Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:
PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI.JK) Analisis Saham
Diperbarui: tuesday 23 december 2025
Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.
Grafik Saham

Grafik Indeks

Grafik Relatif

Ringkasan
Sentimen Stockbit
Skor: 35
Sentimen Investing.com
Skor: 25
Kinerja Tahun Lalu
Status: Berkinerja Buruk
Outlook
1 Minggu
Target: 240
Vs Indeks: Berkinerja Buruk
1 Bulan
Target: 200
Vs Indeks: Berkinerja Buruk
1 Tahun
Target: 50
Vs Indeks: Berkinerja Jauh Lebih Buruk
Berita Terbaru
PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI) telah menghentikan kerja sama dengan Cajun Global LCC pada 14 Maret 2023, dengan proses penutupan seluruh gerai Texas Chicken dimulai sejak 28 Februari 2023.
Emiten CSMI mengumumkan peluncuran brand baru 'New's Fried Chicken (NFC)' setelah penutupan gerai Texas Chicken. Perusahaan memiliki rencana untuk membuka 42 outlet baru hingga akhir tahun 2023.
Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi menghentikan sementara perdagangan saham PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI) per 16 Juli 2025. Langkah ini diambil sebagai upaya 'cooling down' dan perlindungan bagi investor setelah saham CSMI mengalami koreksi tajam dalam beberapa waktu terakhir.
Setelah melepas jaringan restoran Texas Chicken, PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI) terus mengalami kerugian yang membengkak, dengan pendapatan yang merosot. Total aset CSMI juga turun 10,16% dan ekuitas menyusut 38,56% pada tahun 2024.
Laporan keuangan Q2 2025 CSMI menunjukkan kondisi yang sangat kritis, dengan penjualan hanya Rp 816 juta (selevel warung kecil), kerugian melebar, kas menipis drastis dari Rp 445 juta menjadi Rp 136 juta, dan utang jatuh tempo. Terdapat risiko gagal bayar yang tinggi, termasuk pinjaman dari Bank Mandiri sebesar Rp 9,8 miliar yang jatuh tempo pada 23 September 2025.
Rumor
Di Stockbit, saham CSMI disebut sebagai saham 'misterius' dan 'kampret' oleh pengguna, dengan kekhawatiran bahwa kas perusahaan hampir habis, memicu aksi jual agresif.
Tersebar rumor di komunitas trading bahwa saham CSMI banyak didistribusikan oleh 'insider' atau pemain besar, memperkuat persepsi pasar satu sisi dan menekan harga lebih rendah.
Pada November 2025, terjadi lonjakan harga tajam yang dipicu oleh spekulasi trader di Stockbit mengenai akumulasi skala besar dan potensi rebound teknikal dari area oversold, memicu 'momentum chase' jangka pendek.
Pada awal Desember 2025, komunitas trading memperbincangkan rencana trading jangka pendek yang mengutip zona beli berbasis Bloomberg sekitar IDR 220–224, dengan gagasan 'smart money' kembali mengakumulasi saham CSMI.
Ikhtisar
Sekilas
Buffett Indicator
1.0/10Warren Buffett cenderung berinvestasi pada perusahaan dengan model bisnis yang mudah dipahami, memiliki keunggulan kompetitif yang tahan lama (moat), manajemen yang kuat dan jujur, valuasi yang menarik, serta pendapatan yang konsisten dan dapat diprediksi. CSMI gagal memenuhi hampir semua kriteria ini. Perusahaan baru saja kehilangan merek utamanya (Texas Chicken) dan sedang berjuang dengan merek baru (NFC), menunjukkan ketidakjelasan model bisnis jangka panjang dan tidak adanya 'moat'. Kondisi keuangan sangat buruk dengan kerugian yang membengkak, ekuitas negatif, dan utang tinggi, yang berarti tidak ada pendapatan yang konsisten atau valuasi yang menarik. Selain itu, sejarah perusahaan dan kondisi manajemen saat ini tidak memberikan indikasi kekuatan atau kejujuran yang dicari Buffett. Mengingat semua faktor ini, Warren Buffett kemungkinan besar akan menghindari saham CSMI. Buffett mencari bisnis berkualitas tinggi dengan harga wajar, sementara CSMI saat ini adalah bisnis berisiko tinggi dengan fundamental yang sangat lemah.
Prospek Jangka Pendek
Prospek 1 Tahun
Prospek satu tahun untuk CSMI sangat bearish. Perusahaan menghadapi tantangan eksistensial dengan ekuitas negatif, kas yang sangat terbatas, dan beban utang yang signifikan. Merek baru NFC belum terbukti mampu membalikkan kerugian besar pasca-Texas Chicken. Dengan estimasi nilai wajar yang sangat rendah (IDR 5.74 oleh satu sumber) dan kekhawatiran pasar tentang kemungkinan harga saham mencapai IDR 50, risiko delisting atau kebangkrutan sangat nyata. Tanpa injeksi modal besar atau perubahan strategis radikal dan sukses, saham ini diperkirakan akan terus berkinerja jauh lebih buruk daripada indeks, berpotensi menuju ke level terendah atau bahkan terdelisting.
Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.
Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.
Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.
Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.