ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 320
Target 1 Minggu: Rp 300
Target 1 Bulan: Rp 280
Target 1 Tahun: Rp 400
Sentimen Investing: Mixed
Sentimen Stockbit: Bullish

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 23 december 2025

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) adalah perusahaan yang bergerak di industri makanan, khususnya produk kakao dan cokelat, dipasarkan dengan merek SCHOKO di Indonesia dan diekspor ke berbagai negara. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2006 dan berkantor pusat di Bandung. Secara fundamental, COCO menunjukkan kinerja keuangan yang kurang sehat dengan kerugian bersih konsisten, margin operasional dan bersih yang negatif. Pada Q1 2025, COCO membukukan rugi bersih Rp 18,76 miliar dan penjualan bersih turun 12,34% YoY. Meskipun memiliki rasio lancar yang memadai sebesar 1,33, rasio Debt/Equity sangat tinggi di 2,97 (atau bahkan 4,446.76% menurut sumber lain), menunjukkan tingkat leverage yang signifikan. Perusahaan telah melakukan upaya ekspansi dengan mendirikan anak usaha retail baru dan membuka pabrik cokelat baru, serta berencana diversifikasi ke produk turunan kakao. Namun, valuasi berdasarkan rasio P/E negatif dan P/B yang bervariasi (0,7 hingga 69,92) tidak menarik bagi investor nilai. Perusahaan juga tidak pernah membayar dividen.

Sentimen Stockbit

Bullish

Skor: 70

Diskusi terbaru di Stockbit menunjukkan sentimen bullish jangka pendek terhadap COCO. Beberapa pengguna memberikan skenario trading dengan target harga di atas harga saat ini, mengindikasikan peluang kenaikan selama level support tertentu bertahan.

Sentimen Investing.com

Mixed

Skor: 50

Sentimen anggota di Investing.com terhadap COCO menunjukkan pandangan yang bercampur, dengan indikasi bullish dan bearish secara bersamaan. Tidak ada konsensus analis yang saat ini didukung untuk saham ini. Analisis teknikal terbaru Investing.com merekomendasikan 'Sangat Jual' berdasarkan indikator harian.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Outperformed

Selama setahun terakhir, PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO.JK) telah menunjukkan kenaikan harga saham sebesar 932,26%. Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kenaikan sekitar 21,83% berdasarkan data yang disediakan. Performa COCO.JK yang jauh melampaui indeks didorong oleh beberapa faktor. Pembukaan pabrik cokelat baru pada Desember 2024 dan pendirian anak usaha retail baru pada Mei 2024 kemungkinan telah meningkatkan prospek pertumbuhan perusahaan di mata investor. Selain itu, pengumuman rights issue pada Juli dan Oktober 2025, di mana pemegang saham pengendali bertindak sebagai pembeli siaga, juga bisa memicu minat spekulatif. Diversifikasi ke produk turunan kakao yang akan dimulai pada Q4 2026 juga memberikan harapan jangka panjang. Meskipun perusahaan masih membukukan kerugian operasional yang signifikan, minat spekulatif dan berita aksi korporasi positif telah mendorong kenaikan harga saham yang substansial.

Outlook

1 Minggu

Target: 300

Vs Indeks: Underperform

Harga saham COCO.JK telah mengalami penurunan -9,09% dalam seminggu terakhir dan -23,44% dalam sebulan terakhir. Analisis teknikal Investing.com juga menunjukkan sinyal 'Sangat Jual'. Oleh karena itu, dalam satu minggu ke depan, diperkirakan harga akan cenderung stabil atau sedikit menurun, dan kemungkinan akan berkinerja di bawah indeks.

1 Bulan

Target: 280

Vs Indeks: Underperform

Meskipun ada rencana ekspansi, kinerja keuangan COCO saat ini masih lemah dengan kerugian yang konsisten. Sentimen pasar cenderung berhati-hati, dan efek dari rights issue mungkin masih mempengaruhi harga. Mengingat tren penurunan jangka pendek dan fundamental yang belum membaik, saham ini diperkirakan akan berkinerja di bawah indeks dalam satu bulan ke depan.

1 Tahun

Target: 400

Vs Indeks: In-line

Dalam satu tahun ke depan, prospek COCO.JK akan sangat bergantung pada keberhasilan implementasi strategi pengembangan usaha, seperti pabrik baru, anak usaha retail, dan diversifikasi produk kakao. Jika inisiatif ini mulai menunjukkan tanda-tanda positif dalam profitabilitas, harga saham bisa rebound dari level saat ini. Namun, fundamental yang lemah dan rasio utang yang tinggi menjadi tantangan besar. Mengingat volatilitas historisnya, target harga ini mencerminkan potensi pemulihan moderat jika rencana bisnis berjalan lancar, namun masih akan sejalan dengan pergerakan indeks secara keseluruhan tanpa keunggulan signifikan.

Berita Terbaru

Siap Eksekusi Rights Issue, Wahana Interfood (COCO) Terbitkan 2,66 Miliar Saham (2025-07-23)

PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) telah mendapatkan persetujuan untuk melakukan penambahan modal melalui rights issue maksimal 2,66 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp 100. Dana ini akan digunakan untuk memperkuat permodalan, pengembangan usaha, belanja modal, dan modal kerja. Namun, perusahaan mencatat rugi bersih Rp 18,76 miliar pada Q1 2025, membengkak dari tahun sebelumnya, dengan penjualan bersih turun 12,34% YoY.

Pengendali Pasang Badan di Rights Issue COCO (2025-10-02)

Pemegang saham pengendali COCO, Mahogany Global Investment Pte Ltd, akan melaksanakan seluruh haknya dalam rights issue dan bertindak sebagai pembeli siaga untuk 2,67 miliar saham baru dengan harga pelaksanaan Rp 100 per saham. Aksi korporasi ini bertujuan untuk mendapatkan dana segar hingga Rp 266,96 miliar, dengan Rp 85 miliar di antaranya dialokasikan untuk belanja modal. Kepemilikan Mahogany bisa meningkat hingga 89,79% jika pemegang saham lain tidak melaksanakan haknya.

Wahana Interfood Nusantara (COCO) Dirikan Anak Usaha Baru (2024-05-21)

PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) mendirikan anak usaha baru bernama PT Wahana Retail Nusantara (WRN) pada 17 Mei 2024. WRN akan bergerak di bidang perdagangan eceran dan COCO memiliki 99,999% sahamnya. Pendirian WRN ini diharapkan tidak berdampak material terhadap operasional dan kondisi keuangan COCO.

PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) Buka Pabrik Baru, Kapasitas Produksi Cokelat Bisa Capai 20 Ribu Ton per Tahun (2024-12-11)

COCO telah membuka pabrik baru yang diperkirakan akan meningkatkan kapasitas produksi cokelatnya hingga 20.000 ton per tahun.

Wahana Interfood (COCO) Diversifikasi ke Produk Turunan Kakao, Operasional Mulai Kuartal IV 2026 (2025-09-30)

PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) berencana untuk melakukan diversifikasi produk ke turunan kakao, dengan estimasi operasional akan dimulai pada Kuartal IV 2026.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 320
Sentimen Investing.com Mixed 50 %
Sentimen Stockbit Bullish 70 %

Buffett Indicator

1.0/10

Warren Buffett biasanya mencari perusahaan dengan bisnis yang mudah dipahami, memiliki keunggulan kompetitif yang tahan lama (moat), manajemen yang kompeten dan jujur, serta valuasi yang menarik. PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO.JK) saat ini memiliki fundamental yang lemah, ditandai dengan kerugian bersih yang konsisten, margin negatif, dan rasio Debt/Equity yang tinggi. Meskipun ada rencana ekspansi dan diversifikasi produk, kurangnya profitabilitas dan valuasi yang tidak konsisten (P/B ratio bervariasi) membuatnya tidak menarik bagi pendekatan investasi nilai ala Buffett. Perusahaan ini tidak menunjukkan ciri-ciri bisnis yang stabil dan dapat diprediksi yang disukai Buffett. Oleh karena itu, Warren Buffett kemungkinan besar tidak akan menyarankan untuk membeli saham ini.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 300
Kinerja vs Indeks
Underperform
Target 1 Bulan
Rp. 280
Kinerja vs Indeks
Underperform

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 400
Kinerja vs Indeks
In-line

Dalam satu tahun ke depan, prospek COCO.JK akan sangat bergantung pada keberhasilan implementasi strategi pengembangan usaha, seperti pabrik baru, anak usaha retail, dan diversifikasi produk kakao. Jika inisiatif ini mulai menunjukkan tanda-tanda positif dalam profitabilitas, harga saham bisa rebound dari level saat ini. Namun, fundamental yang lemah dan rasio utang yang tinggi menjadi tantangan besar. Mengingat volatilitas historisnya, target harga ini mencerminkan potensi pemulihan moderat jika rencana bisnis berjalan lancar, namun masih akan sejalan dengan pergerakan indeks secara keseluruhan tanpa keunggulan signifikan.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.