ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 222
Target 1 Minggu: Rp 225
Target 1 Bulan: Rp 230
Target 1 Tahun: Rp 240
Sentimen Investing: Mixed
Sentimen Stockbit: Bullish

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT Budi Starch & Sweetener Tbk (BUDI.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 20 january 2026

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT Budi Starch & Sweetener Tbk (BUDI.JK) merupakan perusahaan agribisnis yang bergerak di bidang produksi produk berbasis singkong seperti tepung tapioka, pemanis (glukosa, fruktosa), dan produk terkait lainnya. Perusahaan ini telah mencatat laba positif selama 5 tahun berturut-turut, menunjukkan stabilitas operasional. Berdasarkan rasio Price to Book Value (PBV) sebesar 0.6x, BUDI terlihat undervalued dibandingkan valuasi perusahaan dan rata-rata sektor sebesar 1.5x. Namun, rasio Price to Earnings (P/E) 11.1x sedikit lebih tinggi dibandingkan rata-rata P/E rekan sejenis 11.9x dan sektor 12.1x, menunjukkan bahwa saham ini mungkin dinilai overvalued berdasarkan pendapatan saat ini dibandingkan dengan sektornya. Rasio Utang terhadap Ekuitas (Debt/Equity) perusahaan cukup tinggi di 115.56%, sementara Return on Equity (ROE) berada di 5.73%. Perusahaan juga memberikan dividen dengan yield sekitar 4.09% hingga 4.13%. Total aset per 30 September 2025 mencapai 4.020.777 juta IDR. Tidak ada konsensus analis resmi dengan target harga spesifik yang tersedia untuk BUDI.JK.

Sentimen Stockbit

Bullish

Skor: 60

Diskusi di Stockbit menunjukkan sentimen yang cenderung positif dengan beberapa pengguna mengidentifikasi 'buy set up' dan 'potensi kenaikan' untuk saham BUDI. Ada juga analisis teknikal yang menunjukkan peluang untuk pembentukan pola tertentu seperti 'scallop', meskipun dengan syarat. Secara keseluruhan, ada optimisme terbatas di kalangan investor ritel terkait potensi pergerakan harga ke atas.

Sentimen Investing.com

Mixed

Skor: 40

Sentimen anggota di Investing.com terbagi antara 'Bearish' dan 'Bullish'. Analisis teknikal jangka pendek menunjukkan 'Sangat Jual' untuk kerangka waktu 5 menit dan 15 menit, sementara kerangka waktu per jam, harian, mingguan, dan bulanan menunjukkan 'Netral'. Ini mengindikasikan pandangan yang sangat beragam, dengan beberapa kekhawatiran teknikal jangka pendek namun sentimen yang lebih netral untuk jangka panjang.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Underperformed

Selama 365 hari terakhir, harga saham BUDI.JK mengalami kenaikan sekitar 3.74% (dari 214 menjadi 222 IDR), sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan kenaikan yang signifikan sekitar 27.84% (dari 7170 menjadi 9167). Oleh karena itu, saham BUDI.JK secara jelas 'Underperformed' dibandingkan indeks pasar. Kinerja yang lesu ini dapat dikaitkan dengan beberapa faktor. Pada Januari 2025, perusahaan menghadapi masalah pasokan bahan baku karena penolakan untuk membeli singkong dari petani dengan harga yang ditetapkan pemerintah, yang kemungkinan besar membebani operasional dan sentimen investor. Meskipun ada upaya buyback saham pada Mei 2025 yang seharusnya memberikan dukungan harga, dampak positifnya tampaknya tidak cukup untuk mengimbangi tekanan negatif dan kinerja pasar yang lebih luas.

Outlook

1 Minggu

Target: 225

Vs Indeks: In-line

Dalam satu minggu ke depan, harga saham BUDI diperkirakan akan bergerak dalam kisaran yang relatif stabil, sejalan dengan indeks. Tidak ada katalis jangka pendek yang signifikan atau berita negatif baru yang diperkirakan akan mendorong pergerakan harga yang tajam. Sentimen pasar yang beragam dari Investing.com dan beberapa pandangan bullish di Stockbit mungkin akan saling menyeimbangkan. Target harga 225 IDR merupakan perkiraan pergerakan kecil dari harga penutupan terakhir.

1 Bulan

Target: 230

Vs Indeks: In-line

Dalam satu bulan, kinerja BUDI diperkirakan akan tetap sejalan dengan indeks. Meskipun ada potensi pemulihan bertahap dari level saat ini, dampak dari isu pasokan bahan baku di awal 2025 mungkin masih terasa. Upaya buyback saham oleh perusahaan dapat memberikan dukungan, tetapi untuk mencapai outperform signifikan, katalis positif yang lebih kuat seperti laporan keuangan yang kuat atau resolusi masalah pasokan bahan baku akan diperlukan. Target harga 230 IDR mencerminkan potensi pemulihan moderat.

1 Tahun

Target: 240

Vs Indeks: Underperform

Untuk jangka waktu satu tahun, BUDI kemungkinan besar akan 'Underperform' dibandingkan indeks. Meskipun perusahaan memiliki fundamental yang stabil dengan laba positif selama 5 tahun terakhir dan posisi sebagai pemain utama di industri pati singkong Indonesia, tantangan terkait pasokan bahan baku dan volatilitas harga komoditas dapat terus menjadi penghalang. P/E ratio yang overvalued dibandingkan peers meskipun P/BV undervalued menunjukkan adanya ketidakpastian valuasi. Tanpa inovasi signifikan, ekspansi pasar, atau resolusi masalah struktural yang jelas, saham ini mungkin akan terus tertinggal dari pertumbuhan pasar yang lebih luas. Target harga 240 IDR mengasumsikan pertumbuhan yang moderat namun tetap di bawah rata-rata pasar.

Berita Terbaru

PT Budi Starch & Sweetener Tbk (BUDI) Akan Buyback Saham (7 Mei 2025)

PT Budi Starch & Sweetener Tbk (BUDI) berencana untuk melakukan pembelian kembali saham (buyback) mulai 7 Mei 2025. Aksi korporasi ini berpotensi memberikan sentimen positif bagi harga saham BUDI karena mengurangi jumlah saham beredar dan dapat meningkatkan earning per share (EPS), namun dampak aktual akan tergantung pada jumlah saham yang dibeli kembali dan kondisi pasar.

PT Budi Starch & Sweetener Tidak Lagi Beli Singkong Petani (24 Januari 2025)

PT Budi Starch & Sweetener memutuskan untuk tidak lagi membeli singkong dari petani mulai 24 Januari 2025, menyusul keputusan bersama mengenai harga pembelian singkong yang dianggap belum bisa diberlakukan oleh perusahaan. Keputusan ini kemungkinan besar akan berdampak negatif pada pasokan bahan baku perusahaan dan dapat memicu kekhawatiran investor terkait keberlanjutan operasional dan profitabilitas.

Realisasi Pembelian Kembali Saham 32,56 Juta Saham oleh PT Budi Starch and Sweetener Tbk (6 Mei 2025)

PT Budi Starch and Sweetener Tbk telah merealisasikan pembelian kembali saham sebanyak 32,56 juta saham. Realisasi buyback ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk mengelola permodalan dan berpotensi mendukung harga saham di tengah volatilitas pasar, meskipun dampaknya perlu dinilai bersamaan dengan faktor-faktor lain.

Rumor

Tidak ada rumor signifikan yang teridentifikasi

Tidak ada rumor yang jelas atau spekulatif yang teridentifikasi secara luas di media sosial atau forum investasi dalam periode waktu terakhir. Perkembangan terkait isu pembelian singkong oleh perusahaan dilaporkan sebagai berita faktual, bukan rumor.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 222
Sentimen Investing.com Mixed 40 %
Sentimen Stockbit Bullish 60 %

Buffett Indicator

4.5/10

Warren Buffett cenderung berinvestasi pada perusahaan dengan model bisnis yang mudah dipahami, memiliki keunggulan kompetitif yang kuat (moat), pendapatan yang stabil dan dapat diprediksi, serta valuasi yang menarik. PT Budi Starch & Sweetener Tbk (BUDI.JK) memiliki beberapa karakteristik yang mungkin menarik bagi Buffett, seperti laba positif selama lima tahun berturut-turut dan posisi sebagai pemain besar di industrinya di Indonesia. Rasio Price to Book Value (P/BV) yang rendah (0.6x) juga bisa menjadi daya tarik bagi investor nilai seperti Buffett. Namun, ada beberapa faktor yang mungkin membuat Buffett ragu. Bisnis inti perusahaan yang bergerak di pengolahan hasil pertanian (singkong) sangat bergantung pada ketersediaan dan harga komoditas bahan baku, seperti yang terlihat dari isu penolakan pembelian singkong dari petani pada Januari 2025. Ini menciptakan ketidakpastian dalam rantai pasokan dan profitabilitas yang mungkin tidak sejalan dengan preferensi Buffett untuk pendapatan yang sangat dapat diprediksi. Selain itu, meskipun P/BV rendah, P/E ratio BUDI dianggap overvalued dibandingkan dengan rekan-rekannya di sektor yang sama. Buffett juga cenderung mencari perusahaan dengan 'moat' yang kuat, yang seringkali berarti merek global atau posisi pasar yang tak tergoyahkan. Meskipun BUDI adalah pemain besar di Indonesia, moat-nya mungkin tidak sekuat yang dicari Buffett di panggung global. Oleh karena itu, kemungkinan Buffett akan merekomendasikan pembelian saham ini berada di angka moderat 4.5 dari 10.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 225
Kinerja vs Indeks
In-line
Target 1 Bulan
Rp. 230
Kinerja vs Indeks
In-line

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 240
Kinerja vs Indeks
Underperform

Untuk jangka waktu satu tahun, BUDI kemungkinan besar akan 'Underperform' dibandingkan indeks. Meskipun perusahaan memiliki fundamental yang stabil dengan laba positif selama 5 tahun terakhir dan posisi sebagai pemain utama di industri pati singkong Indonesia, tantangan terkait pasokan bahan baku dan volatilitas harga komoditas dapat terus menjadi penghalang. P/E ratio yang overvalued dibandingkan peers meskipun P/BV undervalued menunjukkan adanya ketidakpastian valuasi. Tanpa inovasi signifikan, ekspansi pasar, atau resolusi masalah struktural yang jelas, saham ini mungkin akan terus tertinggal dari pertumbuhan pasar yang lebih luas. Target harga 240 IDR mengasumsikan pertumbuhan yang moderat namun tetap di bawah rata-rata pasar.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.