Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:
PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN.JK) Analisis Saham
Diperbarui: tuesday 20 january 2026
Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.
Grafik Saham

Grafik Indeks

Grafik Relatif

Ringkasan
Sentimen Stockbit
Skor: 65
Sentimen Investing.com
Skor: 50
Kinerja Tahun Lalu
Status: Underperformed
Outlook
1 Minggu
Target: 2600
Vs Indeks: In-line
1 Bulan
Target: 2650
Vs Indeks: In-line
1 Tahun
Target: 2805
Vs Indeks: Underperform
Berita Terbaru
PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,6 triliun pada semester I 2025, meningkat 12 persen secara tahunan. Pertumbuhan ini didukung oleh perbaikan biaya kredit sebesar 16 persen. Total kredit dan trade finance konsolidasian tumbuh 6 persen menjadi Rp195,7 triliun, didorong oleh pertumbuhan dua digit di segmen Enterprise, SME, dan Consumer Banking.
Bank Danamon (BDMN) telah menerima persetujuan dari OJK untuk menjadi perusahaan induk konglomerasi keuangan operasional MUFG di Indonesia. Ini diharapkan memperkuat posisi Danamon dan sinerginya dengan MUFG Group.
Manajemen PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) melakukan pembelian 296.700 lembar saham oleh sejumlah direksi pada 13 Juni 2025. Transaksi ini dilakukan sebagai bagian dari program Deferred Share Material Risk Taker (MRT) dengan harga pembelian Rp2.470 per saham, menunjukkan kepercayaan manajemen terhadap prospek perusahaan.
Investor kawakan Lo Kheng Hong, yang dijuluki Warren Buffett Indonesia, membeli saham BDMN dan masuk daftar 20 pemegang saham Bank Danamon per 30 November 2024. Alasannya adalah kinerja perusahaan yang bagus, laba yang mencapai Rp2,33 triliun hingga September 2024, dan valuasi yang murah.
Rumor
Pencarian tidak menemukan rumor signifikan atau spekulasi yang beredar luas di media sosial atau forum investasi mengenai PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) dalam periode terbaru.
Ikhtisar
Sekilas
Buffett Indicator
4.0/10Warren Buffett cenderung berinvestasi pada perusahaan dengan 'moat' yang kuat, manajemen yang solid, pendapatan yang konsisten, dan valuasi yang menarik. Untuk BDMN, beberapa aspek akan menarik bagi Buffett, seperti valuasi yang murah (PBV 0.47x) dan rasio utang yang sangat rendah (0%). Ini sejalan dengan prinsip value investing-nya. Bahkan, investor 'Warren Buffett Indonesia', Lo Kheng Hong, telah membeli saham BDMN karena kinerja bagus dan valuasi murah. Namun, terdapat beberapa poin yang mungkin akan membuat Buffett ragu. Pertama, meskipun ada pertumbuhan laba di Semester I-2025, adanya penurunan laba pada beberapa periode di tahun 2024 menunjukkan kurangnya konsistensi dalam profitabilitas yang ia cari. Kedua, konsensus analis yang mayoritas merekomendasikan 'Sell' adalah sinyal merah yang kuat, menunjukkan bahwa ada kekhawatiran pasar terhadap prospek BDMN, terlepas dari metrik valuasi. Buffett memang sering membeli ketika pasar pesimis, tetapi ia juga menekankan pada 'businesses he can understand' dan memiliki keunggulan kompetitif yang jelas dan berkelanjutan. Meskipun perbankan adalah bisnis yang dapat dipahami, kinerja saham yang underperformed terhadap indeks dan pandangan negatif dari banyak analis akan menimbulkan pertanyaan tentang 'moat' dan konsistensi pendapatan jangka panjang. Oleh karena itu, meskipun ada aspek value yang menarik, Buffett mungkin akan 'hold' atau bahkan menghindarinya karena kurangnya konsistensi kinerja dan sentimen pasar yang negatif dari kalangan analis.
Prospek Jangka Pendek
Prospek 1 Tahun
Prospek satu tahun untuk BDMN menunjukkan target harga rata-rata analis sebesar 2805 IDR, yang menawarkan potensi kenaikan dari harga saat ini. Namun, konsensus rekomendasi dari 9 analis adalah 'Sell' (2 strong sell, 4 sell, 3 hold), dengan hanya 3 'Hold' dan tidak ada 'Buy' atau 'Strong Buy'. Meskipun ada indikator fundamental yang menarik (PBV rendah, DER rendah), sentimen negatif dari analis yang kuat ini menunjukkan bahwa saham mungkin akan 'underperform' dibandingkan dengan indeks secara keseluruhan dalam jangka panjang, bahkan jika target harga tercapai, asumsi indeks terus tumbuh secara signifikan. Sinergi dengan MUFG dan fokus pada pertumbuhan kredit di segmen tertentu dapat mendukung kinerja, tetapi kekhawatiran analis perlu diperhatikan.
Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.
Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.
Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.
Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.