenaikan penjualan netto sebesar 9,03%, menunjukkan efisiensi operasional dan strategi pengendalian biaya yang efektif. Rebound di sektor perunggasan, terutama stabilitas harga ayam dan dukungan dari program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), turut mendorong prospek dan kinerja perusahaan. Meskipun sempat ada penurunan laba di semester I 2025 karena tekanan harga livebird, pemulihan margin di 3Q25 dan net buy oleh investor asing dalam beberapa bulan terakhir tahun 2025 mengindikasikan sentimen positif pasar yang berkelanjutan terhadap JPFA.

Outlook

1 Minggu

Target: 2970

Vs Indeks: Outperform

Dalam satu minggu ke depan, momentum positif dari kenaikan harga saham JPFA baru-baru ini (+6,57% dalam 1 minggu terakhir) dan sentimen pasar yang bullish dari investor asing diperkirakan akan terus berlanjut, mendorong saham untuk sedikit mengungguli indeks.

1 Bulan

Target: 3050

Vs Indeks: Outperform

Prospek satu bulan ke depan diperkirakan tetap positif, didukung oleh kinerja historis satu bulan terakhir (+8,15%) dan konsensus analis yang mayoritas merekomendasikan 'Buy' atau 'Strong Buy'. Pemulihan harga komoditas dan efisiensi biaya pakan yang terus berlanjut akan menjadi katalis utama.

1 Tahun

Target: 3360

Vs Indeks: Outperform

Untuk satu tahun ke depan, JPFA memiliki prospek yang cerah. Konsensus analis memberikan rekomendasi 'Buy' yang kuat, dengan target harga tertinggi mencapai 3.360 IDR. Faktor pendorong meliputi potensi keuntungan dari program pemerintah seperti MBG, strategi diversifikasi produk, dan pemulihan berkelanjutan di sektor perunggasan. Meskipun ada risiko terkait fluktuasi harga komoditas, posisi pasar JPFA yang kuat dan inisiatif efisiensi akan mendukung pertumbuhan.

Berita Terbaru

Asing Getol Belanja, Ini 10 Saham yang Paling Laris Diborong (16 Jan 2026)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencetak rekor penutupan tertinggi, dengan investor asing aktif membeli saham-saham pilihan, termasuk JPFA.

Permintaan Ayam Naik, CPIN Bakal Diuntungkan Program MBG (13 Jan 2026)

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan rencana suntikan dana dari Danantara diperkirakan akan mengubah peta persaingan di sektor unggas, berpotensi menguntungkan emiten seperti JPFA melalui peningkatan permintaan.

Perkuat Kolaborasi Industri-Akademik untuk Dunia Pendidikan, JAPFA dan UNHAS Resmikan Teaching Farm di Makassar (16 Des 2025)

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) meresmikan Teaching Farm di Makassar bekerja sama dengan Universitas Hasanuddin, menunjukkan komitmen perusahaan terhadap pendidikan dan pengembangan industri peternakan.

Rumor

Saham JPFA Terbang Usai Rumor Go Private Induk Usaha (08 Mar 2024)

Pada Maret 2024, saham JPFA sempat mengalami kenaikan signifikan di tengah rumor bahwa induk usahanya, Japfa Ltd, akan melakukan delisting atau 'go private' dari Bursa Efek Singapura. Rumor ini memicu spekulasi positif di kalangan investor mengenai restrukturisasi dan nilai saham JPFA.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 2940
Sentimen Investing.com Mixed 65 %
Sentimen Stockbit Bullish 85 %

Buffett Indicator

6.0/10

Warren Buffett cenderung berinvestasi pada bisnis yang mudah dipahami, memiliki keunggulan kompetitif yang jelas (moat), manajemen yang kompeten, dan neraca keuangan yang kuat dengan utang yang rendah. Bisnis JPFA di sektor pakan ternak dan pengolahan makanan adalah bisnis esensial yang relatif mudah dipahami. JPFA adalah pemain besar di Indonesia, memberikan keunggulan skala. Namun, rasio utang terhadap ekuitas (DER) yang lebih dari 1 (1,01 kali modal) mungkin menjadi perhatian bagi Buffett yang konservatif terhadap utang. Meskipun demikian, rebound profitabilitas yang kuat di tahun 2024 dan posisi pasar yang dominan di sektor yang stabil dapat menarik perhatiannya, meskipun tingkat utangnya mungkin membuatnya kurang 'Buffett-esque' dibandingkan perusahaan dengan neraca yang lebih bersih.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 2970
Kinerja vs Indeks
Outperform
Target 1 Bulan
Rp. 3050
Kinerja vs Indeks
Outperform

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 3360
Kinerja vs Indeks
Outperform

Untuk satu tahun ke depan, JPFA memiliki prospek yang cerah. Konsensus analis memberikan rekomendasi 'Buy' yang kuat, dengan target harga tertinggi mencapai 3.360 IDR. Faktor pendorong meliputi potensi keuntungan dari program pemerintah seperti MBG, strategi diversifikasi produk, dan pemulihan berkelanjutan di sektor perunggasan. Meskipun ada risiko terkait fluktuasi harga komoditas, posisi pasar JPFA yang kuat dan inisiatif efisiensi akan mendukung pertumbuhan.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.