ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 185
Target 1 Minggu: Rp 180
Target 1 Bulan: Rp 190
Target 1 Tahun: Rp 205
Sentimen Investing: Bearish
Sentimen Stockbit: Mixed

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT Duta Anggada Realty Tbk. (DART.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 23 december 2025

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT Duta Anggada Realty Tbk (DART.JK) adalah perusahaan properti yang berbasis di Indonesia, berfokus pada pembangunan, penjualan, penyewaan, dan pengelolaan properti seperti apartemen, perkantoran, dan pusat perbelanjaan. Portofolio proyeknya mencakup properti investasi (untuk disewakan) dan properti untuk pengembangan (untuk dijual), terbagi dalam segmen perkantoran, ritel, apartemen, dan hotel. Proyek utamanya meliputi La Maison Barito (apartemen), Plaza Chase (perkantoran), Citywalk Sudirman, Plaza Bapindo, Holiday Inn & Suites, Hotel Bali, Icon Towers, dan Sinarmas MSIG Tower.

Sentimen Stockbit

Mixed

Skor: 40

Diskusi di Stockbit menunjukkan sentimen beragam untuk DART.JK. Beberapa analisis teknikal menyarankan strategi scalping atau short swing, namun tidak merekomendasikan untuk kepemilikan jangka panjang, bahkan menyebutnya sebagai 'Money Game / Repo Valuation Play dari grup Victoria, bukan fundamental murni laba bersih'. Ini mengindikasikan bahwa pergerakan harga mungkin lebih didorong oleh spekulasi jangka pendek daripada fundamental perusahaan. Disarankan untuk berhati-hati dengan volume perdagangan dan tidak melakukan 'all-in'.

Sentimen Investing.com

Bearish

Skor: 20

Analisis teknikal DART di Investing.com menunjukkan sinyal 'Strong Sell' berdasarkan indikator seperti Relative Strength Index (RSI) 14-hari (43.917) dan rata-rata pergerakan (moving averages) 5-hari dan 50-hari. Ini mengindikasikan prospek teknikal yang bearish untuk saham ini.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Underperformed

Selama 365 hari terakhir, PT Duta Anggada Realty Tbk (DART.JK) mencatat kenaikan harga sebesar 10.12% (dari Rp 168 menjadi Rp 185), sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) meningkat sebesar 21.84% (dari 7096.44 menjadi 8645.84). Ini menunjukkan bahwa DART.JK berkinerja lebih rendah dibandingkan dengan indeks acuannya. Kinerja yang kurang memuaskan ini kemungkinan besar disebabkan oleh kerugian bersih yang dicatat perusahaan pada tahun 2023 sebesar Rp 343,8 miliar, meskipun ada sedikit perbaikan dari tahun sebelumnya. Selain itu, meskipun pasar properti Indonesia secara keseluruhan menunjukkan ketahanan dan potensi pertumbuhan pada tahun 2024 dan 2025 yang didukung oleh kebijakan pemerintah dan pengembangan infrastruktur, DART.JK mungkin belum sepenuhnya mampu memanfaatkan momentum pasar ini karena tantangan internal atau persaingan. Adanya pencabutan suspensi saham pada Februari 2025 karena pemenuhan aturan free float mungkin memberikan dorongan jangka pendek, tetapi tidak mencerminkan fundamental yang kuat. Sentimen di media sosial yang mengindikasikan 'Money Game' juga menunjukkan bahwa pergerakan harga bisa jadi lebih spekulatif daripada berbasis fundamental, yang berpotensi membatasi kenaikan stabil.

Outlook

1 Minggu

Target: 180

Vs Indeks: In-line

Dalam satu minggu ke depan, harga saham DART diperkirakan akan bergerak stagnan atau sedikit menurun. Meskipun pasar properti Indonesia memiliki prospek positif jangka panjang, analisis teknikal Investing.com menunjukkan sinyal 'Strong Sell'. Selain itu, sentimen di Stockbit lebih condong pada trading jangka pendek yang spekulatif daripada investasi jangka panjang, sehingga potensi kenaikan signifikan terbatas.

1 Bulan

Target: 190

Vs Indeks: In-line

Untuk satu bulan ke depan, saham DART mungkin akan bergerak in-line dengan indeks atau sedikit di bawah. Rencana penerbitan obligasi pada akhir Juni 2025 dapat memberikan perhatian pasar, namun kerugian bersih yang masih berlanjut pada tahun 2023 dapat membatasi antusiasme investor. Prospek positif pasar properti yang lebih luas bisa memberikan sedikit dukungan, namun DART perlu menunjukkan perbaikan fundamental yang lebih konkret untuk menarik minat beli yang kuat.

1 Tahun

Target: 205

Vs Indeks: Outperform

Dalam satu tahun ke depan, DART memiliki potensi untuk sedikit mengungguli indeks jika pasar properti Indonesia terus menguat dan perusahaan menunjukkan tanda-tanda perbaikan fundamental yang lebih jelas. Pasar properti diperkirakan tumbuh sebesar 5.82% CAGR hingga 2029, didorong oleh pelonggaran pembatasan kepemilikan asing, permintaan yang meningkat, dan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan. Namun, agar DART dapat memanfaatkan ini, perusahaan harus beralih dari kerugian bersih dan menunjukkan profitabilitas yang konsisten dari proyek-proyeknya. Jika ada berita positif terkait proyek baru atau peningkatan pendapatan dari properti investasi mereka, hal ini dapat mendorong kenaikan harga saham. Tanpa perbaikan fundamental, risiko tetap tinggi.

Berita Terbaru

PT Duta Anggada Realty Tbk (DART) Catat Rugi Bersih Rp 343,8 Miliar pada Tahun 2023 (2024-05-27)

PT Duta Anggada Realty Tbk (DART) melaporkan kerugian bersih sebesar Rp 343,8 miliar pada tahun 2023. Meskipun masih merugi, jumlah ini menunjukkan perbaikan dibandingkan kerugian Rp 421,1 miliar pada tahun 2022. Kerugian ini berpotensi memberikan sentimen negatif terhadap harga saham DART, meskipun perbaikan dari tahun sebelumnya dapat dilihat sebagai sinyal positif awal.

Saham Duta Anggada (DART) Kembali Beredar usai Penuhi Free Float (2025-02-17)

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencabut status suspensi atas saham DART setelah perusahaan memenuhi aturan free float. Pencabutan suspensi ini memungkinkan saham DART untuk diperdagangkan kembali di pasar reguler dan tunai, yang dapat meningkatkan likuiditas dan kepercayaan investor jangka pendek, namun kinerja fundamental tetap menjadi perhatian.

Akhir Juni 2025, Duta Anggada Siap Emisi Obligasi Rp300 Miliar (Akhir Juni 2025)

PT Duta Anggada Realty Tbk (DART) berencana menerbitkan Obligasi Berkelanjutan IV DART Tahap I Tahun 2025 senilai Rp300 miliar. Penerbitan obligasi ini menunjukkan upaya perusahaan untuk mendapatkan pendanaan, yang bisa digunakan untuk modal kerja atau ekspansi proyek. Namun, hal ini juga akan meningkatkan beban utang perusahaan, yang perlu diawasi oleh investor.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 185
Sentimen Investing.com Bearish 20 %
Sentimen Stockbit Mixed 40 %

Buffett Indicator

2.0/10

Warren Buffett cenderung berinvestasi pada perusahaan yang memiliki model bisnis yang mudah dipahami, memiliki keunggulan kompetitif (moat) yang kuat, manajemen yang jujur dan kompeten, serta catatan profitabilitas yang konsisten dengan valuasi yang menarik. DART.JK, dengan kerugian bersih yang berkelanjutan pada tahun 2023, tidak akan memenuhi kriteria profitabilitas dan arus kas positif yang dicari Buffett. Selain itu, sentimen pasar yang mengindikasikan adanya 'Money Game' atau 'Repo Valuation Play' sangat bertentangan dengan filosofi investasi jangka panjang berbasis fundamental Buffett. Meskipun bergerak di sektor real estat yang dapat dipahami, tidak ada bukti kuat mengenai keunggulan kompetitif yang jelas atau manajemen yang luar biasa yang dapat mengkompensasi kerugian finansial. Penerbitan obligasi juga menambah beban utang, yang biasanya dihindari Buffett jika tidak dikelola dengan sangat baik dan didukung oleh pendapatan yang kuat. Oleh karena itu, kemungkinan besar Warren Buffett tidak akan menyarankan untuk membeli saham ini.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 180
Kinerja vs Indeks
In-line
Target 1 Bulan
Rp. 190
Kinerja vs Indeks
In-line

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 205
Kinerja vs Indeks
Outperform

Dalam satu tahun ke depan, DART memiliki potensi untuk sedikit mengungguli indeks jika pasar properti Indonesia terus menguat dan perusahaan menunjukkan tanda-tanda perbaikan fundamental yang lebih jelas. Pasar properti diperkirakan tumbuh sebesar 5.82% CAGR hingga 2029, didorong oleh pelonggaran pembatasan kepemilikan asing, permintaan yang meningkat, dan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan. Namun, agar DART dapat memanfaatkan ini, perusahaan harus beralih dari kerugian bersih dan menunjukkan profitabilitas yang konsisten dari proyek-proyeknya. Jika ada berita positif terkait proyek baru atau peningkatan pendapatan dari properti investasi mereka, hal ini dapat mendorong kenaikan harga saham. Tanpa perbaikan fundamental, risiko tetap tinggi.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.