Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:
PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII.JK) Analisis Saham
Diperbarui: tuesday 20 january 2026
Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.
Grafik Saham

Grafik Indeks

Grafik Relatif

Ringkasan
Sentimen Stockbit
Skor: 85
Sentimen Investing.com
Skor: 90
Kinerja Tahun Lalu
Status: Underperformed
Outlook
1 Minggu
Target: 235
Vs Indeks: In-line
1 Bulan
Target: 245
Vs Indeks: Outperform
1 Tahun
Target: 260
Vs Indeks: Outperform
Berita Terbaru
PT Bank Maybank Indonesia Tbk membukukan Laba Sebelum Pajak (PBT) sebesar Rp1,6 triliun untuk tahun buku 2024. Kinerja ini menunjukkan peningkatan bertahap dalam profitabilitas setelah adanya provisi preventif yang signifikan di kuartal pertama 2024. Pertumbuhan PBT triwulanan juga positif, dengan peningkatan 34,5% QoQ di 4Q 2024. Bank mencatat pertumbuhan pinjaman sebesar 10,0% di seluruh segmen, didukung oleh strategi 'super growth'. Pendapatan berbasis biaya tumbuh 5,8% menjadi Rp2,2 triliun, didorong oleh peningkatan pendapatan dari pemulihan aset dan kontribusi dari pembiayaan roda dua anak perusahaan serta layanan Premier banking. Total aset Bank meningkat 14,8% menjadi Rp197,2 triliun, dan rasio CASA mencapai 52,86%. Namun, NIM (Net Interest Margin) terkontraksi 59bps menjadi 4,37% karena tingginya biaya dana.
Pada semester pertama tahun 2024, Maybank Indonesia mencatat PBT sebesar Rp283 miliar, menunjukkan pembalikan positif dalam profitabilitas setelah provisi preventif yang besar di kuartal pertama 2024. Pinjaman tumbuh 11,9% YoY di seluruh segmen. Rasio NPL gross membaik menjadi 2,66% dan Loan at Risk (LAR) membaik menjadi 8,95%. Total simpanan nasabah meningkat 4,7% menjadi Rp115,6 triliun, dengan rasio CASA yang sehat di 51,32%. Namun, NIM terkontraksi 62bps menjadi 4,44% karena biaya dana yang tinggi.
Maybank meluncurkan MAMG Growth and Income i-Fund, dana multi-aset yang sesuai Syariah, bekerja sama dengan Schroders. Langkah strategis ini didorong oleh pertumbuhan segmen kekayaan syariah Maybank yang eksplosif, dengan target pendapatan bulanan 6,5%. Ini menunjukkan fokus Maybank pada layanan keuangan syariah dan potensi perluasan basis nasabah.
Rumor
Pada September 2024, PT Asuransi Jiwa Syariah Mitra Abadi Tbk (JMAS) atau JMA Syariah membantah rumor yang beredar bahwa PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) berencana untuk membeli saham perseroan. Kabar tersebut menyebutkan bahwa Kospin Jasa, pemegang saham mayoritas JMAS, berkeinginan untuk melepas kepemilikannya kepada Maybank. Rumor semacam ini dapat menciptakan ketidakpastian di pasar, meskipun dibantah, dan berpotensi mempengaruhi spekulasi harga saham.
Ikhtisar
Sekilas
Buffett Indicator
7.0/10Warren Buffett cenderung mencari perusahaan dengan 'parit' ekonomi yang kuat, pendapatan yang konsisten, manajemen yang kompeten, dan harga yang undervalued. Untuk BNII.JK, ada beberapa poin yang menarik bagi Buffett dan beberapa yang mungkin menjadi perhatian. Sisi positifnya, BNII adalah bank yang mapan, bagian dari Maybank Group yang lebih besar, dan menunjukkan profitabilitas yang konsisten selama 5 tahun. Valuasi saat ini, dengan P/E antara 10.15-14.21 dan P/B sekitar 0.5x, dapat menarik bagi investor nilai yang mencari saham undervalued. Rasio Debt/Equity yang rendah juga menunjukkan posisi keuangan yang sehat dan konservatif. Bank ini juga merupakan pembayar dividen, yang disukai Buffett. Namun, sisi negatifnya, kontraksi NIM karena biaya dana yang tinggi dan 'provisi preventif yang substansial' pada Q1 2024 menunjukkan adanya tantangan operasional dan risiko dalam lingkungan perbankan. Industri perbankan, meskipun stabil, dapat menjadi kompleks dan sangat diatur, yang terkadang dihindari oleh Buffett. Meskipun ada sinyal positif, underperformance terhadap indeks dalam setahun terakhir dan Margin of Safety (MOS) yang hanya 1% (menurut Tykr) mungkin menjadi pertimbangan. Secara keseluruhan, fundamentalnya cukup kuat dengan valuasi yang menarik, tetapi tantangan spesifik di sektor perbankan dan risiko yang terlihat dari provisi besar mungkin akan membuat Buffett memberikan nilai moderat, sekitar 7 dari 10.
Prospek Jangka Pendek
Prospek 1 Tahun
Dalam satu tahun ke depan, BNII berpotensi mengungguli indeks, didorong oleh strategi pertumbuhan yang berkelanjutan dan perbaikan fundamental. Fokus bank pada pertumbuhan pinjaman di semua segmen, peningkatan rasio CASA, dan investasi dalam digitalisasi diharapkan dapat membuahkan hasil. Meskipun kontraksi NIM akibat biaya dana yang tinggi masih menjadi tantangan, langkah-langkah bank untuk mengoptimalkan pendanaan berbiaya rendah dan strategi 'super growth' dapat membantu menyeimbangkan hal tersebut. Valuasi saham yang dianggap undervalued saat ini juga memberikan ruang untuk apresiasi jangka panjang. Target harga 260 mencerminkan keyakinan pada potensi pertumbuhan laba yang berkelanjutan dan pengakuan pasar terhadap nilai intrinsik bank.
Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.
Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.
Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.
Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.