ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 3290
Target 1 Minggu: Rp 3350
Target 1 Bulan: Rp 3200
Target 1 Tahun: Rp 2000
Sentimen Investing: Campuran
Sentimen Stockbit: Netral

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 23 december 2025

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

Analisis fundamental PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA.JK) menunjukkan gambaran yang beragam. Perusahaan, sebagai anak perusahaan tidak langsung dari Oona Insurance Pte. Ltd. dan didukung oleh Warburg Pincus, beroperasi di pasar asuransi umum Indonesia. Meskipun total aset tumbuh sebesar 11.06% antara tahun 2020 dan 2024, melampaui pertumbuhan liabilitas sebesar 9.38% dalam periode yang sama, laba bersih perusahaan mengalami penurunan sebesar 5.34% pada tahun 2024 menjadi Rp 80,1 miliar dari Rp 84,6 miliar pada tahun 2023. Laba bersih kuartal 2 tahun 2024 menunjukkan peningkatan menjadi Rp 38,9 miliar dari Rp 37,8 miliar di kuartal 2 tahun 2023. Marjin keuntungan ABDA sekitar 9.92% hingga 10.1%, yang lebih rendah dibandingkan rata-rata 20.04% untuk 10 perusahaan asuransi terbesar di Indonesia, mengindikasikan tekanan pada profitabilitas relatif terhadap pesaingnya. Rasio P/E bervariasi antara 15.85x hingga 29.47x, dan rasio Price/Book antara 1.0x hingga 1.51x. Rasio Debt/Equity adalah 0.77 (FY2024) dan Return on Equity (ROE) sekitar 5.13% hingga 6.56%. Perusahaan belum secara konsisten membayar dividen dalam beberapa tahun terakhir. Secara keseluruhan, ABDA menunjukkan pertumbuhan aset yang sehat dan optimisme manajemen terhadap pasar asuransi, namun menghadapi tantangan dalam konsistensi laba dan marjin keuntungan yang lebih rendah dari rata-rata industri.

Sentimen Stockbit

Netral

Skor: 50

Diskusi di Stockbit mengenai ABDA.JK tidak menunjukkan sentimen bullish atau bearish yang dominan secara jelas. Terdapat informasi tentang volume perdagangan yang melonjak (rasio lonjakan 8.00x), yang bisa menarik perhatian, namun tidak ada konsensus sentimen yang kuat dari postingan terbaru yang tersedia.

Sentimen Investing.com

Campuran

Skor: 40

Sentimen anggota di Investing.com untuk ABDA.JK terlihat campuran, dengan beberapa pandangan bearish dan bullish. Analisis teknikal menunjukkan sinyal 'Strong Buy' harian, tetapi 'Strong Sell' bulanan, mengindikasikan ketidakpastian dalam jangka waktu yang berbeda. Secara keseluruhan, sentimen cenderung lebih hati-hati.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Underperformed

Selama 365 hari terakhir, saham PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA.JK) mengalami penurunan sebesar 13.42% (dari Rp 3800 menjadi Rp 3290), sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan kenaikan signifikan sebesar 21.83% (dari 7096.44 menjadi 8645.84). Hal ini menunjukkan bahwa ABDA.JK jauh di bawah kinerja indeks pasar secara keseluruhan. Kinerja yang buruk ini dapat dikaitkan dengan beberapa faktor, termasuk penurunan laba bersih perusahaan pada tahun fiskal 2024 dibandingkan tahun 2023. Selain itu, pada awal tahun 2024, perusahaan menghadapi pertanyaan dari BEI karena tidak memiliki Direktur Utama selama sembilan bulan, yang mungkin menimbulkan ketidakpastian di kalangan investor. Meskipun industri asuransi Indonesia secara umum menunjukkan pertumbuhan premi dan peningkatan jumlah masyarakat yang diasuransikan, laju penetrasi asuransi di Indonesia justru melemah pada tahun 2024, yang bisa menjadi faktor makroekonomi yang memengaruhi sektor ini secara lebih luas. Profitabilitas ABDA yang lebih rendah dari rata-rata industri juga dapat menjadi alasan di balik kurangnya daya tarik saham dibandingkan dengan pasar yang lebih luas.

Outlook

1 Minggu

Target: 3350

Vs Indeks: In-line

Dalam satu minggu ke depan, harga saham ABDA.JK kemungkinan akan bergerak sejalan dengan indeks. Meskipun ada sedikit kenaikan harga baru-baru ini dari data yang diberikan, tidak ada katalisator jangka pendek yang kuat yang menunjukkan lonjakan atau penurunan drastis. Sentimen pasar campuran juga mendukung pandangan netral dalam jangka sangat pendek.

1 Bulan

Target: 3200

Vs Indeks: Underperform

Dalam satu bulan ke depan, saham ABDA.JK diperkirakan akan berkinerja di bawah indeks. Meskipun industri asuransi memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang yang positif, tantangan fundamental ABDA seperti penurunan laba bersih tahunan dan marjin keuntungan yang lebih rendah dari rata-rata industri kemungkinan akan membatasi apresiasi harga saham. Ketidakpastian mengenai kepemimpinan di awal tahun 2024 juga masih bisa mempengaruhi persepsi investor jangka menengah.

1 Tahun

Target: 2000

Vs Indeks: Underperform

Untuk satu tahun ke depan, ABDA.JK kemungkinan akan berkinerja di bawah indeks. Meskipun pasar asuransi Indonesia menunjukkan pertumbuhan, ABDA perlu mengatasi masalah profitabilitas dan konsistensi pendapatan. Valuasi oleh ValueInvesting.io menunjukkan saham ini sangat mahal dengan perkiraan nilai wajar yang jauh lebih rendah (Rp 848.54), menyiratkan potensi penurunan yang signifikan. Dukungan dari Warburg Pincus memberikan potensi stabilitas jangka panjang, tetapi perusahaan harus menunjukkan perbaikan fundamental yang kuat untuk membenarkan valuasi saat ini dan menarik investor.

Berita Terbaru

PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) Membukukan Laba Bersih pada Kuartal 2 2024 Sebesar Rp 38,9 Miliar - 2024-08-01

PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) mencatat laba bersih sebesar Rp 38,9 miliar pada Kuartal 2 2024, meningkat dari Rp 37,8 miliar pada periode yang sama tahun 2023. Hal ini menunjukkan peningkatan kinerja laba perusahaan secara tahunan pada kuartal tersebut.

Laporan Keuangan Tahunan Penuh 2024 ABDA: Laba Bersih Turun - 2025-03-03

PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) membukukan laba bersih sebesar Rp 80,1 miliar untuk tahun 2024, menurun dibandingkan Rp 84,6 miliar pada tahun 2023. Penurunan ini mengindikasikan tantangan profitabilitas meskipun terjadi pertumbuhan pendapatan.

Oona Insurance Optimis Terhadap Industri Asuransi di Tahun 2025 - 2025-06-28

Vincent Soegianto, Direktur Utama & CEO ABDA (Oona Insurance), menyatakan optimisme terhadap perkembangan industri asuransi di tahun 2025. Peningkatan literasi masyarakat dan permintaan produk asuransi seperti kesehatan, kendaraan, perjalanan, dan kebakaran menjadi pendorong utama.

BEI Mempertanyakan Kekosongan Direktur Utama ABDA Selama 9 Bulan - 2024-01-08

Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menyoroti PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) karena tidak memiliki Direktur Utama selama sekitar sembilan bulan. Oona Group sebagai pengendali baru perusahaan sedang aktif mencari kandidat yang sesuai.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 3290
Sentimen Investing.com Campuran 40 %
Sentimen Stockbit Netral 50 %

Buffett Indicator

2.0/10

Warren Buffett cenderung berinvestasi pada perusahaan dengan keunggulan kompetitif (moat) yang kuat, pendapatan yang konsisten dan dapat diprediksi, manajemen yang kompeten, dan valuasi yang menarik. ABDA.JK menunjukkan beberapa kelemahan dalam kriteria ini. Meskipun perusahaan beroperasi di industri yang berkembang, marjin keuntungan ABDA yang lebih rendah dibandingkan rata-rata industri menunjukkan bahwa moatly tidak terlalu kuat. Selain itu, laba bersih yang tidak konsisten dan penurunan pada tahun 2024 menimbulkan kekhawatiran tentang kekuatan pendapatan yang dapat diprediksi. Vakum kepemimpinan di posisi Direktur Utama selama 9 bulan di awal 2024 juga merupakan tanda tanya terhadap stabilitas manajemen, meskipun kini sudah ada CEO baru. Yang paling signifikan, analisis nilai wajar oleh beberapa sumber menunjukkan saham ini sangat mahal, dengan potensi kerugian yang besar jika berinvestasi pada harga saat ini. Mengingat kombinasi faktor-faktor ini, Warren Buffett kemungkinan besar akan menyarankan untuk tidak membeli saham ini karena tidak memenuhi kriteria investasi nilai yang ketat.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 3350
Kinerja vs Indeks
In-line
Target 1 Bulan
Rp. 3200
Kinerja vs Indeks
Underperform

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 2000
Kinerja vs Indeks
Underperform

Untuk satu tahun ke depan, ABDA.JK kemungkinan akan berkinerja di bawah indeks. Meskipun pasar asuransi Indonesia menunjukkan pertumbuhan, ABDA perlu mengatasi masalah profitabilitas dan konsistensi pendapatan. Valuasi oleh ValueInvesting.io menunjukkan saham ini sangat mahal dengan perkiraan nilai wajar yang jauh lebih rendah (Rp 848.54), menyiratkan potensi penurunan yang signifikan. Dukungan dari Warburg Pincus memberikan potensi stabilitas jangka panjang, tetapi perusahaan harus menunjukkan perbaikan fundamental yang kuat untuk membenarkan valuasi saat ini dan menarik investor.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.