ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 1710
Target 1 Minggu: Rp 1750
Target 1 Bulan: Rp 1850
Target 1 Tahun: Rp 2800
Sentimen Investing: Strong Buy
Sentimen Stockbit: Bullish

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 25 november 2025

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) adalah perusahaan yang bergerak dalam pengembangan kawasan industri, properti komersial, jasa konstruksi, dan perhotelan. Kinerja keuangan perusahaan menunjukkan pendapatan konsolidasi sebesar Rp 3,31 triliun pada sembilan bulan pertama tahun 2025, terkoreksi 14,15% YoY, dan laba bersih anjlok 97,17% YoY menjadi Rp 6,46 miliar. Penurunan ini sebagian besar disebabkan oleh renovasi besar-besaran di hotel Paradisus by Meliá Bali dan efek satu kali penjualan lahan dalam jumlah besar kepada BYD pada tahun 2024 yang tidak terulang di tahun 2025. Namun, laba bersih kuartal ketiga 2025 melonjak 464,7% QoQ karena peningkatan penjualan tanah dan efisiensi konstruksi. SSIA memiliki cadangan lahan yang signifikan seluas 2.700 ha di Subang dan optimis mencapai target 2025. Perusahaan juga mendapatkan sentimen positif dari pengembangan Pelabuhan Patimbang dan potensi pendapatan berulang dari monetisasi utilitas di kawasan industrinya. Rasio keuangan menunjukkan P/E Ratio 126.69, Price/Book 2.25, Debt/Equity 20.26%, dan Return on Equity 4.3%. Perusahaan ini juga diakui sebagai salah satu dari Top 50 Perusahaan Kapitalisasi Menengah di 16th IICD Awards.

Sentimen Stockbit

Bullish

Skor: 75

Diskusi di Stockbit menunjukkan sentimen yang cenderung bullish terhadap SSIA. Investor melihat adanya potensi, terutama setelah berita peningkatan kepemilikan oleh Henan Putihrai Asset Management dan direktur perusahaan. Beberapa postingan mencerminkan minat beli dan spekulasi positif terkait pergerakan harga saham, meskipun ada juga diskusi umum tentang perbandingan dengan anak perusahaan (NRCA) atau proyek joint venture terkait nikel.

Sentimen Investing.com

Strong Buy

Skor: 85

Sentimen analis di Investing.com adalah 'Strong Buy' untuk SSIA, dengan target harga rata-rata IDR 2.795, menunjukkan potensi kenaikan sebesar 63,93%. Meskipun sentimen anggota investor terbagi antara 'Bearish' dan 'Bullish', konsensus dari para analis sangat positif. Analisis teknikal menunjukkan 'Neutral' secara keseluruhan.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Outperformed

Dalam 365 hari terakhir, harga saham SSIA meningkat sekitar 73,60% (dari 985 menjadi 1710), jauh melampaui kenaikan indeks (IHSG) sebesar 17,17% (dari 7314,11 menjadi 8570,25). Kinerja yang mengungguli ini didorong oleh beberapa faktor utama, termasuk peluncuran fasilitas manufaktur BYD di Subang Smartpolitan dengan investasi signifikan sebesar Rp 3 triliun, yang menjadi katalis besar dan mengerek harga saham secara substansial. Meskipun ada tantangan seperti koreksi pendapatan dan laba bersih pada Q3 2025 akibat renovasi hotel dan efek basis dari penjualan lahan besar tahun sebelumnya, sentimen pasar tetap positif berkat prospek jangka panjang dari pengembangan kawasan industri dan properti. Peningkatan kepemilikan saham oleh manajemen dan institusi seperti Henan Putihrai Asset Management juga menambah kepercayaan investor. Namun, saham juga mengalami koreksi tajam setelah katalis BYD dianggap 'priced in', dan ada tekanan jual umum di pasar ekuitas Indonesia pada beberapa periode. Meskipun demikian, pertumbuhan keseluruhan yang kuat dan pengakuan sebagai Top 50 Perusahaan Kapitalisasi Menengah menunjukkan posisi fundamental yang solid dan kemampuan untuk menarik investasi.

Outlook

1 Minggu

Target: 1750

Vs Indeks: Outperform

Target harga seminggu ke depan diperkirakan mencapai Rp 1.750, didukung oleh sentimen positif dari peningkatan kepemilikan saham oleh direktur dan manajemen aset, serta rekomendasi 'speculative buy' jangka pendek dari beberapa sekuritas. Stabilitas harga setelah fluktuasi baru-baru ini juga dapat menarik minat beli.

1 Bulan

Target: 1850

Vs Indeks: Outperform

Untuk satu bulan ke depan, target harga yang lebih tinggi di Rp 1.850 didasarkan pada ekspektasi kelanjutan momentum positif dari perkembangan Subang Smartpolitan, potensi realisasi penjualan lahan tambahan, dan pemulihan bertahap dari dampak renovasi hotel. Beberapa analis memberikan target harga jangka pendek antara Rp 1.700-Rp 1.800.

1 Tahun

Target: 2800

Vs Indeks: Outperform

Target harga satu tahun ke depan di Rp 2.800 mencerminkan pandangan jangka panjang yang sangat bullish dari sebagian besar analis, dengan target rata-rata dari Investing.com sebesar Rp 2.795. Pendorong utama meliputi cadangan lahan yang besar, pengembangan kawasan industri Subang Smartpolitan yang signifikan (termasuk pabrik BYD), potensi pendapatan berulang dari bisnis properti dan perhotelan setelah renovasi, serta posisi perusahaan sebagai penyedia jasa konstruksi yang terintegrasi.

Berita Terbaru

Laporan Kinerja Sembilan Bulan 2025 - Kunci Titik Balik Kinerja Perseroan didukung Pertumbuhan secara Kuartalan yang Solid (03 November 2025)

PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) melaporkan kinerja sembilan bulan pertama tahun 2025 dengan menunjukkan titik balik kinerja yang solid secara kuartalan, didukung oleh pertumbuhan pada segmen properti dan konstruksi meskipun pendapatan dan laba bersih secara tahunan mengalami koreksi.

PT Surya Semesta Internusa Tbk Masuk Daftar Top 50 Perusahaan Kapitalisasi Menengah di 16th IICD Awards (01 October 2025)

SSIA diakui sebagai salah satu dari Top 50 Perusahaan Terbuka Kapitalisasi Menengah dalam ajang 16th IICD Corporate Governance Conference and Award, menunjukkan dedikasi perusahaan terhadap tata kelola yang kuat dan pertumbuhan berkelanjutan.

Kinerja Semester Pertama tahun 2025 SSIA - Melawan Ketidakpastian Dengan Pertumbuhan yang Solid di Bisnis Properti (04 August 2025)

SSIA melaporkan kinerja semester pertama tahun 2025 dengan pertumbuhan yang solid di bisnis properti, menunjukkan ketahanan perusahaan di tengah ketidakpastian pasar.

RUPST SSIA Sepakat Bagikan Deviden Sebesar Rp70,58 Miliar (16 June 2025)

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) SSIA menyetujui pembagian dividen sebesar Rp70,58 miliar, yang menunjukkan komitmen perusahaan untuk memberikan nilai kepada pemegang saham.

Begini Rekomendasi Saham Surya Semesta (SSIA) di Tengah Kinerja Lesu (09 November 2025)

Kinerja SSIA di sembilan bulan pertama 2025 kurang bertenaga, dengan pendapatan terkoreksi 14,15% YoY menjadi Rp 3,31 triliun dan laba bersih turun 97,17% YoY menjadi Rp 6,46 miliar, terutama akibat renovasi besar di Paradisus by Meliá Bali dan penurunan penjualan lahan setelah adanya penjualan besar kepada BYD tahun sebelumnya.

PT Henan Putihrai Asset Management Menambah Kepemilikan di SSIA (21 November 2025)

PT Henan Putihrai Asset Management meningkatkan kepemilikannya di SSIA dari 7,86% menjadi 8,02% per 21 November 2025, membeli 7.558.800 saham, yang menunjukkan kepercayaan institusional.

Direktur SSIA The Jok Tung Meningkatkan Kepemilikan Saham (06 November 2025)

Saham SSIA melonjak 10,29% menyusul berita bahwa direktur The Jok Tung baru-baru ini meningkatkan kepemilikannya di perusahaan dengan pembelian langsung lebih dari 8 juta saham, memicu spekulasi pasar tentang kepercayaan manajemen yang kuat.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 1710
Sentimen Investing.com Strong Buy 85 %
Sentimen Stockbit Bullish 75 %

Buffett Indicator

7.0/10

Warren Buffett cenderung berinvestasi pada perusahaan hebat dengan harga wajar, fokus pada bisnis yang mudah dipahami, memiliki keunggulan kompetitif (economic moat), utang rendah, dan prospek jangka panjang yang solid. SSIA memiliki aset strategis yang kuat seperti cadangan lahan yang luas di Subang dan bisnis properti serta konstruksi yang terintegrasi, yang memberikan potensi pertumbuhan jangka panjang. Selain itu, diversifikasi ke pendapatan berulang dari utilitas dan perhotelan menambah stabilitas. Tingkat utang perusahaan juga relatif rendah. Namun, rasio P/E yang tinggi (126.69) dan penurunan laba bersih jangka pendek akibat renovasi besar dan faktor satu kali dapat menjadi pertimbangan bagi Buffett yang mencari valuasi yang lebih menarik. Meskipun demikian, investasi strategis untuk nilai jangka panjang (seperti renovasi hotel) selaras dengan filosofinya. Secara keseluruhan, SSIA mungkin akan menarik bagi Buffett karena fundamental jangka panjangnya yang kuat dan posisi pasarnya, meskipun ia mungkin menunggu harga yang lebih 'value' atau kejelasan lebih lanjut mengenai dampak dari investasi jangka panjang dan pemulihan pendapatan. Karena itu, skor 7/10.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 1750
Kinerja vs Indeks
Outperform
Target 1 Bulan
Rp. 1850
Kinerja vs Indeks
Outperform

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 2800
Kinerja vs Indeks
Outperform

Target harga satu tahun ke depan di Rp 2.800 mencerminkan pandangan jangka panjang yang sangat bullish dari sebagian besar analis, dengan target rata-rata dari Investing.com sebesar Rp 2.795. Pendorong utama meliputi cadangan lahan yang besar, pengembangan kawasan industri Subang Smartpolitan yang signifikan (termasuk pabrik BYD), potensi pendapatan berulang dari bisnis properti dan perhotelan setelah renovasi, serta posisi perusahaan sebagai penyedia jasa konstruksi yang terintegrasi.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.