ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 1115
Target 1 Minggu: Rp 1130
Target 1 Bulan: Rp 1200
Target 1 Tahun: Rp 1500
Sentimen Investing: Bullish
Sentimen Stockbit: Campur

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 23 december 2025

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) adalah pemain dominan di sektor panas bumi Indonesia, menguasai 82% pangsa pasar dengan 15 wilayah kerja yang dikelola. Perusahaan ini memiliki posisi strategis sejalan dengan target energi terbarukan Indonesia sebesar 23% pada tahun 2025, menjadikan panas bumi sebagai pilihan energi yang stabil. Secara finansial, PGEO menunjukkan kekuatan dengan kas yang melimpah (Rp 11.660 miliar), rasio lancar yang tinggi (4,47), dan rasio cepat (4,36), menunjukkan likuiditas yang sangat baik. Utang perusahaan juga terkendali dengan rasio Debt to Equity 0,38. PGEO memiliki rencana ekspansi yang agresif dengan proyek-proyek baru di Hululais, Lumut Balai (Unit II), Sungai Penuh, Bukit Daun, dan Seulawah, bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi. Perusahaan juga mencatat pendapatan tertinggi sepanjang sejarah pada tahun 2024 sebesar US$407,12 juta. Skor ESG yang tinggi (77/100) menarik investor yang berorientasi lingkungan. Meskipun demikian, perusahaan mencatatkan penurunan laba bersih sebesar 33,97% pada Kuartal I 2025 dan sedikit penurunan pendapatan sebesar 1,75% secara tahunan pada periode yang sama.

Sentimen Stockbit

Campur

Skor: 65

Diskusi di Stockbit menunjukkan sentimen yang campur aduk namun cenderung positif. Analis dan investor menghargai dominasi PGEO di pasar panas bumi Indonesia, komitmen terhadap energi hijau, rencana ekspansi yang agresif, posisi kas yang kuat, dan kebijakan dividen yang menarik (yield 5.22%). Namun, kekhawatiran muncul terkait penurunan laba bersih sebesar 34% pada Q1 2025 yang dapat menahan momentum harga saham. Ada juga spekulasi tentang potensi kompetitor seperti Geo Dipa Geotermal jika go public. Secara keseluruhan, optimisme jangka panjang diimbangi dengan kehati-hatian terhadap kinerja laba jangka pendek.

Sentimen Investing.com

Bullish

Skor: 85

Investing.com menunjukkan sentimen yang Bullish dari para analis. Konsensus analis memberikan rating 'Strong Buy' untuk PGEO dengan target harga rata-rata sekitar Rp1.675,39. Meskipun sentimen anggota komunitas masih terbagi antara Bearish dan Bullish, pandangan positif dari analis profesional menyoroti potensi pertumbuhan dan valuasi saham.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Underperformed

Selama setahun terakhir, saham PGEO mengalami kenaikan sebesar 16,14%, sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik sebesar 21,42%. Ini menunjukkan bahwa PGEO sedikit berkinerja di bawah indeks. Kinerja PGEO dipengaruhi oleh beberapa faktor. Di sisi positif, perusahaan berhasil mengoperasikan PLTP Lumut Balai Unit 2 pada Juli 2025, menambah kapasitas produksi 55 MW, dan mencatat pendapatan tertinggi sepanjang sejarah di tahun 2024. Dukungan strategis dari Danantara dan potensi pendanaan Patriot Bond juga memberikan dorongan positif. Namun, penurunan laba bersih yang signifikan sebesar 33,97% pada Kuartal I 2025, serta penurunan tipis pendapatan 1,75% di periode yang sama karena penjualan listrik yang lebih rendah dari Ulubelu, menjadi hambatan utama. Keputusan UBS untuk menurunkan peringkat PGEO dari Beli menjadi Netral pada Agustus 2025 juga kemungkinan berkontribusi pada kinerja yang kurang optimal dibandingkan indeks.

Outlook

1 Minggu

Target: 1130

Vs Indeks: In-line

Dalam jangka pendek satu minggu, PGEO diperkirakan akan bergerak stabil dan sejalan dengan indeks. Meskipun ada pandangan bullish jangka panjang, tidak ada katalis segera yang diperkirakan akan memicu pergerakan harga yang signifikan dalam waktu dekat.

1 Bulan

Target: 1200

Vs Indeks: Outperform

Dalam satu bulan ke depan, PGEO memiliki potensi untuk mengungguli indeks, didukung oleh sentimen positif analis dan fokus yang berkelanjutan pada energi terbarukan. Rencana ekspansi dan dukungan pemerintah untuk sektor ini kemungkinan akan menarik investor jangka pendek yang mencari pertumbuhan di sektor hijau.

1 Tahun

Target: 1500

Vs Indeks: Outperform

Prospek satu tahun untuk PGEO sangat positif. Target harga konsensus analis berkisar antara Rp1.396 hingga Rp1.900, jauh di atas harga saat ini. Dominasi PGEO di pasar panas bumi, rencana ekspansi kapasitas 1 GW pada 2028, neraca keuangan yang kuat, dan komitmen terhadap ESG akan menjadi pendorong utama. Meskipun ada tantangan seperti penurunan laba Q1 2025, fundamental jangka panjang perusahaan tetap solid dan sesuai dengan tren transisi energi global.

Berita Terbaru

PGEO Manfaatkan Energi Panas Bumi untuk Data Center Hijau (16 Des 2025)

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) mulai memanfaatkan energi panas bumi untuk mendukung pembangunan pusat data hijau, menandai peluang bisnis baru seiring dengan lonjakan transformasi digital nasional. Inisiatif ini menegaskan posisi PGEO dalam menyediakan solusi energi ramah lingkungan untuk kebutuhan teknologi modern.

Target Harga PGEO, OCBC Sekuritas Rp 1.500: Buy (12 Des 2025)

Saham PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) direkomendasikan 'Buy' oleh OCBC Sekuritas dengan target harga di Rp1.500.

PGEO Makin MURAH! Apakah Ini Saat yang Tepat untuk Investasi? (17 Nov 2025)

Meskipun harga saham PGEO telah turun dari puncaknya Rp1.800 ke kisaran Rp1.180, analisis menunjukkan bahwa penurunan ini bisa menjadi peluang beli. PGEO dianggap kuat secara fundamental dengan bisnis panas bumi yang defensif, neraca keuangan yang sehat, dan riwayat pembagian dividen.

Jadi Proxy Utama Investasi Panas Bumi, Saham PGEO Direkomendasi Buy Dengan Target Harga Rp1.700 (25 Sep 2025)

Pertamina Geothermal Energy (PGEO) dianggap sebagai pilihan utama untuk investasi di sektor panas bumi Indonesia, menawarkan pembangkit listrik baseload yang lebih andal dengan valuasi menarik dibandingkan pesaing. Bahana Sekuritas merekomendasikan beli dengan target harga Rp1.700 per saham.

Pertamina Geothermal Energy (PGEO) Mulai Operasikan PLTP Lumut Balai Unit 2 (02 Jul 2025)

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) telah berhasil mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 2 dengan kapasitas 55 megawatt. Ini meningkatkan total kapasitas terpasang yang dikelola PGEO menjadi 727,5 MW dari enam wilayah operasi.

Pertamina Geothermal Energy (PGEO) Catat Penurunan Laba Bersih 33,97% Kuartal I 2025 (28 Apr 2025)

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) mencatatkan penurunan laba bersih sebesar 33,97% pada kuartal pertama tahun 2025 menjadi US$ 31,37 juta, dibandingkan US$ 47,51 juta pada kuartal I-2024. Pendapatan juga mengalami penurunan tipis 1,75% secara tahunan.

Rumor

Manajemen PGEO Membantah Rumor Pemicu Kenaikan Harga Saham (16 Mei 2025)

Pada Mei 2025, saham PGEO mengalami kenaikan signifikan didorong oleh rumor pasar. Namun, manajemen PGEO menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material lain yang belum diumumkan kepada publik yang dapat mempengaruhi nilai efek perseroan maupun keputusan investasi pemodal.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 1115
Sentimen Investing.com Bullish 85 %
Sentimen Stockbit Campur 65 %

Buffett Indicator

7.5/10

Warren Buffett kemungkinan akan mempertimbangkan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) sebagai investasi yang menarik. PGEO beroperasi dalam bisnis yang mudah dipahami (pembangkitan energi panas bumi) dengan keunggulan kompetitif yang kuat ('moat') berkat posisi dominannya di pasar Indonesia (82% pangsa pasar) dan hambatan masuk yang tinggi di sektor ini. Perusahaan menunjukkan kesehatan finansial yang kuat dengan likuiditas tinggi, utang rendah, dan neraca yang solid. Meskipun ada sedikit penurunan laba pada Q1 2025, bisnis inti PGEO, sebagai penyedia energi baseload, menawarkan stabilitas pendapatan jangka panjang. Rencana ekspansi yang jelas dan relevansi dengan tren energi hijau global semakin memperkuat daya tariknya. Buffett juga akan menghargai komitmen perusahaan terhadap dividen (yield Stockbit 5,22%). Valuasi saat ini mungkin terlihat wajar, memberikan margin keamanan yang memadai. Faktor-faktor ini — bisnis yang dapat dipahami, keunggulan kompetitif yang tahan lama, keuangan yang sehat, dan prospek pertumbuhan yang jelas — sangat sejalan dengan prinsip investasi nilai Buffett.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 1130
Kinerja vs Indeks
In-line
Target 1 Bulan
Rp. 1200
Kinerja vs Indeks
Outperform

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 1500
Kinerja vs Indeks
Outperform

Prospek satu tahun untuk PGEO sangat positif. Target harga konsensus analis berkisar antara Rp1.396 hingga Rp1.900, jauh di atas harga saat ini. Dominasi PGEO di pasar panas bumi, rencana ekspansi kapasitas 1 GW pada 2028, neraca keuangan yang kuat, dan komitmen terhadap ESG akan menjadi pendorong utama. Meskipun ada tantangan seperti penurunan laba Q1 2025, fundamental jangka panjang perusahaan tetap solid dan sesuai dengan tren transisi energi global.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.