Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:
None (RATU.JK) Analisis Saham
Diperbarui: saturday 29 november 2025
Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.
Grafik Saham

Grafik Indeks

Grafik Relatif

Ringkasan
Sentimen Stockbit
Skor: 60
Sentimen Investing.com
Skor: 40
Kinerja Tahun Lalu
Status: Mengungguli
Outlook
1 Minggu
Target: 11500
Vs Indeks: Berkinerja Buruk
1 Bulan
Target: 10500
Vs Indeks: Sesuai Indeks
1 Tahun
Target: 8365
Vs Indeks: Berkinerja Buruk
Berita Terbaru
Direktur Utama Raharja Energi Cepu (RATU), Sumantri, menyatakan perusahaan sedang dalam tahap akhir proses akuisisi hak partisipasi blok minyak dan gas (migas). Rincian lebih lanjut belum dapat diumumkan. RATU menargetkan transformasi bisnis untuk menjadi operator blok migas dalam jangka menengah, bukan hanya sebagai pemegang hak partisipasi. Berita ini berpotensi memberikan sentimen positif jangka panjang bagi saham RATU karena menunjukkan rencana pertumbuhan dan peningkatan peran dalam industri migas.
PT Raharja Energi Cepu Tbk membukukan kenaikan laba bersih pada periode 1 Januari hingga 30 Juni 2025. Laba bersih tercatat USD 7,65 juta, meningkat 3,43% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan laba bersih ini menunjukkan kinerja operasional yang membaik dan dapat menjadi katalis positif bagi harga saham.
PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk Tahun Buku 2024 dan membagikan dividen tunai sebesar Rp 108 miliar. RUPST ini merupakan yang pertama bagi RATU sebagai perusahaan publik setelah IPO pada 8 Januari 2025. Pembagian dividen menunjukkan komitmen perusahaan terhadap pemegang saham dan dapat meningkatkan daya tarik investasi.
PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), induk usaha RATU, kembali menjual 5,34% saham Raharja Energi Cepu (RATU) melalui transaksi negosiasi di harga Rp 1.175 per saham. Total, RAJA telah menjual 10% saham RATU. Penjualan saham oleh induk usaha dapat diinterpretasikan sebagai upaya divestasi atau realisasi keuntungan, yang mungkin menimbulkan pertanyaan di kalangan investor tentang prospek jangka panjang RATU dari sudut pandang pemegang saham mayoritas.
Blok Cepu, di mana RATU memiliki hak partisipasi sekitar 2,24%, memulai produksi minyak dari Sumur Infil Clastic dengan hasil 13 ribu barel per hari. Peningkatan produksi di salah satu blok utama yang dimiliki RATU secara tidak langsung berkontribusi pada pendapatan perusahaan, memberikan sentimen positif terhadap kinerja operasionalnya.
Rumor
Ada diskusi di Stockbit mengenai kemungkinan suspensi saham RATU tanpa adanya Pemberitahuan Aktivitas Pasar Tidak Wajar (UMA) sebelumnya. Investor mengungkapkan frustrasi dan kekhawatiran tentang diskresi Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam melakukan suspensi, meskipun ini adalah diskusi tentang praktik regulasi pasar secara umum, yang dapat memengaruhi sentimen terhadap saham yang bergerak volatil seperti RATU.
Beberapa pengguna di Stockbit menyatakan sentimen bullish untuk RATU dan induknya, RAJA, dengan frasa seperti 'feeling shii Senin besok sangar nih $RATU $RAJA'. Ini menunjukkan ekspektasi kenaikan harga saham dalam waktu dekat, meskipun bersifat spekulatif berdasarkan sentimen pasar.
Ikhtisar
Sekilas
Buffett Indicator
3.0/10Warren Buffett cenderung berinvestasi pada bisnis yang mudah dipahami, memiliki keunggulan kompetitif yang tahan lama (moat), manajemen yang berkualitas, rekam jejak pendapatan yang konsisten dan dapat diprediksi, serta harga yang menarik. Untuk RATU (PT Raharja Energi Cepu Tbk), beberapa aspek membuatnya kurang sesuai dengan kriteria Buffett. Pertama, perusahaan beroperasi di sektor energi yang sangat bergantung pada harga komoditas global, yang cenderung volatil dan sulit diprediksi. Kedua, RATU adalah perusahaan investasi yang berpartisipasi di blok migas, bukan operator langsung, yang bisa membuat bisnisnya kurang 'mudah dipahami' dari sisi kontrol operasional langsung. Ketiga, meskipun ada pertumbuhan pendapatan yang kuat di H1-2025, sifat industri ini secara inheren mengandung risiko penurunan produksi alami dan ketergantungan pada operator pihak ketiga. Keempat, harga saham telah mengalami kenaikan yang sangat besar dalam setahun terakhir, dan target harga analis saat ini menunjukkan potensi penurunan yang signifikan, mengindikasikan bahwa saham mungkin tidak 'murah' atau 'undervalued' saat ini. Oleh karena itu, kemungkinan Warren Buffett akan menyarankan untuk membeli saham ini sangat rendah.
Prospek Jangka Pendek
Prospek 1 Tahun
Target harga 12 bulan dari satu analis Investing.com adalah IDR 8.365,21, yang menyiratkan potensi penurunan yang signifikan (-31.01%) dari harga saat ini. Meskipun prospek jangka panjang perusahaan untuk menjadi operator blok migas dan kepemilikan di blok-blok energi strategis menunjukkan potensi pertumbuhan, valuasi saat ini yang sudah sangat tinggi dibandingkan target analis menjadi perhatian utama. Oleh karena itu, dalam satu tahun, saham RATU diperkirakan akan berkinerja buruk dibandingkan indeks, mendekati target harga analis yang lebih konservatif.
Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.
Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.
Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.
Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.