ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 3030
Target 1 Minggu: Rp 3100
Target 1 Bulan: Rp 2980
Target 1 Tahun: Rp 3500
Sentimen Investing: Mixed
Sentimen Stockbit: Mixed

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT ABM Investama Tbk (ABMM.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 20 january 2026

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT ABM Investama Tbk (ABMM.JK) adalah perusahaan energi terintegrasi yang berfokus pada solusi pertambangan dan energi. Perusahaan ini telah membukukan laba positif selama tiga tahun berturut-turut. Secara valuasi, ABMM tampak undervalued dengan Price to Book Value (PBV) lebih rendah dari valuasi perusahaan (0.72) dan rasio P/E 6.78, lebih rendah dari median P/E kelompok sejenis sebesar 17.80. Perusahaan membayar dividen dengan yield TTM sekitar 5.05% hingga 5.54%. Namun, rasio profit margin sebesar 12.81% lebih rendah dari rata-rata peer group (23.01%). Rasio likuiditas seperti Current Ratio (0.89) dan Quick Ratio (0.77) menunjukkan beberapa perhatian terhadap likuiditas jangka pendek. Per Januari 2026, nilai wajar (Fair Value) ABMM diperkirakan sebesar 4.261 IDR, menunjukkan potensi kenaikan sebesar 54.4% dari harga pasar saat ini berdasarkan formula Peter Lynch.

Sentimen Stockbit

Mixed

Skor: 50

Tidak ada analisis sentimen Stockbit spesifik yang ditemukan dari hasil pencarian. Mengingat kinerja harga saham yang bervariasi dan berita keuangan terbaru yang menunjukkan penurunan laba, sentimen di kalangan investor ritel kemungkinan besar bercampur antara kekhawatiran dan harapan akan pemulihan.

Sentimen Investing.com

Mixed

Skor: 65

Sentimen anggota di Investing.com menunjukkan pandangan 'Bearish' dan 'Bullish' secara bersamaan, menunjukkan opini yang terpecah di antara investor. Namun, analisis teknikal platform tersebut mengindikasikan sinyal 'Strong Buy' untuk ABMM, yang mungkin memberikan dorongan positif. Tidak ada sentimen analis yang secara eksplisit didukung.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Underperformed

Dalam 12 bulan terakhir, harga saham PT ABM Investama Tbk (ABMM.JK) turun sekitar 11.92% (dari 3440 menjadi 3030), sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kenaikan signifikan sekitar 27.84% (dari 7170.74 menjadi 9167.16). Ini menunjukkan bahwa ABMM.JK secara substansial underperformed dibandingkan dengan indeks pasar. Kinerja buruk ini didorong oleh beberapa faktor, termasuk penurunan laba bersih sebesar 62% hingga September 2025 yang disebabkan oleh fluktuasi harga batu bara global dan kondisi cuaca ekstrem di lokasi operasional. Pendapatan konsolidasi juga turun 12.5% secara tahunan. Perusahaan berupaya meningkatkan produktivitas dan efisiensi, namun sentimen pasar tetap negatif terhadap sektor batu bara yang rentan terhadap harga komoditas.

Outlook

1 Minggu

Target: 3100

Vs Indeks: In-line

Mengingat sinyal teknikal 'Strong Buy' dari Investing.com dan potensi pemulihan setelah penurunan, harga saham ABMM mungkin akan mengalami sedikit kenaikan dalam seminggu ke depan, bergerak sejalan dengan pergerakan indeks yang stabil.

1 Bulan

Target: 2980

Vs Indeks: Underperform

Meskipun ada upaya strategis dari perusahaan, kekhawatiran berkelanjutan atas harga batu bara yang berfluktuasi dan laporan keuangan terbaru yang kurang menggembirakan mungkin akan menekan harga saham dalam jangka pendek. WalletInvestor memprediksi penurunan jangka pendek, dan konsensus analis untuk 'Hold' tanpa target harga yang jelas menunjukkan kehati-hatian.

1 Tahun

Target: 3500

Vs Indeks: Outperform

Dalam jangka panjang, meskipun ada tantangan saat ini, fundamental perusahaan seperti profitabilitas yang konsisten selama tiga tahun dan valuasi yang dianggap undervalued (P/E dan PBV rendah) menunjukkan potensi kenaikan. Nilai wajar 4.261 IDR menunjukkan adanya upside yang signifikan. Jika inisiatif efisiensi perusahaan membuahkan hasil dan harga komoditas stabil, ABMM berpotensi untuk pulih dan mengungguli indeks dalam pandangan jangka panjang.

Berita Terbaru

ABM Investama (ABMM) Bukukan Laba Bersih Rp695 Miliar hingga September 2025

PT ABM Investama Tbk (ABMM) melaporkan laba bersih sebesar USD42,4 juta (setara Rp695 miliar) hingga September 2025, turun 62% dibandingkan periode yang sama tahun 2024. Penurunan ini disebabkan oleh fluktuasi harga batu bara dan kondisi cuaca ekstrem. Namun, kinerja bottom line menunjukkan perbaikan secara kuartalan. Perusahaan berfokus pada peningkatan produktivitas, efisiensi biaya, dan pengelolaan keuangan yang prudent untuk mengatasi tantangan eksternal.

PT ABM Investama Tbk melakukan akuisisi strategis

PT ABM Investama Tbk menandatangani perjanjian pengalihan ekuitas untuk mengakuisisi 99% saham di PT Nagata Dinamika dan lebih dari 99% saham di PT Pradipa Aceh Daya. Perusahaan juga menyelesaikan akuisisi 99,96% saham di PT Prima Wiguna Parama. Selain itu, Valle Verde Pte. Ltd. mengakuisisi tambahan 0,59% saham ABMM senilai IDR 36,4 miliar. Akuisisi ini menunjukkan strategi pertumbuhan dan konsolidasi bisnis perusahaan.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 3030
Sentimen Investing.com Mixed 65 %
Sentimen Stockbit Mixed 50 %

Buffett Indicator

2.0/10

Warren Buffett cenderung berinvestasi pada bisnis yang mudah dipahami, memiliki moat ekonomi yang kuat, arus kas yang stabil dan dapat diprediksi, serta manajemen yang kompeten, seringkali di sektor yang tidak terlalu siklus. ABMM, sebagai perusahaan energi terintegrasi yang sangat bergantung pada pertambangan batu bara, beroperasi di sektor komoditas yang sangat siklus dan rentan terhadap fluktuasi harga global dan faktor eksternal seperti cuaca ekstrem. Meskipun ABMM telah membukukan laba positif dan beberapa metrik valuasinya (P/E, PBV) menunjukkan undervalued, penurunan laba bersih yang signifikan baru-baru ini dan rasio likuiditas yang kurang ideal (Current Ratio 0.89) menunjukkan ketidakpastian dalam prediktabilitas pendapatan. Faktor-faktor ini membuatnya kurang menarik bagi filosofi investasi Buffett yang mengutamakan bisnis dengan keunggulan kompetitif yang tahan lama dan pendapatan yang stabil.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 3100
Kinerja vs Indeks
In-line
Target 1 Bulan
Rp. 2980
Kinerja vs Indeks
Underperform

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 3500
Kinerja vs Indeks
Outperform

Dalam jangka panjang, meskipun ada tantangan saat ini, fundamental perusahaan seperti profitabilitas yang konsisten selama tiga tahun dan valuasi yang dianggap undervalued (P/E dan PBV rendah) menunjukkan potensi kenaikan. Nilai wajar 4.261 IDR menunjukkan adanya upside yang signifikan. Jika inisiatif efisiensi perusahaan membuahkan hasil dan harga komoditas stabil, ABMM berpotensi untuk pulih dan mengungguli indeks dalam pandangan jangka panjang.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.