ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 114
Target 1 Minggu: Rp 118
Target 1 Bulan: Rp 130
Target 1 Tahun: Rp 175
Sentimen Investing: Mixed
Sentimen Stockbit: Mixed

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 25 november 2025

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA.JK) mengoperasikan jaringan bioskop terbesar di Indonesia, Cinema XXI, dengan 1.244 layar di 233 lokasi per 15 November 2025. Perusahaan ini memiliki diversifikasi pendapatan dari pemutaran film, penjualan makanan & minuman (F&B) dengan margin tinggi (GPM 72%, margin EBITDA 58%, NPM 42%), iklan, dan penjualan tiket digital. Pada Kuartal I-2025, CNMA mencatat pendapatan Rp929,2 miliar, namun mengalami kerugian bersih Rp69,42 miliar, berbanding terbalik dari laba tahun sebelumnya, yang sebagian disebabkan oleh kurangnya film populer. Pendapatan dan laba pada Semester I-2025 juga menurun. Meskipun demikian, perusahaan mencatat EBITDA positif Rp125,2 miliar di Kuartal I-2025 dan terus berekspansi dengan membuka bioskop baru. Total aset perusahaan tumbuh 16.54% dari 2020-2024 menjadi Rp7.01 triliun, namun liabilitas tumbuh lebih cepat sebesar 26.93% menjadi Rp2.41 triliun, yang bisa menjadi perhatian. Laba bersih kuartal terakhir sebesar Rp156,35 miliar, turun 56,32% dari kuartal sebelumnya. Dividend yield 2024 adalah 4,46% dengan payout ratio 102,90%. Analis memproyeksikan pertumbuhan pendapatan sebesar 16,25% pada tahun 2025 dan 36,21% pada tahun 2026, serta pertumbuhan laba sebesar 53,90% pada tahun 2025 dan 106,60% pada tahun 2026. Namun, valuasi Price to Book Value (PBV) sebesar 3.84x menunjukkan bahwa saham ini mungkin dinilai terlalu tinggi (overvalued) menurut beberapa metrik. Terjadi juga penjualan institusional yang signifikan pada Q4 2025. Harga saham saat ini berada di bawah nilai buku.

Sentimen Stockbit

Mixed

Skor: 50

Diskusi di Stockbit menunjukkan sentimen yang beragam terhadap CNMA. Beberapa pengguna berharap saham akan menembus di atas Rp115 dan mengalami kenaikan, sementara yang lain merasa kecewa atau mempertanyakan arah pergerakan saham, menganggapnya sebagai 'gocekan' atau bertanya apakah akan 'meledak ke atas atau diiris-iris ke bawah'. Secara keseluruhan, tidak ada konsensus yang jelas, dengan optimisme dan keraguan yang seimbang.

Sentimen Investing.com

Mixed

Skor: 55

Sentimen anggota di Investing.com tercatat bervariasi antara 'Bearish' dan 'Bullish'. Namun, sentimen analis secara konsensus adalah 'Strong Buy' dengan target harga rata-rata Rp175-Rp200. Meskipun analis sangat bullish, sentimen dari pengguna biasa cenderung beragam, menunjukkan ketidakpastian di kalangan investor retail. Tidak ada influencer utama atau tagar yang sedang tren secara spesifik disebutkan dalam hasil pencarian.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Underperformed

Selama 365 hari terakhir, saham CNMA mengalami penurunan signifikan sebesar -36.29% (dari Rp179 menjadi Rp114), sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru meningkat sebesar +17.17% (dari Rp7314 menjadi Rp8570). Dengan demikian, CNMA secara jelas berkinerja buruk dibandingkan dengan indeksnya. Kinerja yang buruk ini dapat diatribusikan pada beberapa faktor: perusahaan mencatat kerugian bersih pada Kuartal I-2025 karena lebih sedikit film yang menarik jutaan penonton dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, pendapatan dan laba juga menurun pada Semester I-2025. Laba bersih mengalami penurunan tajam di awal tahun 2025, dan proyeksi laba ke depan diturunkan karena meningkatnya biaya produksi. Liabilitas perusahaan juga tumbuh lebih cepat daripada asetnya antara tahun 2020 dan 2024. Adanya outflow institusional yang signifikan pada Kuartal IV-2025 juga menunjukkan kurangnya kepercayaan investor besar terhadap prospek jangka pendek saham ini.

Outlook

1 Minggu

Target: 118

Vs Indeks: In-line

Meskipun ada sentimen analis 'Strong Buy' dan prospek jangka panjang yang positif, kinerja jangka pendek CNMA masih di bawah tekanan. Namun, dengan harga saat ini mendekati titik terendah 52 minggu (Rp105), ada potensi pemantulan kecil. Target harga ini mencerminkan sedikit kenaikan dari harga penutupan terakhir, namun kemungkinan akan bergerak sejalan dengan indeks mengingat sentimen pasar yang masih campuran.

1 Bulan

Target: 130

Vs Indeks: Outperform

Dalam satu bulan ke depan, dengan adanya dividen interim yang baru diumumkan, serta harapan akan rilis film-film blockbuster di musim liburan akhir tahun, ada potensi bagi CNMA untuk mengalami apresiasi harga yang moderat. Target harga ini berada di bawah estimasi terendah analis (Rp150-Rp160) namun di atas harga saat ini, mengindikasikan kinerja yang sedikit lebih baik dari indeks jika sentimen pasar membaik dan didukung oleh rilis film yang kuat.

1 Tahun

Target: 175

Vs Indeks: Outperform

Analis secara konsensus memberikan peringkat 'Strong Buy' untuk CNMA dengan target harga rata-rata 12 bulan antara Rp175 hingga Rp200. Proyeksi pertumbuhan pendapatan dan laba yang signifikan untuk tahun 2025 dan 2026 juga mendukung pandangan positif jangka panjang. Sebagai pemimpin pasar bioskop di Indonesia, CNMA memiliki posisi yang kuat untuk memanfaatkan pemulihan industri hiburan dan ekspansi jaringan. Target harga ini mencerminkan potensi kenaikan yang substansial dari harga saat ini, diharapkan akan mengungguli indeks dalam jangka panjang.

Berita Terbaru

Nusantara Sejahtera Raya (CNMA) Catat Pendapatan Rp 929,2 Miliar pada Kuartal I-2025 (2025-04-26)

PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA) membukukan pendapatan sebesar Rp929,2 miliar pada kuartal pertama 2025. Meskipun mencatat EBITDA positif sebesar Rp125,2 miliar, perusahaan mengalami kerugian bersih sebesar Rp69,42 miliar, berbanding terbalik dari laba sebelumnya. Penurunan ini disebabkan oleh jumlah film yang kurang populer di kuartal tersebut dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, Cinema XXI tetap melakukan ekspansi dengan membuka empat bioskop baru.

Pendapatan Cinema XXI (CNMA) Turun di Semester I 2025, Laba Ikut Melorot (2025-07-28)

Laporan menunjukkan bahwa pendapatan dan laba Cinema XXI (CNMA) mengalami penurunan pada semester pertama tahun 2025.

Pemegang Saham Cinema XXI Dapat Dividen Rp5 per Lembar (2025-10-30)

PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA) akan membagikan dividen interim sebesar Rp5 per lembar saham kepada para pemegang sahamnya.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 114
Sentimen Investing.com Mixed 55 %
Sentimen Stockbit Mixed 50 %

Buffett Indicator

4.0/10

Warren Buffett cenderung berinvestasi pada bisnis yang mudah dipahami, memiliki keunggulan kompetitif yang tahan lama (moat), manajemen yang solid, dan diperdagangkan dengan harga yang wajar. PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA.JK) memiliki keunggulan sebagai pemimpin pasar di industri bioskop Indonesia, dengan bisnis F&B yang menguntungkan. Namun, beberapa faktor mungkin membuat Buffett ragu. Pertama, kinerja keuangan perusahaan baru-baru ini menunjukkan kerugian bersih dan penurunan pendapatan, serta pertumbuhan liabilitas yang lebih cepat daripada aset. Kedua, meskipun perusahaan memiliki pangsa pasar yang dominan, industri hiburan, terutama bioskop, rentan terhadap perubahan tren konsumsi dan ancaman dari platform streaming, yang dapat menantang 'moat' jangka panjang. Ketiga, meskipun ada proyeksi pertumbuhan pendapatan dan laba yang kuat di masa depan, volatilitas dan penurunan harga saham yang signifikan dalam setahun terakhir menunjukkan adanya ketidakpastian. Terakhir, indikasi Price to Book Value yang 'overvalued' di satu sisi, dan di sisi lain harga saham yang diperdagangkan di bawah nilai buku karena penurunan laba, menunjukkan kompleksitas dalam valuasi. Buffett akan mencari konsistensi dan stabilitas yang lebih besar dalam kinerja keuangan serta valuasi yang jelas-jelas menarik. Oleh karena itu, meskipun ada aspek positifnya, kinerja yang tidak stabil baru-baru ini dan tantangan industri dapat membuatnya mengambil sikap hati-hati, sehingga skornya cenderung menengah.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 118
Kinerja vs Indeks
In-line
Target 1 Bulan
Rp. 130
Kinerja vs Indeks
Outperform

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 175
Kinerja vs Indeks
Outperform

Analis secara konsensus memberikan peringkat 'Strong Buy' untuk CNMA dengan target harga rata-rata 12 bulan antara Rp175 hingga Rp200. Proyeksi pertumbuhan pendapatan dan laba yang signifikan untuk tahun 2025 dan 2026 juga mendukung pandangan positif jangka panjang. Sebagai pemimpin pasar bioskop di Indonesia, CNMA memiliki posisi yang kuat untuk memanfaatkan pemulihan industri hiburan dan ekspansi jaringan. Target harga ini mencerminkan potensi kenaikan yang substansial dari harga saat ini, diharapkan akan mengungguli indeks dalam jangka panjang.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.