ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 262
Target 1 Minggu: Rp 240
Target 1 Bulan: Rp 200
Target 1 Tahun: Rp 50
Sentimen Investing: Campuran cenderung Bearish
Sentimen Stockbit: Campuran cenderung Bearish

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 23 december 2025

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI.JK) adalah perusahaan yang bergerak di bidang restoran cepat saji (sebelumnya Texas Chicken, kini New's Fried Chicken) dan perdagangan peralatan rumah tangga serta elektronik konsumen. Secara fundamental, perusahaan ini berada dalam kondisi yang sangat lemah. Laporan keuangan menunjukkan pendapatan yang merosot tajam, kerugian bersih yang membengkak, dan margin operasional yang negatif. Rasio Price to Book Value (PBV) sangat tinggi di angka 479.1, mengindikasikan valuasi yang sangat mahal dibandingkan nilai buku perusahaan. Rasio utang terhadap ekuitas mencapai 103.99% atau 2.12, dengan total utang Rp 10.92 miliar dan sebagian besar adalah utang kepada pihak berelasi, menunjukkan ketergantungan pada dana keluarga. Likuiditas perusahaan sangat rendah dengan rasio lancar 0.17 dan kas yang sangat tipis (Rp 136 juta per Juni 2025), meningkatkan risiko gagal bayar terhadap kewajiban jangka pendek. Meskipun telah meluncurkan merek baru New's Fried Chicken (NFC) dan memiliki rencana ekspansi, kinerja keuangan terkini belum menunjukkan perbaikan signifikan, dan prospeknya sangat menantang.

Sentimen Stockbit

Campuran cenderung Bearish

Skor: 35

Sentimen di Stockbit sangat volatil untuk CSMI. Meskipun ada dorongan spekulatif dari trader yang melihat potensi 'comeback' dari level 'penny-stock' dan adanya 'smart money' accumulation patterns, sentimen fundamentalnya sebagian besar negatif. Banyak pengguna yang menyuarakan frustrasi, menyebut saham ini 'boncos' (rugi), 'misterius', dan 'kampret'. Ada kekhawatiran tentang kas perusahaan yang habis, ekuitas negatif, dan potensi kebangkrutan. Diskusi juga mencakup distribusi saham oleh 'big player' atau insider yang menekan harga.

Sentimen Investing.com

Campuran cenderung Bearish

Skor: 25

Sentimen anggota di Investing.com tercatat sebagai 'Bearish' dan 'Bullish', menunjukkan adanya pandangan yang terbagi. Namun, indikator teknikal cenderung menunjukkan 'Neutral' hingga 'Strong Sell'. Analisis sentimen secara spesifik dari Investing.com tidak didukung oleh data terperinci, tetapi mengingat kondisi fundamental perusahaan yang sangat lemah, sentimen umum cenderung negatif.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Berkinerja Buruk

Saham CSMI anjlok sekitar 91.3% dalam 365 hari terakhir (dari Rp 3010 menjadi Rp 262), sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik sekitar 21.8% dalam periode yang sama (dari 7096.44 menjadi 8645.84). Ini menunjukkan CSMI berkinerja jauh di bawah pasar. Penurunan drastis ini disebabkan oleh beberapa faktor kunci. Pertama, penghentian waralaba Texas Chicken pada awal tahun 2023 dan penutupan gerainya menghilangkan sumber pendapatan utama perusahaan. Meskipun CSMI meluncurkan merek baru New's Fried Chicken (NFC) dengan rencana ekspansi agresif, transisi ini belum berhasil membalikkan keadaan. Laporan keuangan Q2 2025 menunjukkan pendapatan yang merosot tajam, kerugian yang membengkak, kas yang menipis drastis, dan utang jatuh tempo, mengindikasikan krisis keuangan yang parah. Situasi ini diperparah dengan suspensi perdagangan saham oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Juli 2025 sebagai upaya 'cooling down' setelah penurunan harga yang signifikan, yang semakin menekan kepercayaan investor. Sepanjang tahun, sentimen pasar di media sosial juga sangat negatif, dengan kekhawatiran tentang kebangkrutan dan ekuitas negatif, meskipun diselingi spekulasi jangka pendek.

Outlook

1 Minggu

Target: 240

Vs Indeks: Berkinerja Buruk

Dalam satu minggu ke depan, saham CSMI kemungkinan akan tetap sangat volatil. Meskipun ada potensi pantulan spekulatif jangka pendek dari level rendah yang terlihat di Stockbit (misalnya zona beli 220-224 IDR), fundamental perusahaan yang sangat lemah dan risiko gagal bayar yang membayangi akan membatasi kenaikan yang signifikan. Sentimen negatif yang kuat dan riwayat suspensi oleh bursa menjadikannya investasi berisiko tinggi. Oleh karena itu, diperkirakan akan berkinerja buruk dibandingkan indeks.

1 Bulan

Target: 200

Vs Indeks: Berkinerja Buruk

Dalam satu bulan, prospek CSMI tetap suram. Tidak adanya konsensus analis eksternal menunjukkan minimnya minat institusional dan ketidakpastian. Kondisi keuangan perusahaan yang kritis, dengan penjualan rendah, kerugian besar, dan masalah utang, akan terus menjadi beban. Kecuali ada berita positif yang sangat kuat atau restrukturisasi besar-besaran, saham ini diperkirakan akan melanjutkan tren penurunan atau bergerak sideways di level rendah, jauh di bawah kinerja indeks. Harga target mencerminkan tekanan jual yang berkelanjutan.

1 Tahun

Target: 50

Vs Indeks: Berkinerja Jauh Lebih Buruk

Prospek satu tahun untuk CSMI sangat bearish. Perusahaan menghadapi tantangan eksistensial dengan ekuitas negatif, kas yang sangat terbatas, dan beban utang yang signifikan. Merek baru NFC belum terbukti mampu membalikkan kerugian besar pasca-Texas Chicken. Dengan estimasi nilai wajar yang sangat rendah (IDR 5.74 oleh satu sumber) dan kekhawatiran pasar tentang kemungkinan harga saham mencapai IDR 50, risiko delisting atau kebangkrutan sangat nyata. Tanpa injeksi modal besar atau perubahan strategis radikal dan sukses, saham ini diperkirakan akan terus berkinerja jauh lebih buruk daripada indeks, berpotensi menuju ke level terendah atau bahkan terdelisting.

Berita Terbaru

CSMI Tutup Gerai Texas Chicken (Maret 2023)

PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI) telah menghentikan kerja sama dengan Cajun Global LCC pada 14 Maret 2023, dengan proses penutupan seluruh gerai Texas Chicken dimulai sejak 28 Februari 2023.

Setelah Texas Chicken Tutup, CSMI Bikin Merek Lokal Baru (25 Juli 2025)

Emiten CSMI mengumumkan peluncuran brand baru 'New's Fried Chicken (NFC)' setelah penutupan gerai Texas Chicken. Perusahaan memiliki rencana untuk membuka 42 outlet baru hingga akhir tahun 2023.

Bursa Hentikan Sementara Perdagangan Saham CSMI (16 Juli 2025)

Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi menghentikan sementara perdagangan saham PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI) per 16 Juli 2025. Langkah ini diambil sebagai upaya 'cooling down' dan perlindungan bagi investor setelah saham CSMI mengalami koreksi tajam dalam beberapa waktu terakhir.

Pendapatan Merosot, Kerugian CSMI Membengkak (31 Maret 2025)

Setelah melepas jaringan restoran Texas Chicken, PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI) terus mengalami kerugian yang membengkak, dengan pendapatan yang merosot. Total aset CSMI juga turun 10,16% dan ekuitas menyusut 38,56% pada tahun 2024.

LK Q2 2025: CSMI di Ambang Jurang Keuangan (29 Agustus 2025)

Laporan keuangan Q2 2025 CSMI menunjukkan kondisi yang sangat kritis, dengan penjualan hanya Rp 816 juta (selevel warung kecil), kerugian melebar, kas menipis drastis dari Rp 445 juta menjadi Rp 136 juta, dan utang jatuh tempo. Terdapat risiko gagal bayar yang tinggi, termasuk pinjaman dari Bank Mandiri sebesar Rp 9,8 miliar yang jatuh tempo pada 23 September 2025.

Rumor

CSMI Disebut Saham 'Misterius' dan 'Kampret' di Stockbit (November 2025)

Di Stockbit, saham CSMI disebut sebagai saham 'misterius' dan 'kampret' oleh pengguna, dengan kekhawatiran bahwa kas perusahaan hampir habis, memicu aksi jual agresif.

Distribusi Saham CSMI oleh 'Big Player' atau Insider (November 2025)

Tersebar rumor di komunitas trading bahwa saham CSMI banyak didistribusikan oleh 'insider' atau pemain besar, memperkuat persepsi pasar satu sisi dan menekan harga lebih rendah.

Spekulasi Rebound Teknikal dari Oversold (November 2025)

Pada November 2025, terjadi lonjakan harga tajam yang dipicu oleh spekulasi trader di Stockbit mengenai akumulasi skala besar dan potensi rebound teknikal dari area oversold, memicu 'momentum chase' jangka pendek.

Rumor 'Smart Money' Akumulasi Saham CSMI (Desember 2025)

Pada awal Desember 2025, komunitas trading memperbincangkan rencana trading jangka pendek yang mengutip zona beli berbasis Bloomberg sekitar IDR 220–224, dengan gagasan 'smart money' kembali mengakumulasi saham CSMI.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 262
Sentimen Investing.com Campuran cenderung Bearish 25 %
Sentimen Stockbit Campuran cenderung Bearish 35 %

Buffett Indicator

1.0/10

Warren Buffett cenderung berinvestasi pada perusahaan dengan model bisnis yang mudah dipahami, memiliki keunggulan kompetitif yang tahan lama (moat), manajemen yang kuat dan jujur, valuasi yang menarik, serta pendapatan yang konsisten dan dapat diprediksi. CSMI gagal memenuhi hampir semua kriteria ini. Perusahaan baru saja kehilangan merek utamanya (Texas Chicken) dan sedang berjuang dengan merek baru (NFC), menunjukkan ketidakjelasan model bisnis jangka panjang dan tidak adanya 'moat'. Kondisi keuangan sangat buruk dengan kerugian yang membengkak, ekuitas negatif, dan utang tinggi, yang berarti tidak ada pendapatan yang konsisten atau valuasi yang menarik. Selain itu, sejarah perusahaan dan kondisi manajemen saat ini tidak memberikan indikasi kekuatan atau kejujuran yang dicari Buffett. Mengingat semua faktor ini, Warren Buffett kemungkinan besar akan menghindari saham CSMI. Buffett mencari bisnis berkualitas tinggi dengan harga wajar, sementara CSMI saat ini adalah bisnis berisiko tinggi dengan fundamental yang sangat lemah.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 240
Kinerja vs Indeks
Berkinerja Buruk
Target 1 Bulan
Rp. 200
Kinerja vs Indeks
Berkinerja Buruk

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 50
Kinerja vs Indeks
Berkinerja Jauh Lebih Buruk

Prospek satu tahun untuk CSMI sangat bearish. Perusahaan menghadapi tantangan eksistensial dengan ekuitas negatif, kas yang sangat terbatas, dan beban utang yang signifikan. Merek baru NFC belum terbukti mampu membalikkan kerugian besar pasca-Texas Chicken. Dengan estimasi nilai wajar yang sangat rendah (IDR 5.74 oleh satu sumber) dan kekhawatiran pasar tentang kemungkinan harga saham mencapai IDR 50, risiko delisting atau kebangkrutan sangat nyata. Tanpa injeksi modal besar atau perubahan strategis radikal dan sukses, saham ini diperkirakan akan terus berkinerja jauh lebih buruk daripada indeks, berpotensi menuju ke level terendah atau bahkan terdelisting.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.