ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 98
Target 1 Minggu: Rp 100
Target 1 Bulan: Rp 105
Target 1 Tahun: Rp 120
Sentimen Investing: Bearish
Sentimen Stockbit: Mixed to Bullish

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT Dafam Property Indonesia Tbk (DFAM.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 23 december 2025

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT Dafam Property Indonesia Tbk (DFAM) menunjukkan fundamental yang lemah. Perusahaan terus mencatat kerugian bersih, dengan rugi bersih sebesar Rp 18,6 miliar pada tahun 2024 dan Rp 16,3 miliar pada tahun 2023. Rasio utang terhadap ekuitas (DER) sangat tinggi, yaitu 2,87, bahkan mencapai 11,09 pada laporan keuangan 2024, menunjukkan ketergantungan yang besar pada utang. Nilai buku per saham (PBV) juga tinggi di 4,30x hingga 4,78x, mengindikasikan valuasi yang mahal dibandingkan nilai aset bersih. Profitabilitas perusahaan sangat rendah, tercermin dari Return on Equity (ROE) yang minus 93,31% pada 2024 dan -70.53%. Rasio cepat (Quick Ratio) yang rendah sebesar 0,18 menunjukkan perusahaan mungkin kesulitan menutupi kewajiban jangka pendek dengan aset lancarnya. DFAM bergerak di bidang pengembangan properti, pengelolaan gedung, sewa gedung, perhotelan, dan jasa manajemen hotel. Upaya lelang aset untuk mengurangi beban bunga bank menunjukkan langkah restrukturisasi keuangan. Prospek pasar properti Indonesia secara umum diproyeksikan tumbuh di tahun 2025, namun kinerja DFAM secara individual masih harus membuktikan kemampuan untuk memanfaatkan momentum pasar tersebut.

Sentimen Stockbit

Mixed to Bullish

Skor: 60

Diskusi di Stockbit menunjukkan sentimen yang cenderung campuran hingga sedikit bullish. StockBot AI menyarankan saham ini untuk strategi SWING spekulatif dengan porsi kecil karena menunjukkan fase pemulihan teknikal, namun fundamental masih rapuh dan sangat bergantung pada pemulihan industri perhotelan. Beberapa pengguna berpendapat untuk 'HOLD' saham ini karena masih dalam fase akumulasi, sementara yang lain menunggu 'vitamin hosip' atau bertanya-tanya apakah akan 'jebol'. Target harga spekulatif juga disebutkan di kisaran 115-130.

Sentimen Investing.com

Bearish

Skor: 35

Sentimen anggota di Investing.com menunjukkan kecenderungan pesimistis atau bearish terhadap DFAM. Analisis teknikal menunjukkan sinyal 'Jual' berdasarkan beberapa indikator seperti MACD dan moving average 5 & 10 hari, meskipun sinyal harian keseluruhan adalah 'Beli'. RSI 14 hari berada di posisi 'Neutral'.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Outperformed

Selama 365 hari terakhir, harga saham DFAM menunjukkan kinerja yang jauh melampaui indeks IHSG. Harga saham DFAM naik dari 50 menjadi 98 (perkiraan 19 Desember 2025), yang merupakan kenaikan sekitar 96%. Sementara itu, IHSG bergerak dari sekitar 7096 menjadi 8645, yang merupakan kenaikan sekitar 21,8%. Kenaikan signifikan DFAM dari harga 50 Rupiah, yang dikenal sebagai 'saham gocap', mungkin didorong oleh sentimen positif pasar properti Indonesia secara keseluruhan yang diproyeksikan tangguh dan bergairah di tahun 2025. Selain itu, peningkatan transaksi KPR dan KPA sepanjang 2024 juga mendukung sektor properti. Namun, kinerja keuangan DFAM sendiri mencatat kerugian bersih yang meningkat di tahun 2024 dan 2023, serta keputusan untuk tidak membagikan dividen. Hal ini menunjukkan bahwa kenaikan harga saham mungkin lebih bersifat spekulatif atau antisipasi terhadap potensi perbaikan di sektor properti yang lebih luas, daripada cerminan langsung dari fundamental perusahaan yang kuat. Aksi korporasi seperti lelang aset untuk mengurangi beban bunga bank juga dapat memberikan sentimen campuran, antara upaya perbaikan dan indikasi tekanan finansial.

Outlook

1 Minggu

Target: 100

Vs Indeks: In-line

Dalam satu minggu ke depan, harga saham DFAM diperkirakan akan bergerak stabil atau sedikit menguat. Meskipun ada sinyal 'Jual' dari beberapa moving average jangka pendek, sinyal beli/jual harian secara keseluruhan menunjukkan 'Beli' menurut Investing.com. Namun, sentimen di media sosial masih campuran dan tidak ada katalis jangka pendek yang signifikan.

1 Bulan

Target: 105

Vs Indeks: In-line

Untuk satu bulan ke depan, DFAM berpotensi bergerak dalam tren naik yang terbatas. Prospek positif sektor properti di awal tahun 2026 dapat memberikan dorongan. Namun, fundamental perusahaan yang lemah dan utang yang tinggi dapat membatasi kenaikan signifikan kecuali ada berita positif yang substansial mengenai perbaikan kinerja keuangan.

1 Tahun

Target: 120

Vs Indeks: Outperform

Dalam satu tahun ke depan, DFAM memiliki potensi untuk mengungguli indeks, didorong oleh proyeksi pertumbuhan pasar properti Indonesia secara keseluruhan hingga 2029. Jika perusahaan berhasil dalam strategi pengurangan utang melalui lelang aset dan mampu menunjukkan perbaikan dalam laporan keuangannya, sentimen investor dapat berbalik positif. Namun, risiko tetap tinggi mengingat riwayat kerugian dan rasio utang yang substansial. Potensi harga target 120 adalah optimis dengan asumsi perbaikan operasional dan sentimen pasar yang mendukung.

Berita Terbaru

Komisaris Utama Dafam (DFAM) Terseret Kasus Hukum, Apa Dampaknya ke Bisnis? (11 Juni 2025)

PT Dafam Property Indonesia Tbk (DFAM) menyatakan bahwa kasus hukum yang menjerat Komisaris Utama F Soleh Dahlan bersifat pribadi dan tidak berdampak pada operasional atau kinerja bisnis perusahaan. Kasus ini terkait dugaan pemalsuan surat klaim kepemilikan bangunan cagar budaya di Kota Lama Semarang.

Laporan Keuangan Q1 2025 PT Dafam Property Indonesia Tbk dan Entitas Anak Tidak Diaudit (02 Mei 2025)

PT Dafam Property Indonesia Tbk merilis Laporan Keuangan Kuartal 1 tahun 2025 yang tidak diaudit, memberikan gambaran kinerja keuangan perusahaan di awal tahun.

Keterbukaan Informasi Atas Rencana Transaksi Afiliasi dan Material PT Dafam Mambo International selaku Entitas Anak Perseroan (23 April 2025)

Perusahaan mengumumkan keterbukaan informasi mengenai rencana transaksi afiliasi dan material yang melibatkan PT Dafam Mambo International, salah satu entitas anak perseroan.

Financial Statements Full Year 2024 of DFAM (18 Maret 2025)

PT Dafam Property Indonesia Tbk (DFAM) membukukan rugi bersih sebesar Rp 18,6 miliar pada tahun 2024, meningkat dari kerugian Rp 16,3 miliar pada tahun 2023. Pendapatan juga mengalami penurunan sebesar 8,7% dibandingkan tahun sebelumnya.

Kurangi Beban Bunga Bank, Dafam Property (DFAM) Lelang Aset (22 Agustus 2024)

DFAM akan melelang salah satu asetnya, yaitu Gedung Menara Suara Merdeka lantai 11 di Semarang, untuk mengurangi beban bunga bank. Upaya negosiasi dengan Bank Maybank belum mencapai kesepakatan. Lelang ini diperkirakan akan mengurangi pendapatan sewa namun dapat menutup sebagian utang dan mengurangi beban bunga bank.

Bukukan Rugi Rp16 Miliar, Dafam Property (DFAM) Putuskan Tak Bagi Dividen (20 Juni 2024)

PT Dafam Property Indonesia Tbk (DFAM) memutuskan untuk tidak membagikan dividen menyusul kerugian sebesar Rp16,3 miliar yang dibukukan pada tahun 2023.

Rumor

Saham DFAM Terjebak di 80-an, Akumulasi Gagal, Target 92 jadi Area Take Profit? (13 November 2025)

Sebuah analisis dan spekulasi di KabarBursa menyebutkan bahwa saham DFAM sempat menggeliat dengan reli singkat namun kembali terjebak di kisaran harga 80-an. Akumulasi pelaku besar dianggap gagal menopang harga, dan tekanan jual menumpuk di area 90-95. Investor ritel dianggap tidak cukup kuat menahan tekanan jual.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 98
Sentimen Investing.com Bearish 35 %
Sentimen Stockbit Mixed to Bullish 60 %

Buffett Indicator

2.0/10

Warren Buffett kemungkinan besar tidak akan merekomendasikan pembelian saham DFAM. Filosofi investasi Buffett berpusat pada perusahaan dengan fundamental yang kuat, neraca yang sehat, laba yang konsisten dan dapat diprediksi, keunggulan kompetitif yang jelas (moat), serta valuasi yang wajar. DFAM, di sisi lain, menunjukkan rasio utang yang sangat tinggi, kerugian bersih yang terus-menerus selama beberapa tahun terakhir, Return on Equity (ROE) yang sangat negatif, dan Price to Book Value (PBV) yang tinggi menunjukkan valuasi yang mahal untuk perusahaan yang merugi. Bisnis properti dan perhotelan adalah sektor yang kompetitif dan tidak ada indikasi keunggulan kompetitif yang kuat dari DFAM. Selain itu, masalah hukum yang melibatkan Komisaris Utama, meskipun diklaim tidak berdampak operasional, dapat menambah lapisan risiko yang tidak disukai Buffett.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 100
Kinerja vs Indeks
In-line
Target 1 Bulan
Rp. 105
Kinerja vs Indeks
In-line

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 120
Kinerja vs Indeks
Outperform

Dalam satu tahun ke depan, DFAM memiliki potensi untuk mengungguli indeks, didorong oleh proyeksi pertumbuhan pasar properti Indonesia secara keseluruhan hingga 2029. Jika perusahaan berhasil dalam strategi pengurangan utang melalui lelang aset dan mampu menunjukkan perbaikan dalam laporan keuangannya, sentimen investor dapat berbalik positif. Namun, risiko tetap tinggi mengingat riwayat kerugian dan rasio utang yang substansial. Potensi harga target 120 adalah optimis dengan asumsi perbaikan operasional dan sentimen pasar yang mendukung.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.