Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:
PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO.JK) Analisis Saham
Diperbarui: tuesday 25 november 2025
Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.
Grafik Saham

Grafik Indeks

Grafik Relatif

Ringkasan
Sentimen Stockbit
Skor: 40
Sentimen Investing.com
Skor: 60
Kinerja Tahun Lalu
Status: Underperformed
Outlook
1 Minggu
Target: 1900
Vs Indeks: In-line
1 Bulan
Target: 2000
Vs Indeks: Outperform
1 Tahun
Target: 2350
Vs Indeks: Outperform
Berita Terbaru
Harga Batu Bara Acuan (HBA) untuk periode pertama November 2025 turun menjadi US$103,75 per ton dari sebelumnya US$109,74 per ton pada periode kedua Oktober 2025. Penurunan ini dapat menekan profitabilitas perusahaan batu bara seperti ADRO.
Saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) mencatat penguatan 2,65% ke Rp1.935 per saham pada perdagangan 3 November 2025. Meskipun harga menunjukkan pemulihan, volume transaksi menurun tajam, mengindikasikan pergerakan masih didorong oleh spekulasi jangka pendek dan belum ada akumulasi institusional yang kuat.
ADRO telah menyerap belanja modal (capex) sebesar US$362 juta pada semester pertama 2025, sebagian besar dialokasikan untuk pembangunan pabrik pemurnian atau smelter aluminium. Smelter tahap pertama ditargetkan mencapai produksi perdana pada akhir 2025, yang menunjukkan diversifikasi perusahaan ke sektor non-batu bara.
Kementerian ESDM memproyeksikan produksi batu bara nasional mencapai 700-an juta ton hingga akhir 2025, lebih rendah dari realisasi 2024 (836 juta ton). Penurunan produksi ini dapat mempengaruhi pendapatan perusahaan batu bara.
Rumor
Ada spekulasi di Stockbit mengenai sentimen negatif dari sekuritas Verdhana terhadap ADRO. Meskipun ini bukan rumor resmi perusahaan, pandangan negatif dari suatu lembaga broker dapat memengaruhi sentimen investor ritel dan menciptakan tekanan jual.
Meskipun harga saham ADRO menunjukkan penguatan, volume transaksi yang rendah mengindikasikan bahwa pergerakan ini masih didorong oleh spekulasi jangka pendek daripada akumulasi institusional yang kuat, menimbulkan kekhawatiran tentang keberlanjutan kenaikan harga.
Ikhtisar
Sekilas
Buffett Indicator
3.0/10Warren Buffett secara umum memiliki pandangan skeptis terhadap bisnis komoditas, termasuk batu bara, karena beberapa alasan utama. Pertama, bisnis komoditas seringkali tidak memiliki kekuatan penetapan harga (pricing power) yang kuat; harga ditentukan oleh dinamika penawaran dan permintaan pasar global yang volatil. Kedua, sektor ini biasanya membutuhkan belanja modal (capital expenditure) yang tinggi secara terus-menerus untuk mempertahankan operasi dan pertumbuhan, yang membatasi kemampuan perusahaan untuk menghasilkan pengembalian modal yang tinggi. Terakhir, bisnis komoditas cenderung sulit diprediksi dan sangat terpengaruh oleh faktor makroekonomi dan geopolitik. Meskipun ADRO adalah perusahaan batu bara besar dengan fundamental yang kuat (profit margin yang sehat, rasio utang yang rendah), dan sedang melakukan diversifikasi ke aluminium serta energi terbarukan, inti bisnisnya masih sangat bergantung pada komoditas. Diversifikasi ke smelter aluminium memang menunjukkan upaya untuk menciptakan nilai tambah dan potensi 'economic moat' di masa depan, tetapi ini adalah inisiatif yang relatif baru dan masih membutuhkan investasi besar. Oleh karena itu, berdasarkan prinsip investasi Warren Buffett yang lebih menyukai bisnis dengan kekuatan penetapan harga, modal rendah, dan moat yang jelas, kemungkinan besar ia tidak akan terlalu merekomendasikan saham ini. Namun, upaya diversifikasi mungkin sedikit meningkatkan daya tariknya dari perspektif jangka panjang dan adaptasi bisnis. Untuk itu, saya memberikan skor 3 dari 10.
Prospek Jangka Pendek
Prospek 1 Tahun
Untuk satu tahun ke depan, ADRO.JK diproyeksikan dapat mengungguli indeks secara signifikan. Target harga rata-rata analis berada di kisaran Rp2.326 hingga Rp2.350, menunjukkan potensi kenaikan yang substansial dari harga saat ini. Diversifikasi ke bisnis smelter aluminium dan energi terbarukan akan menjadi pendorong utama pertumbuhan jangka panjang, meskipun prospek produksi batu bara nasional diperkirakan menurun. Strategi perusahaan untuk menjadi 'platform industri rendah emisi' dapat menarik investor jangka panjang.
Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.
Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.
Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.
Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.