Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:
None (ATLA.JK) Analisis Saham
Diperbarui: tuesday 23 december 2025
Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.
Grafik Saham

Grafik Indeks

Grafik Relatif

Ringkasan
Sentimen Stockbit
Skor: 20
Sentimen Investing.com
Skor: 10
Kinerja Tahun Lalu
Status: Outperformed
Outlook
1 Minggu
Target: 60
Vs Indeks: Underperform
1 Bulan
Target: 59
Vs Indeks: Underperform
1 Tahun
Target: 68
Vs Indeks: In-line
Berita Terbaru
Presiden Komisaris PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA), Rudi Reksa Sutantra, berencana mengakuisisi perusahaan seismik secara pribadi dengan dana Rp 200 miliar. Akuisisi ini tidak akan menggunakan bendera ATLA, namun dapat menunjukkan potensi ekspansi di sektor pendukung migas di masa mendatang. Laporan keuangan semester I-2025 ATLA menunjukkan laba bersih Rp 2,71 miliar (naik 34,96% YoY) dan pendapatan Rp 50,73 miliar (naik 62,25% YoY).
PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk merilis Laporan Keuangan untuk periode Desember 2024.
PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA) mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada tanggal 28 Juni 2025.
Rumor
Terdapat rumor bahwa Presiden Komisaris ATLA, Rudi Reksa Sutantra, secara pribadi berencana mengakuisisi perusahaan di bidang seismik dengan dana Rp 200 miliar. Meskipun bukan akuisisi langsung oleh ATLA, langkah ini bisa menimbulkan spekulasi pasar tentang potensi pengembangan bisnis di masa depan untuk Atlantis Subsea Indonesia.
Ikhtisar
Sekilas
Buffett Indicator
1.0/10Warren Buffett cenderung berinvestasi pada perusahaan dengan keunggulan kompetitif yang kuat (moat), model bisnis yang mudah dipahami dan stabil, manajemen yang berintegritas, serta valuasi yang menarik. ATLA.JK, sebagai perusahaan kecil di sektor jasa migas yang siklikal, tidak menunjukkan keunggulan kompetitif yang jelas. Valuasi sahamnya sangat tinggi (P/E 151.7x, P/B 2.4x) meskipun profitabilitasnya fluktuatif (rugi di tahun 2023, untung di H1 2025). Buffett juga menghindari perusahaan dengan harga yang mahal relatif terhadap nilai intrinsiknya. Oleh karena itu, kemungkinan besar Warren Buffett tidak akan merekomendasikan pembelian saham ini.
Prospek Jangka Pendek
Prospek 1 Tahun
Meskipun ATLA menunjukkan kinerja yang mengungguli indeks dalam satu tahun terakhir, valuasi yang tinggi dan fluktuasi laba di masa lalu menimbulkan risiko. Prospek kinerja H1 2025 yang positif dapat memberikan dukungan, tetapi tanpa perbaikan fundamental yang berkelanjutan dan keunggulan kompetitif yang jelas, sulit untuk melihat kenaikan harga yang substansial dan berkelanjutan di atas level saat ini. Saham mungkin akan bergerak sejalan dengan pergerakan pasar secara umum, dengan potensi volatilitas yang tetap tinggi.
Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.
Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.
Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.
Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.