ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 334
Target 1 Minggu: Rp 335
Target 1 Bulan: Rp 345
Target 1 Tahun: Rp 380
Sentimen Investing: Mixed
Sentimen Stockbit: Mixed

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT. Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 20 january 2026

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN) menunjukkan fundamental yang beragam. Perusahaan mencatat laba bersih yang kuat pada tahun 2023 sebesar Rp815 miliar, meningkat signifikan dari Rp310,7 miliar pada tahun 2022, dengan Pendapatan Per Saham (EPS) sebesar Rp203,75. Pendapatan di tahun 2023 mencapai Rp2,3 triliun, naik 53,3% secara tahunan. Rasio keuangan seperti ROA sebesar 8,22% dan ROE sebesar 14,75% pada tahun 2023 menunjukkan profitabilitas yang sehat. Rasio hutang terhadap ekuitas (Debt/Equity) di 0,79 dan rasio hutang terhadap modal (DER) sebesar 0,49 kali modal menunjukkan tingkat hutang yang dapat dikelola. Selain itu, Price to Book Value (PBV) CFIN berada di kisaran 0,21-0,23, menunjukkan bahwa saham ini berpotensi undervalue. Perusahaan juga konsisten mencetak laba positif selama lima tahun berturut-turut. Namun, laba bersih CFIN pada kuartal III-2025 mengalami penurunan sebesar 15,56% menjadi Rp135,65 miliar.

Sentimen Stockbit

Mixed

Skor: 50

Diskusi di Stockbit mengenai CFIN menunjukkan sentimen yang beragam. Terdapat informasi mengenai pembagian dividen tunai sebesar Rp50 per saham untuk tahun buku 2024 dan Rp100 per saham untuk tahun buku 2022, yang biasanya merupakan sentimen positif. Namun, tidak ada pembahasan spesifik mengenai sentimen terbaru terkait insiden siber atau penurunan laba kuartal III 2025, sehingga sentimen keseluruhan cenderung campur aduk.

Sentimen Investing.com

Mixed

Skor: 30

Sentimen anggota di Investing.com tercatat bervariasi antara 'Bearish' dan 'Bullish'. Namun, analisis teknikal untuk CFIN menunjukkan sinyal 'Strong Sell' pada timeframe 5 menit, 15 menit, dan per jam, serta 'Sell' untuk bulanan, sementara ada sinyal 'Buy' untuk harian dan 'Strong Buy' untuk mingguan. Secara keseluruhan, indikator teknikal menunjukkan 'Strong Sell' dan rata-rata bergerak menunjukkan 'Sell', mengindikasikan tekanan jual dalam jangka pendek meskipun sentimen anggota tidak sepenuhnya negatif.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Underperformed

Selama 365 hari terakhir, harga saham CFIN mengalami kenaikan sekitar 4,38% (dari 320 menjadi 334 IDR). Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan kinerja yang jauh lebih kuat, naik sekitar 27,84% (dari 7170,74 menjadi 9167,16). Oleh karena itu, CFIN secara signifikan 'Underperformed' dibandingkan dengan IHSG. Kinerja yang lesu ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk penurunan laba bersih sebesar 15,56% pada Kuartal III-2025. Selain itu, perusahaan mengalami serangan siber pada November 2025 yang mengganggu layanan dan operasional, kemungkinan berdampak negatif pada sentimen investor. Meskipun ada strategi baru untuk fokus pada pembiayaan mobil bekas untuk mengatasi tantangan pasar, dan hasil keuangan FY2023 yang kuat, dampak dari berita negatif jangka pendek ini tampaknya lebih dominan dalam kinerja setahun terakhir.

Outlook

1 Minggu

Target: 335

Vs Indeks: In-line

Dalam satu minggu ke depan, harga saham CFIN diperkirakan akan bergerak stabil atau sedikit menguat, sejalan dengan konsolidasi setelah berita-berita terbaru. Pasar kemungkinan masih mencerna dampak serangan siber dan penurunan laba kuartal terakhir. Namun, sentimen positif dari IHSG yang dibuka menguat juga dapat memberikan dukungan.

1 Bulan

Target: 345

Vs Indeks: Outperform

Dalam satu bulan, CFIN memiliki potensi untuk 'Outperform' indeks. Strategi perusahaan untuk fokus pada segmen mobil bekas yang dinilai lebih menguntungkan dan terkelola risikonya dapat mulai menunjukkan hasil positif. Sektor jasa pembiayaan juga diproyeksikan memiliki pertumbuhan pendapatan yang kuat pada tahun 2026.

1 Tahun

Target: 380

Vs Indeks: Outperform

Untuk periode satu tahun, CFIN diperkirakan akan 'Outperform' indeks. Fundamental perusahaan yang didukung oleh laba bersih yang kuat di tahun 2023, valuasi yang relatif rendah (PBV 0.21-0.23), dan rasio hutang yang sehat menjadi daya tarik jangka panjang. Meskipun ada tantangan, pertumbuhan sektor keuangan secara keseluruhan di Indonesia, serta adaptasi strategi CFIN, diharapkan dapat mendorong kenaikan harga saham. Proyeksi pertumbuhan pendapatan dan laba di sektor jasa keuangan juga positif hingga tahun 2027.

Berita Terbaru

Clipan Finance Ungkap Strategi Hadapi Kesenjangan Harga Mobil dan Daya Beli Konsumen di Tengah Pasar Lesu (2026-01-19)

PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN) menyoroti kesenjangan antara kenaikan harga kendaraan dan melemahnya daya beli konsumen, yang menjadi tantangan dalam penyaluran kredit mobil baru. Untuk menghadapinya, CFIN telah menyesuaikan strategi dengan fokus pada pembiayaan mobil bekas berkualitas, yang menawarkan margin lebih baik dan risiko terkelola, berkontribusi sekitar 48% dari total portofolio per November 2025.

Clipan Finance Kena Serangan Siber, Pembayaran Kredit Terganggu (2025-11-28)

PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN) mengalami serangan siber pada 26 November 2025. Sebagai langkah antisipasi, perusahaan melakukan penghentian sementara pada beberapa sistem internal yang menyebabkan terganggunya layanan kepada debitur dan sebagian operasional perusahaan. Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) CFIN bekerja sama dengan pihak berwenang untuk memulihkan sistem secara real-time.

Laba Clipan Finance (CFIN) Turun 15,56% pada Kuartal III-2025

Pada kuartal III-2025, laba PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN) mencapai Rp135,65 miliar, turun 15,56% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Total pendapatan juga turun 10,29% menjadi Rp1,22 triliun.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 334
Sentimen Investing.com Mixed 30 %
Sentimen Stockbit Mixed 50 %

Buffett Indicator

7.0/10

Warren Buffett cenderung menyukai perusahaan dengan fundamental yang kuat, model bisnis yang mudah dipahami, keunggulan kompetitif yang berkelanjutan, manajemen yang jujur dan kompeten, serta valuasi yang menarik. CFIN menunjukkan beberapa karakteristik ini: * **Fundamental Kuat**: Laba bersih tahun 2023 yang substansial, ROA dan ROE yang baik, serta rasio hutang yang terkendali adalah nilai tambah. * **Valuasi Menarik**: PBV yang rendah (0,21-0,23) menunjukkan bahwa saham ini berpotensi undervalue, yang sangat menarik bagi investor nilai seperti Buffett. * **Bisnis yang Relatif Mudah Dipahami**: Perusahaan pembiayaan konsumen adalah bisnis yang jelas, meskipun memiliki risiko terkait NPL dan sensitivitas suku bunga. * **Dividen Konsisten**: Riwayat pembagian dividen yang signifikan menunjukkan komitmen perusahaan untuk mengembalikan nilai kepada pemegang saham. Namun, ada beberapa faktor yang mungkin menjadi pertimbangan: * **Risiko Sektor**: Perusahaan pembiayaan sensitif terhadap kondisi ekonomi makro, suku bunga, dan kualitas aset (NPL). * **Tantangan Terkini**: Penurunan laba pada kuartal III-2025 dan serangan siber pada akhir 2025 menunjukkan adanya tantangan operasional dan potensi risiko reputasi yang perlu dikelola. Meskipun demikian, dengan valuasi yang menarik dan fundamental jangka panjang yang solid (terlepas dari gejolak jangka pendek), serta strategi adaptif di pasar mobil bekas, Warren Buffett kemungkinan akan melihat CFIN sebagai investasi yang menarik dari perspektif nilai. Oleh karena itu, saya memberikan skor 7 dari 10.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 335
Kinerja vs Indeks
In-line
Target 1 Bulan
Rp. 345
Kinerja vs Indeks
Outperform

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 380
Kinerja vs Indeks
Outperform

Untuk periode satu tahun, CFIN diperkirakan akan 'Outperform' indeks. Fundamental perusahaan yang didukung oleh laba bersih yang kuat di tahun 2023, valuasi yang relatif rendah (PBV 0.21-0.23), dan rasio hutang yang sehat menjadi daya tarik jangka panjang. Meskipun ada tantangan, pertumbuhan sektor keuangan secara keseluruhan di Indonesia, serta adaptasi strategi CFIN, diharapkan dapat mendorong kenaikan harga saham. Proyeksi pertumbuhan pendapatan dan laba di sektor jasa keuangan juga positif hingga tahun 2027.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.