ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 183
Target 1 Minggu: Rp 200
Target 1 Bulan: Rp 215
Target 1 Tahun: Rp 250
Sentimen Investing: Neutral
Sentimen Stockbit: Mixed

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 23 december 2025

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR) adalah bank komersial yang beroperasi di Indonesia, menyediakan berbagai produk dan layanan perbankan termasuk tabungan, deposito, serta pinjaman modal kerja, investasi, dan konsumen. Bank ini merupakan anak perusahaan dari OK Next Co., Ltd (sebelumnya APRO Financial Co., Ltd) dari Korea Selatan. Bank telah menunjukkan pertumbuhan kinerja yang kuat, dengan laba bersih tahun 2024 mencapai Rp49,99 miliar, naik 74,47% secara tahunan (YoY), melampaui target awal sebesar Rp30,30 miliar. Pada Kuartal I-2025, laba bersih melonjak 606% YoY menjadi Rp30,43 miliar, mencapai 29,31% dari target laba 2025 sebesar Rp103,83 miliar. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan pendapatan operasional dan efisiensi biaya. Penyaluran kredit pada tahun 2024 naik 9,06% menjadi Rp9.300,15 miliar, dengan target pertumbuhan kredit sebesar 11,40% atau Rp9,50 triliun untuk tahun 2024. Dana Pihak Ketiga (DPK) juga tumbuh 10,71% menjadi Rp7.543,76 miliar pada tahun 2024. Rasio Kecukupan Modal (CAR) Bank tetap kuat di level 46,83% pada akhir 2024 dan 45,27% pada Kuartal I-2025. Selain itu, kualitas aset membaik dengan penurunan NPL gross dari 3,80% menjadi 2,49% dan NPL nett dari 2,30% menjadi 1,45%. Bank juga aktif dalam pengembangan bisnis, seperti memberikan fasilitas kredit senilai Rp 500 miliar kepada PT Bussan Auto Finance (BAF) pada Mei 2024.

Sentimen Stockbit

Mixed

Skor: 55

Diskusi di Stockbit menunjukkan sentimen yang bervariasi untuk DNAR. Beberapa pengguna bullish, menyarankan bahwa ini adalah 'waktu terbaik akumulasi' dan mengantisipasi aktivitas 'bandar' (investor besar) yang akan mengakumulasi saham. Di sisi lain, ada juga komentar yang sangat bearish, menyebut saham tersebut 'ampas' dan memperingatkan tentang 'tuyul kelaparan' (indikasi manipulasi atau kualitas saham yang buruk). Alat 'Trigger Smart Money' di platform tersebut juga mengindikasikan deteksi volume abnormal dan konfirmasi arus dana, yang bisa mengarah pada sinyal beragam tergantung pada hasil spesifiknya.

Sentimen Investing.com

Neutral

Skor: 50

Sentimen dari Investing.com cenderung netral berdasarkan informasi yang tersedia. Sebuah berita tentang pengalihan saham treasuri DNAR menegaskan bahwa tidak ada dampak negatif khusus terhadap operasional atau kondisi keuangan perusahaan. Investing.com juga menggunakan AI 'ProPicks' untuk mengevaluasi saham berdasarkan metrik keuangan, fundamental, momentum, dan valuasi, yang menunjukkan pendekatan analitis berbasis data daripada sentimen publik yang emosional. Tidak ada indikasi komentar pengguna atau tren hashtag yang sangat bullish atau bearish yang menonjol.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Outperformed

Selama 365 hari terakhir, saham DNAR menunjukkan kinerja yang jauh lebih baik daripada indeksnya. Harga saham DNAR naik dari 113 menjadi 183, yang merupakan kenaikan sekitar 61,95%. Sementara itu, indeks meningkat dari 7096,44 menjadi 8645,84, atau sekitar 21,83%. Kinerja superior ini didorong oleh beberapa faktor. Bank Oke Indonesia membukukan laba bersih yang sangat kuat pada akhir tahun 2024, naik 74,47% YoY menjadi Rp49,99 miliar, jauh melampaui target. Pertumbuhan laba yang signifikan ini berlanjut pada Kuartal I-2025 dengan kenaikan 606% YoY mencapai Rp30,43 miliar. Selain itu, Bank juga aktif dalam ekspansi bisnis melalui pemberian fasilitas kredit, seperti Rp 500 miliar kepada PT Bussan Auto Finance (BAF) pada Mei 2024. Peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) dan penyaluran kredit, bersama dengan perbaikan kualitas aset yang ditunjukkan oleh penurunan NPL, berkontribusi pada kepercayaan investor. Lingkungan suku bunga Bank Indonesia yang relatif stabil di akhir 2024, diikuti oleh pemotongan suku bunga secara bertahap di tahun 2025, juga dapat mendukung kinerja sektor perbankan.

Outlook

1 Minggu

Target: 200

Vs Indeks: Outperform

Prospek satu minggu ke depan diperkirakan akan mengungguli indeks, didukung oleh sentimen positif yang berkelanjutan dari laporan keuangan yang kuat, khususnya kinerja Kuartal I-2025 yang luar biasa. Rekomendasi 'beli jangka pendek' dari beberapa analisis teknikal juga dapat memberikan dorongan.

1 Bulan

Target: 215

Vs Indeks: Outperform

Dalam satu bulan, DNAR diperkirakan akan melanjutkan kinerja unggulnya. Momentum positif dari pertumbuhan laba dan operasional yang efisien diperkirakan akan berlanjut. Ekspansi kredit yang sedang berlangsung dan perbaikan kualitas aset dapat menarik minat investor lebih lanjut. Potensi berlanjutnya pemotongan suku bunga oleh Bank Indonesia di paruh kedua 2025 juga dapat mendukung sektor perbankan.

1 Tahun

Target: 250

Vs Indeks: Outperform

Untuk prospek satu tahun ke depan, DNAR diproyeksikan akan mengungguli indeks secara signifikan. Bank memiliki target laba bersih yang ambisius untuk tahun 2025 sebesar Rp103,83 miliar dan telah menunjukkan kemampuan untuk melampaui target. Strategi jangka panjang Bank untuk mengembangkan layanan digital, meningkatkan kualitas layanan, dan memperluas penyaluran kredit, didukung oleh permodalan yang kuat dan manajemen NPL yang lebih baik, akan menjadi pendorong utama. Kepemilikan oleh OK Next Co., Ltd. juga memberikan dukungan strategis untuk pertumbuhan masa depan.

Berita Terbaru

Bank Indonesia Mempertahankan Suku Bunga Acuan di 6% (2024-11-20)

Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuannya di 6% pada November 2024, sebagai langkah untuk menstabilkan Rupiah dan mengendalikan inflasi. Keputusan ini diambil di tengah ketidakpastian global dan geopolitik, sejalan dengan tujuan kebijakan moneter untuk menjaga inflasi dalam kisaran target dan mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga pada Desember 2024 (2024-12-18)

Pada pertemuannya tanggal 17–18 Desember, Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate di 6,00% untuk bulan ketiga berturut-turut. Keputusan ini didorong oleh kebutuhan untuk menjaga stabilitas Rupiah dan membendung arus keluar modal di tengah ketidakpastian ekonomi global.

OK Bank Indonesia Memberikan Fasilitas Kredit Rp 500 Miliar kepada Grup Mitsui & Co Ltd (2024-05-29)

OK Bank Indonesia memberikan fasilitas kredit senilai Rp 500 miliar kepada PT Bussan Auto Finance (BAF), yang merupakan bagian dari grup Mitsui & Co Ltd. Fasilitas ini ditujukan untuk mendukung modal kerja BAF dalam pembiayaan sepeda motor Yamaha, memperluas eksposur OK Bank ke bisnis pembiayaan otomotif.

Laba Bersih OK Bank Capai Rp4,31 Miliar di Kuartal I-2024 (2024-05-15)

PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR) atau OK Bank membukukan laba bersih sebesar Rp4,31 miliar pada Kuartal I-2024, mengalami penurunan 13,93% dibandingkan periode yang sama tahun 2023. Meskipun demikian, pertumbuhan laba bersih ini didorong oleh peningkatan pendapatan bunga, terutama dari bunga kredit.

OK Bank Bukukan Laba Bersih Rp49,99 Miliar pada Akhir 2024 (2025-05-22)

PT Bank Oke Indonesia Tbk (OK Bank) berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp49,99 miliar pada akhir tahun 2024, meningkat 74,47% dari tahun sebelumnya. Angka ini melampaui target Rencana Bisnis Bank (RBB) awal tahun yang sebesar Rp30,30 miliar, ditopang oleh kenaikan pendapatan operasional dan efisiensi biaya.

Bank Indonesia Pangkas Suku Bunga Acuan Secara Bertahap Sejak September 2024 (2025-09-18)

Bank Indonesia mengejutkan pasar dengan memangkas suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin menjadi 4,75% pada pertemuan kebijakan moneter September 2025. Ini merupakan pemotongan suku bunga keenam dalam siklus pelonggaran moneter yang dimulai pada September 2024, bertujuan untuk menstimulasi pertumbuhan ekonomi nasional.

OK Bank Tarik Saham Treasuri Melalui Pengurangan Modal (2025-10-03)

PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR) melakukan pengalihan saham treasuri dengan mekanisme ditarik kembali melalui pengurangan modal, yang telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 1 Oktober 2025. Aksi korporasi ini dikonfirmasi tidak memiliki dampak khusus terhadap operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha perseroan.

PT Bank Oke Indonesia Tbk Melaporkan Hasil Laba untuk Sembilan Bulan Berakhir 30 September 2025 (2025-10-27)

PT Bank Oke Indonesia Tbk melaporkan pendapatan bunga bersih sebesar IDR 503.570,45 juta untuk sembilan bulan yang berakhir 30 September 2025.

Rumor

Retailer Mencari Peluang Akumulasi DNAR

Terdapat spekulasi di kalangan investor ritel di Stockbit bahwa saham DNAR sedang dalam fase akumulasi oleh 'bandar' (investor besar/market maker), dan ini dianggap sebagai waktu terbaik untuk akumulasi.

Sentimen Negatif Mengenai Saham 'Ampas' DNAR

Sebuah komentar di Stockbit menggambarkan DNAR sebagai 'saham ampas' dan memperingatkan untuk tidak masuk karena 'banyak tuyul kelaparan', menyiratkan adanya manipulasi atau pandangan yang sangat bearish terhadap saham tersebut.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 183
Sentimen Investing.com Neutral 50 %
Sentimen Stockbit Mixed 55 %

Buffett Indicator

6.0/10

Warren Buffett cenderung berinvestasi pada perusahaan dengan bisnis yang mudah dipahami, memiliki keunggulan kompetitif yang tahan lama (moat yang luas), manajemen yang kuat, pendapatan yang konsisten, utang rendah, dan valuasi yang wajar. Untuk DNAR, bisnis perbankan umumnya dapat dipahami. Laba bersih yang tumbuh signifikan pada tahun 2024 dan Kuartal I-2025 menunjukkan kinerja finansial yang kuat dan manajemen yang efektif dalam mengatasi tantangan. Rasio CAR yang sehat dan perbaikan NPL juga merupakan indikator positif bagi Buffett. Namun, sebagai bank regional di pasar yang kompetitif, 'moat' yang sangat luas mungkin tidak sejelas yang disukai Buffett. Meskipun ada pertumbuhan yang agresif, Buffett juga mencari perusahaan yang undervalued, dan kenaikan harga saham DNAR yang tajam baru-baru ini mungkin membuatnya kurang menarik dari perspektif nilai murni, kecuali jika valuasi masih sangat menarik dibandingkan dengan potensi pertumbuhannya. Oleh karena itu, meskipun ada banyak elemen positif yang menarik, kurangnya 'moat' yang dominan dan potensi valuasi yang tidak lagi 'murah' mungkin akan membuat Buffett memberikan nilai sedang.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 200
Kinerja vs Indeks
Outperform
Target 1 Bulan
Rp. 215
Kinerja vs Indeks
Outperform

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 250
Kinerja vs Indeks
Outperform

Untuk prospek satu tahun ke depan, DNAR diproyeksikan akan mengungguli indeks secara signifikan. Bank memiliki target laba bersih yang ambisius untuk tahun 2025 sebesar Rp103,83 miliar dan telah menunjukkan kemampuan untuk melampaui target. Strategi jangka panjang Bank untuk mengembangkan layanan digital, meningkatkan kualitas layanan, dan memperluas penyaluran kredit, didukung oleh permodalan yang kuat dan manajemen NPL yang lebih baik, akan menjadi pendorong utama. Kepemilikan oleh OK Next Co., Ltd. juga memberikan dukungan strategis untuk pertumbuhan masa depan.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.