ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 141
Target 1 Minggu: Rp 135
Target 1 Bulan: Rp 138
Target 1 Tahun: Rp 155
Sentimen Investing: Bearish
Sentimen Stockbit: Campuran cenderung Bullish

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT Acset Indonusa Tbk (ACST.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 23 december 2025

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT Acset Indonusa Tbk (ACST.JK) adalah perusahaan konstruksi yang berkantor pusat di Jakarta, Indonesia, didirikan pada tahun 1995. Perusahaan ini merupakan anggota dari Grup Astra International Tbk melalui anak perusahaannya PT United Tractors Tbk. ACST memiliki spesialisasi dalam pekerjaan fondasi, konstruksi gedung, infrastruktur (termasuk jalan tol, pelabuhan, pembangkit listrik), serta layanan MEP dan penjualan/penyewaan peralatan konstruksi. Meskipun memiliki portofolio proyek bergengsi seperti Pacific Place dan Pelabuhan Patimban, perseroan telah mencatatkan kerugian bersih secara berurutan sejak tahun 2019, termasuk kerugian bersih sebesar Rp547 miliar pada tahun 2024, yang mengakibatkan ekuitas negatif. Rasio Utang terhadap Ekuitas (Debt/Equity) sangat tinggi mencapai 727,15% pada data terakhir, dan rasio P/E negatif (-5.18), menunjukkan tantangan besar dalam profitabilitas dan kesehatan keuangan. Perusahaan tidak membagikan dividen. Namun, manajemen optimis dapat memperbaiki kondisi keuangan melalui perolehan kontrak baru dan efisiensi operasional.

Sentimen Stockbit

Campuran cenderung Bullish

Skor: 65

Diskusi di Stockbit menunjukkan sentimen yang cenderung positif namun spekulatif untuk ACST.JK. Beberapa pengguna mencatat adanya 'buyer dominance' dan 'volume lonjakan' baru-baru ini, mengindikasikan minat beli jangka pendek. Fokus utama adalah pada analisa teknikal dan peluang 'scalping' atau 'fast trading' di level support/resistance tertentu. Meskipun ada potensi kenaikan jangka pendek, tidak ada konsensus kuat mengenai fundamental jangka panjang yang sangat positif, sehingga sentimen secara keseluruhan campuran antara optimisme trading dan kehati-hatian.

Sentimen Investing.com

Bearish

Skor: 20

Sentimen anggota di Investing.com untuk ACST secara eksplisit ditunjukkan sebagai 'Bearish'. Analisis teknikal Investing.com juga menunjukkan sinyal 'Jual' dari beberapa indikator seperti RSI dan MACD, serta rata-rata bergerak jangka pendek hingga menengah. Tidak ada dukungan sentimen dari analis yang terdaftar di platform ini. Diskusi cenderung berhati-hati, mencerminkan kekhawatiran terhadap kesehatan finansial perusahaan.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Outperformed

Selama 365 hari terakhir, harga saham ACST.JK meningkat sekitar 62,07% (dari Rp87 menjadi Rp141), sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hanya naik sekitar 21,83% (dari Rp7096 menjadi Rp8645). Ini menunjukkan ACST secara signifikan mengungguli indeks. Kinerja ini terjadi meskipun perusahaan melaporkan kerugian bersih dan ekuitas negatif pada laporan keuangan 2024. Outperformance ini kemungkinan didorong oleh beberapa faktor, seperti prospek dari kontrak-kontrak infrastruktur besar yang terus didapatkan ACST di tahun 2023 (misalnya Tol Jakarta-Cikampek III Selatan, Pelabuhan Patimban, dan proyek-proyek Astra lainnya). Selain itu, kabar mengenai pinjaman Rp1 triliun dari PT United Tractors Tbk pada April 2025 dan divestasi saham Dredging International pada Oktober 2025 mungkin memberikan sentimen positif bagi pasar, menandakan upaya perbaikan likuiditas dan fokus bisnis inti. Investor kemungkinan melihat potensi turnaround atau spekulasi terkait hubungan dengan Grup Astra, mengesampingkan sementara hasil keuangan yang masih negatif.

Outlook

1 Minggu

Target: 135

Vs Indeks: In-line

Dalam satu minggu ke depan, harga saham ACST diperkirakan akan bergerak cenderung datar atau sedikit menurun. Analisis teknikal Investing.com menunjukkan sinyal netral dengan lebih banyak indikator jual daripada beli. Meskipun ada sentimen trading positif di Stockbit, volatilitas pasar umum dan kurangnya katalis baru yang signifikan dalam jangka sangat pendek kemungkinan akan menjaga pergerakan harga relatif stabil di sekitar level saat ini, atau sedikit di bawahnya jika tekanan jual teknikal berlanjut.

1 Bulan

Target: 138

Vs Indeks: Underperform

Prospek satu bulan ke depan mungkin akan menunjukkan sedikit tekanan. Meskipun upaya strategis seperti pinjaman dari UNTR dan divestasi aset diharapkan memberi dampak positif, kerugian berkelanjutan dan ekuitas negatif perusahaan masih menjadi beban fundamental yang besar. Tanpa katalis positif yang kuat dalam waktu dekat untuk mengatasi masalah keuangan inti ini, sentimen pasar mungkin akan kembali fokus pada fundamental, menyebabkan saham sedikit underperform dibandingkan indeks.

1 Tahun

Target: 155

Vs Indeks: Outperform

Untuk satu tahun ke depan, ACST memiliki potensi untuk outperform jika manajemen berhasil melaksanakan strategi turnaround. Statusnya sebagai bagian dari Grup Astra, dengan keterlibatan dalam proyek-proyek infrastruktur besar, memberikan fondasi yang kuat untuk pertumbuhan di masa depan. Jika ACST mampu menunjukkan perbaikan signifikan dalam laporan keuangannya, terutama dalam mengurangi kerugian dan mengatasi ekuitas negatif, sentimen investor dapat bergeser lebih positif. Target harga Rp155 mencerminkan ekspektasi perbaikan moderat dalam operasional dan keuangan, namun tetap dengan kehati-hatian mengingat tantangan yang ada.

Berita Terbaru

PT Acset Indonusa Tbk (ACST) Kantongi Pinjaman Sebesar Rp1 Triliun (25 April 2025)

PT Acset Indonusa Tbk (ACST) menerima pinjaman sebesar Rp1 triliun dari PT United Tractors Tbk (UNTR). Transaksi ini merupakan afiliasi karena ACST adalah anak usaha tidak langsung UNTR, yang kepemilikan sahamnya 87,69% melalui PT Karya Supra Perkasa. Pinjaman ini berpotensi meningkatkan likuiditas perusahaan dan mendukung operasionalnya di tengah tantangan keuangan.

Fokus Usaha Konstruksi, Acset Indonusa (ACST) Lepas Saham Dredging International (21 Oktober 2025)

ACST telah menandatangani Perjanjian Jual Beli saham PT Dredging International Indonesia (DII) dan PT Eka Jaya Kridatama (EJK). Langkah ini menunjukkan fokus perseroan untuk mengoptimalkan kinerja di bisnis konstruksi intinya, dengan melepaskan entitas yang bergerak di bidang pengerukan dan reklamasi lahan.

PT ACSET INDONUSA Tbk (ACSET) LAPORAN KEUANGAN TAHUN 2024 (26 Maret 2025)

ACSET merilis laporan keuangan konsolidasian tahun buku 2024 dengan pendapatan bersih Rp3,17 triliun, namun mencatatkan kerugian bersih Rp547 miliar. Aset tercatat Rp2,81 triliun dan liabilitas Rp2,95 triliun, mengakibatkan ekuitas negatif. Meskipun demikian, ACSET optimis dapat memperbaiki kondisi keuangan di masa mendatang.

Public Expose of PT Acset Indonusa Tbk. 2025 (7 November 2025)

PT Acset Indonusa Tbk (ACST) mengadakan paparan publik tahunan pada November 2025, menegaskan posisinya sebagai perusahaan konstruksi terkemuka di Indonesia, bagian dari Grup Astra. Perseroan terus berinovasi dan berkomitmen pada kualitas, keselamatan kerja, serta penyelesaian proyek tepat waktu, dengan fokus pada fondasi, struktur, infrastruktur, dan sektor industri.

Rumor

Tidak ada rumor signifikan yang teridentifikasi

Pencarian di berbagai platform berita dan media sosial tidak mengidentifikasi rumor spesifik yang beredar luas mengenai PT Acset Indonusa Tbk (ACST.JK) di luar berita dan analisis fundamental yang dipublikasikan secara resmi.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 141
Sentimen Investing.com Bearish 20 %
Sentimen Stockbit Campuran cenderung Bullish 65 %

Buffett Indicator

1.0/10

Warren Buffett kemungkinan besar tidak akan menyarankan untuk membeli saham ACST. Filosofi investasi Buffett berfokus pada 'value investing' atau investasi nilai, yang menekankan pembelian bisnis yang mudah dipahami, memiliki keunggulan kompetitif yang kuat (moat), manajemen yang solid, pendapatan yang dapat diprediksi, dan kondisi keuangan yang sehat, seringkali dengan margin keamanan yang besar, pada harga yang wajar. ACST, meskipun merupakan bagian dari grup konglomerat besar seperti Astra, menghadapi tantangan fundamental yang signifikan. Perusahaan telah mencatatkan kerugian bersih secara berurutan dan memiliki ekuitas negatif, serta rasio Debt/Equity yang sangat tinggi. Sektor konstruksi juga cenderung siklis dan memiliki arus kas yang kurang stabil dibandingkan dengan jenis bisnis yang umumnya disukai Buffett (misalnya, barang konsumen). Tingginya tingkat utang dan kerugian yang konsisten menunjukkan bahwa ACST saat ini bukan merupakan 'bisnis yang bagus' dengan 'pendapatan yang dapat diprediksi' seperti yang dicari Buffett. Meskipun ada potensi perbaikan, Buffett biasanya menghindari saham yang membutuhkan spekulasi turnaround besar atau memiliki fundamental yang sangat lemah.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 135
Kinerja vs Indeks
In-line
Target 1 Bulan
Rp. 138
Kinerja vs Indeks
Underperform

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 155
Kinerja vs Indeks
Outperform

Untuk satu tahun ke depan, ACST memiliki potensi untuk outperform jika manajemen berhasil melaksanakan strategi turnaround. Statusnya sebagai bagian dari Grup Astra, dengan keterlibatan dalam proyek-proyek infrastruktur besar, memberikan fondasi yang kuat untuk pertumbuhan di masa depan. Jika ACST mampu menunjukkan perbaikan signifikan dalam laporan keuangannya, terutama dalam mengurangi kerugian dan mengatasi ekuitas negatif, sentimen investor dapat bergeser lebih positif. Target harga Rp155 mencerminkan ekspektasi perbaikan moderat dalam operasional dan keuangan, namun tetap dengan kehati-hatian mengingat tantangan yang ada.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.