ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 175
Target 1 Minggu: Rp 195
Target 1 Bulan: Rp 205
Target 1 Tahun: Rp 220
Sentimen Investing: Mixed
Sentimen Stockbit: Mixed

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 23 december 2025

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR) adalah perusahaan konstruksi yang didirikan pada tahun 1984, berspesialisasi dalam pondasi, perbaikan tanah, konstruksi dermaga, pengangkatan berat, dan penyewaan alat berat. Perusahaan memiliki pengalaman lebih dari 38 tahun dan telah mengerjakan lebih dari 400 proyek besar di Indonesia dan Asia Tenggara. Meskipun BDKR merupakan perusahaan yang memberikan dividen dengan yield TTM 0,53%, ada informasi yang bertentangan yang menyatakan bahwa BDKR belum pernah membayar dividen dan tidak berencana melakukannya. Rasio P/E (TTM) saat ini adalah -47,09, menunjukkan perusahaan mengalami kerugian, dan rasio Debt/Equity sebesar 30,52%. Pendapatan dan laba bersih kuartal kedua 2025 mengalami penurunan signifikan dibandingkan periode sebelumnya, meskipun perusahaan berhasil mengantongi kontrak baru senilai Rp336 miliar. Perusahaan berencana untuk fokus pada proyek-proyek di luar infrastruktur dan APBN, serta berpartisipasi dalam proyek besar di kawasan industri nikel.

Sentimen Stockbit

Mixed

Skor: 40

Sentimen di Stockbit untuk BDKR cenderung 'Bearish–Sideways' setelah mengalami penurunan signifikan dari puncaknya. Namun, tekanan jual mulai mereda dan ada potensi untuk area akumulasi jika harga bertahan di sekitar Rp520–Rp535. Beberapa diskusi juga menghubungkan BDKR dengan katalis sektoral nikel dan bahan baku baterai EV, meskipun ini lebih merujuk pada emiten lain seperti MBMA, relevan mengingat kemitraan BDKR di IPIP Kolaka.

Sentimen Investing.com

Mixed

Skor: 50

Sentimen anggota di Investing.com menunjukkan campuran 'Bearish' dan 'Bullish'. Meskipun demikian, analisis teknikal saat ini memberikan sinyal 'Sangat Beli' berdasarkan indikator pergerakan rata-rata dan teknikal lainnya. Tidak ada sentimen analis yang secara eksplisit didukung atau diberikan di platform ini.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Underperformed

Dalam 365 hari terakhir, PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR.JK) menunjukkan kinerja yang jauh di bawah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Harga saham BDKR turun sekitar 8,85% dari 192 menjadi 175 (berdasarkan data historis yang diberikan). Sementara itu, IHSG mengalami kenaikan yang signifikan sekitar 21,83% dari 7096.44 menjadi 8645.84. Kinerja buruk BDKR dapat diatribusikan pada beberapa faktor, termasuk penurunan pendapatan dan laba bersih pada kuartal kedua 2025, serta suspensi perdagangan saham pada November 2024 karena penurunan harga yang signifikan. Meskipun perusahaan berhasil mendapatkan kontrak baru senilai Rp336 miliar dan baru-baru ini menjalin kemitraan strategis untuk proyek-proyek besar di kawasan industri nikel, dampak positif dari berita ini belum sepenuhnya tercermin dalam pergerakan harga saham sepanjang tahun ini yang masih menunjukkan volatilitas dan tren menurun setelah mencapai titik tertinggi 52 minggu di Rp234.

Outlook

1 Minggu

Target: 195

Vs Indeks: Outperform

Dalam satu minggu ke depan, harga saham BDKR diperkirakan akan sedikit mengungguli indeks. Kemitraan strategis baru-baru ini dengan Masterpancang untuk proyek di IPIP Kolaka, yang merupakan pusat industri nikel dan baterai EV, kemungkinan akan memberikan dorongan sentimen positif jangka pendek. Selain itu, saham baru-baru ini mengalami lonjakan 8,57% ke Rp190, menunjukkan minat beli yang kuat. Target harga yang lebih tinggi sebesar Rp195 mencerminkan momentum positif ini, dengan asumsi sentimen pasar tetap mendukung sektor terkait hilirisasi.

1 Bulan

Target: 205

Vs Indeks: Outperform

Untuk satu bulan ke depan, BDKR diproyeksikan akan mengungguli indeks. Implementasi awal dari proyek-proyek di IPIP Kolaka bersama Masterpancang dapat menjadi katalis positif. Meskipun kinerja keuangan kuartal kedua 2025 menunjukkan penurunan, kontrak baru senilai Rp336 miliar dan diversifikasi proyek di luar APBN dapat menopang pertumbuhan di kuartal mendatang. Harga target Rp205 mengantisipasi kelanjutan sentimen positif dari berita kemitraan dan potensi pemulihan operasional. Namun, volatilitas tetap menjadi pertimbangan.

1 Tahun

Target: 220

Vs Indeks: In-line

Dalam satu tahun ke depan, kinerja BDKR diperkirakan akan selaras dengan indeks. Meskipun kemitraan strategis di IPIP Kolaka menawarkan prospek pertumbuhan jangka panjang di sektor industri yang berkembang pesat, tantangan kinerja keuangan sebelumnya (penurunan pendapatan dan laba bersih Q2 2025) dan volatilitas harga saham (termasuk suspensi pada November 2024) menunjukkan adanya risiko. Potensi untuk menembus level tertinggi 52 minggu di Rp234 ada, terutama jika proyek baru memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pendapatan dan keuntungan perusahaan. Target harga Rp220 mencerminkan harapan akan pertumbuhan yang stabil dari proyek-proyek baru, namun tetap konservatif mengingat riwayat kinerja yang tidak konsisten dan kurangnya konsensus analis formal.

Berita Terbaru

BDKR gandeng Masterpancang Garap Proyek besar di IPIP kolaka (21 Dec 2025)

PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR) menjalin kerja sama operasi (KSO) dengan PT Masterpancang Pondasi untuk proyek-proyek konstruksi skala besar, terutama di kawasan Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) Kolaka, Sulawesi Tenggara. Kolaborasi ini bertujuan memperkuat posisi BDKR dalam pembangunan kawasan industri berbasis hilirisasi sumber daya alam, khususnya nikel dan bahan baterai EV.

Diversifikasi Proyek, BDKR Kantongi Kontrak Baru Rp 336 Miliar Hingga Awal September (10 Sep 2025)

BDKR berhasil mengantongi kontrak baru senilai Rp336 miliar hingga awal September 2025, dengan lebih dari 60% berasal dari sektor swasta. Namun, kinerja keuangan semester I 2025 menunjukkan penurunan pendapatan signifikan (-19,72%) dan laba bersih (-68,31%) karena proyek yang tertunda dan perubahan jadwal. Perusahaan optimistis dapat menopang target kinerja tahun ini melalui langkah-langkah strategis.

Saham Terjun Bebas, Dana Investasi Menguap 83%, Akhirnya Distop Bursa (18 Nov 2024)

Saham BDKR mengalami penurunan harga kumulatif yang signifikan pada November 2024, anjlok 21,03% pada 15 November 2024 dan 82,93% dalam sebulan terakhir. Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan suspensi perdagangan saham BDKR pada 18 November 2024 sebagai bentuk perlindungan investor.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 175
Sentimen Investing.com Mixed 50 %
Sentimen Stockbit Mixed 40 %

Buffett Indicator

3.0/10

Warren Buffett cenderung berinvestasi pada perusahaan dengan model bisnis yang mudah dipahami, memiliki keunggulan kompetitif yang kuat (moat), manajemen yang rasional, dan kinerja keuangan yang konsisten serta dapat diprediksi. Meskipun bisnis BDKR di bidang konstruksi pondasi relatif mudah dipahami, perusahaan menunjukkan volatilitas harga yang tinggi, kinerja keuangan yang tidak konsisten (penurunan laba bersih Q2 2025), dan rasio P/E negatif. Meskipun ada kemitraan strategis yang menjanjikan, ini merupakan prospek pertumbuhan baru yang belum terbukti secara konsisten dalam laporan keuangan. Selain itu, ada ketidakjelasan mengenai kebijakan dividen perusahaan. Faktor-faktor ini, ditambah dengan kurangnya liputan analis, kemungkinan besar akan membuat Warren Buffett enggan merekomendasikan saham ini karena tidak memenuhi kriteria stabilitas, prediktabilitas, dan keunggulan kompetitif jangka panjang yang ia cari.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 195
Kinerja vs Indeks
Outperform
Target 1 Bulan
Rp. 205
Kinerja vs Indeks
Outperform

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 220
Kinerja vs Indeks
In-line

Dalam satu tahun ke depan, kinerja BDKR diperkirakan akan selaras dengan indeks. Meskipun kemitraan strategis di IPIP Kolaka menawarkan prospek pertumbuhan jangka panjang di sektor industri yang berkembang pesat, tantangan kinerja keuangan sebelumnya (penurunan pendapatan dan laba bersih Q2 2025) dan volatilitas harga saham (termasuk suspensi pada November 2024) menunjukkan adanya risiko. Potensi untuk menembus level tertinggi 52 minggu di Rp234 ada, terutama jika proyek baru memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pendapatan dan keuntungan perusahaan. Target harga Rp220 mencerminkan harapan akan pertumbuhan yang stabil dari proyek-proyek baru, namun tetap konservatif mengingat riwayat kinerja yang tidak konsisten dan kurangnya konsensus analis formal.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.