ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 376
Target 1 Minggu: Rp 360
Target 1 Bulan: Rp 400
Target 1 Tahun: Rp 750
Sentimen Investing: Bearish
Sentimen Stockbit: Mixed

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 23 december 2025

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS) bergerak di bidang real estat, perdagangan furnitur, dan jasa konstruksi. Perusahaan sedang dalam proses restrukturisasi untuk menjadi perusahaan holding real estat melalui entitas anaknya, PT Bogorindo Cemerlang, yang mengelola kawasan industri di Sentul dan Cikembar. Secara fundamental, CSIS menunjukkan rasio Current Ratio yang baik (aset lancar lebih besar dari liabilitas jangka pendek) dan rasio utang terhadap ekuitas (DER) yang rendah (0.08 kali modal atau 21.4%), menunjukkan tingkat utang yang terkendali. Net Profit Margin (NPM) perusahaan dilaporkan sebesar 22.91% atau 7.99% (TTM), yang mengindikasikan profitabilitas yang cukup baik. Namun, terdapat inkonsistensi dalam rasio valuasi; Price to Book Value (PBV) disebutkan undervalued 0.58 di satu sumber, sementara Investing.com menunjukkan PBV 3.4x dibandingkan rata-rata peers 0.8x dan sektor 0.9x. Price to Earnings (P/E) rasio juga bervariasi, dari 0 hingga 73.3x, mengindikasikan adanya perbedaan interpretasi atau data. Pendapatan per saham (EPS) TTM tercatat 6.38. Perusahaan mencatat penurunan pendapatan dari 49.938,39 juta IDR di kuartal sebelumnya menjadi 8.899,49 juta IDR di kuartal terakhir. Rencana rights issue untuk menyuntik modal ke anak usaha diharapkan dapat mempercepat pengembangan kawasan industri dan mendukung pertumbuhan pendapatan di masa depan. Perusahaan memiliki total aset sebesar 523.485,21 juta IDR dan total liabilitas 133.669,64 juta IDR di kuartal terakhir.

Sentimen Stockbit

Mixed

Skor: 40

Sentimen di Stockbit terhadap CSIS cenderung campuran hingga sedikit bearish, terutama terkait dengan aksi korporasi rights issue. Beberapa pengguna memberikan saran untuk strategi trading jangka pendek, seperti 'trading saja dan jual sebelum cum-date' untuk menghindari dampak dilusi, mengindikasikan kehati-hatian terhadap prospek jangka panjang setelah rights issue. Terdapat juga komentar yang mengategorikan CSIS dalam sinyal 'Downtrend' pada tanggal 22 Desember 2025. Diskusi juga mencerminkan perhatian pada likuiditas dan potensi volatilitas saham.

Sentimen Investing.com

Bearish

Skor: 20

Berdasarkan Investing.com, sentimen anggota (members' sentiments) terhadap CSIS secara eksplisit 'Bearish'. Analisis teknikal juga menunjukkan sinyal 'Strong Sell' atau 'Neutral' dari berbagai indikator. Ini menunjukkan pandangan negatif yang dominan dari komunitas investor di platform tersebut, didukung oleh data teknikal yang kurang menguntungkan. Berita terbaru juga melaporkan CSIS sebagai salah satu saham dengan penurunan terbesar pada 22 Desember 2025.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Outperformed

Selama 365 hari terakhir, saham PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS.JK) telah menunjukkan kinerja yang luar biasa, naik sekitar 401.33% dari harga penutupan awal 75 IDR menjadi 376 IDR. Pada periode yang sama, Jakarta Composite Index (JCI) hanya meningkat sekitar 21.83%. Kinerja superior saham CSIS didorong oleh beberapa faktor signifikan, termasuk pengumuman dan persetujuan rights issue yang masif untuk menyuntik modal ke anak perusahaan properti. Rencana investasi ini ditujukan untuk pengembangan kawasan industri yang luas, khususnya di Cikembar, yang dipandang sebagai katalis pertumbuhan jangka panjang. Restrukturisasi perusahaan menjadi holding real estat juga memberikan ekspektasi positif terhadap prospek bisnisnya. Namun, perlu dicatat bahwa meskipun kinerja setahun terakhir sangat kuat, saham CSIS baru-baru ini mengalami penurunan signifikan sebesar 15.10% pada 22 Desember 2025, menunjukkan volatilitas tinggi dan potensi aksi ambil untung atau kekhawatiran terkait dilusi dari rights issue.

Outlook

1 Minggu

Target: 360

Vs Indeks: Underperform

Dalam satu minggu ke depan, saham CSIS diperkirakan akan menghadapi tekanan jual lanjutan atau volatilitas tinggi. Penurunan tajam 15.10% pada 22 Desember 2025 menunjukkan sentimen negatif jangka pendek yang kuat. Selain itu, periode perdagangan HMETD (Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu) dari 29 Desember 2025 hingga 7 Januari 2026 akan menambah ketidakpastian dan potensi dilusi yang dapat menekan harga saham lebih lanjut. Oleh karena itu, diperkirakan akan underperform dibandingkan indeks.

1 Bulan

Target: 400

Vs Indeks: In-line

Untuk satu bulan ke depan, saham CSIS kemungkinan akan bergerak sejalan dengan indeks, mungkin dengan volatilitas yang masih tinggi. Meskipun sentimen negatif jangka pendek dari rights issue mungkin masih terasa, pasar dapat mulai mencerna informasi tentang penggunaan dana untuk pengembangan kawasan industri di Cikembar. Jika ada perkembangan positif atau kejelasan lebih lanjut mengenai proyek-proyek tersebut, hal ini bisa memberikan dukungan harga. Namun, dilusi dari rights issue dan sentimen bearish yang ada kemungkinan akan membatasi kenaikan signifikan.

1 Tahun

Target: 750

Vs Indeks: Outperform

Prospek satu tahun ke depan untuk CSIS cenderung positif, dengan potensi outperform terhadap indeks. Injeksi modal dari rights issue senilai Rp198,66 miliar yang akan dialokasikan untuk pengembangan kawasan industri, khususnya di Cikembar, merupakan katalis pertumbuhan jangka panjang yang signifikan. Transformasi perusahaan menjadi holding real estat juga menargetkan peningkatan valuasi dan imbal hasil investasi. Jika pengembangan proyek kawasan industri berjalan sesuai rencana, hal ini dapat secara substansial meningkatkan pendapatan dan profitabilitas, sehingga mendorong harga saham ke level yang lebih tinggi. Meskipun ada tantangan valuasi saat ini dan penurunan pendapatan di kuartal terakhir, potensi pertumbuhan dari aset real estat yang dikelola (Kawasan Industri Sentul dan Cikembar) dapat menarik investor jangka panjang.

Berita Terbaru

Cahayasakti Investindo (CSIS) Raih Izin OJK, Rights Issue Rp 198 Miliar Siap Digelar (2025-12-13)

PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS) telah memperoleh izin efektif dari OJK untuk rights issue senilai Rp 198,66 miliar. Rights issue akan menerbitkan 522,8 juta saham baru dengan harga pelaksanaan Rp 380 per saham. Periode perdagangan HMETD dijadwalkan mulai 29 Desember 2025 hingga 7 Januari 2026. Aksi korporasi ini diharapkan dapat memperkuat permodalan perusahaan untuk pengembangan bisnis, khususnya di sektor properti.

CSIS Bakal Suntik Modal Rp195,82 Miliar ke Anak Usaha, Intip Penggunaannya (2025-11-13)

CSIS berencana menyuntik modal sebesar Rp195,82 miliar kepada anak usahanya, PT Bogorindo Cemerlang (BC), yang mengelola Kawasan Industri Sentul dan Cikembar. Dana ini berasal dari rights issue dan akan digunakan untuk mempercepat pengembangan kawasan industri, termasuk infrastruktur di Kawasan Industri Cikembar dan pembelian landbank baru, yang diharapkan meningkatkan valuasi dan pendapatan perseroan.

CSIS Mau Rights Issue Rp198,66 Miliar, Ini Pembeli Siaganya (2025-12-15)

Rencana rights issue CSIS sebesar Rp198,66 miliar akan menerbitkan 522,8 juta saham baru dengan harga pelaksanaan Rp380 per saham. Pemegang saham utama, PT Andalan Utama Bintara (AUB), bertindak sebagai pembeli siaga dan akan melaksanakan seluruh haknya, menyerap Rp113,69 miliar. Olympic Kapital Equity (OKE) juga akan melaksanakan sebagian haknya, sekitar Rp19,99 miliar. Ini menunjukkan komitmen pemegang saham utama terhadap aksi korporasi ini.

PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk Umumkan Rencana Penambahan Kegiatan Usaha (2025-11-13)

CSIS berencana menambah kegiatan usaha sebagai aktivitas perusahaan holding (KBLI 64200) dan aktivitas konsultasi manajemen lainnya (KBLI 70209). Penambahan ini merupakan bagian dari restrukturisasi grup untuk mempersiapkan Perseroan sebagai perusahaan holding real estat. Perubahan Anggaran Dasar akan dimintakan persetujuan dalam RUPSLB pada 19 Desember 2025.

PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (JK:CSIS) jatuh 15.10% (2025-12-22)

Saham PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS) anjlok 15.10% atau 67 poin menjadi 376 pada perdagangan 22 Desember 2025. Penurunan ini menjadikannya salah satu saham dengan kinerja terburuk di Bursa Efek Indonesia pada hari tersebut, mengakhiri hari perdagangan dengan pelemahan signifikan.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 376
Sentimen Investing.com Bearish 20 %
Sentimen Stockbit Mixed 40 %

Buffett Indicator

3.5/10

Warren Buffett cenderung berinvestasi pada perusahaan dengan model bisnis yang mudah dipahami, memiliki keunggulan kompetitif yang berkelanjutan (moat), manajemen yang kompeten, dan valuasi yang menarik. Untuk CSIS.JK, beberapa prinsip ini belum sepenuhnya terpenuhi atau menunjukkan inkonsistensi. Bisnis real estat dan konstruksi dapat dipahami, namun transisi menjadi perusahaan holding menambah kompleksitas. Meskipun rasio utang rendah, yang disukai Buffett, terdapat kontradiksi signifikan dalam metrik valuasi seperti PBV (undervalued 0.58 vs 3.4x yang lebih tinggi dari peers) dan P/E (0 vs 73.3x). Penurunan pendapatan di kuartal terakhir juga menjadi perhatian. Sementara sumber lain menunjukkan 'nilai intrinsik' sebesar Rp4.966 yang jauh di atas harga pasar, Buffett akan melakukan due diligence yang mendalam untuk memahami mengapa pasar tidak mencerminkan nilai tersebut. Keunggulan kompetitif jangka panjang di sektor properti yang sangat kompetitif di Indonesia juga perlu dikaji lebih lanjut. Mengingat volatilitas saham yang tinggi dan ketidakpastian seputar dampak jangka panjang dari rights issue dan pengembangan kawasan industri, Buffett kemungkinan akan bersikap sangat hati-hati dan mungkin tidak akan merekomendasikan pembelian saham ini tanpa informasi yang lebih jelas dan konsisten mengenai fundamental dan prospek bisnis yang berkelanjutan.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 360
Kinerja vs Indeks
Underperform
Target 1 Bulan
Rp. 400
Kinerja vs Indeks
In-line

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 750
Kinerja vs Indeks
Outperform

Prospek satu tahun ke depan untuk CSIS cenderung positif, dengan potensi outperform terhadap indeks. Injeksi modal dari rights issue senilai Rp198,66 miliar yang akan dialokasikan untuk pengembangan kawasan industri, khususnya di Cikembar, merupakan katalis pertumbuhan jangka panjang yang signifikan. Transformasi perusahaan menjadi holding real estat juga menargetkan peningkatan valuasi dan imbal hasil investasi. Jika pengembangan proyek kawasan industri berjalan sesuai rencana, hal ini dapat secara substansial meningkatkan pendapatan dan profitabilitas, sehingga mendorong harga saham ke level yang lebih tinggi. Meskipun ada tantangan valuasi saat ini dan penurunan pendapatan di kuartal terakhir, potensi pertumbuhan dari aset real estat yang dikelola (Kawasan Industri Sentul dan Cikembar) dapat menarik investor jangka panjang.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.