ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 1735
Target 1 Minggu: Rp 1745
Target 1 Bulan: Rp 1770
Target 1 Tahun: Rp 1820
Sentimen Investing: Mixed to Bullish
Sentimen Stockbit: Mixed to Bullish

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 25 november 2025

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS.JK) adalah BUMN yang bergerak di bidang transmisi dan distribusi gas bumi, dengan segmentasi usaha meliputi perumahan dan usaha kecil, bisnis, transportasi, dan pengadaan. Perusahaan memiliki rasio keuangan yang solid dengan P/E Ratio 7.96x, Price/Book 0.93x, Return on Equity 12.08%, dan Debt/Equity yang relatif rendah di 32.8% atau 0.82 kali modal. PGAS juga dikenal royal dalam pembagian dividen dengan Dividend Yield saat ini mencapai 10.59%. Meskipun ada tantangan terkait penurunan pasokan gas dari beberapa sumber dan ketergantungan pada LNG yang berpotensi meningkatkan biaya kas, PGAS terus berupaya diversifikasi bisnis ke LNG Trading dan jasa regasifikasi untuk menjaga pendapatan. Pada semester I-2025, pendapatan tumbuh 5,43% YoY menjadi US$ 1,94 miliar, namun laba bersih tergerus 22,60% YoY menjadi US$ 144,42 juta. Harga gas domestik yang ditetapkan pemerintah dan bersifat fixed price membuat PGAS tidak terlalu terdampak langsung oleh volatilitas harga gas alam global, memberikan stabilitas operasional.

Sentimen Stockbit

Mixed to Bullish

Skor: —

Diskusi di Stockbit menunjukkan adanya minat terhadap PGAS, dengan beberapa pengguna menanyakan 'masuk sekarang gmna?' dan menyoroti 'berita bagus sudah mulai bermunculan'. Terdapat juga saran untuk fokus pada 'Volume Abnormal' dan 'CLEAN MONEY' untuk mengidentifikasi akumulasi, menunjukkan pendekatan analitis yang hati-hati. Meskipun demikian, sentimen secara keseluruhan cenderung positif seiring dengan munculnya berita-berita yang mendukung.

Sentimen Investing.com

Mixed to Bullish

Skor: 60

Sentimen di Investing.com menunjukkan pandangan yang beragam dari anggota ('Bearish. Bullish.'), namun konsensus analis secara keseluruhan adalah 'Buy'. Analisis teknikal menunjukkan 'Neutral'. Beberapa komentar langsung mencerminkan sentimen pasar positif dan harapan kenaikan harga. Mengingat konsensus analis yang positif, sentimen cenderung mengarah ke bullish meskipun ada pandangan yang berhati-hati dari anggota.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Underperformed

Selama 365 hari terakhir, harga saham PGAS meningkat sekitar 10.51% (dari 1570 menjadi 1735), sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik sekitar 17.17% (dari 7314 menjadi 8570). Ini menunjukkan bahwa PGAS sedikit 'Underperformed' dibandingkan dengan indeks pasar. Kinerja ini dipengaruhi oleh beberapa faktor: Pada awal tahun 2025, sempat ada ketidakpastian terkait insentif Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) yang berakhir pada 31 Desember 2024, meskipun kemudian resmi dilanjutkan. Kemudian, meskipun ada upaya diversifikasi ke LNG Trading dan jasa regasifikasi yang berkontribusi pada pendapatan, PGN juga menghadapi tantangan penurunan volume gas yang ditambang oleh pemasok di wilayah Sumatra dan Jawa, yang menyebabkan penurunan laba bersih sebesar 22,60% YoY pada semester I-2025. Selain itu, kasus dugaan korupsi yang melibatkan mantan direktur utama PGN dan pemeriksaan KPK dapat memberikan sentimen negatif terhadap saham. Meskipun demikian, kemampuan PGAS untuk menjaga harga jual gas yang stabil di pasar domestik karena kebijakan fixed price pemerintah, serta penambahan pasokan gas baru, memberikan dukungan terhadap kinerja perusahaan.

Outlook

1 Minggu

Target: 1745

Vs Indeks: In-line

Dalam satu minggu ke depan, harga PGAS diperkirakan akan bergerak relatif stabil dan 'In-line' dengan indeks. Tidak ada katalis mayor jangka pendek yang signifikan dalam periode ini, dan harga cenderung konsolidasi di sekitar level saat ini. Kisaran harga 1.720-1.755 hari ini.

1 Bulan

Target: 1770

Vs Indeks: Outperform

Untuk satu bulan ke depan, PGAS berpotensi 'Outperform' indeks. Konsensus analis memberikan target harga rata-rata sekitar Rp 1.778 untuk 12 bulan ke depan. Fokus perusahaan pada perluasan infrastruktur dan diversifikasi ke segmen LNG dapat menjadi katalis positif, didukung oleh kebijakan harga gas domestik yang stabil.

1 Tahun

Target: 1820

Vs Indeks: Outperform

Dalam satu tahun, PGAS diproyeksikan 'Outperform' indeks. Target harga analis berkisar antara Rp 1.778 hingga Rp 1.900, dengan perkiraan maksimal hingga Rp 2.333. Potensi ini didukung oleh valuasi saham yang masih menarik, kebijakan dividen yang royal, serta strategi perusahaan untuk mengoptimalkan rantai pasok dan mengembangkan bisnis LNG yang diproyeksikan akan semakin berkontribusi seiring pertumbuhan permintaan domestik dan regional. Meskipun tantangan pasokan dan isu hukum perlu diawasi, fundamental yang kuat dan posisi strategis di sektor energi Indonesia memberikan prospek jangka panjang yang positif.

Berita Terbaru

KPK Ungkap Alasan Periksa Eks Menteri BUMN Rini Soemarno dalam Kasus Korupsi PT PGN (Oktober 2025)

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan mantan Direktur Utama PGN, Hendi Prio Santoso, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi jual beli gas. Berita ini dapat menciptakan sentimen negatif dan ketidakpastian bagi investor terhadap tata kelola perusahaan.

PGN (PGAS) Tak Terdampak Langsung Volatilitas Harga Gas Alam, Simak Rekomendasinya (Oktober 2025)

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) diyakini tetap berpeluang mencetak kinerja positif meskipun harga gas alam dunia berfluktuasi, karena harga gas alam pipa di Indonesia ditetapkan pemerintah dan bersifat fixed price. Manajemen PGAS optimistis terhadap prospek kinerja hingga akhir 2025.

PGAS Tambah Pasokan Gas Lebih dari 71,8 BBtud (Mei 2025)

Perusahaan Gas Negara mengumumkan penambahan pasokan gas baru dengan volume lebih dari 71,83 BBtud. Ini merupakan katalis positif yang dapat mendukung peningkatan volume distribusi gas di masa mendatang.

Insentif HGBT Resmi Dilanjutkan (Maret 2025)

Pemerintah resmi melanjutkan insentif Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) melalui Keputusan Menteri ESDM. Kelanjutan insentif ini merupakan kabar baik bagi pelanggan industri PGN, yang dapat mendukung stabilitas permintaan gas.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 1735
Sentimen Investing.com Mixed to Bullish 60 %
Sentimen Stockbit Mixed to Bullish

Buffett Indicator

7.5/10

Warren Buffett cenderung menyukai perusahaan dengan model bisnis yang mudah dipahami, memiliki 'economic moat' (keunggulan kompetitif yang berkelanjutan), manajemen yang kompeten, dan harga yang wajar. PGAS memiliki beberapa karakteristik ini: Sebagai perusahaan gas milik negara di Indonesia, ia memiliki 'moat' yang kuat melalui infrastruktur dan regulasi pemerintah yang menjamin stabilitas harga domestik. Bisnis distribusi gas bumi adalah bisnis yang stabil dengan permintaan yang relatif konsisten. Rasio Price/Book yang di bawah 1 (0.93x) dan P/E yang rendah (7.96x) menunjukkan potensi valuasi yang menarik. Selain itu, dividen yield yang tinggi (10.59%) akan menarik bagi investor yang berorientasi nilai. Namun, sifatnya sebagai BUMN berarti ada potensi campur tangan pemerintah dan birokrasi, serta isu-isu seperti kasus korupsi yang bisa menjadi perhatian. Ketergantungan pada pasokan gas yang dapat berfluktuasi dan kebutuhan diversifikasi juga menambah sedikit kompleksitas. Secara keseluruhan, PGAS memiliki fundamental yang menarik dan keunggulan kompetitif, namun keterlibatan pemerintah dan dinamika pasokan gas memerlukan pengawasan. Oleh karena itu, Warren Buffett kemungkinan akan mempertimbangkan saham ini, tetapi dengan analisis mendalam terkait faktor-faktor non-finansial seperti tata kelola dan keberlanjutan pasokan.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 1745
Kinerja vs Indeks
In-line
Target 1 Bulan
Rp. 1770
Kinerja vs Indeks
Outperform

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 1820
Kinerja vs Indeks
Outperform

Dalam satu tahun, PGAS diproyeksikan 'Outperform' indeks. Target harga analis berkisar antara Rp 1.778 hingga Rp 1.900, dengan perkiraan maksimal hingga Rp 2.333. Potensi ini didukung oleh valuasi saham yang masih menarik, kebijakan dividen yang royal, serta strategi perusahaan untuk mengoptimalkan rantai pasok dan mengembangkan bisnis LNG yang diproyeksikan akan semakin berkontribusi seiring pertumbuhan permintaan domestik dan regional. Meskipun tantangan pasokan dan isu hukum perlu diawasi, fundamental yang kuat dan posisi strategis di sektor energi Indonesia memberikan prospek jangka panjang yang positif.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.