ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 62
Target 1 Minggu: Rp 60
Target 1 Bulan: Rp 59
Target 1 Tahun: Rp 68
Sentimen Investing: Strong Sell
Sentimen Stockbit: Bearish

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

None (ATLA.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 23 december 2025

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA) beroperasi di sektor peralatan dan layanan terkait minyak & gas, menyediakan dukungan survei multidisiplin. Perusahaan menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang kuat di semester I-2025, dengan pendapatan mencapai Rp 50,73 miliar (naik 62,25%) dan laba bersih Rp 2,71 miliar (naik 34,96%). Namun, valuasi saham terlihat tinggi dengan rasio P/E 151.7x, Price/Book 2.4x, dan Price/LTM Sales 4.3x, yang secara signifikan lebih tinggi dari rata-rata sektor. Rasio DER perusahaan sebesar 0.1 kali modal menunjukkan tingkat utang yang rendah. Perusahaan ini relatif kecil dengan 34 karyawan.

Sentimen Stockbit

Bearish

Skor: 20

Diskusi terbaru di Stockbit untuk ATLA menunjukkan sentimen negatif, dengan satu komentar terbaru (22 Des 2025) yang melabeli saham sebagai 'Potential Junk' dan 'Potential Spam'. Kurangnya diskusi positif yang menonjol mengindikasikan sentimen keseluruhan yang cenderung bearish atau tidak antusias.

Sentimen Investing.com

Strong Sell

Skor: 10

Sentimen di Investing.com untuk ATLA didominasi oleh sinyal 'Strong Sell' dari analisis teknikal, termasuk rata-rata bergerak (Moving Averages). Meskipun ada indikasi sentimen 'Bearish' dan 'Bullish' dari anggota, konsensus teknikal yang kuat menunjukkan pandangan yang sangat negatif terhadap saham ini.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Outperformed

Selama 365 hari terakhir, harga saham ATLA mengalami kenaikan dari 50 IDR menjadi 62 IDR, merepresentasikan kenaikan sebesar 24.0%. Pada periode yang sama, indeks pasar meningkat dari sekitar 7096 menjadi 8645, menunjukkan kenaikan sekitar 21.83%. Dengan demikian, ATLA mengungguli indeks pasar. Kinerja ini kemungkinan didorong oleh sentimen positif dari peningkatan laba dan pendapatan di semester I-2025, seperti yang dilaporkan pada Oktober 2025, serta spekulasi pasar yang menyebabkan lonjakan harga yang signifikan dari dasar 50 IDR ke level yang lebih tinggi sebelum mengalami koreksi. Namun, saham ini juga menunjukkan volatilitas yang tinggi, dengan harga mencapai puncak 99 IDR sebelum kembali turun ke level saat ini.

Outlook

1 Minggu

Target: 60

Vs Indeks: Underperform

Mengingat sinyal teknikal 'Strong Sell' dari Investing.com dan valuasi yang tinggi, saham ATLA kemungkinan akan menghadapi tekanan jual dalam satu minggu ke depan. Konsolidasi atau sedikit penurunan harga diperkirakan terjadi.

1 Bulan

Target: 59

Vs Indeks: Underperform

Dalam satu bulan, sentimen bearish dari analisis teknikal kemungkinan akan berlanjut. Meskipun ada potensi spekulatif dari berita terkait akuisisi pribadi oleh pengendali, fundamental valuasi yang tinggi dan sifat bisnis yang siklus dapat membatasi potensi kenaikan, menyebabkan saham mungkin cenderung stagnan atau sedikit menurun.

1 Tahun

Target: 68

Vs Indeks: In-line

Meskipun ATLA menunjukkan kinerja yang mengungguli indeks dalam satu tahun terakhir, valuasi yang tinggi dan fluktuasi laba di masa lalu menimbulkan risiko. Prospek kinerja H1 2025 yang positif dapat memberikan dukungan, tetapi tanpa perbaikan fundamental yang berkelanjutan dan keunggulan kompetitif yang jelas, sulit untuk melihat kenaikan harga yang substansial dan berkelanjutan di atas level saat ini. Saham mungkin akan bergerak sejalan dengan pergerakan pasar secara umum, dengan potensi volatilitas yang tetap tinggi.

Berita Terbaru

Pengendali ATLA Akan Akuisisi Perusahaan Bidang Seismik (2025-10-04)

Presiden Komisaris PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA), Rudi Reksa Sutantra, berencana mengakuisisi perusahaan seismik secara pribadi dengan dana Rp 200 miliar. Akuisisi ini tidak akan menggunakan bendera ATLA, namun dapat menunjukkan potensi ekspansi di sektor pendukung migas di masa mendatang. Laporan keuangan semester I-2025 ATLA menunjukkan laba bersih Rp 2,71 miliar (naik 34,96% YoY) dan pendapatan Rp 50,73 miliar (naik 62,25% YoY).

Laporan Keuangan ATLA Desember 2024 (2025-03-24)

PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk merilis Laporan Keuangan untuk periode Desember 2024.

Pengumuman RUPST 2025 PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (2025-06-28)

PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA) mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada tanggal 28 Juni 2025.

Rumor

Pengendali ATLA Akan Akuisisi Perusahaan Bidang Seismik (2025-10-04)

Terdapat rumor bahwa Presiden Komisaris ATLA, Rudi Reksa Sutantra, secara pribadi berencana mengakuisisi perusahaan di bidang seismik dengan dana Rp 200 miliar. Meskipun bukan akuisisi langsung oleh ATLA, langkah ini bisa menimbulkan spekulasi pasar tentang potensi pengembangan bisnis di masa depan untuk Atlantis Subsea Indonesia.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 62
Sentimen Investing.com Strong Sell 10 %
Sentimen Stockbit Bearish 20 %

Buffett Indicator

1.0/10

Warren Buffett cenderung berinvestasi pada perusahaan dengan keunggulan kompetitif yang kuat (moat), model bisnis yang mudah dipahami dan stabil, manajemen yang berintegritas, serta valuasi yang menarik. ATLA.JK, sebagai perusahaan kecil di sektor jasa migas yang siklikal, tidak menunjukkan keunggulan kompetitif yang jelas. Valuasi sahamnya sangat tinggi (P/E 151.7x, P/B 2.4x) meskipun profitabilitasnya fluktuatif (rugi di tahun 2023, untung di H1 2025). Buffett juga menghindari perusahaan dengan harga yang mahal relatif terhadap nilai intrinsiknya. Oleh karena itu, kemungkinan besar Warren Buffett tidak akan merekomendasikan pembelian saham ini.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 60
Kinerja vs Indeks
Underperform
Target 1 Bulan
Rp. 59
Kinerja vs Indeks
Underperform

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 68
Kinerja vs Indeks
In-line

Meskipun ATLA menunjukkan kinerja yang mengungguli indeks dalam satu tahun terakhir, valuasi yang tinggi dan fluktuasi laba di masa lalu menimbulkan risiko. Prospek kinerja H1 2025 yang positif dapat memberikan dukungan, tetapi tanpa perbaikan fundamental yang berkelanjutan dan keunggulan kompetitif yang jelas, sulit untuk melihat kenaikan harga yang substansial dan berkelanjutan di atas level saat ini. Saham mungkin akan bergerak sejalan dengan pergerakan pasar secara umum, dengan potensi volatilitas yang tetap tinggi.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.