ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 3530
Target 1 Minggu: Rp 3600
Target 1 Bulan: Rp 3850
Target 1 Tahun: Rp 5300
Sentimen Investing: Bullish
Sentimen Stockbit: Bullish

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 25 november 2025

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) adalah pemimpin pasar di industri jalan tol Indonesia, mengelola total panjang jalan tol Jasa Marga Group sepanjang 1.294 km, yang merepresentasikan 42% dari total jalan tol beroperasi di Indonesia, dengan total konsesi mencapai 1.736 km. Konsensus analis sangat positif, dengan rekomendasi 'Beli Kuat' dari 12 analis. Meskipun laba bersih dilaporkan turun 33,24% pada tahun 2024 dan 17,32% pada Kuartal III 2025, laba inti justru menunjukkan pertumbuhan. Perusahaan mencatat pendapatan meningkat signifikan hingga 34,6% YoY di tahun 2024, didukung oleh kenaikan tarif tol dan segmen konstruksi. Rasio P/E relatif murah sekitar 6x dan P/BV hanya 0.72 per saham. Perusahaan juga berupaya memperkuat struktur keuangan melalui strategi daur ulang aset (asset recycling) dan penerbitan obligasi. Namun, rasio utang terhadap ekuitas (DER) masih tinggi, sekitar 2,47 kali modal, dan rasio lancar menunjukkan aset lancar lebih kecil dari liabilitas jangka pendek, yang dapat menjadi perhatian. Meskipun demikian, Jasa Marga terus melanjutkan proyek-proyek tol baru seperti Probolinggo-Banyuwangi, Jogja-Bawen, dan Jogja-Solo, yang diharapkan dapat mendongkrak pendapatan di masa mendatang.

Sentimen Stockbit

Bullish

Skor: 75

Sentimen di Stockbit cenderung bullish, dengan beberapa analisis menunjukkan saham JSMR sedikit undervalued dengan P/E ratio yang sangat murah (6.46) dan P/BV hanya 0.72. Terdapat juga diskusi mengenai target harga baru dari JP Morgan yang meningkat, serta potensi kenaikan dari sentimen positif investor. Meskipun ada peringatan mengenai potensi spam atau junk, analisis fundamental yang positif mendominasi.

Sentimen Investing.com

Bullish

Skor: 70

Meskipun Investing.com menampilkan 'Members' Sentiments' sebagai 'Bearish, Bullish' tanpa skor numerik spesifik dari anggota komunitas, konsensus analis di platform ini adalah 'Strong Buy' untuk JSMR. Dengan target harga rata-rata 12 bulan yang menunjukkan potensi kenaikan signifikan, sentimen keseluruhan yang dipengaruhi oleh pandangan analis cenderung bullish. Diskusi di Investing.com umumnya mengikuti rekomendasi analis dan mempertimbangkan potensi upside saham.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Underperformed

Selama 365 hari terakhir, saham JSMR mengalami penurunan sebesar -23.26% (dari Rp 4600 menjadi Rp 3530). Sebaliknya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan kenaikan sebesar +17.17% (dari 7314 menjadi 8570). Oleh karena itu, JSMR secara signifikan 'Underperformed' dibandingkan dengan indeks pasar. Penurunan ini sebagian besar disebabkan oleh faktor eksternal seperti arus keluar dana asing yang juga memengaruhi saham-saham big-cap lainnya di Indonesia. Meskipun pendapatan Jasa Marga meningkat 34,6% di tahun 2024, laba bersih mengalami penurunan yang cukup signifikan pada tahun 2024 (-33,24%) dan Kuartal III 2025 (-17,32%), meskipun laba inti dilaporkan tumbuh. Volatilitas kinerja laba dan tekanan eksternal menjadi penyebab utama di balik kinerja saham yang kurang memuaskan dibandingkan indeks.

Outlook

1 Minggu

Target: 3600

Vs Indeks: In-line

Dalam jangka pendek satu minggu, saham JSMR mungkin akan bergerak in-line dengan indeks, dengan potensi stabilisasi setelah penurunan baru-baru ini. Saham JSMR sempat melemah -0,56% dalam seminggu terakhir. Sentimen analis masih positif, namun ada rekomendasi 'wait and see' dari beberapa praktisi pasar modal dengan level support di Rp 3.550 dan resistance di Rp 3.900. Mengingat harga saat ini (Rp 3.530) berada di dekat support, potensi rebound kecil atau stabilisasi diperkirakan.

1 Bulan

Target: 3850

Vs Indeks: Outperform

Untuk satu bulan ke depan, saham JSMR diproyeksikan outperform indeks. Meskipun saham ini turun -11,31% dalam sebulan terakhir, konsensus analis menunjukkan rekomendasi 'Buy' atau 'Strong Buy' dengan target harga yang lebih tinggi. Faktor-faktor seperti valuasi yang dianggap murah (P/E dan P/BV rendah) dan ekspektasi pemulihan sentimen pasar dapat mendorong harga naik. Perusahaan juga melanjutkan proyek infrastruktur yang akan mendukung pertumbuhan pendapatan di masa mendatang.

1 Tahun

Target: 5300

Vs Indeks: Outperform

Dalam pandangan satu tahun, JSMR sangat mungkin outperform indeks. Target harga konsensus analis berkisar antara Rp 5.078 hingga Rp 6.350, dengan rata-rata sekitar Rp 5.300. Hal ini didukung oleh fundamental perusahaan sebagai operator jalan tol terbesar di Indonesia dengan moats yang kuat, strategi daur ulang aset, proyek pembangunan jalan tol baru, dan potensi peningkatan pendapatan dari penyesuaian tarif. Meskipun ada kekhawatiran terkait utang dan fluktuasi laba bersih, potensi pertumbuhan jangka panjang dan valuasi yang menarik membuat prospek saham ini positif.

Berita Terbaru

Jasa Marga Umumkan Seppalga Ahmad Sudah Tidak Jabat sebagai Komisaris Independen (20 November 2025)

PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengumumkan bahwa Seppalga Ahmad tidak lagi menjabat sebagai Komisaris Independen perusahaan karena diangkat sebagai Komisaris Independen di PT Danareksa (Persero). Jasa Marga akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham untuk memberhentikan beliau. Pergantian manajemen ini adalah peristiwa rutin dan diperkirakan tidak memiliki dampak material langsung terhadap operasional atau kinerja keuangan perseroan.

Jasa Marga Mulai Lincah, Saham JSMR Diramal Melejit 60% (3 November 2025)

Jasa Marga mencatat kenaikan laba kotor menjadi Rp 8,57 triliun dari Rp 8,12 triliun pada Januari-September 2024, dan laba inti melejit sebesar 5,02% menjadi Rp 2,74 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Analis memproyeksikan saham JSMR berpotensi melejit hingga 60%, menunjukkan sentimen bullish terhadap prospek perusahaan.

Laba Bersih Jasa Marga (JSMR) Turun 17,32% di Kuartal III 2025 (30 Oktober 2025)

PT Jasa Marga Tbk (JSMR) melaporkan penurunan laba bersih sebesar 17,32% secara tahunan (YoY) selama sembilan bulan pertama tahun 2025. Penurunan ini terjadi di tengah pertumbuhan pendapatan dari sektor tol yang masih positif, dengan beban bunga atau beban nonoperasional ditengarai menjadi penyebab utama tergerusnya laba bersih. Namun, laba inti Jasa Marga justru naik 5,02% pada periode yang sama.

Perkuat Pembiayaan, Jasa Marga Terbitkan Obligasi Rp1 Triliun (21 Agustus 2025)

PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) menerbitkan obligasi senilai Rp1 triliun dengan tenor hingga 10 tahun dan suku bunga maksimal 7,15%. Dana hasil penerbitan obligasi ini akan digunakan untuk memperkuat pembiayaan dan memperbaiki struktur modal perseroan. Ini menunjukkan upaya perusahaan untuk mengelola keuangan dan mendukung ekspansi.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 3530
Sentimen Investing.com Bullish 70 %
Sentimen Stockbit Bullish 75 %

Buffett Indicator

6.5/10

Warren Buffett cenderung menyukai perusahaan dengan model bisnis yang mudah dipahami, memiliki 'moat' (keunggulan kompetitif yang kuat), manajemen yang cakap, pendapatan yang stabil dan dapat diprediksi, serta harga yang wajar atau undervalued dengan sedikit utang. Jasa Marga memiliki 'moat' yang kuat sebagai operator jalan tol utama di Indonesia dengan hambatan masuk yang tinggi dan layanan esensial. Model bisnisnya juga relatif mudah dipahami. Valuasinya saat ini tampak menarik dengan P/E dan P/BV yang rendah. Namun, beberapa aspek mungkin menjadi perhatian Buffett. Pertama, Jasa Marga adalah BUMN, yang berarti tujuan perusahaan mungkin tidak sepenuhnya murni profit-driven dan bisa dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah. Kedua, meskipun ada upaya untuk memperbaiki, Jasa Marga memiliki tingkat utang yang signifikan (DER 2,47 kali modal), yang biasanya dihindari oleh Buffett untuk perusahaan yang ia investasikan. Ketiga, meskipun pendapatan tumbuh, laba bersih menunjukkan volatilitas dan penurunan dalam beberapa periode, yang mungkin kurang memenuhi kriteria Buffett untuk pendapatan yang sangat stabil dan dapat diprediksi. Oleh karena itu, meskipun ada banyak elemen positif, risiko terkait utang dan sifat BUMN membuat kemungkinan Buffett merekomendasikan pembelian saham ini berada pada skala moderat hingga cukup baik, bukan yang paling tinggi.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 3600
Kinerja vs Indeks
In-line
Target 1 Bulan
Rp. 3850
Kinerja vs Indeks
Outperform

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 5300
Kinerja vs Indeks
Outperform

Dalam pandangan satu tahun, JSMR sangat mungkin outperform indeks. Target harga konsensus analis berkisar antara Rp 5.078 hingga Rp 6.350, dengan rata-rata sekitar Rp 5.300. Hal ini didukung oleh fundamental perusahaan sebagai operator jalan tol terbesar di Indonesia dengan moats yang kuat, strategi daur ulang aset, proyek pembangunan jalan tol baru, dan potensi peningkatan pendapatan dari penyesuaian tarif. Meskipun ada kekhawatiran terkait utang dan fluktuasi laba bersih, potensi pertumbuhan jangka panjang dan valuasi yang menarik membuat prospek saham ini positif.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.