Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS.JK) Analisis Saham
Diperbarui: friday 28 november 2025
Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.
Grafik Saham

Grafik Indeks

Grafik Relatif

Ringkasan
Sentimen Stockbit
Skor: 40
Sentimen Investing.com
Skor: 20
Kinerja Tahun Lalu
Status: Underperformed
Outlook
1 Minggu
Target: 175
Vs Indeks: In-line
1 Bulan
Target: 185
Vs Indeks: In-line
1 Tahun
Target: 280
Vs Indeks: Outperform
Berita Terbaru
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS) optimis kinerja akan membaik pada tahun 2026 melalui strategi efisiensi biaya, perluasan jaringan layanan, dan penguatan portofolio tes. Perusahaan menargetkan pemulihan profitabilitas pada 2026 dan memproyeksikan kinerja kuartal IV 2025 membaik karena tingginya permintaan corporate medical check-up. DGNS juga berencana mengalokasikan sekitar Rp12 miliar untuk pembelian alat laboratorium berbasis functional medicine di tahun 2026.
DGNS berencana berinvestasi sekitar Rp12 miliar pada tahun 2026 untuk pengadaan alat laboratorium baru dan pengembangan layanan berbasis functional medicine. Perusahaan juga memperluas jaringan klinik, dengan satu klinik utama sudah beroperasi di Jakarta dan dua lainnya akan segera beroperasi di Makassar dan Batam. Ekspansi lanjutan direncanakan ke Medan, Surabaya, Semarang, dan Bali, dengan target 41 lokasi hingga akhir tahun.
Diagnos Laboratorium Utama (DGNS) sedang dalam tahap finalisasi akuisisi startup teknologi kesehatan Asa Ren senilai US$24,1 juta (sekitar Rp357,89 miliar) melalui skema inbreng dan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue. DGNS akan menerbitkan 921 juta saham baru dengan harga pelaksanaan Rp505 per saham untuk mendapatkan dana sekitar Rp465,1 miliar. Akuisisi ini diharapkan dapat memperluas akses pasar dan mengoptimalkan biaya operasional melalui sinergi teknologi genetik Asa Ren.
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS) mengumumkan pengunduran diri dua direktur perseroan pada Maret 2025. Detail lebih lanjut mengenai alasan pengunduran diri tersebut tidak dijelaskan.
Ikhtisar
Sekilas
Buffett Indicator
3.0/10Warren Buffett cenderung berinvestasi pada bisnis yang mudah dipahami, memiliki keunggulan kompetitif yang kuat (moat), manajemen yang solid, dan valuasi yang menarik dengan pendapatan yang stabil dan dapat diprediksi. Dalam kasus DGNS, skor Buffett Indicator yang rendah (3/10) disebabkan oleh beberapa faktor: 1. **Stabilitas dan Prediktabilitas:** DGNS baru-baru ini mencatat kerugian bersih di Kuartal I, Semester I, dan Kuartal III 2025. Meskipun ada strategi turnaround dan laba di FY2024, kinerja yang tidak konsisten ini membuatnya kurang memenuhi kriteria stabilitas dan prediktabilitas pendapatan yang disukai Buffett. 2. **Keunggulan Kompetitif (Moat):** Meskipun bergerak di sektor kesehatan yang esensial, keunggulan kompetitif DGNS belum terlihat sangat kuat dan mudah dipertahankan di tengah persaingan. Perusahaan sedang membangun moat melalui ekspansi jaringan dan layanan inovatif seperti genomik, namun ini masih dalam tahap pengembangan. 3. **Valuasi:** Dengan P/E Ratio yang negatif dan PBV sekitar 1.1x, valuasi mungkin tidak tampak murah bagi investor nilai klasik seperti Buffett, terutama mengingat ketidakpastian profitabilitas jangka pendek. 4. **Manajemen:** Pengunduran diri dua direktur pada Maret 2025 dapat menimbulkan pertanyaan tentang stabilitas manajemen, yang merupakan faktor penting bagi Buffett. Meskipun DGNS memiliki rencana pertumbuhan yang jelas dan beroperasi di sektor penting, sifatnya yang masih dalam fase turnaround dan pembangunan keunggulan kompetitif, serta riwayat profitabilitas yang berfluktuasi, menjadikannya kurang cocok dengan profil investasi Warren Buffett yang konservatif dan berorientasi nilai jangka panjang.
Prospek Jangka Pendek
Prospek 1 Tahun
Dalam satu tahun ke depan, prospek DGNS dinilai lebih optimis. Strategi perusahaan untuk efisiensi biaya, perluasan jaringan layanan, penguatan portofolio tes, serta investasi dalam functional medicine dan akuisisi Asa Ren diharapkan dapat mendorong pertumbuhan signifikan. Akuisisi Asa Ren khususnya berpotensi memperluas akses pasar dan layanan genomik, menciptakan sinergi yang dapat meningkatkan pendapatan dan efisiensi. Meskipun masih ada risiko terkait implementasi strategi dan kondisi pasar, target harga Rp280 mencerminkan potensi pembalikan kinerja dan realisasi nilai dari inisiatif strategis ini. Target ini juga sejalan dengan beberapa perkiraan 'fair value' atau target harga analis yang lebih lama, meskipun lebih konservatif dari harga rights issue Rp505.
Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.
Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.
Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.
Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.