Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:
PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE.JK) Analisis Saham
Diperbarui: tuesday 23 december 2025
Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.
Grafik Saham

Grafik Indeks

Grafik Relatif

Ringkasan
Sentimen Stockbit
Skor: 50
Sentimen Investing.com
Skor: 20
Kinerja Tahun Lalu
Status: Outperformed
Outlook
1 Minggu
Target: 1100
Vs Indeks: In-line
1 Bulan
Target: 1200
Vs Indeks: Outperform
1 Tahun
Target: 1500
Vs Indeks: Outperform
Berita Terbaru
PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) mengumumkan rencana Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue sebanyak-banyaknya 48 miliar saham. Dana hasil rights issue akan digunakan untuk pembayaran sebagian utang perusahaan kepada pihak ketiga, modal kerja, dan penambahan armada. Ini juga mencakup konversi utang menjadi saham oleh beberapa pemegang Promissory Note.
CBRE menandatangani kontrak kerja sama dengan PT Guna Nusa Utama Fabricators (GNUF) untuk penyewaan kapal operasional. Kesepakatan ini diproyeksikan memberikan tambahan pendapatan signifikan dan memperkuat arus kas serta profitabilitas perusahaan, sejalan dengan strategi perluasan lini bisnis logistik energi.
PT Cakra Buana Resources Tbk. (CBRE) mengumumkan kontrak offshore jangka panjang senilai sekitar Rp4 triliun selama delapan tahun, dengan tarif sewa harian USD 90.000 saat beroperasi dan USD 50.000 saat standby. Kesepakatan ini, yang dilaksanakan dengan mitra strategis minyak dan gas Gunanusa dan Hailong, diposisikan sebagai katalis untuk transformasi bisnis CBRE dan diversifikasi pendapatan ke sektor offshore.
Andry Hakim mengakuisisi tambahan 96.700 saham PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) pada harga Rp1.020 per saham pada 1 Desember 2025, meningkatkan total kepemilikannya menjadi 5,002%. Pembelian ini, bersamaan dengan RUPSLB yang akan datang untuk rights issue, kedatangan kapal Hai Long 106, dan kontrak Rp4,3 triliun dengan Guna Nusa Utama Fabricator (GUF), berkontribusi pada kenaikan harga saham CBRE sebesar 16%.
PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) telah menandatangani Perjanjian Fasilitas Kredit dengan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (Bank BRI) pada 31 Oktober 2025. Fasilitas ini berupa Kredit Investasi, yang merupakan transaksi material namun tidak memerlukan persetujuan RUPS berdasarkan POJK 17/2020.
Rumor
Spekulasi seputar saham CBRE meningkat tajam, dengan nilai transaksi harian melonjak hingga Rp1,13 triliun dan volume perdagangan mencapai 642 juta saham pada 8 Oktober 2025. Jumlah pemegang saham juga naik drastis. Meskipun kapitalisasi pasar CBRE melampaui Rp6 triliun, perusahaan masih merugi bersih Rp47 miliar dalam 12 bulan terakhir. Setelah lonjakan fantastis, saham mengalami koreksi tajam hingga 14%. Analis memperingatkan risiko spekulatif yang tinggi di balik euforia saham ini, mengindikasikan potensi gelembung harga.
Di forum Stockbit, terdapat diskusi mengenai kesalahpahaman di kalangan investor ritel tentang perbedaan antara nilai nominal saham rights issue CBRE (Rp25 per saham) dengan harga penebusan sebenarnya. Banyak yang mengira harga penebusan sama dengan nilai nominal, padahal harga penebusan akan ditentukan kemudian, yang dapat menyebabkan kebingungan dan misinterpretasi di pasar.
Ikhtisar
Sekilas
Buffett Indicator
2.0/10Warren Buffett cenderung berinvestasi pada perusahaan dengan bisnis yang mudah dipahami, memiliki keunggulan kompetitif yang jelas (moat), manajemen yang kompeten, riwayat profitabilitas yang konsisten, arus kas yang kuat, dan tingkat utang yang rendah, serta dihargai di bawah nilai intrinsiknya. PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) tidak memenuhi sebagian besar kriteria tersebut. CBRE beroperasi di sektor pelayaran yang cenderung siklis dan memiliki profitabilitas yang tidak konsisten, bahkan merugi dalam periode terakhir. Tingkat utangnya tinggi (Debt/Equity 273,6% atau 1,31) dan rasio Price-to-Book (P/B) serta Price-to-Sales (P/S) yang sangat tinggi menunjukkan valuasi premium meskipun perusahaan merugi, bukan undervalued. Volatilitas harga saham yang ekstrem juga menunjukkan sifat spekulatif daripada investasi nilai jangka panjang. Meskipun ada potensi dari kontrak baru dan ekspansi ke offshore, bisnisnya masih berisiko tinggi dan kurang prediktabel. Oleh karena itu, sangat tidak mungkin Warren Buffett akan menyarankan untuk membeli saham ini.
Prospek Jangka Pendek
Prospek 1 Tahun
Dalam jangka panjang satu tahun, CBRE memiliki potensi untuk mengungguli indeks, didorong oleh transformasi bisnis dan diversifikasi ke sektor offshore yang menjanjikan, didukung oleh kontrak jangka panjang yang substansial. Rights issue yang berhasil untuk pembayaran utang dan penambahan armada akan memperkuat operasional. Namun, kinerja ini sangat bergantung pada kemampuan perusahaan untuk memperbaiki profitabilitas dan mengelola utang. Mengingat fundamental yang masih menunjukkan kerugian dan rasio valuasi yang tinggi, ini adalah investasi berisiko tinggi dengan potensi imbal hasil yang tinggi jika manajemen berhasil mengeksekusi strategi. Target harga 1500 mencerminkan potensi pertumbuhan yang signifikan namun tetap dengan pertimbangan risiko.
Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.
Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.
Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.
Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.