ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 154
Target 1 Minggu: Rp 160
Target 1 Bulan: Rp 185
Target 1 Tahun: Rp 220
Sentimen Investing: Bearish
Sentimen Stockbit: Bullish

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT Sentul City Tbk (BKSL.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 20 january 2026

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT Sentul City Tbk (BKSL.JK) adalah perusahaan pengembangan real estat yang berfokus pada pengembangan dan pengelolaan kawasan Sentul City seluas sekitar 3.100 hektar. Perusahaan memiliki cadangan lahan yang sangat besar, mencapai 14.543 hektar, menjadikannya salah satu pemegang cadangan lahan terbesar di Indonesia, dengan 2.210 hektar siap dikembangkan. Secara fundamental, BKSL mencatat laba bersih Rp 17,4 miliar pada tahun 2024, menurun signifikan dari Rp 332,3 miliar pada tahun 2023. Namun, pendapatan di Kuartal III 2025 menunjukkan pertumbuhan solid sebesar Rp 836,98 miliar, meningkat 96,28% yoy, terutama didorong oleh penjualan properti. Rasio utang terhadap aset BKSL per kuartal terakhir adalah 0,11, yang mencerminkan posisi keuangan yang sangat sehat. Margin keuntungan perusahaan sebesar 2,45% juga lebih tinggi dari rata-rata margin keuntungan industri properti dan real estat di Indonesia yang negatif (-27,83%). Perusahaan juga memiliki kemitraan strategis dengan entitas seperti AEON, Sumitomo, Panasonic Gobel, Hankyu Hanshin Properties, dan Genting Malaysia Group.

Sentimen Stockbit

Bullish

Skor: 78

Sentimen di Stockbit cenderung Bullish. Analisis mendalam menyoroti akuisisi lahan oleh Genting Malaysia senilai Rp2,05 triliun sebagai 'Game Changer' yang akan memberikan keuntungan luar biasa dan meningkatkan EPS secara signifikan, berpotensi mengubah valuasi BKSL menjadi sangat undervalue. Kinerja Kuartal III 2025 yang meroket dengan laba naik 186% YoY juga menjadi pendorong utama sentimen positif. Ada rekomendasi 'BUY ON WEAKNESS' dengan target profit yang jelas, didukung oleh analisis teknikal yang menunjukkan perubahan struktur harga dari downtrend. Beberapa komentar terbaru pada 20 Januari 2026 juga masih membahas potensi saham ini, meskipun ada juga yang bersifat netral atau spekulatif, secara keseluruhan sentimen didominasi oleh optimisme terhadap katalis yang kuat.

Sentimen Investing.com

Bearish

Skor: 25

Sentimen di Investing.com dari anggota komunitas cenderung 'Baissier' (Bearish). Bagian 'Sentimen Analis' saat ini tidak didukung. Meskipun demikian, beberapa berita di Investing.com terkait kinerja saham di Indonesia menunjukkan pasar secara umum sedang mengalami kerugian di beberapa sektor, yang mungkin mempengaruhi sentimen terhadap properti. Tidak ada influencer atau hashtag spesifik yang menonjol terkait BKSL.JK dari hasil pencarian.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Outperformed

Dalam 365 hari terakhir, harga saham BKSL.JK meningkat dari Rp 59 menjadi Rp 154, mencatatkan kenaikan sekitar 161%. Sementara itu, indeks pasar meningkat dari 7170 menjadi 9167, yang merupakan kenaikan sekitar 27.83%. Dengan demikian, BKSL.JK secara signifikan mengungguli indeks pasar. Kinerja superior ini didorong oleh beberapa faktor kunci. Pertama, PT Sentul City Tbk melaporkan pertumbuhan pendapatan yang solid sebesar 96,28% yoy hingga Kuartal III 2025, terutama dari penjualan hunian dan komersial. Kedua, akuisisi lahan oleh Genting Malaysia senilai Rp2,05 triliun, yang dijadwalkan selesai pada akhir 2025, dianggap sebagai katalis utama yang akan memberikan keuntungan modal besar dan meningkatkan nilai ekuitas secara signifikan. Ketiga, peningkatan konektivitas di kawasan Sentul City dengan beroperasinya rute TransJakarta P11 dan rencana perluasan LRT Jabodetabek serta pembangunan tol, memperkuat daya tarik kawasan. Meskipun laba bersih di tahun 2024 mengalami penurunan, prospek pertumbuhan di tahun 2025 dan 2026 sangat positif dengan analis memperkirakan rebound saham dan target harga yang lebih tinggi.

Outlook

1 Minggu

Target: 160

Vs Indeks: Outperform

Untuk satu minggu ke depan, harga target BKSL diperkirakan mencapai Rp 160. Justifikasi ini didasarkan pada sinyal teknikal yang mendukung kenaikan, seperti adanya penolakan pada area support terdekat dan pergerakan indikator momentum ke atas di area netral. Selain itu, minat beli asing yang terlihat baru-baru ini juga dapat memberikan dorongan positif dalam jangka pendek.

1 Bulan

Target: 185

Vs Indeks: Outperform

Dalam satu bulan, BKSL berpotensi mencapai target harga Rp 185. Katalis utama meliputi potensi pencatatan hasil penjualan lahan ke Genting Malaysia pada laporan keuangan Q4 2025 atau Q1 2026, yang diperkirakan akan sangat meningkatkan pendapatan. Analis dari Maybank, MNC, dan Mandiri Sekuritas juga memproyeksikan target antara Rp 150-198, dengan Samuel Sekuritas menargetkan Rp 200. Sentimen positif dari kinerja Kuartal III 2025 yang kuat diharapkan berlanjut.

1 Tahun

Target: 220

Vs Indeks: Outperform

Untuk satu tahun ke depan, target harga BKSL diperkirakan mencapai Rp 220. Prospek jangka panjang didukung oleh cadangan lahan BKSL yang sangat besar di lokasi strategis, peningkatan infrastruktur di sekitarnya, serta kemitraan dengan merek-merek besar. Pasar properti Indonesia sendiri diproyeksikan akan tumbuh stabil pada tahun 2026, didorong oleh pertumbuhan ekonomi dan permintaan yang terus meningkat, terutama untuk perumahan. Samuel Sekuritas telah memberikan target harga Rp 200 dengan potensi upside 125% berdasarkan diskon RNAV, sementara analisis teknikal menunjukkan target Fibonacci hingga Rp 234 dan Rp 266. Perusahaan juga menyiapkan produk hunian dan area komersial yang akan dirilis pada tahun 2026, mendukung pertumbuhan berkelanjutan.

Berita Terbaru

Program Sentul City Berbagi ke-125 Digelar di Desa Cadas Ngampar (9 Januari 2026)

PT Sentul City Tbk (BKSL) menyelenggarakan program sosial ke-125 di Desa Cadas Ngampar, menyalurkan bantuan sembako kepada lansia, anak yatim piatu, dan warga kurang mampu. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen CSR perusahaan untuk memperkuat hubungan dan kepedulian sosial dengan masyarakat sekitar. Meskipun positif untuk citra perusahaan, dampaknya terhadap kinerja saham diperkirakan netral.

Asing Mendadak Serbu Saham BKSL (8 Januari 2026)

Saham PT Sentul City Tbk (BKSL) mencatatkan net buy yang signifikan dari investor asing pada sesi I perdagangan 8 Januari 2026, menguat 4,17% di harga Rp 150. Total 1,24 miliar saham BKSL ditransaksikan. Hal ini menunjukkan minat investor asing yang meningkat terhadap saham BKSL, berpotensi mendorong kenaikan harga lebih lanjut.

BKSL Dibumbui Aroma Next PANI Karena Landbank Jumbo, Begini Peluang dan Risikonya (9 Januari 2026)

Analisis ini menyoroti potensi BKSL untuk meledak di awal 2026 karena lonjakan kinerja, terutama jika dicatat dalam laporan keuangan 2026. Akuisisi lahan oleh Genting Malaysia senilai Rp2,05 triliun disebut sebagai 'Game Changer' yang dapat menghasilkan capital gain besar dan meningkatkan EPS secara drastis, menyebabkan potensi undervaluation ekstrem. Peningkatan konektivitas kawasan Sentul City juga mendukung monetisasi lahan.

Analis Ungkap Peluang Rebound Saham BKSL di Tahun 2026 (1 Januari 2026)

Saham BKSL menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah koreksi tajam. Analis melihat fase ini sebagai transisi krusial, dengan potensi rebound relevan seiring meredanya tekanan jual. Ini menandakan optimisme pasar terhadap pembalikan arah saham BKSL di tahun 2026.

Sentul City Catat Pertumbuhan Solid di Kuartal III 2025 (22 November 2025)

PT Sentul City Tbk (BKSL) mencatat pertumbuhan pendapatan yang solid sebesar Rp836,98 miliar hingga Kuartal III 2025, meningkat 96,28% secara tahunan (yoy). Kontribusi terbesar berasal dari penjualan hunian tapak, apartemen, komersial, dan lahan siap bangun. Perusahaan juga menyiapkan produk hunian dan area komersial baru untuk dirilis pada tahun 2026. Ini menunjukkan kinerja operasional yang kuat dan prospek positif di masa mendatang.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 154
Sentimen Investing.com Bearish 25 %
Sentimen Stockbit Bullish 78 %

Buffett Indicator

6.5/10

Warren Buffett cenderung berinvestasi pada bisnis yang mudah dipahami, memiliki keunggulan kompetitif yang tahan lama (moat), manajemen yang baik, utang rendah, dan menghasilkan pendapatan yang konsisten. BKSL memiliki beberapa poin menarik bagi Buffett, seperti cadangan lahan yang sangat besar dan strategis, kemitraan yang kuat, dan rasio utang terhadap aset yang sehat (0,11). Margin keuntungannya juga lebih tinggi dari rata-rata industri. Namun, laba bersih tahun 2024 yang menurun drastis dari 2023, meskipun diikuti oleh pertumbuhan kuat di Q3 2025, menunjukkan inkonsistensi yang mungkin menjadi perhatian bagi Buffett yang mencari stabilitas. Selain itu, meskipun akuisisi lahan Genting (Rp2,05 triliun) akan memberikan keuntungan besar, ini merupakan 'one-time windfall profit' dan Buffett lebih menyukai pendapatan operasional yang konsisten. Industri real estat juga dapat bersifat siklis, yang mungkin kurang menarik bagi Buffett yang mencari bisnis yang sangat stabil. Meski demikian, potensi undervaluation berdasarkan analisis RNAV oleh Samuel Sekuritas bisa menjadi daya tarik. Secara keseluruhan, BKSL memiliki beberapa atribut yang disukai Buffett, namun inkonsistensi pendapatan baru-baru ini dan sifat siklis industri real estat mungkin membuatnya sedikit ragu.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 160
Kinerja vs Indeks
Outperform
Target 1 Bulan
Rp. 185
Kinerja vs Indeks
Outperform

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 220
Kinerja vs Indeks
Outperform

Untuk satu tahun ke depan, target harga BKSL diperkirakan mencapai Rp 220. Prospek jangka panjang didukung oleh cadangan lahan BKSL yang sangat besar di lokasi strategis, peningkatan infrastruktur di sekitarnya, serta kemitraan dengan merek-merek besar. Pasar properti Indonesia sendiri diproyeksikan akan tumbuh stabil pada tahun 2026, didorong oleh pertumbuhan ekonomi dan permintaan yang terus meningkat, terutama untuk perumahan. Samuel Sekuritas telah memberikan target harga Rp 200 dengan potensi upside 125% berdasarkan diskon RNAV, sementara analisis teknikal menunjukkan target Fibonacci hingga Rp 234 dan Rp 266. Perusahaan juga menyiapkan produk hunian dan area komersial yang akan dirilis pada tahun 2026, mendukung pertumbuhan berkelanjutan.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.