ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp —
Target 1 Minggu: Rp 115
Target 1 Bulan: Rp 125
Target 1 Tahun: Rp 180
Sentimen Investing: Mixed
Sentimen Stockbit: Mixed

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

None (BBRC.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 23 december 2025

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT Raja Roti Cemerlang Tbk (BBRC) adalah perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan makanan, memproduksi dan menjual produk tepung roti (breadcrumbs) di Indonesia. Perusahaan ini melakukan IPO pada Januari 2025 dengan harga penawaran Rp 200-210 per saham, menargetkan dana segar sebesar Rp 61,21 miliar untuk modal kerja. Berdasarkan data per 17 November 2025, BBRC mencatatkan penjualan sebesar Rp 54,66 miliar dan laba bersih Rp 647,8 juta. Total aset perusahaan mencapai Rp 113,71 miliar, dengan liabilitas Rp 34,83 miliar dan ekuitas Rp 78,87 miliar. BRRC juga menargetkan pendapatan sebesar Rp 150 miliar pada tahun 2025, dengan potensi kontribusi dari program 'Makan Bergizi Gratis'.

Sentimen Stockbit

Mixed

Skor: 50

Informasi spesifik mengenai sentimen dan diskusi di platform Stockbit untuk BBRC.JK tidak dapat diakses secara langsung melalui hasil pencarian. Namun, sebagai platform investasi saham berbasis komunitas, Stockbit seringkali menjadi tempat diskusi yang beragam, mencakup analisis fundamental, teknikal, dan juga spekulasi pasar. Mengingat sifat spekulatif pergerakan saham BBRC.JK saat ini akibat rumor aksi korporasi, sentimen di Stockbit kemungkinan besar beragam, dengan sebagian investor optimistis terhadap potensi kenaikan harga dan sebagian lain lebih berhati-hati menunggu kejelasan aksi korporasi.

Sentimen Investing.com

Mixed

Skor: 50

Sentimen di Investing.com terhadap BRRC.JK menunjukkan campuran antara optimisme dan kehati-hatian. Beberapa berita mengindikasikan sentimen positif didorong oleh rencana aksi korporasi dengan Triple B, yang memicu spekulasi kenaikan harga saham. Namun, analisis teknikal Investing.com per 22 Desember 2025 justru menunjukkan sinyal 'Sangat Jual' berdasarkan rata-rata bergerak dan indikator teknikal lainnya. Ini mencerminkan pandangan pasar yang terbagi antara harapan fundamental dari aksi korporasi dan sinyal teknikal jangka pendek.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Underperformed

Meskipun data historis penutupan saham dan indeks tidak disediakan, berdasarkan informasi yang tersedia, saham BBRC.JK menunjukkan kinerja yang beragam dalam setahun terakhir. Saham ini baru melantai pada Januari 2025 dengan harga IPO Rp 210 dan sempat naik pada hari pertama perdagangan ke Rp 256. Namun, harga saat ini sekitar Rp 110 (per 21 Desember 2025), menunjukkan penurunan signifikan dari harga IPO dan juga dari harga tertingginya dalam 52 minggu di Rp 326. Secara year-to-date (YTD) hingga 28 Oktober 2025, saham ini masih terkoreksi sekitar 28,1%. Meskipun ada lonjakan signifikan sebesar 106,85% dalam sebulan terakhir dan 169,64% dalam tiga bulan terakhir (dari Rp 56 per saham) dipicu oleh sentimen spekulatif terkait rencana aksi korporasi dengan Triple B, kinerja secara keseluruhan sejak IPO menunjukkan saham ini 'Underperformed' dibandingkan harga awalnya. Volatilitas tinggi ini menunjukkan bahwa pergerakan harga sangat bergantung pada sentimen dan berita spekulatif daripada fundamental yang stabil.

Outlook

1 Minggu

Target: 115

Vs Indeks: In-line

Dalam satu minggu ke depan, pergerakan saham BBRC.JK kemungkinan akan tetap sangat dipengaruhi oleh sentimen pasar dan perkembangan terkait rumor aksi korporasi dengan Triple B. Tanpa pengumuman resmi yang substansial, harga cenderung bergerak datar atau mengikuti sentimen pasar yang lebih luas. Mengingat analisis teknikal saat ini yang menunjukkan 'Sangat Jual', ada tekanan ke bawah, namun spekulasi positif masih bisa menahan penurunan signifikan. Oleh karena itu, diperkirakan akan 'In-line' dengan indeks, dengan pergerakan harga di sekitar level saat ini.

1 Bulan

Target: 125

Vs Indeks: Outperform

Dalam satu bulan ke depan, BBRC.JK berpotensi 'Outperform' indeks jika ada perkembangan lebih lanjut atau kejelasan mengenai aksi korporasi dengan Triple B. Pasar akan bereaksi kuat terhadap pengungkapan detail kerja sama tersebut. Jika detailnya positif, saham bisa mengalami kenaikan signifikan, terutama mengingat adanya spekulasi yang kuat sebelumnya. Target harga spekulatif bisa mencapai Rp 125, namun ini sangat bergantung pada informasi yang akan dirilis.

1 Tahun

Target: 180

Vs Indeks: Outperform

Untuk satu tahun ke depan, prospek BBRC.JK dapat 'Outperform' indeks jika aksi korporasi dengan Triple B berhasil diimplementasikan dan memberikan dampak positif yang nyata terhadap kinerja perusahaan. Fokus perusahaan untuk mencapai target pendapatan Rp 150 miliar di tahun 2025, termasuk dari program pemerintah 'Makan Bergizi Gratis', juga menjadi katalis penting. Jika sinergi bisnis terwujud dan fundamental perusahaan membaik, saham berpotensi untuk kembali mendekati harga IPO atau bahkan melampauinya. Namun, ini juga sangat bergantung pada eksekusi manajemen dan kondisi ekonomi makro.

Berita Terbaru

Saham Raja Roti Cemerlang (BRRC) Diprediksi Melonjak Usai Aksi Korporasi ini (17 November 2025)

PT Raja Roti Cemerlang Tbk (BRRC) mengumumkan penunjukan Triple B sebagai penasihat utama untuk aksi korporasi di tahun 2026. Meskipun detail aksi tersebut belum dirinci, kabar ini memicu optimisme pasar dan menyebabkan lonjakan harga saham BRRC secara spekulatif. Direktur Reliance Sekuritas Indonesia, Reza Priyambada, menyebut bahwa pergerakan ini didorong oleh respons spekulatif atas kolaborasi dengan Triple B yang juga aktif mengakuisisi saham emiten lain (MEJA).

Sentimen Positif Dorong BRRC, Pasar Tunggu Kejelasan Aksi Korporasi (17 November 2025)

Saham BRRC menarik perhatian setelah pengumuman rencana aksi korporasi dengan Triple B. Meskipun rinciannya belum jelas, sinyal tersebut memicu sentimen positif dan spekulasi harga. Analis menyarankan investor untuk mencermati rilis resmi perusahaan sebelum mengambil keputusan investasi lebih lanjut.

Baru IPO, Emiten Raja Roti Cemerlang (BRRC) Target Raup Laba Rp 150 M di 2025 (9 Januari 2025)

PT Raja Roti Cemerlang Tbk (BRRC) menargetkan laba Rp 150 miliar pada tahun 2025, sebagian diharapkan berasal dari program pemerintah 'Makan Bergizi Gratis'. Perusahaan ini baru melantai di BEI pada 9 Januari 2025 dengan harga IPO Rp 210 dan langsung naik ke Rp 256 pada hari pertama perdagangan.

Rumor

Spekulasi Aksi Korporasi dengan Triple B Tanpa Detail yang Jelas (17 November 2025)

Rumor beredar terkait aksi korporasi PT Raja Roti Cemerlang Tbk (BRRC) dengan PT Bisnis Bersama Berkah (Triple B) di tahun 2026. Meskipun detail spesifik aksi korporasi (seperti akuisisi, penerbitan obligasi, rights issue, atau private placement) belum diumumkan, pasar merespons positif secara spekulatif. Keterlibatan Triple B yang juga berencana mengambil alih saham emiten lain (MEJA) semakin memperkuat sentimen positif ini di kalangan investor.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. —
Sentimen Investing.com Mixed 50 %
Sentimen Stockbit Mixed 50 %

Buffett Indicator

3.0/10

Warren Buffett cenderung berinvestasi pada perusahaan dengan model bisnis yang mudah dimengerti, memiliki keunggulan kompetitif yang kuat (moat), manajemen yang solid, dan valuasi yang menarik. Untuk BBRC.JK, sebagai perusahaan yang relatif baru IPO (Januari 2025) dan bergerak di industri pengolahan makanan, mungkin memenuhi kriteria 'mudah dimengerti'. Namun, kurangnya riwayat kinerja yang panjang, volatilitas harga yang tinggi, dan pergerakan harga yang sebagian besar didorong oleh spekulasi aksi korporasi yang belum jelas detailnya, menjadikan saham ini kurang menarik bagi Buffet. Buffett menghindari spekulasi dan lebih fokus pada investasi jangka panjang berbasis nilai intrinsik. Selain itu, keunggulan kompetitif yang jelas (moat) dari produsen tepung roti ini belum terlihat menonjol. Oleh karena itu, kemungkinan Warren Buffett akan menyarankan untuk tidak membeli saham ini karena karakteristiknya yang spekulatif dan kurangnya kejelasan fundamental jangka panjang. Skor 3 mengindikasikan kemungkinan sangat rendah bagi Buffett untuk merekomendasikan saham ini.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 115
Kinerja vs Indeks
In-line
Target 1 Bulan
Rp. 125
Kinerja vs Indeks
Outperform

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 180
Kinerja vs Indeks
Outperform

Untuk satu tahun ke depan, prospek BBRC.JK dapat 'Outperform' indeks jika aksi korporasi dengan Triple B berhasil diimplementasikan dan memberikan dampak positif yang nyata terhadap kinerja perusahaan. Fokus perusahaan untuk mencapai target pendapatan Rp 150 miliar di tahun 2025, termasuk dari program pemerintah 'Makan Bergizi Gratis', juga menjadi katalis penting. Jika sinergi bisnis terwujud dan fundamental perusahaan membaik, saham berpotensi untuk kembali mendekati harga IPO atau bahkan melampauinya. Namun, ini juga sangat bergantung pada eksekusi manajemen dan kondisi ekonomi makro.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.