Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:
PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA.JK) Analisis Saham
Diperbarui: tuesday 23 december 2025
Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.
Grafik Saham

Grafik Indeks

Grafik Relatif

Ringkasan
Sentimen Stockbit
Skor: 60
Sentimen Investing.com
Skor: 30
Kinerja Tahun Lalu
Status: Outperformed
Outlook
1 Minggu
Target: 50
Vs Indeks: In-line
1 Bulan
Target: 55
Vs Indeks: In-line
1 Tahun
Target: 70
Vs Indeks: Outperform
Berita Terbaru
PT Karya Permata Inovasi Indonesia Tbk (KPII), pemegang saham pengendali PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA), telah menyelesaikan akuisisi 99,9% saham PT Permata Citra Inovasi (PCI) senilai Rp86,413 miliar. Akuisisi ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem bisnis properti KPII, khususnya di sektor persewaan dan manajemen gedung, serta diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham.
PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) melaporkan laba bersih sebesar Rp212 juta pada Kuartal 2 2025, meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun 2024 sebesar Rp69,2 juta. Hal ini menunjukkan peningkatan kinerja operasional perusahaan secara tahunan.
Harga saham DADA mengalami kenaikan signifikan dalam seminggu terakhir, melonjak dari sekitar Rp7 menjadi Rp16 per lembar pada September 2025. Perusahaan menyatakan fluktuasi harga ini adalah hasil dari mekanisme pasar yang dinamis dan dipengaruhi oleh permintaan dan penawaran. DADA juga menyebutkan fokus pada penyerahan unit proyek properti seperti Plaza Convill dan Apple3.
Perjalanan saham DADA sepanjang tahun ini menjadi sorotan, di mana pengendali PT Karya Permata Inovasi Indonesia (KPII) dilaporkan melakukan pembelian besar-besaran saat harga saham di level rendah (Rp9), lalu melepas kepemilikan secara bertahap setelah harga melonjak hingga Rp240. Aksi ini menghasilkan keuntungan besar bagi pengendali, sementara banyak investor ritel yang masuk di harga tinggi mengalami kerugian setelah saham turun ke Rp50.
Saham PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) terpuruk delapan hari berturut-turut hingga menyentuh batas Auto Reject Bawah (ARB), setelah aksi jual masif dari pengendali yang diduga memicu kerugian ritel. Situasi ini menunjukkan volatilitas tinggi dan risiko bagi investor yang terlambat masuk.
Rumor
Berita tentang negosiasi akuisisi dengan dua raksasa properti asal Jepang, Kajima Corporation dan Mitsubishi Estate, serta dugaan keterlibatan Vanguard Group, memicu lonjakan harga saham DADA. Rumor ini menempatkan DADA sebagai 'hidden gem' dengan potensi pertumbuhan jangka panjang jika akuisisi terealisasi.
Saham DADA mengalami tekanan jual dan jatuh ke ARB setelah reli tajam, memicu dugaan adanya aksi 'pompom' (pump and dump) oleh pemegang saham pengendali yang terlihat dari penurunan kepemilikan signifikan mereka.
Spekulasi beredar luas di pasar mengenai potensi harga saham DADA yang dapat menyentuh ratusan ribu rupiah. Namun, manajemen perusahaan secara resmi menyatakan tidak memiliki informasi material yang belum diungkapkan yang dapat memengaruhi harga saham secara signifikan.
Ikhtisar
Sekilas
Buffett Indicator
2.0/10Warren Buffett dikenal karena strateginya berinvestasi pada perusahaan dengan fundamental yang kuat, model bisnis yang mudah dipahami, keunggulan kompetitif yang berkelanjutan (moat), manajemen yang jujur, dan valuasi yang menarik. PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA.JK) kemungkinan besar tidak akan memenuhi kriteria investasi Warren Buffett. Saham ini menunjukkan volatilitas harga yang sangat tinggi, sebagian besar didorong oleh spekulasi dan rumor tentang akuisisi atau 'backdoor listing', serta dugaan aksi 'pompom' oleh pengendali. Meskipun ada berita positif tentang peningkatan laba bersih kuartalan dan rencana ekspansi ke AI/energi hijau, valuasi saham saat ini (P/E 207,65; P/B 1,05) dianggap sangat mahal dibandingkan nilai wajar, bahkan dengan perbandingan industri. Buffett cenderung menghindari saham spekulatif dengan pergerakan harga yang tidak didukung oleh fundamental yang kokoh dan pertumbuhan organik yang jelas. Sejarah penjualan besar-besaran oleh pengendali setelah harga melonjak juga akan menjadi bendera merah bagi Buffett, yang mengutamakan keselarasan kepentingan manajemen dengan pemegang saham minoritas.
Prospek Jangka Pendek
Prospek 1 Tahun
Dalam satu tahun ke depan, DADA memiliki potensi untuk mengungguli indeks dengan target harga Rp70. Prospek ini sangat bergantung pada realisasi rumor backdoor listing oleh investor Jepang dan kesuksesan inisiatif perusahaan dalam mengembangkan ekosistem digital berbasis AI dan energi hijau. Peningkatan laba bersih di Q2 2025 juga menunjukkan potensi perbaikan kinerja. Namun, risiko tetap tinggi karena valuasi saat ini dianggap mahal oleh beberapa metrik, dan ada sejarah manipulasi harga.
Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.
Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.
Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.
Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.